Jumat, 31 Desember 2010

Khofifah Besuk Kinara, Balita Selamat Pembunuhan Satu Keluarga di Medan

Medan, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa membawakan mainan masak-masakan dan diecast pesawat berwarna putih untuk Balita Kinara (4) korban selamat pembunuhan sekeluarga di Medan, Sabtu (15/4).?

Khofifah Besuk Kinara, Balita Selamat Pembunuhan Satu Keluarga di Medan (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah Besuk Kinara, Balita Selamat Pembunuhan Satu Keluarga di Medan (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah Besuk Kinara, Balita Selamat Pembunuhan Satu Keluarga di Medan

Khofifah menjenguk Kinara sekembalinya dari Aceh Tenggara mengunjungi korban longsor dan banjir bandang. Kirana dirawat di RSUP H Adam Malik Medan setelah menjalani operasi pembekuan darah di bagian kepala.?

"Dua mainan itu adalah permintaan khusus Kinara jadi sebisa mungkin dipenuhi, terutama diecast pesawat berwarna putih," ungkap Khofifah.?

Khofifah juga membawakan tas sekolah, tempat makan dan minum, buku cerita anak, susu, dan pampers. Seluruh bingkisan itu sengaja dibawa Khofifah guna menghibur Kinara.?

Melihat bingkisan tersebut, Kinara langsung meresponnya lalu bangun dan ikut bermain. Balita perempuan tersebut terlihat begitu gembira.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menurut Khofifah, Balita Kinara dipastikan mengalami trauma mendalam setelah menyaksikan pembunuhan kejam yang dilakukan oleh Andi Lala yang masih memiliki hubungan saudara.?

"Kami akan lakukan assesmen terlebih dahulu, setelah itu dilakukan pendampingan oleh tim psikososial," ujarnya.

Lama pendampingan, lanjut dia, minimal dilakukan selama tiga bulan kedepan. Setelah itu, akan dilakukan secara berkala sesuai keadaan psikologi Kinara.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menurut Khofifah, hal terpenting saat ini adalah memastikan Kinara memperoleh perlindungan, pengasuhan, dan pemenuhan kebutuhan utamanya dari keluarga inti. Dengan demikian kesejahteraan Kinara dapat lebih terjamin.?

"Saya harap keluarga yang ditunjuk menjadi wali bisa memberikan perlindungan dan pengasuham yang baik kepada Kinara," tuturnya.?

Sebelumnya, kejahatan menimpa dan menewaskan satu keluarga di Medan, Ahad (9/4/2017) lalu. Para korban adalah pasangan suami istri Riyanto (40) dan Sri Ariyani (35), serta dua anak, Naya (13), dan Gilang (8). Mereka warga Jalan Kayu Putih, Gang Benteng, Mabar, Medan Deli. Sumarni (60), mertua Riyanto, juga meninggal. Mereka warga Jalan Kayu Putih, Gang Benteng, Mabar, Medan Deli.?

"Semoga seluruh korban diterima Allah SWT dan Kirana bisa melanjutkan hidup lebih baik dan mampu melupakan kejadian ini," tutup Khofifah. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pesantren Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 21 Desember 2010

Kenapa Bung Karno Diziarahi Kirab Resolusi Jihad NU?

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap

PBNU menggelar Kirab Resolusi Jihad NU 2016 untuk memperingati Hari Santri Nasional pada bulan Oktober nanti. Kirab yang akan dimulai dari Banyuwangi (Jawa Timur) sampai Cilegon (Banten) tersebut diperkirakan akan menempuh jarak 2000 km.

Kenapa Bung Karno Diziarahi Kirab Resolusi Jihad NU? (Sumber Gambar : Nu Online)
Kenapa Bung Karno Diziarahi Kirab Resolusi Jihad NU? (Sumber Gambar : Nu Online)

Kenapa Bung Karno Diziarahi Kirab Resolusi Jihad NU?

Peserta kirab akan berziarah ke makam wali, kiai, bersilaturahim ke pesantren dan pengurus NU. Salah satu destinasi Kirab Resolusi Jihad NU 2016 adalah makam Prklamator Kemerdekaan RI Soekarno di Blitar, Jawa Timur.

“Bung Karno merepresentasikan tokoh nasionalis,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Ishfah Abidal Aziz ketika ditanya alasan kenapa makam Bung Karno diziarahi, di gedung PBNU, Jakarta Senin (19/9).

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menurut dia, di Indonesia, kalangan nasionalis dan agamis berkaitan erat, bisa bekerja sama. Dan itu terbukti dalam sejarah ketika Soekrno menjadi presiden, ulama-ulama dekat dengannya. Bahkan jauh sebelum ia menjadi presiden.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Islam di Indonesia, sebagaimana tercermin dalam tokoh utama NU, Hadrotusyekh KH Hasyim Asy’ari, bisa memadukan agama dan nasionalisme.

Lebih lanjut, alasan menziarahinya karena Resolusi Jihad itu bermula dari pertanyaan Soekarno, bagaimana hukumnya membela tanah air. Maka NU mengumpulkan kiai se-Jawa dan Madura. Hasilnya keluarlah Resolusi Jihad yang menyebutkan bahwa membela tanah air itu wajib bagi umat Islam. (Abdullah Alawi) ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ahlussunnah, Humor Islam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 14 Desember 2010

JQHNU Kembangkan Metode Bagdadi di Deli Serdang

Deli Serdang, Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pimpinan Pusat Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) mengembangkan metode Bagdadi untuk belajar Al-Qur’an di Deli Serdang, Sumatera Utara. Kegiatan pelatihan atau talaqqi syafahi diikuti 30 peserta yang terdiri dari guru-guru Raudlatul Athfal dan qari-qariah selama dua hari, Sabtu-Ahad (30-31/7) kemarin.

JQHNU Kembangkan Metode Bagdadi di Deli Serdang (Sumber Gambar : Nu Online)
JQHNU Kembangkan Metode Bagdadi di Deli Serdang (Sumber Gambar : Nu Online)

JQHNU Kembangkan Metode Bagdadi di Deli Serdang

Kegiatan diselenggarakan di aula kantor kepala desa? Limau Manis. Jarak lokasi kegiatan sekitar 30 menit dari Bandara Kuwalanamu, Deli Serdang. Materi disampaikan oleh tim Bagdadi PP JQHNU dari Jakarta yang terdiri dari Abdul Rosyid Masykur, Muhammad, Bukhari, dan Nazli Arfah Nasution.

Peserta talaqqi syafahi yang terdiri dari 30 guru dan qari-qariah berasal dari wilayah Kecamatan Tanjung Morawa,? Lubuk Pakam, dan Hamparan Perak, kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Ini adalah kali kedua pelatihan metode bagdadi di Sumatera Utara. Kali ini kegiatan diadakan oleh LPTQ Kecamatan Tanjung Morawa,” kata Abdul Rosyid Masykur kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap.

Dijelaskannya, metode Bagdadi adalah metode lama yang di masyarakat dikenal dengan turutan, alif alifan, juz amma, muqaddam, atau Al-Quran kecil. “Metode ini dikembangkan kembali oleh JQHNU dan IIQ Jakarta,” tambahnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Metode Bagdadi sudah mulai dikembangkan oleh PP JQHNU sejak akhir tahun 2014. Kegiatan sudah diadakan di Makassar, Jogjakarta, Bima NTB, Surabaya-Sidoarjo, Lamongan, Kapuas Kalimantan Tengah, dan Jabodetabek.

“Di PBNU juga rutin dilaksanakan kegiatan Pelatihan Kader Dakwah (PKD) LDNU. Tutorialnya ditayangkan setiap hari Sabtu dan Ahad di Aswaja tv pukul 13.00 WIB,” kata Abdul Rosyid yang juga dosen II Jakarta itu.

Usai kegiatan, Ketua LPTQ Tanjung Morawa Ust Abdurrazak mengatakan pihaknya akan segera membentuk tim Bagdadi di Tanjung Morawa.

"Sudah banyak metode yang saya ikuti, tapi metode inilah yang saya cari-cari. Metode yang sangat bagus," ujar pria kelahiran 1962 itu. (Red: Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Khutbah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 22 Oktober 2010

NU Tak Boleh Membungkuk pada Kekuasaan

Bandarlampung, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Lailatul Ijtima biasa digelar PWNU Lampung sebulan sekali. Tapi pada Sabtu (31/10) malam, ada yang berbeda dari kegiatan tersebut dengan kehadiran pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, KH Maman Imanulhaq Faqih yang mengajak warga Nahdlatul Ulama untuk tetap kritis.

"NU memang tidak pernah berseberangan dengan pemerintah. Tapi apa perlu pengurus NU, ulama, mencium tangan bupati hanya karena proposal? Santri dan ulama jangan membungkukan diri pada kekuasaan. Kita boleh dekat tapi jangan takluk dengan pemerintahan," ujar anggota Komisi 8 DPR RI itu di hadapan ratusan warga NU.

NU Tak Boleh Membungkuk pada Kekuasaan (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Tak Boleh Membungkuk pada Kekuasaan (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Tak Boleh Membungkuk pada Kekuasaan

Satu hal berbahaya hari ini, ujar cucu KH Zaenal Mustofa itu pula, adalah hari ini makan siapa. "Mereka adalah yang mengganti Ketuhanan Yang Maha Esa dengan keuangan yang maha kuasa," ujar Kang Maman lagi.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ia lalu mencontohkan, ada kepala daerah mau silaturahmi. Ajudan biasa diutus di awal, meminta ini meminta itu. "Kekuasaan itu adalah hal biasa. Hari ini berkuasa besok tidak berkuasa, ya bisa dan biasa-biasa saja. Pemimpin baik tidak perlu dilayani. Gus Dur adalah contoh terbaik bagaimana memaknai kekuasaan yang tidak perlu dipertahankan mati-matian," kata Kiai Maman mengingatkan warga NU.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Persoalan lain dihadapi bangsa Indonesia, menurut Kiai Maman, ialah birokrasi bobrok dan buruknya validasi data. "Saya katakan, siapapun presiden, bagaimanapun menteri-menterinya, kalau birokrasinya bobrok dan validasi data buruk, yang miskin akan selamanya miskin, tidak ada perbaikan," ujar dia lagi.

Hadir pada Lailatul Ijtima Nahdlatul Ulama dan Tahlil Mengenang Guru, Ulama, Birokrat Drs H M Thabranie Daud digelar di Gedung PWNU Lampung jalan Cut Meutia 28 Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung itu, Ketua PWNU KH Sholeh Bajuri beserta jajaran, politisi PDI Perjuangan Eva Dwiana, Ketua PW GP Ansor Lampung Hidir Ibrahim, Ketua PC GP Ansor Lampung Barat Radityo AN.

Terlihat pula Ketua PW Hipsi Lampung H Abdul Karim, Ketua PW Fatayat NU Khalida, Ketua PW IPNU Lampung Aan Uly Rosyadi, KMNU Unila dan para santri pada kegiatan diisi renungan mengenai NU hingga dosa jemaah. (Gatot Arifianto/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Jadwal Kajian, Habib, Pendidikan Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 03 September 2010

Aplikasi Android untuk Hisab Waktu Shalat

Malang,Ceramah Felix Siauw Lengkap. Ponsel pintar atau smartphone berbasis android makin digemari pengguna telepon seluler di tanah air. Berbagai vendor seakan terus berlomba menjajakan produknya masing-masing untuk memanjakan para penikmat gadget canggih ini.

Selain bermanfaat untuk hubungan jara jauh, fungsi smartphone juga memberikan fasilitas kemudahan untuk menagakses internet, jaringan media sosial dan beragam aplikasi lainnya.

Aplikasi Android untuk Hisab Waktu Shalat (Sumber Gambar : Nu Online)
Aplikasi Android untuk Hisab Waktu Shalat (Sumber Gambar : Nu Online)

Aplikasi Android untuk Hisab Waktu Shalat

Di antara ribuan aplikasi yang berkembang, ada beberapa aplikasi berbasis android yang terkait dengan pelaksanaan ibadah umat Islam seperti aplikasi waktu shalat dan arah kiblat. Namun sayangnya, aplikasi yang tersedia kadang-kadang tidak sesuai dengan standar perhitungan waktu shalat dan arah kiblat yang benar. Sehingga justru aplikasi itu dikhawatirkan bisa menyesatkan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Atasa dasar itulah, Pimpinan Wilayah Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (PW LFNU Jatim) menggagas pelatihan yang bertajuk Kaderisasi Ulama Hisab dan Rukyat angkatan XV dengan materi utama pembuatan apliakasi perhitungan waktu shalat berbasis android.

Pelatihan ini dilaksanakan pada Sabtu-Ahad (17-18/5) di Ponpes Darul Falah Dadaprejo, Junrejo, Batu.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Kami turut prihatin banyak aplikasi berbasis android terkait dengan waktu shalat yang tidak sesuai dengan kaidah ilmu falak. Makanya kami mengadakan pelatihan ini agar makin banyak ahli di bidang ini dan memberikan kontribusi untuk menciptakan aplikas-aplikasi baru yang benar,” kata Ketua PW LFNU Jatim KH Shofiyulloh, ST, MSi.

Dalam kesempatan tersebut, terdapat sekitar 70 peserta yang hadir dari berbagai daerah di Jatim. Mereka adalah utusan dari para pengurus LFNU se-Jatim, santri pondok pesantren, Kemenag se-Jatim dan para dosen ilmu falak di sejumlah perguruan tinggi. Sedangkan untuk memberikan materi berwawasan teknologi ini, PW LFNU Jatim mengundang Ustadz Tolhah Ma’ruf dari Pasuruan. (Syaifullah/Abdullah Alawi)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pahlawan, Daerah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Anjuran Niat jadi Imam Meski Shalat Sendiri

Mayoritas ulama menyepakati bahwa nilai shalat jama’ah lebih utama dibanding shalat sendirian. Kesimpulan ini diperoleh dari pemahaman terhadap banyak dalil yang terdapat dalam kitab-kitab hadits. Dalam sebuah hadis dikatakan,“Shalat berjama’ah lebih utama dibandingkan shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat,” (HR: Bukhari).

Dilihat dari kebiasaan yang berkembang di masyarakat, shalat jama’ah ditunaikan langsung di awal waktu terutama masyarakat perkotaan. Tetapi sebagian masyarakat pedesaan untuk shalat-shalat tertentu seperti zhuhur dan ashar dikerjakan di pertengahan waktu secara berjamaah. Pasalnya, mereka masih berada di sawah atau kebun saat waktu masuk shalat.

Anjuran Niat jadi Imam Meski Shalat Sendiri (Sumber Gambar : Nu Online)
Anjuran Niat jadi Imam Meski Shalat Sendiri (Sumber Gambar : Nu Online)

Anjuran Niat jadi Imam Meski Shalat Sendiri

Model pengerjaannya juga bermacam-macam. Ada yang mengerjakan langsung secara bersama-bersama. Ada pula yang awalnya shalat sendirian kemudian diikuti oleh beberapa orang yang berniat menjadi makmumnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Terkait orang shalat sendiri, seseorang dianjurkan terlebih dahulu untuk berniat menjadi imam jika meyakini akan ada orang datang setelahnya. Bila berniat menjadi imam, ia akan mendapatkan pahala jama’ah sekalipun niat itu dilakukan di pertengahan shalat.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Namun dia tidak mendapatkan pahala jika tidak berniat menjadi Imam di awal shalat atau di pertengahan. Keterangan ini dikutip dari paparan Zainuddin al-Malibari dalam Fathul Mu’in.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Niat menjadi imam sembahyang berjamaah ketika takbiratul ihram terbilang sah kendati di belakangnya tiada orang satupun yang mengikutinya jika ia yakin setelah itu ada orang yang menjadi makmumnya menurut pendapat yang shahih. Ini diperbolehkan karena ia akan menjadi Imam. Tetapi jika ia tidak berniat sebagai imam, dan tidak mengetahui akan datangnya makmum, lalu datang jamaah, makmumnya tetap mendapatkan pahala, sementara imam tidak memperoleh pahala. Tetapi ia tetap dapat pahala bila ia berniat sebagai imam di pertengahan shalat.”

Kutipan ini menunjukan, alangkah baiknya bagi orang yang shalat sendiri lalu berniat menjadi imam, ketika dia yakin kalau masih ada orang di luar yang akan ikut shalat bersamanya.

Andaikan tidak berniat di awal, ia masih diberikan kesempatan untuk berniat di pertengahan shalat saat ada orang yang bermakmum kepadanya. Apabila seorang imam tidak berniat, makmum tetap mendapatkan pahala. Sementara imamnya tidak memperoleh pahala atas shalat berjamaah itu. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Amalan, Cerita Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 09 Juli 2010

Wisuda Ke-10, STAINU Pacitan Siap Bertransformasi Jadi Institut

Pacitan, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Pacitan, Jawa Timur, Ahad (18/12) menggelar rapat senat terbuka dalam rangka wisuda sarjana strata satu (S1) ke X. Sebanyak 110 mahasiswa program Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 27 mahasiswa program Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd).

Ketua STAINU Pacitan, KH Imam Faqih Sudjak, dalam sambutnya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masayarakat Pacitan yang telah memilih STAINU Pacitan sebagai tempat menimba ilmu bagi putera-puterinya.

Wisuda Ke-10, STAINU Pacitan Siap Bertransformasi Jadi Institut (Sumber Gambar : Nu Online)
Wisuda Ke-10, STAINU Pacitan Siap Bertransformasi Jadi Institut (Sumber Gambar : Nu Online)

Wisuda Ke-10, STAINU Pacitan Siap Bertransformasi Jadi Institut

Sebagai wujud terima kasih atas kepercayaan dari masyarakat, katanya, tahun 2016 STAINU Pacitan terus mengembangkan diri dan tengah mengajukan alih status menjadi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama, yang saat ini masih berproses di Dirjen Pendidikan Tinggi Agama Islam. STAINU Pacitan telah memiliki tiga program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam dan Ekonomi Syariah.

“Kami melangkah sudah cukup jauh. Kami akan beralih status menjadi IAINU Pacitan dan setelah itu akan terus berupaya hingga menjadi Universitas Nahdaltul Ulama atau UNU Pacitan dan itu adalah cita-cita kami,” kata Kiai Faqih dihadapan ratusan undangan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kiai Faqih yang juga Rais Syuriyah PCNU Pacitan itu memohon dukungan dari seluruh masyarakat, agar niat dan usaha STAINU Pacitan tersebut dapat segera tercapai. ”Semoga upaya kita selalu mendapat kemudahan dan ridho dari Allah SWT,” harapanya.

Dalam kesempatan itu, Kiai Faqih berpesan kepada seluruh wisudawan agar senantiasa memiliki kematangan aqidah ahlussunnah wal jamaah dan memiliki budi pekerti yang luhur. Para wisudawan diharap dapat mempraktekkan serta mengembangkan ilmu yang telah diperoleh dari bangku perkuliahan.

“Kami mengucapkan selamat, dan mudah-mudahan ilmu kalian berguna dan bermanfaat untuk masyarakat, bangsa, fiddin wal akhirat,” tutupnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan, Suko Wiyono, yang mewakili Bupati Pacitan H Indartato, dalam sambutnya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi STAINU Pacitan dalam mencetak sarjana pendidikan Islam. STAINU, katanya, merupakan salah satu kampus unggulan. “Jadi tidak keliru, kalau anda kuliah di kampus STAINU Pacitan,” tuturnya disambut tepuk tangan oleh seluruh wisudawan.

Sekda menyampaikan pesan dari Bupati Pacitan, agar para alumni STAINU tidak berhenti belajar dan diharap terus menimba ilmu serta mengembangkan keilmuanya. ”Masa depan kalian masih panjang dan luas. Jadi jangan pernah berhenti belajar,” pesanya.?

Hadir dalam acara wisuda yang digelar di Pendopo Kabupaten Pacitan itu, Alim Ulama dan para Kiai, pengurus PCNU Pacitan dan Banomnya, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokopimda) Kabupaten Pacitan, dan undangan lainya. (Zaenal Faizin/Fathoni)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pertandingan Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 08 Juni 2010

Menjawab Tuduhan Kiai Said Mendukung Hary Tanoe

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Beberapa hari terakhir publik sempat dikejutkan dengan pemberitaan terkait Ketua Umum Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj mempromosikan Hary Tanoe untuk menjadi presiden. Namun demikian, Wakil Sekretaris Jenderal Nahdlatul Ulama Masduki Baidlowi menyangkal bahwa pemberitaan tersebut tidaklah benar.

Masduki menjelaskan bahwa sebuah berita harus berimbang dan sesuai dengan kaidah kode etik jurnalistik. Ia mengatakan bahwa pemberitaan yang melibatkan Kiai Said tersebut adalah tidak utuh dan hanya sepotong-sepotong.

Menjawab Tuduhan Kiai Said Mendukung Hary Tanoe (Sumber Gambar : Nu Online)
Menjawab Tuduhan Kiai Said Mendukung Hary Tanoe (Sumber Gambar : Nu Online)

Menjawab Tuduhan Kiai Said Mendukung Hary Tanoe

“Pembicaraan Ketua Umum (Kiai Said) mesti dimuat secara utuh, harus sesuai dengan prinsip 5W plus 1H,” kata Masduki di kantor Ceramah Felix Siauw Lengkap, Selasa, (26/4).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa foto-foto Hary Tanoe yang tersebar di berbagai media sosial tersebut adalah kumpulan dari rangkaian kunjungan Hary Tanoe ke berbagai pesantren, termasuk pesantren Nahdlatul Wathon di NTB dan Pesantren Al Falah di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.?

“Itu (foto-foto itu) adalah kompilasi dari beberapa peristiwa yang dihadiri oleh Hary Tanoe di beberapa pesantren,” terangnya.

Namun, imbuh Masduki, media memberitakan dan menggiring pendapat masyarakat seolah-olah itu adalah satu peristiwa ketika Hary Tanoe bertamu ke pesantren Al Tsaqofah bulan lalu.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Itu tidak benar dan bersifat fitnah,” tegasnnya.?

Hary Tanoe bertandang ke Pesantren Al Tsaqafah asuhan Kiai Said di Ciganjur, Jakarta Selatan, pada Minggu, (13/3). Dalam lawatannya tersebut, Hary Tanoe hanya berbagi ilmu dan pengalaman kepada para santri Al Tsaqafah. (Muchlishon Rochmat/Zunus)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap Santri Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 03 Mei 2010

IPNU Tasikmalaya Bentuk 12 Komisariat

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Tasikmalaya melakukan kaderisasi secara intensif dari komisariat ke komisariat. Pengurus harian ini mengadakan Road Show sepanjang 2015. Sedikitnya 12 komisariat sudah terbentuk.

Kaderisasi ini bertujuan memperkuat kader dari bawah. Menurut mereka, pesantren dan sekolah adalah kekuatan IPNU untuk melahirkan kader berkualitas.

IPNU Tasikmalaya Bentuk 12 Komisariat (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Tasikmalaya Bentuk 12 Komisariat (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Tasikmalaya Bentuk 12 Komisariat

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Husni Mubarok menegaskan, “IPNU harus bangkit dari bawah dengan rangkulan dari atas. Alhamdulillah, dengan bantuan anak cabang yang tersebar di kabupaten Tasikmalaya sekarang sudah terbentuk sekitar 12 Komisariat di semester ini.”

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Komisariat yang sudah terbentuk itu antara lain Komisariat pesantren Baitul hikmah Haurkuning, pesantren Al-Hidayah, pesantren Cilenga, pesantren Al-Manshuriyah, pesantren Athoriyah, dan pesantren Darussalam.

Sementara komisariat di sekolah di antaranya Kampus IAIC, SMK Assyafiiyah, SMK Al-Manshuriyah, MA Athoriyah, SMK Nurussalam, MA YP Cilenga.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ketua IPNU kabupaten Tasikmalaya Fikri Nursyamsi menuturkan, IPNU harus bangkit dari bawah. “Kita ingin menciptakan kader muda NU yang berkualitas dan ini harus menyentuh ke bagian terkecil dari IPNU yaitu komisariat. Kita coba untuk merangkul bagian terkecil itu.” (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Fragmen, RMI NU Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sabtu, 17 April 2010

Optimalkan Jaringan Pesantren untuk Gerakan Anti-Korupsi

Surabaya, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Sejumlah alim ulama se-Surabaya mengadakan halaqoh membangun gerakan pesantren anti korupsi, Ahad (30/8). Kegiatan dipungkasi dengan deklarasi sebagai komitmen mereka mengawal perbaikan di negeri ini lewat pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Optimalkan Jaringan Pesantren untuk Gerakan Anti-Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)
Optimalkan Jaringan Pesantren untuk Gerakan Anti-Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)

Optimalkan Jaringan Pesantren untuk Gerakan Anti-Korupsi

Dalam pandangan Wuryono Prakoso, Indonesia memiliki kekayaan alam dan sumber daya manusia yang sangat luar biasa. Bahkan dalam pandangan devisi pendidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini, banyak hal yang membuat Indonesia sebenarnya bisa lebih unggul dari negara manapun di dunia.?

"Tapi mengapa kita tertinggal? Tidak lain karena korupsi telah menggerogoti negeri ini," katanya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Namun demikian, ada potensi besar yang dapat dioptimalkan untuk meminimalisir atau bahkan meniadakan sama sekali korupsi di negeri ini yakni dengan tersebarnya ribuan pesantren. "Ada sekitar 27 ribu pesantren di Indonesia," katanya. Kalau setiap pesantren memiliki 300 santri saja, maka akan tersedia 8 juta lebih elemen yang bisa digerakkan untuk tujuan pemberantasan korupsi tersebut.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pandangan lain disampaikan Laode M Syarif dari Partnership. Tahun 1961, Mohammad Hatta telah mengingatkan korupsi jangan sampai dibiarkan menjadi budaya di Indonesia. Karena itu sejumlah ikhtiar harus dilakukan agar kejahatan ini tidak merusak pembangunan dan capaian yang harus diraih bangsa.

"Kita masih memiliki harapan karena dalam pandangan masyarakat, ada beberapa elemen yang dipercaya masih bersih dari tidakan korupsi," kata salah seorang kandidat komisioner KPK ini. Secara rinci, ia menyebutkan masjid, gereja, pura, kantor pos, media dan lembaga swadaya masyarakat sebagai pihak yang bersih.?

Kondisi ini sangat berbalik dengan keberadaan kepolisian, kejaksaan, pengadilan, kantor imigrasi, kantor pajak, dan partai politik yang sudah dianggap sebagai sarang tindakan korupsi.

Baginya, keberadaan pesantren masih dipercaya masyarakat untuk bisa melakukan perbaikan di negeri ini dari tindakan korupsi. "Karena itu, pesantren harus berani mempertanyakan sejumlah bantuan yang akan diterima dari berbagai kalangan," terangnya.

Narasumber lain yakni Kiai Maruf Khozin mengemukakan hasil keputusan pertemuan sejumlah kiai dan ulama di Yogyakarta serta Muktamar Ke-33 NU yang memberikan perhatian kepada tindakan korupsi. "Bahkan NU telah menyepakati, dalam kondisi negeri yang sedang genting, maka para koruptor dan pelaku pencucian uang layak mendapat hukuman mati," kata aktivis bahtsul masail ini.

Di akhir acara, dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama gerakan pesantren anti-korupsi. Tampak bergabung Ahmad Suaedy dari Gusdurian, sejumlah pengasuh pesantren serta alim ulama dari Sidoarjo dan Surabaya. (Syaifullah/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap PonPes Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 23 Maret 2010

Wakapolsek Tambora Imbau Pelajar Jakarta Masuk IPNU-IPPNU

Jakarta Barat, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Wakil Kepala Kepolisian Sektor Kepolisian Tambora Jakarta Barat Akp H Hasan AB mengajak para pelajar di Jakarta untuk menggabungkan diri dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU).

Demikian disampaikan Akp H Hasan AB dalam pembukaan masa kesetiaan anggota (Makesta) tahap pertama PAC IPNU-IPPNU Tambora di kantor kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Kamis (5/12).

Wakapolsek Tambora Imbau Pelajar Jakarta Masuk IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Wakapolsek Tambora Imbau Pelajar Jakarta Masuk IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Wakapolsek Tambora Imbau Pelajar Jakarta Masuk IPNU-IPPNU

“Dengan masuk IPNU-IPPNU, lingkungan Jakarta akan menjadi tertib dan damai,” tegas Akp H Hasan AB didampingi Kasie Hukum Aiptu Syamsul Bachri dan Humas Aiptu Rois.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sementara Ketua MWCNU Tambora KH Oo Suyitno Abdurrahman Mahfud memberi arahan 50 peserta perihal kaderisasi berbasis paham ahlussunnah wal jam’ah. Ia mendorong pengurus PAC IPNU-IPPNU Tambora untuk menjadikan makesta sebagai rutinitas dan agenda wajib dalam proker (program kerja) IPNU-IPPNU Tambora.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Makesta yang bertema “Peran Pelajar Menyongsong Masa Depan Bebas Narkoba” bertujuan membekali peserta perihal seluk-beluk dan bahaya penyalahgunaan narkoba. Makesta kali ini menghadirkan seorang penyuluh Badan Narkotika Nasional (BNN) Yudi Kusmayadi BS.

Pengurus IPNU-IPPNU Tambora memilih Pelatihan Kepemimpinan Islam model rohis. Kaderisasi yang berlangsung selama dua hari ditutup Ketua PC IPNU Jakarta Barat Nahraji Zen. (Yudhi Permana/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ahlussunnah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kamis, 14 Januari 2010

Abdurrahman Mas’ud: Militansi Beragama Seringkali Abaikan Toleransi

Tangerang Selatan, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Akhir-akhir ini muncul aksi kekerasan demi menegakkan ajaran agama. Padahal, setiap agama tidak mengajarkan kekerasan. Kekerasan dilarang setiap agama. Namun, umat beragama dengan militansi menegakkan agama seringkali mengabaikan toleransi. Sebaliknya, yang dikedepankan justru watak kekerasan. Bahkan, yang paling ekstrim diwujudkan dalam bentuk aksi terorisme.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Abdurrahman Mas’ud saat didaulat sebagai Keynote Speaker mewakili Menteri Agama pada Annual Conference of Religious Colleges Student in Indonesia (ACCROSS). Simposium nasional tersebut dihelat di Auditorium Prof Dr Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (27/5).

Abdurrahman Mas’ud: Militansi Beragama Seringkali Abaikan Toleransi (Sumber Gambar : Nu Online)
Abdurrahman Mas’ud: Militansi Beragama Seringkali Abaikan Toleransi (Sumber Gambar : Nu Online)

Abdurrahman Mas’ud: Militansi Beragama Seringkali Abaikan Toleransi

Permasalahan di Republik yang dikenal sebagai negara yang ramah dan toleran ini, kata Abdurrahman, salah satunya adalah arus radikalisme yang terjadi di masyarakat. Radikalisme terlihat mulai menguatnya sikap permusuhan antarumat beragama, hasutan, provokasi, hingga aksi kekerasan. Eksklusivisme dalam beragama mengarahkan penganutnya untuk tidak toleran terhadap perbedaan dan kemajemukan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Abdurrahman menambahkan, eksklusivisme juga bisa ditarik ke titik ekstrim dengan berbuat kekerasan, baik intelektual, psikologis maupun fisik terhadap siapa pun yang dianggap berbeda. “Tapi kita harus ingat violence and revenge will never become part of any major religion. Semua agama pada dasarnya mengajarkan peace and justice,” terang doktor jebolan Amerika ini.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menurut dia, kelompok eksklusif biasanya cenderung mengintepresikan agama secara literal dan sempit serta menganggap orang lain yang tidak sependapat berada di luar kelompoknya. Mereka siap menolak orang-orang yang tidak menerima cara berfikir yang berbeda. “Bahkan, aksi kekerasan tidak hanya terbatas pada orang-orang yang tidak seagama, tetapi juga ditujukan kepada anggota-anggota komunitas mereka sendiri yang mengikuti cara berfikir berbeda,” tandasnya.

Balitbang dan Diklat Kemenag, lanjutnya, pernah melakukan penelitian dengan tema Pola Aktivitas Kelompok Keagamaan di Kalangan Mahasiswa Pasca Reformasi. Penelitian ini merupakan kajian atas studi kasus di enam Perguruan Tinggi (PT). Hasil penelitian itu, berhasil memotret realitas kehidupan sosial-keagamaan di enam PT tersebut, antara lain adanya corak metode penerapan ideologi Khilafah Islamiyah, metode menjaga idelogi berbasis hukum Islam, dan metode penyebarluasan idelogi berupa dakwah dan jihad.

“Pergerakan ini antara lain dipengaruhi oleh penggunaan sumber rujukan dari buku-buku terjemahan karangan ulama Timur Tengah yang mengedepankan doktrin Islam bernuansa fundamentalis,” ungkapnya.

Potensi radikalisme di semua agama

Ada juga penelitian tentang Potensi Radikalisme di Kalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama yang dilakukan Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan pada Tahun 2012. Hasil penelitian ini menunjukkan potensi radikalisme berbasis pada pemahaman ideologis yang cenderung kaku dan hitam-putih terjadi di semua agama, baik di lingkungan mahasiswa muslim, Katolik, Kristen, Hindu maupun Buddha.?

Abdurrahman Mas’ud menegaskan, dalam rangka menghadapi paham radikalisme, tentu tidaklah cukup berbekal wacana. Harus pula diimbangi gerakan ideologisasi keagamaan perspektif humanitarian, yaitu dengan cara melakukan counter intellectual movement terhadap pemahaman keagamaan radikalistik tersebut.?

“Kita harus melakukan ‘gerakan intelektual’ keagamaan moderat dalam mengimbangi ‘gerakan ideologis’ radikal itu. Selama ini kita cenderung silent majority,” tandas mantan Kapuslitbang Penda ini.

Menurut pria kelahiran Kudus ini, pendidikan berbasis nilai perdamaian (peace values based education) diperlukan dalam upaya menyelesaikan konflik sosial-keagamaan. “Untuk itu, diperlukan penyegaran sikap, komitmen seluruh warga masyarakat termasuk mahasiswa tentang metode dan pendekatan pendidikan yang lebih integratif-interkonektif. Keluasan teori dan praktik pendidikan perlu dijadikan acuan untuk perbaikan dan penyempurnaan yang telah dilakukan selama ini,” tegasnya.

Simposium nasional bertema “Peran Mahasiswa dan Perguruan Tinggi Agama terhadap Resolusi Konflik Keagamaan di Indonesia” ini terlaksana berkat kerjasama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan Insan Cendekia Indonesia. (Musthofa Asrori/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Fragmen Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 01 Januari 2010

Ikuti Suluk Maleman Sampak GusUran Malam ini

Orkes Puisi Sampak GusUruan menyelenggarakan Suluk Maleman di Rumah Adab Indonesia Mulia, Jalan P. Diponegoro No 94 – Pati, Jawa Tengah, Sabtu malam ini (21/11) mulai 20.00 WIB sampai dengan selesai. Kali ini hadir dengan tema: Peradaban Mulut.

Kegiatan tersebut dihadiri Sujiwo Tejo, Dr. Abdul Ghofur Maimoen, Drs. Ilyas M.Ag, dan Anis Sholeh Baasyin.

Ikuti Suluk Maleman Sampak GusUran Malam ini (Sumber Gambar : Nu Online)
Ikuti Suluk Maleman Sampak GusUran Malam ini (Sumber Gambar : Nu Online)

Ikuti Suluk Maleman Sampak GusUran Malam ini

Di akun Facebooknya, Anis Sholeh Baasyin yang Pengurus Pusat Lesbumi ini menuliskan kegiatan tersebut berikut ini:

Di pengadilan akhirat, tak ada lembaga perwakilan. Semua akan bicara untuk dirinya sendiri. Bahkan mulut manusia pun dikunci untuk bicara mewakili organ-organ lain. Dia hanya boleh bicara untuk mewakili posisinya sendiri sebagai salah satu organ; sejajar dengan organ lain yang juga akan bicara dan memberi kesaksiannya sendiri.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Masalahnya: di dunia ini mulut sudah begitu digdaya sebagai lembaga perwakilan. Dia berkuasa dan punya hak prerogatif untuk bicara apa saja mewakili dan mengatas namakan organ-organ lain. Baik disuruh atau tidak, dia bisa bicara mewakili kepala, tangan, kaki, perut atau organ-organ lain yang ada di tubuh manusia, yang memang dari sononya tidak punya kemampuan untuk menyuarakan kepentingannya sendiri.

Tapi celakanya, mulut malah tidak berkuasa atas dirinya sendiri. Posisi uniknya sebagai organ yang mampu jadi saluran munculnya bunyi-bunyi simbolik yang dikenal sebagai bahasa; telah menyebabkan perannya sering dimanipulasi menjadi sekedar corong atau public relation bagi kekuatan lain yang lebih berkuasa atas dirinya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Meski demikian, justru peran terakhir inilah yang menempatkan posisi mulut menjadi sangat sentral sekaligus rentan dalam peradaban. Karena mulut bisa sekaligus mengangkat derajat atau sebaliknya menghinakan. Bisa menjadi juru bicara kebenaran, tapi bisa juga jadi juru bicara kejahatan. Bisa mewakili Tuhan, tapi sekaligus bisa mewakili Iblis.

Ketika kaki terantuk batu, mulut mewakilinya mengungkapkan kesakitan. Tapi bisa juga: mulut berteriak-teriak soal kelaparan seolah sedang mewakili perut yang sebenarnya tidak sedang lapar. Ini karena di satu sisi kerja mulut tergantung pada otak, sementara di sisi lain kerja otak bisa didominasi nafsu. Ketika mulut menyuarakan kesakitan, dia bekerja atas sistem koordinasi sistem syaraf di otak yang terpicu oleh antukan batu di kaki. Dan, dalam hal ini dia jujur.

Tapi ketika dia berteriak soal kelaparan, dia bekerja karena tombol koordinasi syaraf di otak telah dikacaukan dengan sinyal palsu dari nafsu. Sinyal palsu yang sengaja direkayasa nafsu untuk merebut tujuannya sendiri. Dalam hal ini peran mulut jadi manipulatif.

Disinilah masalah dimulai: manusia cenderung bernafsu menciptakan dalil dan dalih untuk menilai perbuatannya sendiri, dan ini telah menempatkan mulut sebagai pembela paling utama dan paling ulung bagi manusia. Sedikit sekali orang yang berani melepaskan perbuatannya untuk dinilai oleh sejarah dan Tuhan, tanpa perlu pusing-pusing memutar mulut untuk membuat penilaiannya sendiri. Kebanyakan orang lebih suka ‘mengarang’ penilaian bagi tindakan yang sudah maupun yang akan dilakukannya.

Tentu saja, penilaian ini dimaksud untuk mengkonstruksi citra artifisial yang bisa memperkecil rasa bersalah atau -kalau perlu- malah mencitrakan kebenaran. Bayangkan, dengan mulutnya manusia bisa terus memilih untuk menyebut seribu satu dalih yang kira-kira akan mendukung ‘kebenaran’ tindakannya. Tapi di sisi lain, sengaja menyembunyikan satu alasan pokok yang sebenarnya menjadi alasan utamanya melakukan perbuatan tersebut.

Tak heran bila mulut telah berubah menjadi agama utama manusia. Orang merasa cukup menempatkan agama di mulutnya, lantas merasa aman dari semua substansinya. Orang sudah merasa alim, bila mulutnya sudah fasih dengan dalil-dalil. Orang sudah merasa punya kapling di surga, bila di tiap kesempatan bisa memamerkan kelihaiannya menyebut nama Tuhan. Orang sudah merasa pemimpin, bila sudah ahli merekayasa dukungan publik.

Lepas dari mulut, semua ini tak berjejak dalam kenyataan. Fasihnya orang akan dalil tak menghalanginya untuk terus menyumbang kerusakan di semesta. Lihainya orang menyebut nama Tuhan tak menumbuhkan kasih sayang pada saudara-saudaranya yang digayang penderitaan. Keahlian merekayasa tak pernah mendorong orang cancut taliwondho menyelamatkan rakyat yang mulai kehilangan harapan terapung di samudra bencana.

Nah, dalam konteks ini bisa dipahami alasan ‘pembungkaman’ mulut dalam pengadilan akhirat. Sebagai lembaga perwakilan, mulut sering menjadi alat apologi, bahkan untuk sesuatu yang jelas-jelas disadari sebagai kejahatan. Jadi, tutup saja mulutmu! Mulutmu harimaumu! Bencana yang beruntun-runtun ini tak lagi bisa dibela oleh kecanggihan mulut memutar kata! Perdaban mulutmu sedang ditampar Tuhan!

Bagi yang tidak bisa hadir langsung pada kegiatan tersebut, bisa disimak pada siaran tunda: PAS 101,0 FM Senin 23 November 2015 jam 21.00 WIB. Streaming: www.pasfmpati.com dan www.paspati.co.id . Siaran Tunda: ASWAJA TV Setiap Ahad jam 21.00 – 24.00 WIB. Siaran Tunda: TV9 Setiap Selasa jam 22.00 – 24.00 WIB. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Aswaja Ceramah Felix Siauw Lengkap