Rabu, 28 Februari 2018

Rektor Harapkan KKN Mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta Tak Sekadar Formalitas

Yogyakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Antusiasme mahasiswa dalam mengikuti Pembekalan KKN, Sabtu (30/12) di Auditorium IIQ An-Nur sangat positif. Hal ini diharapkan sebagai signal yang bagus untuk membuktikan bahwa mahasiswa IIQ An-Nur bukan sekedar pencari ilmu dan penuntut ilmu, namun juga sebagai penyebar dan pengamal ilmu, hingga siap menjadi agen perubahan.

"Pelaksanaan KKN pada tahun ini diharapkan jauh lebih berkualitas dan mendatangkan manfaat kepada masyarakat," ungkapkan Ketua Panitia sekaligus Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat IIQ An-Nur Yogyakarta, Muslim.

Oleh sebab itu, lanjutnya, pengetatan proses dan persyaratan peserta KKN semakin dimaksimalkan dan difokuskan pada pembinaan diri para calon peserta.

Rektor Harapkan KKN Mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta Tak Sekadar Formalitas (Sumber Gambar : Nu Online)
Rektor Harapkan KKN Mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta Tak Sekadar Formalitas (Sumber Gambar : Nu Online)

Rektor Harapkan KKN Mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta Tak Sekadar Formalitas

"Setidaknya setiap calon peserta KKN harus lulus Baca Tulis Al-Qur’an, dan Khutbah Jumat sesuai dengan standar yang ditentukan oleh IIQ An-Nur," papar Muslim.

Hal itu agar KKN IIQ An-Nur terus berbenah dan memaksimalkan perannya dalam menumbuhkan kreativitas dan dharma mahasiswa.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Heri Kuswanto, Rektor IIQ An-Nur menyampaikan agar nilai-nilai dan moral agama Islam, yaitu Al-Qur’an tetap melekat pada diri mahasiswa peserta, KKN bukanlah sekadar formalitas atau kegiatan akademik semata yang hanya dilaksanakan sebagai pelengkap persyaratan untuk menempuh dan menyelesaikan studi sarjana.

"Akan tetapi, KKN harus dijadikan sebagai wadah dan kesempatan untuk mengaplikasikan teori-teori keilmuan yang didapat di bangku kuliah. Di samping itu, kesempatan ini menjadi hal penting bagi setiap mahasiswa untuk memahami, baik memahami diri sendiri, memahami teman, dan memahami masyarakat," urai Rektor.

Pihaknya berharap kehadiran mahasiswa IIQ An-Nur di masyarakat menjadi pemberi solusi dan kemaslahatan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sementara itu, KH Yasin Nawawi, Ketua Yayasan An-Nur berpesan kepada seluruh peserta KKN untuk menyadari bahwa di pundak mereka ada tanggung jawab yang sangat besar.

"Tidak hanya tanggung jawab pribadi, namun juga tanggung jawab institusi IIQ, dan terlebih-lebih tanggung jawab agama Islam. Karena peserta KKN menjunjung nama Al-Qur’an yang tidak hanya sebagai prinsip dasar IIQ, namun juga kitab suci umat Islam yang sangat sakral," ujar Kiai Nawawi.

 

Dikatakan, peserta KKN harus menggali kreativitas, perspektif, dan kepekaan dalam menjalani masa KKN.

"Ketiga hal inilah yang menjadi kunci sukses mahasiswa dalam bermasyarakat," tegas Kiai Nawawi.

Namun demikian, ketiga prinsip ini harus diisi dengan nilai manfaat dan maslahat. Hal ini disebabkan karena, prinsip dan kesadaran untuk menjadi bermanfaat dan mendatangkan maslahat akan otomatis mengasah ketiga hal di atas.

"Kemanfaatan serta kemaslahatan insyaallah akan membawa keberkahan. Inilah yang disabdakan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW: Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya," pungkasnya.

KKN IIQ An-NUr dilaksanakan mulai 20 Januari 2018 di Desa Sidorejo, Kulon Progo. (Red: Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Habib, Ulama, Lomba Ceramah Felix Siauw Lengkap

Tambah Gizi, "Nyate Bersama" Setahun Sekali

Subang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Salah satu aktifitas yang rutin dilakukan tiap tahun di Pesantren Al-Mukhtariyyah adalah "nyate bersama". Tahun ini kegiatan tersebut digelar di halaman Pesantren yang beralamat di Desa Caracas, Kec. Kalijati, Kab. Subang.

Selasa (15/10) lalu, 2 kambing kurban disembelih di pesantren ini. Para santri yang biasanya membuka-buka kitab kuning, kali ini berurusan dengan daging kurban. Sebagian dari mereka  menyiapkan tusuk sate, sebagian yang lain menyiapkan tungku dan kayu bakar.

Tambah Gizi, Nyate Bersama Setahun Sekali (Sumber Gambar : Nu Online)
Tambah Gizi, Nyate Bersama Setahun Sekali (Sumber Gambar : Nu Online)

Tambah Gizi, "Nyate Bersama" Setahun Sekali

"Senang, bisa nyate dan makan sate, biasanya makan ala santri," ujar Antowi berseloroh sambil menyiapkan kayu di tungku yang akan dipakai untuk membakar sate.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Di tempat yang sama santri puteri yang sudah terbiasa "hidup di dapur pesantren" dengan sigap menggerus bumbu-bumbu yang sudah disiapkan

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Mudah-mudahan rasanya tidak kalah dengan tukang sate profesional" harap Leni Nurwidia, salah seorang santri puteri Pesantren Al-Mukhtariyyah

Setelah memasak sate para santri pun langsung menikmati masakan mereka. Secara terpisah, santri putera dan puteri makan di atas daun pisang. (Aiz Luthfi/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kajian Sunnah, Jadwal Kajian Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 27 Februari 2018

Nikmatnya Segelas Kopi Usai Shalat Tarawih

Solo, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Menikmati suasana Ramadhan di Kota Solo memberikan pengalaman yang berbeda dengan kota maupun daerah lainnya. Meski kota ini bukan termasuk "kota santri", namun di beberapa sudut kota masih dapat kita jumpai beberapa aktivitas serta tradisi keagamaan yang diadakan selama bulan puasa.

Di beberapa titik kota, seperti daerah Mangkuyudan, Kauman, Jayengan, Pasar Kliwon dan lainnya dapat kita temukan beberapa kekhasan seperti tradisi pembuatan bubur samin, malem selikuran, grebeg poso, dan lain sebagainya.

Nikmatnya Segelas Kopi Usai Shalat Tarawih (Sumber Gambar : Nu Online)
Nikmatnya Segelas Kopi Usai Shalat Tarawih (Sumber Gambar : Nu Online)

Nikmatnya Segelas Kopi Usai Shalat Tarawih

Pada momentum malam pertama Ramadlan di Kota Bengawan, Redaktur Ceramah Felix Siauw Lengkap memilih tujuan awal di daerah Pasar Kliwon, tepatnya di Masjid Jami’ As-Segaf untuk melaksanakan shalat isya dan tarawih.

Salah satu jamaah yang kami temui, Danang Pramudya, warga Sangkrah Pasar Kliwon, mengaku memilih shalat di Masjid As-Segaf, disamping rakaat tarawihnya berjumlah 20, juga waktu pelaksanaannya yang cukup longgar.

“Jadi setelah selesai berbuka dan habis shalat maghrib, tidak langsung terburu-buru pergi ke masjid untuk shalat tarawih,” ungkap dia

Sekitar pukul 19.00 WIB, adzan berkumandang dari menara Masjid As-Segaf. Jamaah pun mulai berdatangan. Namun, waktu pelaksanaan Shalat Isya baru dimulai sejam setelahnya atau sekitar pukul 20.00 WIB. Sembari menunggu waktu iqamah, dibaca ratibul haddad secara berjamaah.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Lanjut Ngopi. Waktu tepat menunjukkan pukul 20.00. Iqamah pun dikumandangkan. Ruangan masjid hingga lantai dua penuh sesak dengan jamaah. Shalat Isya berakhir dengan pembacaan wirid dan doa.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sang bilal kemudian megumandangkan seruan: Shollu sunnata at-tarawih....! para jamaah bergegas berdiri untuk mengikuti shalat tarawih yang dipimpin Habib Jamal bin Abdul Qadir As-Segaf.

Setelah seluruh rangkaian shalat tarawih dan witir dilaksanakan, masih dalam keadaan duduk di tempat para jamaah disuguhi segelas kopi rempah, dan kurma dengan diiringi alunan qasidah.

Kebetulan pada malam itu, qasidah dilantunkan oleh Habib Syech dengan penuh haru dan kegembiraan : Marhaban Ya Ramadhan/ Marhaban Syahrus Shiyam/ Marhaban Ya Ramadhan / Marhaban Syahrul Qiyam//? Marhaban Ya Ramadhan/ Marhaban Syahrul Qur’an/ Marhaban Ya Ramadhan / Marhaban Syahrul Ghufran//.





(Ajie Najmuddin/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Doa Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ikut Pembaretan, Fatser Tak Mau Kalah dengan Banser

Pringsewu, Ceramah Felix Siauw Lengkap



Satkorcab Banser Pringsewu menggelar Pembaretan bagi sekitar 90 anggota angkatan kedua pada 2017. Kegiatan itu digelar selama dua hari di kompleks gedung NU Pringsewu, 7 dan 8 Oktober.

Pembaretan kali ini lain dari biasanya karena dari 90 peserta yang ikut tersebut ada 22 Fatayat Serbaguna (Fatser) sebagai peserta.Para pemudi dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pringsewu ini antusias melaksanakan kegiatan itu meski banyak sekali ujian baik fisik maupun mental. Mereka tidak mau kalah dengan Banser.

Ikut Pembaretan, Fatser Tak Mau Kalah dengan Banser (Sumber Gambar : Nu Online)
Ikut Pembaretan, Fatser Tak Mau Kalah dengan Banser (Sumber Gambar : Nu Online)

Ikut Pembaretan, Fatser Tak Mau Kalah dengan Banser

Menurut Ketua GP Ansor Pringsewu Muhammad Sofyan, para anggota yang mengikuti Pembaretan ini merupakan kader-kader militan yang siap menjaga ulama, Nahdlatul Ulama dan NKRI.

"Mereka mengikuti pembaretan secara suka rela dan dengan biaya mereka sendiri," katanya di sela-sela pemberangkatan anggota untuk melakukan kirab lintas alam menuju makam KH Gholib, Pringsewu, Ahad (8/10).

Sementara itu Ketua PCNU Pringsewu H. Taufiqurrahim yang melepas kirab lintas alam tersebut berharap itu menjadi awal perjuangan untuk menjaga NU dan NKRI serta menegakkan Ahlussunnah wal-Jama’ah.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Kalian akan melewati perjuangan dalam mendapatkan baret anggota Banser dan Fatser. Setelah dapat gunakan itu untuk berkhidmah di NU. Jangan sampai kalian menyia-nyiakannya," pesannya dalam kegiatan bertema “Perkokoh Semangat Nasionalisme Sebagai Kader Bangsa dan Benteng Ulama”. (Muhammad Faizin/Abdullah Alawi)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Hadits, Khutbah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 26 Februari 2018

Rafli, Sosok Rendah Hati Jebolan LSN

Jember, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Striker Tim Nasional Indonesia U-18 Muhammad Ralfi Mursalim ternyata sosok yang rendah hati. Jebolan Liga Santri Nusantara (LSN) itu mengaku dirinya bukan siapa-siapa. Menurutnya, masih banyak pemain lain dari LSN yang pantas masuk skuad tim nasional, namun belum hokinya. Banyak alumni LSN yang bertalenta, namun tidak terpantau oleh pemerintah.

"Sebetulnya bukan hanya saya yang dari pesantren, banyak juga pemain bintang lain, tapi belum rezekinya," tukas Rafli kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap di sela-sela Jumpa Pers di hotel Aston, Jember, Kamis (19/10).

Rafli, Sosok Rendah Hati Jebolan LSN (Sumber Gambar : Nu Online)
Rafli, Sosok Rendah Hati Jebolan LSN (Sumber Gambar : Nu Online)

Rafli, Sosok Rendah Hati Jebolan LSN

Rafli menambahkan, LSN cukup bagus meski perlu pembenahan di sana-sini. Sebagai ajang untuk menggali pemain-pemain bertalenta di pesantren, LSN cukup prospektif dan perlu didukung oleh semua pihak.

LSN di mata Rafli mempunyai kelebihan dibanding ajang lain, yaitu dukungan spritualitas dari kiai. Di tengah kompetisi yang sengit, masih ada doa dan petuah kiai yang bisa menyejukkan hati. Secara pribadi, ia merasa dukungan yang diberikan kiainya di Pondok Pesantren Al-Asyariyah, Banten cukup membesarkan jiwanya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Kiai mendukung olahraga. Kiai bilang, tidak lupa agama, dan tidak lupa sepakbola, dan olahraga lain juga boleh," ungkapnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rafli bersama pemain PSSI U-19 akan menghadapi Persid Jember dalam laga uji coba di stadion Jember Sport Garden, Jember, Sabtu (21/10) sore.

Pelatih Indra Syafri membawa seluruh pemain terbaiknya dalam uji coba kali ini, termasuk bintang masa depan Indonesia, Egy Maulana Vikri, tandem Rafli di lini depan. (Aryudi A Razaq/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nasional, Santri Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 25 Februari 2018

MPR RI Dorong Pemerintah Tindak Tegas Gerakan Khilafah

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Majelis Permusyaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) akan mendorong pemerintah untuk menindak secara tegas terhadap gerakan-gerakan yang mempropagandakan negara berdasarkan khilafah.

Demikian dikatakan oleh Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Saifuddin dalam diskusi yang bertajuk “Menggugat Empat Pilar” di Kantor PBNU lantai delapan, jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Jumat (2/8) sore.

MPR RI Dorong Pemerintah Tindak Tegas Gerakan Khilafah (Sumber Gambar : Nu Online)
MPR RI Dorong Pemerintah Tindak Tegas Gerakan Khilafah (Sumber Gambar : Nu Online)

MPR RI Dorong Pemerintah Tindak Tegas Gerakan Khilafah

“Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah fenomena belakangan. Kita tentu harus serius dengan kehadiran HTI,” kata Lukman Hakim.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Lukman Hakim Saifuddin menilai pemerintah kurang serius menangani gerakan-gerakan yang merongrong Pancasila. Selain pemerintah, ia juga mengimbau masyarakat luas untuk tidak melakukan pembiaran terhadap gerakan-gerakan khilafah tersebut.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Pemerintah seperti tutup mata terhadap ancaman gerakan khilafah,” kata Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Mashdar F Masudi dalam forum yang sama.

Di hadapan sedikitnya 70 peserta diskusi, KH Mashdar mengatakan bahwa negara-negara Islam sedang terjadi gejolak hebat di Timur Tengah. Ideologi absolut dan hitam-putih persoalan membuat keamanan tak kunjung datang.

“Kalau negara Islam saja sudah seperti itu, apalagi negara dengan sistem khilafah yang sangat absolut,” tegas KH Mashdar.

Dalam diskusi yang difasilitasi Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM NU), Lukman Hakim menjelaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar menjadi salah satu program utama MPR RI.

Karena, sambung Lukman Hakim Saifuddin muncul sejumlah fenomena-fenomena aktual yang mengikis nilai-nilai Pancasila mulai dari gerakan separatis, gerakan kekerasan, gerakan khilafah, perilaku sewenang-senang pejabat publik.

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kajian Sunnah, Kajian, Makam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menag Berharap Metode Al-Azhar Bisa Berkembang di Indonesia

Malang, Ceramah Felix Siauw Lengkap

UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang menggelar sidang senat terbuka dalam rangka penganugerahan doktor Honoris Causa (HC) kepada Grand Syekh Al-Azhar Prof Dr Ahmad Mohammad Ahmad al-Tayyeb, Rabu (24/2). Gelar kehormatan ini diberikan UIN sebagai apresiasi atas jasa Grand Syekh dalam pengembangan pendidikan Islam, khususnya di Al-Azhar.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap metode pendidikan dakwah di Universitas Al-Azhar yang moderat dan toleran bisa dikembangkan pada lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Harapan itu disuarakan Menag saat memberikan sambutan di hadapan 500 civitas akademika UIN Maliki Malang dan tamu undangan pada acara penganugerahan doktor kehormatan kepada Syekh Ahmad ath-Tayyeb di UIN Malang, Rabu (24/02) sebagaimana dikutip dari laman kemenag.go.id.

Menag Berharap Metode Al-Azhar Bisa Berkembang di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Menag Berharap Metode Al-Azhar Bisa Berkembang di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Menag Berharap Metode Al-Azhar Bisa Berkembang di Indonesia

Menag menilai, Grand Syekh Al-Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama al-Muslimin adalah sosok ulama par-excellence dan intelektual Muslim dunia penebar kedamaian. Sikap demikian itu ditunjukkan selama masa transisi politik di Mesir, di mana Syekh Ahmad ath-Tayyeb mengedepankan ishlah dan berusaha memediasi pihak-pihak yang berkonflik agar bersatu kembali demi kejayaan Mesir dan Islam. Hal ini dikatakan Menag, sesuai pernyataan Grand Syeikh pada saat terjadi konflik di Mesir. Ia mengatakan, “Perbedaan merupakan sebuah keniscayaan dan saya himbau agar anda semua membuka pintu untuk perdamaian demi persatuan bangsa Mesir!”

“Sosok Syekh Ahmad ath-Thayyib boleh jadi tidak membutuhkan penganugerahan Dr HC, karena reputasinya sudah diakui dunia internasional. Kita justru yang berkepentingan menganugerahkan gelar kehormatan,” tambahnya. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selain itu, metode pendidikan dakwah Al-Azhar yang moderat dan toleran juga relevan dengan konteks Indonesia sebagai negara yang majemuk dan plural. Apalagi. Al-Azhar merupakan ikon institusi keislaman dunia dan namanya harum di kalangan Muslim Indonesia. 

“Studi di Al-Azhar asy-Syarif ibarat ‘menimba air’ dari sumber aslinya,” papar Menag.

“Al-Azhar secara konsisten mengembangkan faham sunni dan mengamalkannya dalam tindakan keberagamaan. Syekh Ahmad al-Tayyeb sebagai ulama moderat dan selalu menyerukan pentingnya ukhuwwah dan perdamaian,” tambahnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menag berharap, kehadiran Grand Syekh Al-Azhar ke Indonesia selain memperkuat hubungan bilateral antara dua negara, juga menjadi simbol kedekatan masyarakat Muslim Mesir dan Indonesia, serta bisa memperkuat kajian Islam di Indonesia. 

Dikatakan Menag,  awal kemunculan Perguruan Tinggi Islam di Indonesia pada tahun 1960-an juga mengacu pada model kajian Islam Al-Azhar. Saat sejumlah IAIN bertransformasi menjadi UIN (Universitas Islam Negeri), gagasan integrasi ilmu yang dikembangkan sedikit banyak juga diinspirasi oleh modernisasi pendidikan tinggi di Universitas Al-Azhar. 

Selain itu, hubungan Mesir dan Indonesia juga memiliki sejarah yang panjang. Para ulama dari kedua negara pernah terjalin jaringan intelektual yang intensif dalam hubungan guru-murid sejak abad ke-19. Bahkan, Mesir adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia pada tahun 1945, di saat negara-negara Eropa mengingkari kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. 

Surat Keputusan Rektor tentang Penganugerahan Doktor Honoris Causa Bidang Pendidikan Islam kepada Grand Syeikh Prof Dr Ahmad Mohammad Ahmad al-Tayyeb dibacakan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Maliki Malang Muhammad Zainuddin. Sementara itu, Rektor UIN  Malang Mudjia Raharja dalam sambutannya menyampaikan bahwa Grand Syeikh Al-Azhar merupakan sosok yang menginspirasi dalam tugas mengembangkan dan merawat cendekiawan muslim. Selain itu, Syekh Ath-Tahyeb juga merupakan ulama besar yang disegani, intelektual Muslim yang diakui dunia, serta tokoh yang selalu menyerukan kebenaran dan menebarkan kedamaian dunia. 

“Al-Azhar menjadi rujukan kami dalam mengembangkan UIN Malang, suatu saat nanti UIN Malang akan menjadi seperti Universitas Al-Azhar, yang mengembangkan ajaran Islam Rahmatan lil Alamin,” tutup Mudjia Raharja. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kiai, Sholawat Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sabtu, 24 Februari 2018

Pelajar NU Jombang Deklarasi Pemuda Antimiras dan Seks Bebas

Jombang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Setelah sukses menyelenggarakan Lomba Mars IPNU-IPPNU dan Mars Syubbanul Wathon karangan Pendiri NU, KH A Wahab Chasbullah serta Duta Rekan-rekanita Jombang dalam rangka Harlah ke-61 IPNU dan ke-60 IPPNU bulan yang lalu. Kini pada Kamis, (26/3) PC IPNU Kabupaten Jombang melalui badan Student Crisis Center Jombang sukses menggelar Sarasehan Pemuda Antimiras dan Seks Bebas.?

Pelajar NU Jombang Deklarasi Pemuda Antimiras dan Seks Bebas (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Jombang Deklarasi Pemuda Antimiras dan Seks Bebas (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Jombang Deklarasi Pemuda Antimiras dan Seks Bebas

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMK ? Khoiriyah Hasyim Seblak Diwek Jombang tersebut menghadirkan narasumber dari Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Dr H Asrorun Ni’am Sholeh dan Anggota DPRD Jatim Komisi B, Dra Hj Aisyah Lilia Agustina, MSi.?

Dengan tema ‘Tata Niaga Minuman ber-Alkohol dan masa depan generasi muda Indonesia’, sebanyak 200 peserta antusias mengikuti acara hingga selesai, diantaranya perwakilan dari PW IPNU-IPPNU Jawa Timur, PC IPNU-IPPNU se-Jawa Timur serta PAC/PR/PK/PKPT IPNU-IPPNU se-Kabupaten Jombang turut serta memadati tempat yang disediakan oleh panitia.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Kami berharap dan menghimbau kepada seluruh pelajar NU untuk turut serta mengawasi peredaran minuman beralkohol dan kondom diberbagai tempat, misalnya di minimarket atau apotik yang berada di sekitar kita,” tegas Dra Hj Aisyah yang juga merupakan Pembina PW IPPNU Jawa Timur.

Selain pemaparan tentang Peraturan Menteri Perdagangan tentang minuman beralkohol dan bahaya seks bebas, peserta juga diajak untuk bersama-sama menjadi stakeholder aktif dalam memberantas miras dan praktik seks bebas, diawali dengan Deklarasi Pelajar Nahdlatul Ulama Antimiras dan seks bebas dilanjutkan penandatanganan secara massal di atas kain putih sebagai simbolisnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sementara itu, Ketua PC IPNU Kabupaten Jombang Abdul Rosyid menegaskan, pelajar NU harus tangguh dalam menghadapi tuntutan dan permasalahan generasi muda yang semakin kompleks.

“Salah satunya dengan mengawasi peredaran miras dan kondom yang dijual secara bebas di toko-toko apotik atau minimarket lalu melaporkan pelanggaran tersebut kepada pihak yang berwenang sesuai peraturan menteri perdagangan tentang minuman beralkohol sebagaimana yang dipaparkan oleh narasumber,” terangnya. (Aulia Rohmah/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Amalan, Kajian Islam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dulu, Konflik Ideologis Antarulama Tak Libatkan Massa

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap



Aksi damai 411 lalu perlu dilihat dari perspektif Politik Islam Nusantara. Isu seperti itu juga terjadi dalam pilkada tahun sebelumnya. Tapi tidak seberat yang terjadi tahun ini.?

Dulu, Konflik Ideologis Antarulama Tak Libatkan Massa (Sumber Gambar : Nu Online)
Dulu, Konflik Ideologis Antarulama Tak Libatkan Massa (Sumber Gambar : Nu Online)

Dulu, Konflik Ideologis Antarulama Tak Libatkan Massa

Demikian disampaikan Zastrouw al-Ngatawi dalam Tadarus Islam Nusantara yang diadakan Pascasarjana STAINU Jakarta bertema "Dinamika Politik Pilkada DKI Jakarta" di gedung PBNU II, Jalan Amir Hamzah No. 5, Jumat (11/11) malam.?

Jika melihat ke belakang, kata dia, rangkain sejarah panjang dari berdirinya kerajaan-kerajaan Islam, NU, MIAI hingga lahirnya NKRI menjadi konstruksi politik Islam Nusantara. Menurutnya, dulu saat terjadi konflik idiologis antarulama itu tidak melibatkan massa. Begitu juga saat ada perbedaan tafsiran terkait nash.

"Misalnya perbedaan paham antar-Wali Sanga dengan Siti Jenar yang berbeda dalam prinsip ideologis. Begitu juga perbedaan paham antara Syeikh Al-Fanshuri dengan As-Sinkili. Adanya isu itu cukup dilokalisir hingga tidak melibatkan massa," ungkapnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Perjalanan historis para Wali Sanga dengan Kesultanan Demak menjadi titik tolak politik Islam Nusantara. Ciri politik Islam Nusantara adanya hubungan antara keraton dan ulama. Wali Sanga misalnya menjadi back up Raden Fatah.

"Ciri lain dari politik islam nusantara itu tidak melegitimasi kekuasaan dengan Al-Quran. Para sultan dulu menciptakan mitologi untuk melegitimasi kekuasaannya. Itu dilakukan untuk menghindari penistaan terhadap Al-Quran" tambahnya.

Dengan begitu bisa dikatakan ilmu politik Islam Nusantara memiliki karakter yang khas. Pertama, lebih mengutamakan kearifan dibanding dengan tuntutan legal formal syariah.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kedua, mengutamakan pluralitas dibanding sektarian. Ketiga, kemampuan merajut kemajemukan nusantara. Keempat, tidak menajamkan rasionalitas semata tapi juga spiritualitas rasa.

Dalam kesempatan yang sama Ahmad Suaedy mengatakan, Bhineka Tunggal Ika sedang mendapatkan ujian berat.

"Bhineka Tunggal Ika ditantang oleh isu-isu sektarianisme. Ini menjadi ujian demokrasi yang berat," tegasnya.

Dari aksi 411 bisa dianalisis bahwa tantangan pilkada saat ini lebih berat dibanding sebelumnya. Isu sektarian sudah sangat nampak dengan ratusan ribu orang berdemo beberapa waktu lalu. (Suhendra/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ulama, Daerah Ceramah Felix Siauw Lengkap

IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jakarta Pusat mengadakan turnamen futsal se-DKI Jakarta. Kali ini turnemen tergolong unik, karena semua pesertanya adalah orang mini (cebol) yang tak asing lagi di layar televisi Indonesia.

IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol

Kebanyakan dari mereka adalah pemain sinetron, seperti Tarzan Betawi, Ronaldowati, dan  7 Manusia Harimau, yang sampai saat ini sinetronnya masih tayang. “Saya sendiri awalnya meragukan akan terlaksanannya turnamen ini. Mereka adalah pemain sinetron, terlebih ada yang bilang bahwa setelah futsal mau langsung menuju lokasi syuting di Cibubur,” ujar Yani Rahman, Ketua PC IPNU Jakarta Pusat.

Turnamen yang digelar Sabtu (12/9) ini dihadiri langsung oleh Faisal dari Deputi 3 Kemenpora Republik Indonesia. Ia membuka turnamen ini dengan menendangkan bola dari tengah lapangan yang kemudian disahut gemuruh tepuk tangan para peserta dan panitia.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Faisal tampak terkejut dan senang ketika memasuki lapangan futsal, di kawasan Kwitang, Jalan Keramat 2, Jakarta Pusat itu. “Waw, ini merupakan suatu kegiatan yang beda dengan yang lain, tetap jaya olahraga Indonesia,” ujarnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

PC IPNU Jakarta Pusat mengadakan turnamen ini karena menilai bahwa olahraga bisa dinikmati oleh semua kalangan. Gelak tawa yang tanpa henti mewarnai turnamen futsal tersebut. Semua larut dalam kebersamaan dan kegembiraan, termasuk bagi tim yang kalah. “Ini merupakan kemenangan kita bersama,” ujar Farly sesaat setelah menerima piala juara 1 turnamen futsal mini. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nusantara, Nasional, Quote Ceramah Felix Siauw Lengkap

IPNU Sulsel Dorong Penerbitan dan Sosialisasi Modul

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Mewakili pelajar NU se-Indonesia Timur, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sulawesi Selatan mendesak sidang komisi kaderisasi dalam forum rakernas IPNU untuk segera menghentikan perdebatan alot perihal penyempurnaan modul kaderisasi. Mereka berharap sidang tersebut segera menerbitkan dan menyebarkannya ke tiap tingkatan.

Ketua IPNU Sulsel Ramli Syamsuddin mengharapkan semua pimpinan wilayah untuk menerima modul kaderisasi untuk kemudian disahkan forum sidang.

IPNU Sulsel Dorong Penerbitan dan Sosialisasi Modul (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Sulsel Dorong Penerbitan dan Sosialisasi Modul (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Sulsel Dorong Penerbitan dan Sosialisasi Modul

“Tentunya beberapa tambal sulam yang sifatnya konstruktif masih diharapkan,” kata Ramli, Selasa (25/2).

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sidang komisi kaderisasi forum Rakernas berlangung Selasa (25/2) di LPMP DKI Jakarta. Karena perdebatan tak kunjung usai, sidang komisi akan dilanjutkan pada Rabu (26/2). (Andi M Idris/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap Sunnah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 23 Februari 2018

Guru Besar UIN Malang Nilai Mahasiswa ‘Sarungan’ itu Cerdas-cerdas

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Imam Suprayoga mengatakan, mahasiswa yang menerapkan pola pesantren termasuk memakai sarung dan menghafal Al-Qur’an memiliki kecerdasan di atas mahasiswa pada umumnya. Kecerdasan tersebut membuahkan prestasi, di antaranya dalam perolehan IPK, kemampuan berbahasa, dan kemampuan dalam menyusun skripsi.

“Saya masih ingat pertama kali mahasiswa yang diberi hafalan Al-Quran dan hafal 30 juz ternyata mahasiswa dari jurusan Fisika. Tahun berikutnya yang terbaik dari jurusan Matamatika hafal 30 juz. Tahun berikutnya mahasiswa Matematika lagi, kemudian mahasiswa jurusan Ekonomi hafal 30 juz, bahkan skripsinya ditulis dalam bahasa Arab,” katanya saat mengisi Seminar Sarung Nasional bertema “Sarung sebagai Identitas Budaya Indoneia” yang diselenggarakan Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (6/4) lalu.

Guru Besar UIN Malang Nilai Mahasiswa ‘Sarungan’ itu Cerdas-cerdas (Sumber Gambar : Nu Online)
Guru Besar UIN Malang Nilai Mahasiswa ‘Sarungan’ itu Cerdas-cerdas (Sumber Gambar : Nu Online)

Guru Besar UIN Malang Nilai Mahasiswa ‘Sarungan’ itu Cerdas-cerdas

Selain berprestasi hafal Al-Qur’an dan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) yang tinggi, ada juga mahasiswa? yang menulis skripsi dengan sembilan bahasa, yaitu Bahasa Korea, Mandarin, Inggris, Jepang, Arab, Rusia, Indonesia, Jawa, dan Bahasa Banyuwangi. Sehingga pihak kampus sampai kesulitan mencari penguji.

“Ternyata memang luar biasa anak pesantren kalau dipelihara kok bisa menulis skripsi sembilan bahasa. Ya memang satu. Tetapi satu ini perlu disampaikan, alumni pesantren yang sarungan itu loh, jadi sarungan juga hebat loh,”? ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari berbagai prestasi tersebut, Imam lalu membuka kesempatan kepada para mahasiswa yang hafal Al-Qur’an minimal 10 juz untuk dibebaskan seluruh biaya pendidikanya.

“Saya pikir waktu itu yang bisa hafal Al-Qur’an antara 10 sampai 15 mahasiswa. Ternyata waktu itu sudah 70 dan pernah mencapai 150 mahasiswa,” kata Imam. Kembali ucapannya disambut tepukan riuh hadirin.

Pada kesempatan tersebut hadir pula sejarawan yang juga Ketua Lesbumi KH Agus Sunyoto, Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi; Direktur Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki, dan Aneka Muhdori; dan Ahmad Nusolahardo dari Behaestex.

Ketua LTM PBNU KH Mansur Sairozy mengatakan, seminar sarung merupakan langkah awal dari rencana besar festival sarung yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat. Ia menegaskan LTM PBNU terus menerus melakukan upaya inovasi dalam rangka makmurkan rumah Allah yakni masjid dan musala. (Husni Sahal/Kendi Setiawan/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pendidikan, Hadits Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pelajar Indonesia di Hadhramaut Gagas Rekonsiliasi Sunni-Syi’ah

Tarim, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Melalui Departemen Pendidikan dan Dakwah Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Hadhramaut, Yaman, menggagas rekonsiliasi antara madzhab-madzhab di dunia Islam, terutama antara Sunni dan Syiah.

Jumat (11/4) kemarin di aula Daarul Ghuroba ini, PPI di Hadramaut menglar acara diskusi khusus mengenai kemungkinan terjadinya rekonsiliasi ini. Acara yang dihadiri sejumlah mahasiswa Al-Ahgaff dan Darul Guroba’ ini dibuka pada pukul 21. 15 waktu setmpat.

Pelajar Indonesia di Hadhramaut Gagas Rekonsiliasi Sunni-Syi’ah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar Indonesia di Hadhramaut Gagas Rekonsiliasi Sunni-Syi’ah (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar Indonesia di Hadhramaut Gagas Rekonsiliasi Sunni-Syi’ah

Pertikaian antara Sunni dan Syiah, bukanlah masalah baru karena sejak abad ke-3 dan 4 sudah bergejolak, papar Nor Cholis dalam awal presentasi. Perbuatan naif antar kelompok madzhab yang tidak pantas telah merambah ke berbagai lini kehidupan hingga yang berdampak pada kekacauan umat Islam itu sendiri.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Inilah kerapuhan persatuan umat yang saya kira tidak pantas,” kata pengurus cabang istimewa NU (PCINU) Yaman ini.

Perdebatan, dialog bahkan konferensi internasional antara ulama Sunni-Syiah yang sudah kerap digalakkan ini, tetap saja efeknya belum bisa dirasakan. Mengutip perkataan Al-Habib Abu Bakar Al-Adeni, bahwa dalam menyatukan antara kedua sekte Islam ini bukanlah dengan beradu argumen, melainkan mencari benang merah kesamaan antara mereka.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Memaksa kehendak antara dua sekte yang mempunyai pemahaman berbeda adalah hal yang sulit, kecuali mengumpulkannya mereka pada titik persamaan, tutur,” Dzul Fahmi, moderator memandu acara.

Panelis lain, Imam Nawawi mengatakan, berbagai pihak perlu melakukan percepatan untuk meminimalisir keretakan diantara Sunni dan Syiah.

“Dari berbagai hasil konferensi, diskusi dan perdebatan efek nyata yang kita alami tak begitu signifikan. Diskusi tersebut telah merumuskan beberapa konsep. Setidaknya keluar dari diskusi membawa hasil, diantaranya pemahaman yang berbeda bisa dibicarakan dalam diskusi ilmiah bukan dengan perbuatan arogansi.”

Ia menyampaikan, salah satu kunci rekonsiliasi adalah ada pada tokoh masyarakat di daerah masing-masing basis Sunni atau Syiah.

“Pergantian baju alias memaksa kehendak untuk saling mengikuti antara ajaran kedua sekte sangat sulit karena mereka punya akidah dan kita punya akidah dan titik tekan,” tambahnya.

Ia merekomendasikan, harmonisasi antara Sunni dan Syiah bisa dijalin pada ranah muamalah atau interaksi sosial. Selain itu, berbagai ide rekonsiliasi bisa disampaikan dalam berbagai silabus pendidikan. (Abdul Muhith/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nahdlatul Ulama, Syariah, Habib Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kamis, 22 Februari 2018

Ketua Fatayat NU Jatim bagi Pengalaman di Komunitas Non Muslim

Surabaya, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Menyampaikan materi kewirausahaan dengan peserta berlatar belakang Kristen ternyata menyisakan cerita mendalam. Khususnya antusias peserta dan keseharian dalam mencari makanan halal.

Kegiatan dimaksasud adalah Training of Entrepreneur; Start Your Green Business. “Pesertanya adalah non Muslim yakni Kristen dan Katolik,” kata Hikmah Mafaqih kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap (19/12).

Ketua Fatayat NU Jatim bagi Pengalaman di Komunitas Non Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua Fatayat NU Jatim bagi Pengalaman di Komunitas Non Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua Fatayat NU Jatim bagi Pengalaman di Komunitas Non Muslim

“Pelatihan ini untuk pemilik usaha mikro dan kecil atau calon pengusaha yang menekankan pada isu ramah lingkungan,” kata Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur periode 2013-2018 ini. “Kegiatan merupakan program dari ILO yang berusaha menumbuhkan wirausaha baru dengan berperspektif ramah lingkungan,” lanjutnya.

Selama lima hari yakni dari tanggal 9 hingga 13 Desember, Hikmah, sapaan akrabnya memberikan sejumlah materi kepada dua puluh tiga peserta. “Sebenarnya peserta diatasi maksimal dua puluh orang, namun ada penambahan peserta,” ungkapnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kegiatan berlangsung di Hotel T-More Kupang dengan materi mulai dari manajemen usaha, motivasi untuk jadi pengusaha di jalur green job dan rencana keuangan. “Diharapkan usai kegiatan pelatihan disiapkan bisnis plan namun dengan usaha yang ramah lingkungan,” ungkap dosen di UIN Malang ini.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Berbeda dengan pelatihan yang lain, selama acara berlangsung materi dan metodologi didesain sangat partisipatif. “Kami sangat menekankan dan menghargai pengalaman peserta dalam mengelola usaha di tempat masing-masing,” terangnya. Demikian juga agar pelatihan yang berlangsung cukup lama ini dibuat menyenangkan.

Rasa capek dan kerinduan karena terpisah lama dari keluarga akhirnya sedikit terobati dengan antusias peserta. “Apalagi  makanan di sini enak-enak,” katanya sembari tertawa.

Kendati demikian, selama di Kupang harus ekstra hati-hati dalam mencari makanan halal. “Tapi masyarakat di sana sangat memahami bahwa saya adalah Muslim dengan menyediakan makanan yang halal,” ungkapnya. Apalagi untuk masakan babi, misalnya  hanya dijual di rumah makan tertentu. (syaifullah/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Khutbah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sejarawan: Autobiografi Idham Cholid Penting untuk Dibaca

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Sejarawan Anhar Gonggong berpendapat para politisi dan mereka yang ingin tahu tentang sejarah NU dan situasi politik era 1950-an-1980-an harus membaca buku autobiografi KH Idham Chalid dengan Judul ”Napak Tilas Pengabdian Idham Chalid: Tanggung Jawab Politik NU dalam Sejarah”

Dijelaskan bahwa buku yang diterbitkan oleh Forum Indonesia Satu (FIS) ini adalah buku yang memberikan gambaran yang begitu bagus pergumulan mulai dari demokrasi liberal, demokrasi terpimpin sampai dengan masa pemerintahan Presiden Soeharto yang semuanya harus dihadapi dengan kesopanan dan etika politik tertentu.

Sejarawan: Autobiografi Idham Cholid Penting untuk Dibaca (Sumber Gambar : Nu Online)
Sejarawan: Autobiografi Idham Cholid Penting untuk Dibaca (Sumber Gambar : Nu Online)

Sejarawan: Autobiografi Idham Cholid Penting untuk Dibaca

“Saya menemukan Idham Chalid memiliki etika politik tertentu dalam menyelesaikan krisis yang harus dihadapinya. Tidak hanya pemimpin NU, tetapi sekaligus pemimpin bangsa, sayang jika tidak terbaca, karena informasi yang diberikan adalah informasi dari orang yang selama 28 tahun bergumul dengan segala situasi,” tandasnya dalam peluncuran buku tersebut, Kamis (6/3) malam.

Dikatakannya, dalam periode awal republik yang penuh goncangan ini, para pemimpin nasional waktu itu adalah para tokoh muda yang minim pengalaman, termasuk Idham Chalid. Anhar mencontohkan upaya penyelesaian kasus pemberontakan yang dilakukan oleh Kolanel Simbolon di Sumatra Utara. Idham Chalid yang waktu itu Waperdam bidang keamanan meminta agar Simbolon tidak dipecat secara langsung, yang berarti berbeda pendapat dengan PM Ali Sastroamijoyo.

“Terjadi dialog yang sangat intens yang barangkali kita tidak mendapatkannya sekarang, dalam menghadapi persoalan politik dan keamanan ketika Idham Chalid dengan segala kemamuannya berusaha agar Simbolon tidak dipecat secara langsung, padahal PM Ali Sastroamijoyo mengatakan harus dipecat,” tambahnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Anhar menuturkan adanya dialog yang sangat menarik antara Idham Cholid dan Simbolon ditengah muktamar yang akan diadakan. Idham yang datang dari Padang ke Medan, bahkan ditakutkan akan ditangkap, tapi yang menarik, justru Simbolon meminta Idham ditempatkan dirumah walikota yang berdampingan dengan rumahnya agar tidak diganggu anak buahnya.

Selanjutnya Idham Chalid minta bertemu dan disitulah terjadi dialog yang menunjukkan kesopanan ditengah berbagai perbedaan pendapat. Anhar menuturkan Idham Chalid berkata “Saya datang untuk memberitahukan kepada anda bahwa akan ada muktamar NU. Simbolon menjawab “Silahkan lanjutkan, anda aman, walaupun mungkin ada anak buah saya yang ekstrim, tetapi saya jamin keamanan Pak Idham karena saya tahu Pak Idham berbeda dengan sikap perdana menteri,”

“Jadi disitu tampak Simbolon memahami Idham Chalid memiliki sikap yang berbeda dengan perdana menteri. Persoalannya terletak bagaimana Pak Idham menyampaikan persoalan yang didengar kepada presiden sehingga meminta agar menempuh cara lain agar konflik dan kekerasan tidak terjadi,” katanya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Anhar menjelaskan bahwa buku ini menunjukkan apa yang dapat kita pelajari diantara orang yang berbeda pendapat dan posisi yang berbeda. “Sebenarnya kita boleh berbeda pendapat, tetapi ada satu hal yang tak bisa dihilangkan, bagaimana kita bersikap bahwa kita adalah satu bangsa dan kita harus menyelesaikan persoalan ini. Ini yang saya tangkap dari buku ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Ia menuturkan “Lebih dari itu, buku ini memberikan informasi bahwa ada sikap kepemimpinan yang harus dimiliki dalam menghadapi krisis yang ada. Dan Idham Chalid menunjukkannya.” tukasnya. (mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Halaqoh Ceramah Felix Siauw Lengkap

600 Jamaah Majelis Syekh Abdul Qodir Jailani Situbondo Hadiri Istighotsah Kubro

Situbondo, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani Blimbing Besuki, Situbondo, Jawa Timur, mengirimkan 600 jamaah istighotsahnya untuk menghadiri acara Istighotsah Kubro dalam rangka hari lahir ke-94 Nahdlatul Ulama, yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Timur, Ahad (9/4), di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Jamaah Istighotsah yang berangkat ke Sidoarjo tersebut adalah sebagian dari seluruh jamaah Istighotsah Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani. Mereka kebanyakan berasal dari desa dan kecamatan yang berada di wilayah barat Kabupaten Situbondo.

600 Jamaah Majelis Syekh Abdul Qodir Jailani Situbondo Hadiri Istighotsah Kubro (Sumber Gambar : Nu Online)
600 Jamaah Majelis Syekh Abdul Qodir Jailani Situbondo Hadiri Istighotsah Kubro (Sumber Gambar : Nu Online)

600 Jamaah Majelis Syekh Abdul Qodir Jailani Situbondo Hadiri Istighotsah Kubro

Mereka berangkat ke Sidoarjo dengan menggunakan 30 unit kendaraan dan sebelum mereka mengikuti acara Istighotsah kubro tersebut, mereka terlebih dahulu berziarah ke makam Sunan Ampel, Surabaya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Hal ini kami lakukan sebagai bentuk kecintaan kami kepada Jam’iyyah Nahdlatul Ulama dan sebagai bukti sam’an wa tha’athan kami kepada para Masyayikh dan Guru-guru kami,” kata Kiai Mohammad Hasan Nailul Ilmi, pengasuh Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani sekaligus pemimpin Majelis Istighotsah Syekh Abdul Qodir Jailani.

Kiai muda yang memiliki ratusan santri putra dan putri serta ribuan jamaah Istighotsah ini berharap Istighotsah Kubro yang dilaksanakan oleh PWNU Jawa Timur benar-benar menjadi sebab turunnya rahmat serta keberkahan untuk bangsa Indonesia yang akhir-akhir ini banyak dirundung masalah. Hal ini sesuai dengan moto acara tersebut yakni “Mengetuk Pintu Langit Menggapai Nurullah”. (Red: Mahbib)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Daerah, Warta, Meme Islam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 21 Februari 2018

Film dan Pewayangan Media Efektif Sebarkan Islam

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Ketua Lesbumi KH Agus Sunyoto mengungkapkan betapa cepat ajaran Islam masuk dan diterima masyarakat Nusantara melalui media wayang.?

“Masyarakat Islam Nusantara pada awalnya lebih mengenal tokoh-tokoh cerita pewayangan daripada nama-nama para sahabat Nabi. Masyarakat meneladani nilai-nilai kebaikan ajaran Islam dari tokoh dalam pewayangan. Oleh sebab itu Islam di Nusantara pada masa lalu tidak bisa diukur dengan konteks seperti yang ada sekarang,” kata Kiai Agus dalam “Ngaji Sejarah dan Sinema” yang dihelat Senin, (30/1) di Gedung PBNU, Jakarta Pusat.

Film dan Pewayangan Media Efektif Sebarkan Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Film dan Pewayangan Media Efektif Sebarkan Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

Film dan Pewayangan Media Efektif Sebarkan Islam

Menurut Kiai Agus, kisah Ramayana sudah dikenal pada jaman kuno, namun hanya di kalangan keraton. Beberapa penulis kakawin seperti Empu Sedah, juga bangunan candi seperti Candi Sukuh dan Candi Ceto mengenalkan kisah Ramayana. Tetapi melalui media itu masyarakat belum paham, hingga kemudian muncul era wayang.

Wayang, lanjut Kiai Agus, dengan berbagai bentuknya seperti wayang purwa, krucil, jemblung, klitik, dan wayang orang berkembang sampai kemudian terdapat pengaruh Timur Tengah dan sastra Jawa pada akhir abad 17.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Semua warisan itu lalu dilestarikan di pesantren. Termasuk doa-doa yang diajarkan para kiai. Kita tidak lepas dari akar tradisi. Itulah yang menyebabkan NU masih ada,” tegas Kiai Agus.

Pembicara lainnya Seno Gumira Ajidarma, mengatakan semua dari kita sebenarnya sudah menjadi sineas. Itu terbukti dari seringnya menggunakan bahasa gambar yang bergerak.?

“Sinema adalah cara berbahasa yang menggunakan gambar bergerak, ada suaranya, ada bahasa visual. Ini artinya kita sudah menjalankan,” kata Seno.

Membicarakan sinema atau film akan lebih rumit, sama halnya dalam beragama. Seno mengajak hadirin bermenung dengan pertanyaan, dalam beragama apakah kita hanya berteori atau mengutamakan amaliah.

Menurutnya yang penting dipikirkan adalah pencarian identitas. Dal hal para sineas dapat menengok kiprah Usmar Ismail untuk Indonesia.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Usmar melahirkan film-filmnya berangkat dari pemikiran bagaimana mengenalkan Indonesia. Waktu itu Usmar melihat adanya kenyataan pengiriman delegasi Indonesia ke seluruh dunia, selalu dominan Jawa dan Bali. Maka Usmar mengenalkan budaya Indonesia—yang bukan hanya Jawa dan Bali—jalan keluarnya adalah film, dan bukan yang lain,” urai Seno.

Lalu, ada renungan bisakah mempancasilakan Indonesia dalam film? Bisakah membuat film yang ? Indonesia. Usmar lalu meminta naskah cerita kepada Sitor Situmorang dan lahirlah film “Darah dan Doa”. Tanggal shoting pertama, 30 Maret, dijadikan sebagai Hari Film.

Uniknya cerita film tersebut terinspirasi Longmarch-nya tentara Tiongkok yang dalam konteks tersebut adalah menganut paham komunisme. Ini sama saja dengan ironi kemerdekaan. Film tersebut juga bercerita tentang orang biasa, dengan aktor-aktor biasa, dan tema tidak menghibur.?

Saat ini, identitas melalui film tidak bisa dipegang karena ketika berbicara tentang film sekarang hanya sebagai barang dagangan.

“Namun salah besar bila semua dari kita menggunakan pendekatan film sebagai barang dagangan. Barangkali penting untuk NU adalah supaya bisa menyampaikan identitas NU dengan bahasa film,” tegas Seno. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ulama, Hikmah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 20 Februari 2018

Lakpesdam NU Sumedang Siapkan Kader Penggerak Ranting NU

Sumedang, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Sumedang bertandang ke Kantor PP Lakpesdam NU di Jalan H Ramli Nomor 20A? Menteng Dalam Tebet Jakarta Selatan, Kamis, (28/1). Mereka membahas persiapan pendidikan kader penggerak ranting NU di Sumedang.

Rombongan ini terdiri atas Ketua Lakpesdam NU Sumedang Muhammad Ramdani, Sekretaris Lakpesdam NU Sumedang Asep Sujana, Wakil Ketua Lakpesdam NU Sumedang Irwan Kurniawan, dan Wakil Bendahara Lakpesdam NU Sumedang Kusnara.

Lakpesdam NU Sumedang Siapkan Kader Penggerak Ranting NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Lakpesdam NU Sumedang Siapkan Kader Penggerak Ranting NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Lakpesdam NU Sumedang Siapkan Kader Penggerak Ranting NU

“Salah satu tujuan lawatan kali ini adalah untuk silaturahmi dan kerja sama program. Selain itu ada beberapa kesepakatan di antaranya dalam waktu dekat akan diadakan pelatihan kader penggerak ranting, peningkatan wawasan keulamaan, tata kelola organisasi dan SOP pengelolaan keuangan organisasi NU,” kata Ramdani.

Pendidikan kader penggerak ranting direncanakan akan beriringan dengan Lakpesdam NU Garut, Lakpesdam NU Kabupaten Tasikmalaya, Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya, Lakpesdam NU Kabupaten Bandung, dan Lakpesdam NU Kota Bandung.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pendidikan kader diharapkan menghasilkan kader penggerak ranting yang gesit. (Ayi Abdul Kohar/Alhafiz K)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Lomba, Bahtsul Masail Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 19 Februari 2018

Rais Aam PBNU Ingatkan 4 Paradigma NU yang Harus Dikembangkan

Bandarlampung, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Rais Aam PBNU KH Maruf Amin menyebut 4 paradigma yang dijadikan patokan dalam menggerakkan Nahdlatul Ulama di semua tingkatan. Menurut Kiai Maruf, empat hal ini tidak boleh terlewat dalam mengembangkan potensi warga NU.

Demikian disampaikan KH Maruf saat memberikan mauidzoh hasanah pada “Taushiyah Keumatan dan Kebangsaan” yang diselenggarakan oleh PWNU Lampung, Selasa (6/10).

Rais Aam PBNU Ingatkan 4 Paradigma NU yang Harus Dikembangkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Aam PBNU Ingatkan 4 Paradigma NU yang Harus Dikembangkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Aam PBNU Ingatkan 4 Paradigma NU yang Harus Dikembangkan

Paradigma "Al-Muhafadzah alal qadimissholih", kata Kiai Maruf, bermakna bahwa NU harus memelihara nilai-nilai luhur yang sudah dicontohkan oleh ulama. Kedua "Wal akhdu biljadidil ashlah", mengambil nilai-nilai yang bersifat baru atau kekinian yang memiliki kemaslahatan bagi umat.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Paradigma yang ketiga adalah ‘Wa Ishlah ila ma huwal ashlah tsummal ashlah’ yaitu melakukan upaya perbaikan menuju apa yang lebih baik kemudian kepada yang lebih baik lagi. Dan yang terakhir adalah ‘Taqdimul ashlah ala ashlah’ yaitu memprioritaskan apa yang lebih baik atas apa yang baik.”

Mauidzoh hasanah ini disampaikan di Kantor PWNU jalan Cut Mutia nomor 28, Telukbetung Utara, Bandar Lampung dan dihadiri oleh seluruh PCNU, badan otonom dan lembaga NU seprovinsi Lampung. Selain itu tokoh-tokoh NU Lampung juga hadir pada kesempatan ini seperti Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Ishomuddin, Rektor IAIN Lampung Prof Mukri dan beberapa tokoh lainnya.

Kunjungan Rais Aam ke Lampung ini merupakan kunjungan keluar daerah untuk pertama kalinya setelah terpilih dan dikukuhkan menjadi Rais Aam PBNU hasil Muktamar Ke-33 di Jombang pada Agustus lalu. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Meme Islam, Tokoh, Internasional Ceramah Felix Siauw Lengkap

Begini Cara Madrasah NU Katrol Semangat Juang

Bojonegoro, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Sambil menyelam minum air mungkin itulah filosofi yang tepat untuk menggambarkan kegiatan yang dilaksanakan dewan guru lembaga pendidikan komplek Walisongo kecamatan Sumberrejo Bojonegoro pada Sabtu (1/2).

Begini Cara Madrasah NU Katrol Semangat Juang (Sumber Gambar : Nu Online)
Begini Cara Madrasah NU Katrol Semangat Juang (Sumber Gambar : Nu Online)

Begini Cara Madrasah NU Katrol Semangat Juang

Seluruh dewan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK) dan Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) menggelar tiga (3) agenda Stuba (study banding), Rapat Kerja (raker) dan napak tilas pendiri-pendiri NU.

Sebagai bentuk takzim dan penerus perjuangan syiar NU, pengurus lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Sumberrejo ini tiada henti untuk memotivasi seluruh dewan guru

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Salah satu caranya dengan mendekatkan serta merasakan bagaimana nikmatnya ber-tabarruk dan bermunajat kepada Allah swt disamping para tokoh pejuang NU. Sehingga setelah berdoa dan mendoakan seluruh penggerak-penggerak NU tersebut diharapkan jiwa-jiwa para dewan guru terangkat dan memiliki ghiroh lebih besar lagi dalam meneruskan perjuangan Tokoh-tokoh tersebut.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pukul 07.30 kegiatan diawali dengan napak tilas serta mendoakan seluruh pendiri-pendiri NU dari maqbaroh Almahfurlah KH Abd Wahab Chasbullah, KH Bisri Syamsuri, KH Hasyim As’ari di komplek pondok pesantren Tebuireng Jombang.

Di komplek pondok pesantren Mambaul Ma’arif  Denanyar Jombang kegiatan dilanjutkan dengan Stuba di komplek Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Ma’arif (MIMM) yang diterima Kepala MIMM yang letaknya bersebelahan dengan MTsN Mambaul Ma’arif Denanyar.

Selain itu juga dilaksanakan Rapat Kerja (raker) kilat terkait beberapa persiapan kegiatan akhir tahun lembaga tersebut. “Kami memang memilih waktu sekarang karena beberapa pertimbangan, salah satunya karena berbarengan dengan jam efektif KBM serta Ektra MIMM,” kata Mariyanto kepala madrasah yang terletak di jalan PUK Kanor Sumberrejo tersebut. (Satria Amalina/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Syariah, Kiai, Sejarah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 18 Februari 2018

KH Masdar Farid Punya Definisi Sendiri Mengenai Jama’ah

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Kalangan pesantren atau warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin) umumnya sepakat begitu saja dengan pembedaan antara jamaah dan jamiyyah. Jamaah disamakan dengan istilah paguyuban, sementara jamiyah disejajarkan dengan patembayan atau organisasi.

Dalam konteks NU, menurut Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Masdar Farid Masudi, pembedaan antara jamaah dan jamiyyah itu malah memunculkan segudang persoalan.

KH Masdar Farid Punya Definisi Sendiri Mengenai Jama’ah (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Masdar Farid Punya Definisi Sendiri Mengenai Jama’ah (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Masdar Farid Punya Definisi Sendiri Mengenai Jama’ah

Masdar Farid menyampaikan hal itu pada saat memberikan taushiyah kepada ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Pengajian Ahlussunnah wal Jamaah, yang dimotori oleh Pengurus Pusat Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa (PPKB), di Jakarta, Selasa (22/4).

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jamaah sering diartikan sebagai perkumpulan biasa yang hanya diikat secara tidak ketat oleh kultur yang berlaku di masyarakat setempat. Mereka hanya direkatkan dengan amalan atau kebiasaan yang sama.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sementara jamiyah adalah sebuah organisasi, dimana orang-orang yang berkumpul disatukan oleh visi dan misi yang sama dan diatur oleh tata aturan organisasi yang ketat dan tertata rapi.

Menurut Masdar Farid, pembedaan antara jama’ah dan jam’iyyah di dalam NU menyebabkan banyak warga Nahdliyyin merasa tidak terikat secara organisatoris dengan aturan-aturan dalam organisasi NU, juga kegiatan atau agenda-agendanya.

Maka pembedaan itu harus dihilangkan. Kiai yang sempat memunculkan opsi mengenai pengabungan antara zakat dan pajak di Indonesia itu mengatakan bahwa terma jama’ah yang sering disebut dalam berbagai literatur Islam justru dimaksudkan sebagai organisasi.

”Ada qoul yang menyatakan bahwa Allah bersama dengan kelompok yang berjama’ah, maka yang dimaksud dengan jama’ah di sini adalah organisasi,” katanya.

Dikatakannya, ibadah shalat yang dilakukan kaum muslimin bisa bernilai 27 derajat apabila dilakukan secara berjamaah, atau berorganisasi.

”Syarat shalat berjama’ah harus ada imam, mamum dan harus ada aturan main yang harus ditaati, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Demikian juga dalam berorganisasi,” katanya.

“Kelompok Muslim baru dikatakan sebagai umat terbaik atau Ahlussunnah wal Jama’ah hanya ketika mereka berorganisasi, berjama’ah. Ingat bahwa di situ ada kata wal jama’ah,” tambahnya.

Kelompok Muslim yang monoritas di dunia seperti Syi’ah, Ihwanul Muslimin bisa sangat kuat dan solid karena direkatkan oleh tata organisasi yang bagus. Sementara kelompok Muslim yang mayoritas yakni Ahlussunnah wal Jama’ah atau Sunni justru tidak bisa berbuat banyak karena tidak diorganisir dengan dengan baik.

Menurut Masdar, satu-satunya kelompok Ahlussunnah wal Jamaah di dunia yang terorganiasir adalah Nahdlatul Ulama (NU) yang berpusat di Indonesia, meski harus diakui bahwa sistem keorganisasian dalam NU berlum terlalu baik.

Sementara itu banyak yang menganggap bahwa berorganisasi adalah cara-cara yang primordial atau kampungan. Menurut Masdar, mereka yang solid dalam berbagai agama adalah anggota salah satu organisasi.

“Jadi anggapan bahwa berorganisasi itu primordial sama sekali tidak beralasan. Dengan berjamaah justru umat Islam dapat melakukan gerakan bersama untuk mencapai tujuan bersama,” katanya. (nam)Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kajian Islam, Pesantren, Makam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Turki Berkabung Nasional Atas Korban Gaza

Istanbul, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Turki pada Senin menyatakan tiga hari berkabung nasional bagi para warga Palestina yang menjadi korban operasi militer Israel di Jalur Gaza dan menyebut serangan Israel itu sebagai "pembunuhan massal".?

Turki Berkabung Nasional Atas Korban Gaza (Sumber Gambar : Nu Online)
Turki Berkabung Nasional Atas Korban Gaza (Sumber Gambar : Nu Online)

Turki Berkabung Nasional Atas Korban Gaza

"Kami mengutuk pembunuhan massal yang dilancarkan Israel terhadap rakyat Palestina," kata Wakil Perdana Menteri Bulent Arinc kepada para wartawan di Ankara melalui televisi, lapor AFP.?

Pernyataan itu diberikan Arinc di saat jumlah warga Palestina yang tewas telah mencapai 500 orang.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Untuk menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina, kami menetapkan tiga hari berkabung nasional mulai besok (Selasa)."

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Tambah Korban?

Jumlah korban tewas di Gaza pada Senin meningkat menjadi 558 orang, menyusul hari paling berdarah yang dialami kantong Palestina sejak 2009 saat Israel melancarkan operasi militer penghukuman.?

Seorang tentara Israel mengatakan tujuh tentara lainnya dari pihak Israel tewas dalam pertempuran di Gaza sehingga meningkatkan jumlah warga Israel yang kehilangan nyawa menjadi 27 orang, termasuk 25 tentara, lapor AFP.?

Pengumuman itu muncul satu hari setelah 13 tentara Israel terbunuh dalam satu hari, yang merupakan hari paling banyak memakan korban tewas di pihak mereka sejak perang Lebanon 2006.?

Juru bicara dinas penanganan darurat Gaza, Ashraf al-Qudra, mengatakan serangan-serangan udara serta tembakan-tembakan artileri telah menewaskan 41 orang di seluruh kantong Palestina pada Senin.?

Sebanyak 68 jenazah lainnya ditarik dari reruntuhan di wilayah-wilayah yang mengalami pertempuran sengit satu hari sebelumnya.?

Tentara juga mengatakan pasukannya telah membunuh "lebih dari 10 militan" yang menyusup ke Israel selatan melalui dua terowongan, meletupkan pertempuran yang dilaporkan melukai beberapa tentara.?

Para gerilyawan yang tewas di dalam Israel tidak termasuk dalam daftar orang tewas di Gaza yang dimiliki Qudra.?

Korban tewas terbaru tersebut termasuk enam orang yang terbunuh dalam dua serangan artileri, tiga di antaranya kehilangan nyawa di kota selatan Rafat dan tiga lainnya di Deir al-Balah di Gaza pusat.?

Qudra mengatakan, sepertiga dari 41 orang yang tewas pada Senin adalah anak-anak.?

Tujuh bocah berada di antara sembilan orang yang tewas dalam serangan udara dini hari terhadap sebuah rumah di Rafah, dan empat anak lainnya kehilangan nyawa dalam serangan lainnya ke sebuah rumah di Kota Gaza yang menewaskan sembilan orang.?

Sementara itu, tank-tank Israel menyerang sebuah rumah sakit di Deir al-Balah hingga menewaskan empat orang, termasuk dokter-dokter, kata Qudra, yang mengisyaratkan bahwa setidaknya 70 orang mengalami luka-luka.?

Sebanyak 30 orang lainnya tewas dalam rangkaian serangan udara dan serangan tank di sepanjang Jalur Gaza.?

Dari 68 jenazah yang ditemukan Senin, 13 di antaranya merupakan warga yang berasal dari Shejaiya sehingga meningkatkan jumlah korban tewas dalam serangan pada Minggu menjadi 74 orang.?

Qudra mengatakan sebagian besar korban tewas adalah perempuan, anak-anak dan orang tua.?

Dua puluh tiga jenazah lainnya ditarik dari sebuah rumah berlantai tiga milik keluarga Abu Jamaa di kota selatan Khan Yunis, yang terkena serangan pada Ahad hingga meningkatkan jumlah korban tewas dalam satu serangan saja menjadi 28 orang, kata Qudra.?

Sejauh ini, data-data dari pihak Palestina menunjukkan sudah 558 warga Gaza yang kehilangan nyawa dan lebih dari 3.350 luka-luka sejak Israel memulai operasi untuk menghalau tembakan roket antarperbatsan pada 8 Juli. (antara/mukafi niam)

Foto:globalhaber.tv

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Anti Hoax, Ulama, Pertandingan Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ekonomi Lambat, Pertumbuhan Penduduk Cepat

Denpasar, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Kondisi perekonomian dan kependudukan di Indonesia adalah dua hal yang saling berlawanan. Perkembangan dua bidang tersebut seakan berjalan sendiri-sendiri dan tidak saling mendukung.

“Kita ini seperti lari di eskalator (tangga berjalan, Red), karena ekonomi lambat dan laju pertembuhan penduduk cepat. Karena itu jadi tidak seimbang," kata Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Rozy Munir.

Ekonomi Lambat, Pertumbuhan Penduduk Cepat (Sumber Gambar : Nu Online)
Ekonomi Lambat, Pertumbuhan Penduduk Cepat (Sumber Gambar : Nu Online)

Ekonomi Lambat, Pertumbuhan Penduduk Cepat

Hal itu disampaikan Rozy di sela-sela Konferensi Internasional Pemimpin Muslim untuk Mendukung Program Kependudukan dan Pembangunan, di Inna Grand Bali Beach Hotel, Denpasar, Bali, Selasa (13/2).

Laju pertumbuhan penduduk Indonesia, menurutnya, adalah 1,35 persen. Angka tersebut patut diwaspadai. "Yang laju pertumbuhan penduduknya 1 persen bakal jadi 2 kali lipat dalam 70 tahun, jadi kita harus waspada juga,” imbuh Rozy, demikian panggilan akrabnya.

Sementara itu, menurut Direktur UNFPA Asia Pasifik Sultan Azis, Indonesia telah sukses melaksanakan program Keluarga Berencana (KB). Meski demikian, kualitas sumber daya manusia menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia.

“Jumlah penduduk muda di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar. Jadi kualitasnya harus ditingkatkan karena Indonesia harus bersaing dengan Korea dan Jepang," ujar Azis.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menurut dia, dalam program KB, pengendalaian jumlah penduduk bukan satu-satunya hal yang penting, namun juga kualitas hidup manusia. Kini jumlah penduduk Indonesia sekitar 220 juta. Artinya, dengan KB Indonesia berhasil menghemat 8 juta penduduk.

Pembatasan Kelahiran dalam Islam

Pengaturan kelahiran diperbolehkan dalam Islam. Namun pembatasan kelahiran hanya boleh dilakukan bila situasinya mendesak atau force majeure.

"KB di Islam harus dijalankan dengan nilai ke-Islam-an. Dan ini dipengaruhi

Ceramah Felix Siauw Lengkap

kultur dan sistem pemerintahan negara. Pembatasan dan pengaturan itu beda," kata Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi.

Direktur Jenderal Bimbingan Islam Islam Departemen Agama Nazarudin Umar menambahkan, agama telah dijadikan dalil untuk menolak KB oleh beberapa orang. Karena itu, pemuka agama berperan besar dalam menggunakan bahasa agama untuk menjaga kesehatan reproduksi.

"Dan dari pengalaman program KB di Indonesia, negara kita punya posisi strategis untuk bridging dalam dunia ide dan kultur," ujarnya. (dtc)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Internasional, Nusantara, Pesantren Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sabtu, 17 Februari 2018

Boyolali Alami Kekeringan, Ansor Terus Salurkan Air Bersih

Boyolali, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Setelah sebelumnya mengirimkan bantuan air ke beberapa wilayah di Kabupaten Boyolali yang mengalami krisis kekeringan air, Ahad (17/9) kemarin, giliran warga di Kecamatan Musuk yang disambangi para kader Gerakan Pemuda Ansor dan Banser Boyolali, Jawa Tengah.

Boyolali Alami Kekeringan, Ansor Terus Salurkan Air Bersih (Sumber Gambar : Nu Online)
Boyolali Alami Kekeringan, Ansor Terus Salurkan Air Bersih (Sumber Gambar : Nu Online)

Boyolali Alami Kekeringan, Ansor Terus Salurkan Air Bersih

Dengan membawa 23 truk tangki berisi air bersih, para kader muda NU tersebut bahu membahu membagikan air ke warga yang tersebar di Desa Lampar, Dragan, Jemowo, Sumur, Lanjaran, Priyan, Sukorejo dan Ringinlarik.

Kasatkorcab Banser Boyolali Abdullah menerangkan kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan air bersih ini merupakan tahap yang kedua. Sebelumnya mereka juga membagikan air ke daerah Juwangi, Wonosegoro dan Kemusu.

“Kita targetkan total 50 tangki bisa kita salurkan ke warga, insyaallah masih ada penyaluran tahap ketiga,” terang Abdullah.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ditambahkan Abdullah, kegiatan kali ini diadakan bersamaan dengan Pelatihan Kader Dasar (PKD) dan Diklatsar di Desa Ringinlarik Musuk. “Dengan dilibatkan dengan kegiatan semacam ini, semoga semakin mengasah rasa solidaritas para kader,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Boyolali Khoirudin Ahmad menambahkan, dana bantuan air ini didapatkan dari sumbangan kader Ansor dan Banser se-Boyolali.

“Kita juga infokan ke daerah lain di Soloraya, terkait bantuan air bersih ini. Harapannya semakin banyak yang peduli akan warga yang benar-benar membutuhkan air,” kata dia.

Bantuan air bersih ini, lanjut Khoirudin, akan terus digerakkan ke wilayah Boyolali lainnya. (Ajie Najmuddin/Fathoni)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Tokoh, Pahlawan, Quote Ceramah Felix Siauw Lengkap

Khilafah Mustahil Ambil Alih Mekkah

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Asad Said Ali menegaskan konsep khilafah keliru dan tidak sejalan kehendak pendiri bangsa.

"Kenapa pendiri bangsa tidak memilih Jawa yang mayoritas namun menghendaki Indonesia sebagai bangsa, tanah air dan bahasa? Waktu Indonesia belum merdeka kita telah bersatu. Dan bagaimana bangsa ini kedepan telah dipikirkan dengan baik," ujar Kiai Asad, di Jakarta, Ahad (29/10).

Khilafah Mustahil Ambil Alih Mekkah (Sumber Gambar : Nu Online)
Khilafah Mustahil Ambil Alih Mekkah (Sumber Gambar : Nu Online)

Khilafah Mustahil Ambil Alih Mekkah

Kepada kader Ansor dan Banser yang mengikuti Seminar Nasional dan Rapat Koordinasi Nasional Banser seluruh Indonesia, ia menyebut bangsa ini memiliki modal sosial.

Selain itu, sumber daya manusianya atau SDM dimiliki bangsa gemah ripah loh jinawi juga luar biasa.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menurut dia lagi, walau hari ini sebagian generasi Nahdlatul Ulama (NU) menjadi bagian generasi milenial, tetap jangan melupakan Aswaja yang sudah jelas Rahmatan Lil Alamin.

"Sumpah Pemuda itu mendekati hubbul wathon minal iman. Kalau mau bikin negara khilafah, itu keliru. Boleh tidak Mekkah kita ambil?" kata Kiai Asad lagi.

Bentuk dan nama negara telah ditetapkan pendiri bangsa ialah Republik Indonesia, bukan Republik Jawa, Sunda, Sulawesi atau yang lainnya.

"Nenek moyang kita sudah jauh berpikir ke depan. Di negara lain tidak ada punya konsep Pancasila seperti kita," ujar mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu lagi.

Ia meminta kader Ansor dan Banser dalam membina generasi milenial harus tetap memperhatikan keberagaman, meliputi suku, agama, ras dan golongan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Agama harus dihargai keberadaanya. Ansor bisa dan harus melakukan kerjasama di bidang sosial dan kebangsaan," imbaunya.

Namun demikian, ia mengingatkan agar baju Ansor dan Banser jangan sampai dijual murah, melainkan harus selalu dijaga muruahnya.

Kiai Asad melanjutkan, kader pemuda Nahdlatul Ulama (NU) harus selalu menjadi penengah sebagaimana karakter NU.

"Ansor dan Banser harus bisa menjadi solusi. Kita mengatasi konflik bukan berlari menghindari konflik," ujanya. (Gatot Arifianto/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pahlawan, AlaNu, Sholawat Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 16 Februari 2018

Ini Sejumlah Tema Strategis di Konferensi Ulama Internasional

Pekalongan, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Perhelatan Konferensi Ulama Internasional bertajuk Bela Negara yang digelar oleh JATMAN di Pekalongan, Rabu-Jumat (27-29/7) membahas tema-tema strategis terkait penguatan negara dan penanggulangan radikalisme global. Tema-tema dimaksud akan dibawakan oleh sejumlah ulama internasional maupun nasional.

Ini Sejumlah Tema Strategis di Konferensi Ulama Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Sejumlah Tema Strategis di Konferensi Ulama Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Sejumlah Tema Strategis di Konferensi Ulama Internasional

“Tema-tema yang dipilih berdasarkan problem-problem yang hingga saat ini menyelimuti dunia Islam. Harapannya, para ulama dan intelektual yang hadir dalam kegiatan ini dapat memberikan sumbangan nyata terkait bela negara dan penanggulangan ekstremisme,” ungkap salah satu Pengurus Pusat JATMAN, KH Ali M. Abdillah.

Berikut tema-tema yang dimaksud dan ulama-ulama yang membawakannya:

Dr. KH Hasyim Muzadi, tema: Peran Ulama dalam Membela Negara dan Keutuhan NKRI. Sedangkan,? Dr. KH Asad Said Ali, tema: Mewaspadai Gerakan Anti-NKRI (Neo-Komunisme, Neo-Fundamentalisme, dan Neo-Liberalisme).

Ceramah Felix Siauw Lengkap



Syaikh Dr. Muhammad Abdul Ghaffar Al-Syarif membawakan tema: Membendung Pemikiran dan Gerakan Ekstrimisme-Takfiri: Ruang lingkup pembahasan: Sejarah dan genealogi pemikiran Ekstrimisme-Takfiri dari zaman dahulu hingga sekarang, perbedaannya dengan Ahlussunnah Wal Jama’ah, bahaya-bahaya pemikirannya, bentuk-bentuk gerakannya, serta strategi menghadapi dan membendungnya.

Syaikh Dr. Washif Ahmad Kabili, tema: Pengembangan dan Kemandirian Ekonomi Umat yang Berkeadilan: Ruang lingkup pembahasan: Konsep ekonomi dalam Islam; prinsip dan etika ekonomi Islam; strategi pemanfaatan hasil pertanian, pertambangan, dan lain-lain; penguatan lembaga keuangan Islam.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Syaikh Dr. Ibrahim Rasyid Al-Muraikhi, tema: Meluruskan Makna Jihad fi Sabilillah: Ruang lingkup pembahasan: Konsep, jenis, tujuan, aturan dan hukum Jihad fi Sabilillah dan perbedaannya dengan terorisme (al-Irhab).

Syaikh Dr. Usama Al-Sayyid Al-Azhari, tema: Melipatgandakan Rasa Memiliki dan Mencintai Negara: Ruang lingkup pembahasan: Dalil-dalil ‘aqli dan naqli mengenai kewajiban mencintai negara, fungsi negara dan manfaat mencintainya, bentuk-bentuk praktis mencintai negara.

Syaikh Dr. Usama Abdul Razzaq Al-Rifai, tema: Persatuan dan Resolusi Konflik Antar-Umat Islam: Ruang lingkup pembahasan: Konsep dan hukum syar’i persatuan antar-umat Islam, bahaya perpecahan dan menyikapi khilafiyah antar umat Islam, antisipasi terhadap faktor-faktor penyebab perpecahan dan permusuhan antar umat Islam.

Syaikh Dr. Abdul Malik Abdurrahman Al-Sa’di, tema: Persatuan dan Resolusi Konflik Antar-Umat Islam: Ruang lingkup pembahasan: Konsep dan hukum syar’i persatuan antar-umat Islam, bahaya perpecahan dan menyikapi khilafiyah antar umat Islam, antisipasi terhadap faktor-faktor penyebab perpecahan dan permusuhan antar umat Islam.

Syaikh Dr. Musthafa Abu Shawi, tema: Persatuan dan Resolusi Konflik Antara Umat Muslim dengan Non-Muslim dalam Bingkai Negara: Ruang lingkup pembahasan: Konsep persatuan, persaudaraan dan kemanusiaan, hukum syar’i mengenai kemuliaan jiwa, kehormatan dan harta milik manusia, menyikapi perbedaan agama dalam bingkai negara, antisipasi terhadap faktor-faktor penyebab perpecahan dan permusuhan antar agama.

Syaikh Dr. Utsman Al-Shibli, tema: Persatuan dan Resolusi Konflik Antara Umat Muslim dengan Non-Muslim dalam Bingkai Negara: Ruang lingkup pembahasan: Konsep persatuan, persaudaraan dan kemanusiaan, hukum syar’i mengenai kemuliaan jiwa, kehormatan dan harta milik manusia, menyikapi perbedaan agama dalam bingkai negara, antisipasi terhadap faktor-faktor penyebab perpecahan dan permusuhan antar agama.

Syaikh Dr. Riyadh Bazo, tema: Peran Ulama dan Pendidik dalam Pembangunan Sumberdaya Manusia: Ruang lingkup pembahasan: Konsep ulama sebagai pewaris para Nabi, pendidikan keluarga, pendidikan bela negara sejak usia dini, penguatan lembaga-lembaga pendidikan, dan pewarisan semangat kepahlawanan.

Syaikh Dr. Muhammad Zainul Majdi, tema: Peran Umara’ dalam Melindungi Tanah Air dan Mewujudkan Cita-Cita Bangsa: Ruang lingkup pembahasan: Konsep umara’ dalam Islam; tugas dan tanggung jawabnya, kepemimpinan yang melindungi, amanah dan adil, melaksanakan tata pemerintahan yang baik dan bersih.

Syaikh ‘Aun Mu’in Al-Qaddumi, tema: Peran Media Informasi Keagamaan dalam Membangun Kesadaran dan Budaya Bangsa: Ruang lingkup pembahasan: Konsep media dan informasi keagamaan yang mendidik, bahaya informasi dan media sosial yang destruktif dalam mempengaruhi masyarakat, perang opini, filterisasi dan perlindungan masyarakat dari bahaya-bahaya media informasi yang destruktif, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk hal-hal yang positif dan konstruktif, pengembangan sistem informasi aset umat.

Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu, tema: Pandangan Islam mengenai Pentingnya peran militer dan Kepolisian dalam bela negara dan membangun bangsa: Ruang lingkup pembahasan: Gambaran pentingnya peran militer dan kepolisian dalam ajaran dan sejarah Islam. Peran dalam menjaga kedaulatan Negara, aspek teritorial darat, laut, udara, dan sumber daya alam. Peran dalam mengantisipasi penyimpangan akidah, idiologi dan gerakan radikal, peran dalam melindungi generasi muda dari penyimpangan dan penyalahgunaan narkoba serta Penyakit masyarakat, peran dalam menjaga persatuan bangsa dan mengayomi seluruh warga negara.

Syaikh Dr. Adam Syahiduf, tema: Strategi Kerjasama Negara-Negara Muslim dalam Membangun Perdamaian Dunia: Ruang lingkup pembahasan: Konsep Islam mengenai perdamaian dunia, pola hubungan dan kerjasama antar-negara Muslim.?

Syaikh Dr. Aziz Al-Kubaythi Idrisi, tema: Penguatan Jaringan Internasional Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah: Ruang lingkup pembahasan: Persatuan global ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah, forum silaturahmi dan komunikasi gerakan, kesinambungan otoritas keilmuan, kepemimpinan gerakan sosial dan spiritual.

Syaikh Dr. Muhammad Al-Syuhumi Al-Idrisi, tema: Penguatan Jaringan Internasional Ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah: Ruang lingkup pembahasan: Persatuan global ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah, forum silaturahmi dan komunikasi gerakan, kesinambungan otoritas keilmuan, kepemimpinan gerakan sosial dan spiritual.

(Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Aswaja Ceramah Felix Siauw Lengkap

Hukum Nikah dan Poligami

Pada dasarnya hukum nikah adalah sunnah bagi mereka yang dianggap telah membutuhkannya. Baik secara biologis maupun psikologis. Karena kebutuhan itu selalu mengundang ketamkan, maka seorang laki-laki hanya diperbolehkan menikahi masksimal empat orang istri. Demikian keterangan lengkapnya dalam fathul qarib.? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ?

Nikah disunnahkan bagi mereka yang membutuhkannya. Seorang laki-laki (merdeka/bukan budak) boleh memiliki empat orang istri.

Hal ini berdasar pada firman Allah dalam surat an-Nisa’ ayat 3:

Hukum Nikah dan Poligami (Sumber Gambar : Nu Online)
Hukum Nikah dan Poligami (Sumber Gambar : Nu Online)

Hukum Nikah dan Poligami

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Maka kawinilah wanita-wanita lain yang kamu senangi dua, tiga, atau empat.

Tentang pembatasan jumlah empat orang istri bagi laki-laki muslim, hadits riwayat Abu Daud tentang cerita sahabat Wahbin al-Asady dapat dijadikan sebagai pelajaran. ? Wahbin al-Asady pernah sebercerita “saya masuk Islam, dan saat itu mempunyai istri delapan orang. Kemudian saya menceritakannya kepada Rasulillah saw. Lalu beliau bersabda: ? ? ?? ? pilihlah empat dari mereka”. (red. Ulil H)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pondok Pesantren, Nusantara, Jadwal Kajian Ceramah Felix Siauw Lengkap

Habib Syech Ingatkan Urgensi Persatuan Bangsa

Temanggung, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Menyikapi situasi saat ini, semua elemen bangsa diminta berupaya tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa. Begitu pula sikap toleran dan saling menghormati di tengah-tengah kemajemukan warga bangsa ini perlu terus ditingkatkan. Pihak-pihak yang berupaya memecah belah persatuan bangsa ini, mereka tidak paham Indonesia yang berbhinneka tunggal ika.

Demikian disampaikan Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dalam salah satu rangkaian acara peringatan hari jadi Kota Temanggung yang ke-182 bertajuk "Shalawat Akbar untuk Temanggung Damai, Bersatu dalam Kebhinekaan NKRI Harga Mati” di Alun-alun Kota Temanggung, Senin (28/11) lalu.

Habib Syech Ingatkan Urgensi Persatuan Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
Habib Syech Ingatkan Urgensi Persatuan Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

Habib Syech Ingatkan Urgensi Persatuan Bangsa

"Mari kita sama-sama bangun negeri ini dengan adab dan moral yang baik. Hormati sesama kita, sayangi yang muda, hormati yang tua. Walaupun mereka bukan muslim tapi wajib bagi kita untuk saling menghormati, tolong menolong, dan bekerja sama,” ajak Habib Syech.

Di depan ribuan warga muslim dan Syaekher mania Temanggung, Mustasyar PWNU Jawa Tengah ini juga berharap agar jangan sampai bangsa ini terpecah belah karena kepentingan sesaat. Salah satu caranya ialah dengan menjauhi media-media penebar fitnah dan kebencian.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dalam kesempatan yang sama, KH Yaqub Mubarak, Rais PCNU Temanggung yang menyampaikan ceramah saat jeda dari lantunan shalawat, di samping mengupas pentingnya orang mukmin menyerupai karakteristik lebah dalam sisi keistimewaaanya, juga mengimbau agar warga Temanggung khususnya, tidak perlu ikut dalam aksi 212 mendatang. ? ?

Sebelum doa penutup, untuk lebih memantapkan rasa nasionalisme segenap jamaah, Habib Syekh meminta seluruh hadirin turut menyayikan lagu Indonesia Raya. Acara ini dihadiri oleh Bupati Temanggung Bambang Sukarno, jajaran Kapolres Temanggung, pengurus PCNU Temanggung dan beberapa perwakilan ormas lainnya. (M. Haromain/Fathoni) ?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Habib, Nahdlatul Ulama, Lomba Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sibuk Bisnis, Negara Timur Tengah Ini Minta Imam Masjid ke Indonesia

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Kementerian Agama RI mengirimkan 14 imam masjid ke Timur Tengah atas permintaan negara Uni Emirat Arab. Tahun depan, pengiriman imam masjid akan ditingkatkan menjadi 100 orang.

Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Muhammadiyah Amin, 14 imam masjid itu diberangkatkan pada bulan ini, beberapa minggu lalu. Mereka saat ini telah bekerja sesuai dengan kontraknya. ?

Sibuk Bisnis, Negara Timur Tengah Ini Minta Imam Masjid ke Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Sibuk Bisnis, Negara Timur Tengah Ini Minta Imam Masjid ke Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Sibuk Bisnis, Negara Timur Tengah Ini Minta Imam Masjid ke Indonesia

“Mereka sudah tiba dan dipasangin baju besar. Jadi orang Arab yang kecil,” katanya di Jakarta, Kamis (24/8). ?

Menurut dia, para imam masjid itu, ketika tiba di Abu Dhabi disambut Menteri Wakaf negara tersebut. Kemudian mereka ditempatkan sesuai daerah yang ditentukan. Selama mereka menjalankan tugas itu, tiap bulan, mendapatkan upah sekitar 20-30 juta rupiah.? ? ?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Muhammadiyah menambahkan, para imam yang dikirim ke negara tersebut harus hafal Al-Qur’an antara 20 sampai 30 juz. ?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ketika ditanya sebab negara Timur Tengah itu sampai meminta imam ke Indonesia, Muhammadiyah memperkirakan, di negara tersebut bukan karena kekurangan imam masjid, tapi mereka terlalu sibuk dengan urusan bisnis.

Kedua, kata dia, Indonesia dikenal juga sebagai pembaca-pembaca dan penghafal Al-Qur’an yang fasih dan merdu.Sehingga mereka tertarik memilih imam dari Indonesia.

“Ini satu kebanggaan buat kita,” lanjutnya. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kajian, Anti Hoax Ceramah Felix Siauw Lengkap