Selasa, 23 Juni 2015

Wajibkah Mengganti Shalat Setelah Dibius Total?

Datangnya penyakit adalah sesuatu yang tidak diharapkan. Namun ada orang-orang yang mendapat musibah penyakit berat. Bahkan beberapa penyakit ini kadang mengharuskan pengidapnya untuk menjalani operasi.

Operasi pembedahan berdasarkan skala tindakannya dibagi menjadi dua, yaitu operasi bedah kecil (minor) dan besar (mayor). Pada pembedahan minor, seperti pada khitan, menjahit sayatan luka, atau pengambilan kutil, pembiusan dilakukan adalah dengan pembiusan (anestesi) lokal. Pasien tetap dibiarkan sadar, namun hanya pada bagian kecil tertentu dari tubuh yang dihilangkan rasa sakitnya.

Wajibkah Mengganti Shalat Setelah Dibius Total? (Sumber Gambar : Nu Online)
Wajibkah Mengganti Shalat Setelah Dibius Total? (Sumber Gambar : Nu Online)

Wajibkah Mengganti Shalat Setelah Dibius Total?

Kemudian pada operasi besar, seperti pada operasi kelahiran caesar, amputasi, kerap diperlukan pembiusan sebagian anggota tubuh yang melumpuhkan anggota badan tertentu. Bahkan pada operasi terkait organ tubuh bagian dalam dan skala yang besar, kerap digunakan pembiusan total yang menghilangkan kesadaran pasien.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Metode pembiusan total ini beragam, ada yang melalui pernapasan atau melalui pembuluh darah. Setiap metode dan jenis obat bius yang digunakan memiliki indikasi dan cara kerjanya masing-masing dalam tubuh. Sebelum tindakan operasi besar, baik total atau sebagian anggota tubuh, kerap diberikan obat-obat premedikasi yang memberikan rasa nyaman serta menyiapkan kondisi fisik pasien untuk operasi.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Obat bius yang menghilangkan kesadaran ini digolongkan sebagai obat hipnotik. Setelah dibius secara total, sesuai masa cara kerja obat maka dalam waktu tertentu pasien yang usai dioperasi diharapkan kembali tersadar, meskipun tetap harus dalam pengawasan agar pulih kembali.

Dalam sekian jenis tindakan bedah besar ini, kerap memakan waktu berjam-jam, yang melampaui waktu-waktu shalat wajib. Bagaimana status shalat pasien yang ditinggalkan tersebut?

Para ulama kerap menggolongkan masalah ini terkait syarat wajib shalat, yaitu status berakal bagi mukallaf (orang yang memiliki kewajiban suatu ibadah). Imam An-Nawawi dalam karyanya Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab mengomentari perihal obat bius yang menghilangkan akal ini.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Diperbolehkan meminum (mempergunakan) obat yang menghilangkan akal untuk kebutuhan tertentu. Jika akal hilang sebab obat tersebut, maka ia tidak harus mengganti shalatnya setelah siuman, karena akal yang hilang itu bukan karena sesuatu atau tindakan yang diharamkan.”

Dari keterangan di atas, maka penggunaan obat bius hipnotik dapat dibenarkan atas indikasi tertentu, serta sang pasien tidak berkewajiban mengganti shalatnya setelah siuman. Tindakan anestesi tersebut tentu harus berada dalam pengawasan dokter dan tenaga kesehatan lain.

Obat-obat bius adalah jenis-jenis obat yang perlu digunakan dengan petunjuk tenaga kesehatan profesional, serta tidak bisa digunakan sembarang orang, alih-alih dijual bebas. Karena itulah penggunaan obat anestesi ini diperbolehkan dalam dosis tertentu dan indikasi yang ketat. Dengan demikian, seorang yang terlewat shalatnya akibat pembiusan total tidak wajib mengganti shalatnya. Wallahu a’lam. (Muhammad Iqbal Syauqi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Internasional, Nahdlatul Ulama, Kajian Sunnah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sabtu, 20 Juni 2015

Cara Melaporkan Akun dan Situs Radikal di Internet agar Diblokir

Kementerian Komunikasi dan Informatika baru-baru ini memblokir beberapa akun dan situs online setelah melakukan pengawasan dan menerima laporan dari masyarakat. Laporan terkait dengan konten media tersebut yang terindikasi mendukung secara jelas aksi teror, khususnya yang terjadi di Jalan MH Thamrin, 14 Januari 2016 kemarin lalu.

Sebagaimana dilaporkan dalam laman resminya, untuk kategori media sosial Kementerian Kominfo telah memblokir tiga akun Facebook, dua akun Twitter, dan sebuah telegram yang sudah terang pro terhadap aksi bom di sekitar Gedung Sarinah tersebut. Kementerian Kominfo juga telah memblokir sedikitnya 11 website berkenaan dengan tragedi itu.

Cara Melaporkan Akun dan Situs Radikal di Internet agar Diblokir (Sumber Gambar : Nu Online)
Cara Melaporkan Akun dan Situs Radikal di Internet agar Diblokir (Sumber Gambar : Nu Online)

Cara Melaporkan Akun dan Situs Radikal di Internet agar Diblokir

Kementerian Kominfo mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung penanganan akun-akun media sosial juga situs-situs di internet yang terbukti mendukung aksi kekerasan atau terorisme. Caranya cukup mudah, hanya dengan malaporkannya melalui email aduankonten@mail.kominfo.go.id, dan pihak Kementerian Kominfo akan menindaklanjuti.

Laporan akan lebih efektif bila mencantumkan link, serta sejumlah bukti data secara terperinci yang benar-benar menjadi keberatan pelapor dan diperkirakan berdampak buruk bagi kepentingan publik. Data bisa berupa rekaman tampilan layar (screenshot) atau keterangan yang padat dan jelas.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selain situs dan akun radikal di internet, Kementerian Kominfo juga bertanggung jawab terhadap pemblokiran situs-situs pornografi, perjudian, perdagangan orang, transaksi narkoba, dan situs-situs merugikan lain yang disalahgunakan. (Mahbib)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Berita, Lomba, Pendidikan Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kamis, 11 Juni 2015

Ratusan Warga Solo Berebut Gunungan Grebeg Besar

Solo, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Ratusan warga turut dalam kemeriahan acara Grebeg Besar yang digelar di Masjid Agung Surakarta, Jawa Tengah, Ahad (5/10). Mereka tampak antusias mengikuti acara dan berebut dua gunungan yang dikirab dari Keraton Surakarta.

Ratusan Warga Solo Berebut Gunungan Grebeg Besar (Sumber Gambar : Nu Online)
Ratusan Warga Solo Berebut Gunungan Grebeg Besar (Sumber Gambar : Nu Online)

Ratusan Warga Solo Berebut Gunungan Grebeg Besar

Sebelumnya, dua gunungan, yakni gunungan jaler (laki-laki) dan gunungan estri (perempuan) dikirab dari dalam keraton menuju Masjid Agung Surakarta. Sesampainya di masjid, dua gunungan lantas didoakan. Usai doa, gunungan langsung menjadi rebutan masyarakat.

Pengageng Keraton, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Puger, menjelaskan Grebeg Besar merupakan agenda tahunan untuk mengingatkan adanya cerita Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam sejarah Islam.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Tradisi ini merupakan syiar Islam, karena keraton ini kan merupakan kerajaan Islam,” terangnya.

Lebih lanjut, Puger menerangkan, dua gunungan dikirab, yakni gunungan laki-laki dan perempuan. Hal ini melambangkan penyelamatan alam semesta dilakukan oleh laki-laki dan perempuan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Ini kan wilujengan yang artinya selamatan. Ini perintah menyelamatkan alam yang kemudian disimbolkan laki-laki dan perempuan,” terangnya. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap AlaSantri, Kajian Sunnah, Halaqoh Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 07 Juni 2015

Khataman Al-Quran Awali Haul Gus Dur di Ciganjur

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Khataman Al-Quran 30 juz mengawali rangkaian peringatan Haul ke-6 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang berpusat di rumah keluarga di Jalan Warung Sila 10 Ciganjur Jakarta Selatan sejak Sabtu (26/12) pagi. Khataman bil ghoib (hafalan) diadakan di lima titik.

Grup pertama mengkhatamkan Al-Quran di Masjid Al-Munawwarah depan rumah keluarga. Mereka adalah para hafidz dari Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ) Jakarta dan Jamiyyatul Qurra wal Huffadz (JQH) NU Depok dan santri Pesantren Ciganjur.

Khataman Al-Quran Awali Haul Gus Dur di Ciganjur (Sumber Gambar : Nu Online)
Khataman Al-Quran Awali Haul Gus Dur di Ciganjur (Sumber Gambar : Nu Online)

Khataman Al-Quran Awali Haul Gus Dur di Ciganjur

Dua grup penghafal putri dari Institul Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta mengkhatamkan Al-Quran di rumah keluarga Gus Dur. Dua grup lainnya di gedung SDIT Abdul Wahid Hasyim dan asrama Pesantren Ciganjur.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Khataman Al-Quran berlangsung sampai Sabtu malam menjelang acara puncak peringatan Haul ke-6 Gus Dur.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menurut Ketua Tamir Masjid Al-Munawarah H Syaifullah Amin, khataman A-Quran ini rutin diadakan sejak haul pertama Gus Dur.

"Setiap bulan atau tepatnya di malam Rabu Pahing atau hari kelahiran Gus Dur juga diselenggarakan khataman Al-Quran bil ghoib 30 juz," kata Amin.

Ditambahkan, tradisi khataman Al-Quran ini dirintis oleh murid Gus Dur sekaligus pemangku pertama Pesantren Ciganjur KH Muhammad Musthofa dan istrinya Lilik Ummi Kaltsum, dua-duanya penghafal Al-Quran, sejak Gus Dur masih ada dan berlanjut sampai sekarang.

Sementara itu puncak acara Haul ke-6 Gus Dur Sabtu malam akan dihadiri KH Maruf Amin, KH Hasyim Muzadi, KH Said Aqil Siroj, Habib Luthfi, serta sejumlah kiai dan habaib, pejabat pemerintahan dan tokoh lintas agama. (Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kajian Islam, AlaSantri, Nasional Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sabtu, 06 Juni 2015

Komisi Qonuniyah Bahas Syiah, Kawin Siri sampai Sekolah Non-Muslim

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Komisi Bahtsul Masail Qonuniyah yang membahas perundang-undangan, Selasa (7/4) mengadakan focus group discussion (FGD) menyangkut masalah RUU Perlindungan Umat Beragama, masalah perkawinan dan haji. Hadir sebagai narasumber Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Masykuri Abdillah dan Dirjen Bimas Islam Machasin.

Komisi Qonuniyah Bahas Syiah, Kawin Siri sampai Sekolah Non-Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)
Komisi Qonuniyah Bahas Syiah, Kawin Siri sampai Sekolah Non-Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)

Komisi Qonuniyah Bahas Syiah, Kawin Siri sampai Sekolah Non-Muslim

Tema mengenai perlindungan umat beragama termasuk masalah yang mengundang pro kontra. Prof Masykuri menjelaskan, masalah yang banyak diperdebatkan adalah mengenai menodaan agama dan penafsiran diluar mainstream aliran utama. Dari sinilah akhirnya mengemuka persoalan yang menyangkut aliran Syiah, Ahmadiyah, sekolah non Muslim yang tidak mengajarkan agama Islam bagi siswa Muslim, dan lainnya. Persoalan perkawinan yang dibahas mencakup kawin siri dan isbath nikah.

Mengenai masalah Syiah, para peserta dan narasumber umumnya berpendapat, banyak persamaan antara sunni dan syiah. Di Arab Saudi pun juga terdapat pengikut Syiah. Yang menjadi persoalan adalah ketika pengikut syiah mencela para sahabat nabi yang sangat dihormati oleh kelompok sunni. Maka jika hal ini terjadi, bisa masuk ranah penistaan terhadap agama. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Mengenai pendirian rumah ibadah, Masykuri menjelaskan sebenarnya, Indonesia paling mudah pendirian rumah ibadah dibandingkan dengan negara-negara lain, termasuk Eropa dan Amerika Serikat. Mengutip data BPS tahun 2010 ia mengungkapkan bahwa kelompok minoritas di Indonesia berjumlah 12.69 persen, tetapi persentase rumah ibadahnya mencapai 23.5 persen. 

Jumlah gerja Kristen dan Katolik di Indonesia mencapai 61.756, terbesar ketiga setelah AS dan Brasil sementara rasio jumlah gereja dengan pemeluk Kristen di Indonesia tertinggi di dunia, yakni 1:327 dibandingkan dengan AS (sekitar 1:745), Inggris (sekitar 1:850) dan Italia (sekitar 1:2047).

Masykuri yang menjadi sekretaris Wantimpres era SBY ini menjelaskan, ia seringkali menerima perwakilan gereja dari Barat yang mengeluhkan pendirian rumah ibadah di Indonesia, tetapi setelah ia menyampaikan data-data tersebut diatas, banyak diantara mereka yang terkejut, ternyata informasi yang mereka terima selama ini hanya satu pihak. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Masykuri yang lulusan doktor dari Jeman ini menjelaskan, negara-negara Eropa yang selama ini dipersepsikan sangat bebas, ternyata memiliki regulasi yang ketat dalam pengaturan kehidupan beragama  termasuk pendirian rumah ibadah. Ia menunjukkan data, di Italia, dengan jumlah muslim 1.583.000 sampai saat ini hanya diizinkan berdiri 3 masjid (1:527.666), Inggris, dengan jumlah Muslim sekitar 2.869.000 jumlah masjid sekitar 1400 (1:2.049), Jerman dengan jumlah Muslim 4.119. 000 jumlah masjid sekitar 2.500 (1:1.647) , sedangkan di Amerika Serikat, dengan jumlah Muslim 2.350.000 jumlah masjid sekitar 2.100 (1:119). Bahkan di Slovakia dan Slovania sampai sekarang umat Islam belum diizinkan mendirikan masjid. 

Diskusi yang berkembang adalah, NU selama ini telah berjuang membantu minoritas, tetapi disisi lain, perlindungan terhadap dirinya sendiri kurang. Salah satu contohnya adalah sulitnya siswa Muslim yang belajar di sekolah non Muslim untuk mendapatkan pendidikan agama Islam, padahal amanah UU Pendidikan menetapkan bahwa peserta didik harus mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan keyakinannya. 

Prof Machasin menambahkan soal nikah siri yang sekarang ini masih banyak yang terjadi. Terdapat dua motif, pertama adalah karena tradisi. Pernikahan dirayakan tetapi tidak dicatatkan di KUA sementara motif kedua karena sengaja ingin menyembunyikan pernikahannya. Mereka yang menikah siri karena tradisi dicarikan solusi melalui isbath nikah. 

Kasus yang diungkapkan diantaranya mengenai banyaknya TKW di luar negari yang meminta isbath nikah dengan pasangan baru mereka di luar negari karena dianggapnya suami yang masih tinggal di Indonesia sudah tidak menunaikan tanggung jawabnya selama lebih dari tiga bulan karena mereka telah meninggalkan Indonesia antara satu sampai dua tahun sebelum mengajukan pernikahan dengan pasangan baru.

Menurutnya, hal ini barangkat dari penggunaan tafsir fikih klasik yang menyatakan, seorang istri yang ditinggalkan suaminya lebih dari tiga bulan dengan tidak diberi nafkah lahir dan batin sudah dianggap cerai. Dalam konteks kekinian, baik menikah atau cerai, harus disertai dengan akta cerai sebagai bukti berakhirnya hubungan pernikahan. Ia menyampaikan perlunya negara turun tangan untuk kemaslahatan umat. (mukafi niam) 

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap AlaNu, Kajian, Halaqoh Ceramah Felix Siauw Lengkap