Jumat, 20 Desember 2013

GP Ansor Dawe Helat Konferensi ke-13

Kudus, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengadakan konferensi ke-13 di aula Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Tarbiyatul Athfal yang terletak Desa Kajar. Kegiatan tersebut dihelat selama dua hari, mulai Sabtu sampai Ahad (15-16/6).

GP Ansor Dawe Helat Konferensi ke-13 (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Dawe Helat Konferensi ke-13 (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Dawe Helat Konferensi ke-13

Pada Sabtu (15/6) kemarin, kegiatan yang dibuka  Pimpinan Cabang GP Ansor Kudus ini diawali dengan bazar murah, pengobatan alternatif dan pentas seni. Sementara Ahad (16/6) digelar seminar kewirausahaan dan pelaksanaan sidang-sidang konperensi.

Ketua Panitia Konferensi Sahlan mengatakan, perhelatan ini merupakan permusyawaratan tertinggi GP Ansor. Agendanya untuk mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus lama, merumuskan program kerja, dan memilih ketua baru periode 2013-2015.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Disamping itu, konferancab menjadi momentum menghidupkan ranting-ranting GP Ansor dan membangkitkan sekaligus meningkatkan peran di tengah masyarakat,” terangnya.

Adanya ragam kegiatan ini, Sahlan menjelaskan sebagai upaya menyemarakkan konferensi yang diikuti ratusan peserta utusan ranting. Dalam bazar murah yang terdapat 18 stand itu, pihaknya menjual paket sembako murah senilai Rp 47.000 berupa Beras 4 kg dan 2 liter minyak goreng.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Kalau pengobatan alternatif nonmedis ditangani secara gratis oleh anggota Banser Wirahusada (Barada) dibawah komando Banser Dawe,” terang Sahlan.

Ketua PAC Ansor Dawe Abd Basith Shidqul Wafa menambahkan, GP Ansor dengan segala potensinya berupaya menjadi  organisasi pemuda NU yang memilki kepedulian terhadap masyarakat. Pengobatan gratis yang ditunjukkan Barada merupakan bentuk kepedulian kader Ansor dalam memberikan kemanfaatan bagi umat.

“Saya berharap masyarakat bisa memahami keberadaan Ansor dan Banser tidak sekedar menjadi tenaga keamanaan melainkan juga mampu membantu menyembuhkan penyakit,” katanya.

Saat membuka acara, Sekretaris PC GP Ansor Kudus Suwindi mengapresiasi kegiatan yang diadakan PAC  Dawe. Dikatakan, kiprah GP Ansor harus semakin diintensifkan dalam rangka mensyiarkan Islam rohmatal lilalamin sebagaimana yang dicanangkan para pendiri Ansor dan NU.

Usai dibuka, kegiatan bazar murah dan pengobatan gratis langsung mendapat perhatian masyarakat desa Kajar Dawe. Mereka berbondong-bondong memadati stand yang menjual berbagai pernak-pernik mulai pakaian, buku dan berbagai mainan. Sementara pengobatan gratis hingga pukul 12.00 Sabtu kemarin tercatat 50 pasien dengan ragam penyakit yang berobat pada Barada.

Hingga berita ini dimuat, agenda konperancab masih berlangsung persidangan membahas program kerja dan laporan pertanggungjawaban. Hadir dalam  pembukaan, Rois MWCNU Dawe KH Ahmad Thoha, sekretaris PC Ansor Kudus Suwindi dan tamu undangan lainnya.

Redaktur      : Abdullah Alawi

Kontributor  : Qomarul Adib

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap PonPes Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 06 Desember 2013

Peresmian Kantor Baru NU Sulsel Semarak

Makassar, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Peresmian kantor NU Sulawesi Selatan, Rabu (22/8) di halaman kantor Jalan Perintis Kemerdekaan KM 9 berlangsung semarak. Kedatangan rombongan Gubernur Sulsel, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansyah, disambut pagelaran musik merching band yang berasal dari pesantren binaan NU di Sulsel.

Peresmian Kantor Baru NU Sulsel Semarak (Sumber Gambar : Nu Online)
Peresmian Kantor Baru NU Sulsel Semarak (Sumber Gambar : Nu Online)

Peresmian Kantor Baru NU Sulsel Semarak

Tak berhenti disitu rombongan yang juga diarak dengan Tari Paduppa, dalam tradisi Bugis-Makassar. Tari Paduppa ini sebagai tari-tarian untuk menjemput para bangsawan. Terlihat juga dalam rombongan, Wakil Gubernur Agus Arifin Numang yang juga Mustasyar NU.

Dalam sambutan Ketua Panitia Pembangunan dan Peresmian Kantor NU Sulsel, Andi Majdah M Zain yang juga Rektor Universitas Islam Makassar mengatakan, kantor NU Sulsel ini mulai dibangun pada pertengahan Juli 2013. Pembangunan telah memakan biaya sekitar Rp 7,5 milyar yang berasal dari Pemprov 1 milyar, hamba Allah masing-masing 2 orang Rp 1,5 milyar dan 1 milyar yang tidak disebutkan namanya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kemudian sebagai komitmen Universitas Islam Makassar sebagai Kampus milik NU memberikan urungan atau patungan 1 milyar dan selebihnya urungan dari pengurus, dosen-dosen UIM, pengusaha NU dan warga Nahdliyin.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Kantor NU Sulsel ini setidaknya masih membutuhkan dana sekitar Rp 1,5 milyar untuk pembelian alat kelengkapan kantor, namun sengaja diresmikan untuk menggerakkan hati warga Nahdliyin untuk menyumbang,” imbuh Iskandar Idy dalam sambutannya disambut tertawa oleh ribuan Nahdliyin.

Menurutnya,? pembangunan kantor NU Sulsel ini, semoga mampu menjadi pusat untuk membangkitkan proses-proses berdakwah semua komponen NU di sulawesi selatan, yang sebelumnya lembaga/lajnah dan banom memiliki sekretariat yang berbeda.

Ketua Umum PP Muslimat NU mengapresiasi selesainya dibangun kantor NU ini. Dikatakan, sekarang yang perlu diperhatikan bagaimana NU Sulsel dapat memfungsikan kantor yang berlantai 5 ini sebagai pusat kaderisasi dan dakwah untuk menyebarkan nilai-niai aswaja di tengah masyarakat.

Tak lupa pula PP Muslimat NU juga urungan untuk menutupi kekurangan pembangunan Kantor NU Sulsel ini sebanyak 100 juta.

Dalam ceramah Kiai Said Aqil Siroj menyinggung mengenai amalan-amalan NU Sulsel yang banyak dianggap bidah seperti memuji Nabi, burdah, barazanji, tawassul dan lain sebagainya.

Disisi lain Kang Said menyampaikan wawasan kebangsaan NU, menurutnya di negara Indonesia, tak hanya ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama Islam yang dibutuhkan, tetapi ukhuwah wathaniyyah atau persaudaraan sesama warga bangsa sangat dibutuhkan.

“Mengapa timur tengah saat ini sering bergejolak, karena di dalamnya tidak ada kesepakatan bagaimana menjaga keutuhan bangsa atau ukhuwah wathaniyah. Nah, NU jauh hari sudah mengamalkan dan menfatwakan Ukhuwah Islamiyah harus paralel dengan ukhuwah wathaniyah,” katanya.

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Selatan, mengapresiasi atas selesainya pembangunan Kantor NU Sulsel ini. SYL sapaan akrab Gubernur Sulsel ini berharap NU Sulsel dapat berjalan bersama-sama dengan Pemrov untuk melakukan kerja-kerja sosial, pendidikan dan dakwah.

“Komitmen pemerintah tak diragukan lagi, saya bersama Pak Agus Wagub Sulsel sangat memperhatikan Ormas NU di Sulsel,” katanya disambut tempukan tangan dari warga Nahdliyin yang hadir.

Setelah itu Gubernur dan Kiai Said Aqil Siroj bersama-sama menanda tangani prasasti dan pengguntingan pita didampingi Rais Syuriyah NU Sulsel Gurutta Sanusi Baco, Wakik Gubernur, Ketua Umum PP Muslimat NU, Iskandar Idy, Rektor Universitas Islam Makassar Andi Majdah M Zain, Katib Syuriyah Kiai Ruslan, dan Arfin Hamid.

Acara Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Kantor NU Sulsel. Kemeriahan peresmian kantor NU Sulsel ini, dihadiri mantan-mantan Ketua PWNU Sulsel, Para Mustasyar, Ketua Lembaga/Lajnah, Badan Otonom, PCNU Se Sulsel dan Ribuan Nahdliyin memadati peresmian ini. (Andy Muhammad Idris/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nusantara, Humor Islam Ceramah Felix Siauw Lengkap