Senin, 27 Februari 2017

Habib Syech: Jauhkan Anak dari Media Provokatif!

Yogyakarta, NU Onlne. Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf mengimbau kepada para orang tua untuk menjauhkan anak dari sumber-sumber pemberitaan yang provokatif. Menurutnya, kini sedang marak media beriisi muatan yang memicu rasa tidak senang satu sama lain.

"Media jangan jadi provokator, beritanya selalu membuat tidak senang kita,” ujarnya di sela rangkaian gema shalawat dalam acara bertajuk Peringatan Tahun Baru Islam 1436 H dan Peringatan Hari Pahlawan, Sabtu (8/11), bersama syekhermania (sebutan pecinta Habib Syech) baik dari Yogyakarta dan daerah sekitarnya.

Habib Syech: Jauhkan Anak dari Media Provokatif! (Sumber Gambar : Nu Online)
Habib Syech: Jauhkan Anak dari Media Provokatif! (Sumber Gambar : Nu Online)

Habib Syech: Jauhkan Anak dari Media Provokatif!

Dalam acara yang diselenggarakan di Alun-alun Kidul, Yogyakarta,  itu hadir pula perwakilan dari TNI Aangkata Darat, TNI Angkatan Udara, dan Polri, serta jajaran pemerintah kota maupun provinsi.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Habib Syech menegaskan bahwa urusan anak bukan urusan utama Polri maupun TNI, melainkan para orang tua. Ulama asal Solo itu berpesan agar orang tua bisa merawat anak-anak mereka dengan sebaik-baiknya.

“Lihat saja penelitian para peneliti, 70 persen anak-anak SMP sudah melihat hal-hal yang berbau porno,” tuturnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menurut Habib Syech, hal-hal yang perlu diperhatikan orang tua dalam mendidik anak, antara lain memastikan aktivitas ngaji mereka, mengenalkan terhadap tokoh-tokoh teladan, mendampingi saat menonton televisi, memberikan makanan halal dan baik, mendekatkan mereka

dengan orang-orang shalih, mengakrabkan mereka dengan pribadi Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, Habib Syech di sela-sela mauidhahnya juga mengajak generasi muda Indonesia untuk meniru perjuangan para pahlawan, baik pahlawan nasional maupun pahlawan kaum muslimin sejak zaman Nabi. Ia bersyukur salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, KH. Abdul Wahab Chasbullah telah dinobatkan menjadi Pahlawan Nasional Indonesia beberapa waktu yang lalu. (Zizid El-Salam/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nusantara, Hikmah, News Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 26 Februari 2017

Ali Masykur Yakin PBNU Berharap pada PKB-nya

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Ali Masykur Musa, ketua umum PKB hasil Muktamar Luar Biasa (MLB) Gus Dur pada 30 April-1 Mei di Ponpes Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor yakin bahwa keberadaan PKB yang dipimpinnyalah yang memperoleh perhatian dan menjadi harapan PBNU.

Hal ini terbukti dari kehadiran dua ketua PBNU dalam acara pembukaan MLB tersebut, yaitu KH Masdar F Mas’udi dan Dr Andi Jamaro Dulung. “PBNU yang hadir dalam membukaan sebagai wujud komitmen dan perhatian, masih berharap pada PKB-nya Gus Dur,” katanya seusai terpilih sebagai ketua umum.

Ali Masykur Yakin PBNU Berharap pada PKB-nya (Sumber Gambar : Nu Online)
Ali Masykur Yakin PBNU Berharap pada PKB-nya (Sumber Gambar : Nu Online)

Ali Masykur Yakin PBNU Berharap pada PKB-nya

Ali Masykur sangat yakin pelaksanaan MLB ini telah melahirkan optimisme baru, dan semangat baru untuk memenangkan pemilu 2009. Beberapa langkah yang akan diambil untuk mengembalikan soliditas PKB diantaranya adalah mengkohesifkan kembali pendukung tradisional dari Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) yang secara kultural dan aspiratif memiliki hubungan karena PKB didirikan oleh PBNU.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Dengan MLB ini semuanya sudah tuntas. Kita akan merapatkan barisan, insyaallah, saya cukup waktu untuk mengembalikan balung pisah yang selama ini bertanya-tanya,” katanya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Konsolidasi dengan kiai kampung yang selama ini aktif diselenggarakan oleh Gus Dur juga akan terus ditingkatkan. “Yang berada di grass root langsung adalah para kiai yang membina dan membimbing masyarakat kita,” tandasnya.

Potensi swing footer atau pemilih yang kecewa pada partai lain juga akan dikembangkan. Ini terutama golongan pluralis yang selama ini dikembangkan Gus Dur. “Di NTT dan Sulawesi Utara ada semangat dan kegairahan baru untuk mendapatkan kursi di parlemen dan mendapatkan suara yang menjanjikan,” ujarnya.

Selain itu, pemilih pemula yang jumlahnya sekitar 17 juta juga akan mendapat perhatian khusus. “Kita akan membuat sayap khusus untuk pemilih pemula dengan gaya dan sentuhan anak muda, gaul dan bersenyawa dengan ritme dan denyut nadi anak muda,” paparnya.

Dalam pidato perkenalannya, Ali Maskur juga menegaskan akan menaati dan mematuhi perintah dan ajaran Ketua Umum Dewan Syuro PKB KH Abdurrahman Wahid. Sejumlah Ketua umum PKB yang dipecat dianggap telah melanggar aturan yang digariskan dewan syuro PKB sebagai pemimpin tertinggi partai. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ubudiyah, Makam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 20 Februari 2017

Asrorun Niam Kembali Terpilih sebagai Ketua KPAI

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Mantan Ketua PP IPNU Asrorun Niam Sholeh kembali terpilih sebagai Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Melalui rapat pleno KPAI yang diselenggarakan Jumat (25/9) sore, ia ditetapkan akan memimpin KPAI untuk periode 2015 - 2017.

Asrorun Niam terpilih secara aklamasi dalam rapat pleno tersebut, setelah sebelumnya ada nominator lain yg sempat diusulkan, yaitu Putu Elvina dan Budiharjo.

Asrorun Niam Kembali Terpilih sebagai Ketua KPAI (Sumber Gambar : Nu Online)
Asrorun Niam Kembali Terpilih sebagai Ketua KPAI (Sumber Gambar : Nu Online)

Asrorun Niam Kembali Terpilih sebagai Ketua KPAI

"Dalam rapat pleno tadi, Ketua KPAI incumbent terpilih secara aklamasi", jelas Kepala Subbagian Humas KPAI Tuti Ernawati kepada wartawan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pemilihan pimpinan tersebut dilakukan sebagai respon atas dinamika perlindungan anak yg semakin kompleks. Di samping itu, ini juga seiring dg direvisinya UU Perlindungan Anak.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dalam pemilihan berikutnya, terpilih dua wakil ketua baru yaitu Putu Elvina serta Susanto. Sedang untuk posisi sekretaris, setelah dilakukan voting, maka terpilih Rita Pranawati sebagai sekretaris baru menggantikan Erlinda.

Meski UU perlindungan anak sudah berumur hampir 13 tahun, namun faktanya pelanggaran hak anak masih tinggi dan kompleks. Beragam kasus terus terjadi dengan berbagai modus dan polanya, sementara di pihak lain, tak semua norma dan kebijakan baik di pusat maupun daerah sensitif hak anak. Kondisi ini diperlukan advokasi yg strategis dan pemajuan kebijakan perlindungan anak.

Dalam rangka penyegaran kinerja dan peningkatan implementasi program, KPAI melakukan reposisi kepemimpinan.

Hasil lengkap pleno pemilihan pimpinan KPAI, yang dilaksanakan hari ini Jumat, tgl 25 September 2015, sebagai berikut:

Ketua: Dr. H. Asrorun Niam Soleh, MA.

Wakil Ketua: Putu Elvina, S.Psi.

Wakil Ketua: Susanto, MA. Sekretaris: Rita Pranawati, MA.

Anggota: Dr. Budiharjo, M.Si. Maria Ulfah Anshor, M.Si., Dr. Titik Haryati, M.Pd., Maria Advianti, SP., Erlinda, M.Pd.

(Red: Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Khutbah, Humor Islam, IMNU Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 19 Februari 2017

NU Tarik Garis Batas antara Ujaran Kebencian dan Amar Makruf-Nahi Munkar

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail PBNU KH Mahbub Maafi Ramdhan membacakan hasil musyawarah komisi bahtsul masail ad-dinyah maudhu‘iyah pra-Munas NU 2017 terkait ujaran kebencian (hate speech). Forum ini memutuskan bahwa amar makruf dan nahi munkar tidak bisa disandingkan dengan ujaran kebencian.

Demikian disampaikan Kiai Mahbub Maafi di akhir pembahasan ujaran kebencian (hate speech) pada bahtsul masail pra-Munas NU 2017 di Pesantren Al-Muhajirin 3, Purwakarta, Sabtu (10/11) sore.

NU Tarik Garis Batas antara Ujaran Kebencian dan Amar Makruf-Nahi Munkar (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Tarik Garis Batas antara Ujaran Kebencian dan Amar Makruf-Nahi Munkar (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Tarik Garis Batas antara Ujaran Kebencian dan Amar Makruf-Nahi Munkar

Sidang untuk komisi ini dipimpin oleh Wakil Katib Syuriyah PWNU Jatim KH Muhibbul Aman yang didampingi KH Najib Bukhori.

“Amar makruf dan nahi munkar tidak boleh menggunakan ujaran kebencian,” kata Kiai Mahbub.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Forum ini sepakat bahwa ujaran kebencian yang tampak marak di media sosial, khotbah Jumat, dan tabligh-tabligh akbar itu merupakan salah satu bentuk kemunkaran yang harus dicegah.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Selama ini banyak orang berdalih bahwa ujaran kebencian yang dilakukan sekelompok dai merupakan amar makruf dan nahi munkar. Padahal amar makruf harus bil makruf dan nahi munkar harus bil makruf. Jangan sampai amar makruf dan nahi munkar menggunakan kemunkaran, yaitu ujaran kebencian. Jadi ini terkait cara,” kata Kiai Mahbub.

Forum bahtsul masail pra-munas ini diadakan dalam rangka menyempurnakan sejumlah konsep untuk dibawa ke forum Munas NU 2017.

“Kita menjaring masukan. Putusan finalnya nanti pada forum Munas NU di Lombok akhir November,” kata Ketua Panitia Komisi Bahtsul Masail Munas NU 2017 KH Mujib Qaliyubi kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Santri Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sabtu, 18 Februari 2017

Di Mata Santri, Kiai Kholil Sosok Alim dan Intelek

Jepara, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Nahdliyyin Kabupaten Jepara, Kamis (4/9) malam berduka. Lantaran Rais Syuriah PCNU Kabupaten Jepara, KH Ahmad Kholil pukul 20.40 WIB menghembuskan nafas terakhir di RS Telogorejo Semarang. Duka tersebut membawa kesedihan bagi umat umumnya dan khususnya bagi para santri.

Saat Ceramah Felix Siauw Lengkap menyambangi kediamannya pukul 22.30 WIB jenazah pengasuh pesantren Al-Falah Desa Bakalan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ini belum dipulangkan. Namun di pesantren yang lokasinya berada di Jalan Raya Gotri Welahan tampak ratusan jamaah mengerumuni kediamannya.

Di Mata Santri, Kiai Kholil Sosok Alim dan Intelek (Sumber Gambar : Nu Online)
Di Mata Santri, Kiai Kholil Sosok Alim dan Intelek (Sumber Gambar : Nu Online)

Di Mata Santri, Kiai Kholil Sosok Alim dan Intelek

Tak hanya masyarakat 500 santri putra-putri mukim sudah tak sabar menanti kehadiran jenazah almarhum. Kurang lebih 1.5 jam perjalanan keluarga dan mobil jenazah dari Semarang ke Jepara. Sampai di pesantren, ratusan santri yang sudah berjubel di pesantren meluapkan isak tangis dan terharu atas kepergian Kiai ke rahmatullah.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sampai dikediamannya, ratusan pentakziyah yang hadir menyalatkan dan membacakan tahlil untuk kepergian almarhum. Jum’at (5/9) pagi kiai kharismatik kelahiran Jepara 1 Juli 1942 itu dikebumikan di makam Syaikhona desa Bakalan berjarak 300 meter dari kompleks pesantren. Setidaknya, 23 kali almarhum dishalatkan di aula pesantren dan masjid Baitus Salam desa Bakalan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Di mata Santri

Menurut pandangan santri, suami dari Nyai Sholihatun itu merupakan sosok yang alim dan amil. Hal itu sebagaimana diuraikan Ansori. “Kiai Kholil jika menyuruh memberi tauladan terlebih dahulu,” kenangnya.  

Kealiman perintis pesantren Al-Falah itu juga ditunjukkan dalam kehati-hatiannya dalam berbicara. Santri yang menetap 11 tahun itu menyebutkan setiap perkataan yang diucapkan kiai mendasar karena akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.

Hal lain disampaikan Badiul Hadi. Menurut mantan aktivis Lakpesdam NU Jepara itu Kiai Kholil sosok santun dan bijaksana. Ia menyontohkan saat Mukercab NU Kiai tidak lantas memutuskan suatu hal namun pernyataan-pernyataan dari peserta musyawarah ditampung. Kesepakatan lanjutnya, berdasar hasil musyawah yang didasari menghormati orang lain.

Ansori menambahkan lelaki yang wafat di usia 72 tahun itu diamanati sejumlah tanggung jawab semisal Mursyid Thariqah, Rais Syuriah PCNU, Dewan Pembina Yaptinu, Baznas Jepara dan Dewan Mufti Indonesia.

Kiai yang mengaji dengan KH Muslim (Jepara) hal syariat, KH Muslih (Mranggen) bab thariqah dan qur’an dengan KH Arwani (Kudus) lanjut santri asal Desa Batu Kali itu telah menyusun kitab semisal Sabilul Huda berisi amaliah NU dan Qolbil Qur’an isinya intisari al-Qur’an.  

Hal lain yang patut diapresiasi tatkala Kiai memperoleh penghargaan dari IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bidang toleransi agama. “Waktu itu, Kiai mendirikan masjid di tengah-tengah pemukiman nasrani desa Samigaluh Kulon Progo Yogyakarta,” jelas Ansori.

Kini, almarhum meninggalkan istri Nyai Sholihatun dan 1 putri Nurul Hikmah (2). Kiai juga mewariskan beberapa unit di Yayasan Al-Falah Kalinyamatan diantaranya pesantren putra-putri, balai pengobatan, koperasi, madrasah diniyyah, tarbiyah thoriqoh qodiriyah wanaqsabandiyah, Madrasah Ibtidaiyyah Terpadu, wajar dikdas, kejarpaket dan ma’had ali. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Fragmen, AlaSantri,Attijani Ceramah Felix Siauw Lengkap

PBNU Dukung Wanita TNI/Polri Berjilbab

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Wacana tentang bolehnya penggunaan jilbab bagi wanita TNI dan Polri mendapat banyak dukungan. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga menyambut baik usulan ini karena sesuai dengan syariat Islam.

“Kita mendukung penggunaan jilbab bagi wanita TNI dan Polri agar mereka bisa melaksanakan ketentuan agama dengan baik,” kata Rais Syuriyah PBNU KH Hafidz Utsman di Gd. PBNU, Senin (16/12).

Meskipun demikian, model dan ketentuan jilbab tersebut harus mendukung tugas dan peran yang mereka jalankan. “Tentu berbeda model jilbab bagi mereka yang bertugas di lapangan dengan mereka berada di kantor,” imbuhnya.

PBNU Dukung Wanita TNI/Polri Berjilbab (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Dukung Wanita TNI/Polri Berjilbab (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Dukung Wanita TNI/Polri Berjilbab

Wacana wanita TNI boleh berjilbab muncul pertama kali saat ada siding fit and proper test bagi panglima TNI. Saat itu, salah satu anggota DPR menanyakan calon panglima TNI Djoko Santoso apakah anggota wanita TNI diperbolehkan berjilbab. Djoko sendiri menyatakan tidak ada larangan berjilbab bagi anggota Wanita TNI.

Sebenarnya, penggunaan jilbab bagi anggota wanita TNI/Polri sudah diberlakukan di Aceh yang menerapkan syariat Islam. Saat ini ketentuan pakaian yang berlaku secara nasional bagi perempuan TNI/Polri adalah celana panjang dan rok. (mkf)

Ceramah Felix Siauw Lengkap



Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pemurnian Aqidah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 14 Februari 2017

Anggota Banser Ini Langsungkan Upacara Pernikahan ala Militer

Pati, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Pernikahan salah seorang anggota Banser Jakenan Kabupaten Pati menjadi sebuah acara yang sangat berkesan. Pasalnya pernikahan anggota Banser ini layaknya pernikahan seorang prajurit TNI. Dengan pengawalan 30 personel Banser Jakenan, upacara pernikahan berlangsung dengan sukses, Ahad (18/9) malam.

Acara ini terselenggara atas izin dan koordinasi pengurus GP Ansor dan Banser Jakenan kepada pengurus GP Ansor Pati. Salah seorang Banser Jakenan Siswanto ditunjuk untuk memandu jalannya proses pernikahan salah seorang anggota Banser sesuai dengan pernikahan ala TNI.

Anggota Banser Ini Langsungkan Upacara Pernikahan ala Militer (Sumber Gambar : Nu Online)
Anggota Banser Ini Langsungkan Upacara Pernikahan ala Militer (Sumber Gambar : Nu Online)

Anggota Banser Ini Langsungkan Upacara Pernikahan ala Militer

"Saya sangat bangga menjadi anggota Banser. Saya sengaja memakai pakaian kebesaran Banser untuk menghormati para pendiri dan penegak NU bahwa saya memang tentaranya NU," kata Puji Riyanto, anggota Banser mempelai kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap di kediamannya, Ahad (18/9).

Ia memang sengaja mengenakan pakaian kebesaran Banser untuk menghormati para pendiri dan penegak NU. Dia ingin membuktikan bahwa dirinya salah satu tentara dan garda terdepan bagi NU.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dukungan sebagai Banser tidak hanya dating dari kesatuannya di Satkoryon Jakenan, namun istrinya telah rela dan mendukung sepenuhnya terhadap Puji untuk selalu khidmat dan aktif di Banser.

"Alhamdulilah istri saya juga sangat mendukung saya aktif di Banser. Jadi khidmat saya kepada NU tidak berubah sekalipun sudah menikah," imbuh alumni Diklatsar Pucakwangi dan Susbalan Rembang ini.

Menurut Kasatkorcab Banser X-7 Pati Ahmad Imam Syafii, pernikahan ala Banser ini merupakan sebuah momen yang sangat penting untuk memberikan contoh kepada Banser lain agar dalam kesatuan Banser tumbuh semangat dan rasa nasionalisme pada NU dan NKRI.

“Dengan contoh pernikahan ini akan memberikan nilai positif bagi orang lain dalam lingkup NU yang masih ragu pada satuan Banser sebagai tentara NU yang solid,” kata Syafi’i. (Hasanudin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Tegal Ceramah Felix Siauw Lengkap

KH Luqman Hakim Sampaikan Manajemen Sufi untuk Keshalehan Profesional

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Persaudaraan Profesional Muslim (PPM) aswaja menyelenggarakan kajian Islam yang menyasar kaum muda pekerja di kawasan Jabodetabek, Rabu (5/10) di Kafe Sere Manis lantai 3 Sabang, Jakarta Pusat dan kajian tersebut dipimpin oleh KH Luqman Hakim yang dikemas dalam program Kongkow Sufi.

KH Luqman Hakim Sampaikan Manajemen Sufi untuk Keshalehan Profesional (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Luqman Hakim Sampaikan Manajemen Sufi untuk Keshalehan Profesional (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Luqman Hakim Sampaikan Manajemen Sufi untuk Keshalehan Profesional

Menurut Kiai Luqman, bagi kalangan profesional dan masyarakat perkotaan yang sibuk seperti di Jakarta, banyak umat muslim yang terjebak dalam kelalaian mengejar harta secara berlebihan termasuk tidak mempedulikan kehalalannya.?

“Bahkan tidak sadar memasuki pola hidup hedonisme yang banyak mengandung mudharat baik bagi dirinya pribadi maupun masyarakat sekitarnya,” jelas Pakar Tasawuf ini.

Menurut survei yang diselenggarakan di salah satu perusahaan BUMN besar di Indonesia menyatakan, bahwa beberapa etos kerja dan motivasi karyawan pada umumnya adalah untuk memperoleh gaji yang besar, karier yang meningkat, dan fasilitas yang bagus.?

“Hal ini menimbulkan keresahan, kekhawatiran, dan tekanan hati karena usaha keras yang terputus dari keikhlasan pada ketentuan Allah,” ujarnya kepada komunitas pengajian kaum profesional selepas jam kerja untuk melakukan recharge rohaniah di tengah kesibukan dan keruwetan pekerjaan keseharian.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dalam menghadapi hal di atas, profesional muslim memerlukan hati yang teraktivasi, hati yang hidup, yang selalu berdisiplin untuk kokoh dan berpegang teguh pada keyakinan kekuasaan Allah.?

Sehingga selalu disiplin untuk mengambil keputusan-keputusan yang benar dengan tidak mengikuti pertimbangan nafsu. Namun melalui pertimbangan mata hati yang mampu melihat yang benar dan salah maupun halal dan haram.

Acara Kongkow Sufi, sebagaimana disampaikan oleh Koordinator Acara, Mukhlisin Akhlis, diadakan setiap bulan pada Rabu pertama, di lokasi yang sama untuk mendengarkan tausiyah sufistik.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Tema-tema bulanan sufistik ? untuk profesional dan masyarakat perkotaan muslim telah dikemas selama periode setahun dengan tema besar “Manajemen Sufi untuk Kesalehan Profesional” yang disampaikan kepada jamaah.?

Dalam acara tersebut, dibuka peluang bagi para peserta untuk menyampaikan konsultasi pribadi untuk memperoleh motivasi dan arahan dari pengasuh secara langsung. (Usma/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Humor Islam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 13 Februari 2017

Gelar Kongres Bulan Ini, Muslimat NU Sowan PBNU

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap?



Muslimat Nahdlatul Ulama akan menggelar kongres ke-XVII di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta pada tanggal 23 sampai 27 November. Hajatan bertema Dengan semangat Islam Nusantara, kita wujudkan Indonesia damai sejahtera tersebut akan diikuti sekitar tiga ribu peserta dari tingkat pusat, wilayah, dan cabang.?

Pimpinan Pusat Muslimat NU yang dipimpin Ketua Umum Khofifah Indar Parawansa menyampaikan hajatan lima tahunan tersebut kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan ? Katib Aam Syuriyah PBNU KH Yahya C Staquf di PBNU, Jakarta pada Jumat (11/11). ?

Gelar Kongres Bulan Ini, Muslimat NU Sowan PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Gelar Kongres Bulan Ini, Muslimat NU Sowan PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Gelar Kongres Bulan Ini, Muslimat NU Sowan PBNU

Menurut Khofifah rencananya kegiatan tersebut akan dimulai dengan registrasi peserta, ta’aruf, kemudian dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pembukaan kemungkinan diubah di tengah kongres karena Wapres ada agenda ke luar negeri. ?

Menteri Sosial RI tersebut menambahkan, kegiatan tersebut akan diwarnai dengan penyampaian materi dengan narasumber beberapa orang menteri. Serta arahan-arahan dari PBNU.?

Pertemuan lebih dari sejam tersebut disambut kesediaan Kiai Said menghadiri kegiatan tersebut. Ia bersedia datang di pembukaan ataupun di penutupan.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selain Khofifah, pada kesempatan tersebut hadir pengurus lain yaitu Sekretaris Umum Aniroh Slamet, Bendahara Umum Erna Yulia Sofihara, Ketua Mahfudhoh Ali Ubayd, Ketua Nurhayati Said Aqil, Wakil Sekretaris Nurifah, Ketua Induk Koperasi An-nisa (Inkopan) Ana Muawanah, dan Ketua Sri Mulyati. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap AlaSantri, Daerah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 12 Februari 2017

Muslimat Ikhlas Berorganisasi, Berdikari Berjuang

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap?

Ketua Dewan Penasihat Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Ny. Hj. Aisyah Hamid Baidlowi mengingatkan para peserta Kongres Muslimat NU XVII untuk senantiasa ikhlas berorganisasi.?

Muslimat Ikhlas Berorganisasi, Berdikari  Berjuang (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat Ikhlas Berorganisasi, Berdikari Berjuang (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat Ikhlas Berorganisasi, Berdikari Berjuang

Hal ini ia sampaikan dalam sambutannya pada kegiatan malam Ta’aruf Kongres di Asrama Haji Pondok Gede, Rabu (23/11).

Dalam sambutannya itu, Nyai Aisyah juga bercerita bahwa perjuangan Muslimat itu selalu berdiri di atas kaki sendiri. “Berjuang di atas kaki sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, kerja sama dengan orang atau organisasi lain itu hanya untuk kepentingan masyarakat.

Ketua Umum Muslimat NU periode 1995-2000 itu juga menyampaikan harapannya agar organisasi terbesar di dunia ini ke depan lebih maju.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selain itu, dia juga berharap Muslimat NU dapat lebih berdaya guna dan bermanfaat untuk masyarakat dan bangsa Indonesia.

“Muslimat NU ke depan lebih maju. Muslimat NU berdaya guna. Muslimat NU bermanfaat kepada masyarakat dan bangsa Indonesia,” tuturnya. (Syakir Niamillah Fiza/Abdullah Alawi)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Meme Islam, Amalan Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 08 Februari 2017

PCNU Kota Bogor Tempati Sekretariat Baru

Bogor, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Tasyakuran penempatan Sekretariat PCNU Kota Bogor, Ahad (19/2) lalu. 

Acara tersebut dihadiri oleh Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi, Rais PCNU Kota Bogor KH Fuad Fitri Fachrurozi, Katib PCNU Kota Bogor KH Wahid Mubarok, Alim Ulama se-Kota Bogor, Pimpinan Pondok Pesantren Se-Kota Bogor, Pengurus NU tingkat kecamatan hingga ranting, Walikota Bogor dan jajaran Muspida Kota Bogor, tokoh politik, masyarakat kelurahan sempur, dan berbagai majelis ta’lim di kelurahan sempur. 

PCNU Kota Bogor Tempati Sekretariat Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Kota Bogor Tempati Sekretariat Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Kota Bogor Tempati Sekretariat Baru

Acara dibuka dengan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipimpin tim hadrah dari Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Tanah Sareal, kemudian dilanjutkan dengan Tawasul yang dipimpin oleh KH Fuad Fitri Fachrurazi. 

“Maulid diperingati sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan petunjuk yang terang dalam menapaki kehidupan didunia untuk bekal di akhirat,” ujar Ketua Panitia Faridh Almuhayat UH.

Sebelum melaporkan pelaksanaan kegiatan, Faridh selaku panitia mengajak para hadirin menjawab seruannya yaitu: “siapa kita?” Kemudian hadirin meneriakkan “NU”, dilanjut dengan “NKRI?” hadirin menjawab “Harga Mati”, dan terakhir “Pancasila?”, hadirin dengan lantang menjawab “Jaya”. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ia melaporkan bahwa Sekretariat PCNU Kota Bogor merupakan hasil jerih payah jamaah, artinya bahwa sekretariat ini merupakan milik keluarga besar Nahdlatul Ulama yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Selain itu tasyakuran penempatan ini diharapkan mampu menjadi wadah silatuhim antar semua elemen di keluarga besar NU Kota Bogor.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua PCNU Kota Bogor, Ifan Haryanto. Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa dengan semangat maulid kita bisa mencontoh akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai simbol pemersatu umat dan selalu menebar benih kebajikan dimanapun berada. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Berikut dengan organisasi NU yang merupakan warisan para Ulama dan Waliyullah yang harus dapat meneruskan estafet perjuangannya sekaligus sebagai benteng tegaknya NKRI. Dalam posisi apapun NU harus tetap mengawal negara untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. 

Acara dilanjutkan dengan peresmian penempatan yang ditandai dengan pemukulan bedug oleh Walikota Bogor, PBNU, PCNU Kota Bogor. Sekaligus disambung dengan sambutan dari Walikota Bogor, Bima Arya. 

Acara dilanjutkan dengan mendengarkan taushiyah dari KH. Masdar Farid Mas’udi yang menyampaikan betapa pentingnya kita untuk berorganisasi (berjam’iyah), sebab ini merupakan perintah Nabi. 

Maka NU sebagai jam’iyah harus menjadi alat untuk mendorong terciptanya masyarakat yang mampu menghormati satu sama lain walaupun berbeda agama. Maka dalam bernegara NU telah menyatakan NKRI adalah final, sehingga NU akan terus mengawal tegaknya NKRI tanpa harus diminta. 

Akhir acara ditutup dengan penambilan tari saman dari Ranting NU Cicurug, MWCNU Bogor Barat dilanjutkan dengan doa oleh KH Miftah selaku sesepuh NU Kota Bogor. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pesantren Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sabtu, 04 Februari 2017

Harlah NU di Tahun 1966

Peringatan hari ulang tahun organisasi menjadi marak baik sebagai bentuk konsolidasi maupun unjuk kekuatan dan sebagainya. Menariknya kemudian masing-masing membakukan istilah sendiri-sendiri NU misalnya menggunakan istilah peringatan Hari Lahir disingkat Harlah.

Istilah Harlah ini menjadi trade mark dan identitas ? NU serta segenap organisasi turunannya, Muslimat, Ansor, IPNU, PMII Fatayat dan sebagainya.

Kemudian PNI menggunakan Istilah Ultah, istilah ini digunakan oleh organisasi onderbow serta tokohnya seperti Ultah Bung Karno, Ultah PDI dan sebagainya. PKI menggunakan istilah HUT. Sementara Masyumi, organisasi Islam modernis serta organisasi organisasi turunannya atau berorientasi sama seperti GPI, HMI termasuk Muhammadiyah dengan segala variannya ? menggunakan istilah Milad.

Harlah NU di Tahun 1966 (Sumber Gambar : Nu Online)
Harlah NU di Tahun 1966 (Sumber Gambar : Nu Online)

Harlah NU di Tahun 1966

Harlah NU yang sangat fenomenal adalah Harlah ke-40 yang diselenggarakan pada 31 Januari 1966 di Gelora Bung Karno yang dihadiri oleh ratusan ribu warga nahdliyin dari seluruh Indonesia. Walaupun stadion tidak muat sehingga hadirin tumpah-ruah di jalanan, tetapi ? suasana tetap tertib.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Padahal saat setelah peristiwa G30S-PKI, tidak ada lagi kekuatan besar yang mampu mengomando rakyat, tetapi NU bisa. Saat itu NU menjadi stabilisator keamanan negara paling utama, bersama tentara, karena PKI sudah tidak berdaya, PNI sudah tercerai berai, sementara Masyumi sudah lama mati.

Harlah ini diketuai oleh seniman besar H Djamaluddin Malik dan H. Usmar Ismail, sehingga suasana dramatis dan teatrikal tercipta, sehingga melahirkan asa baru di tengah keputusasaan sosial politik akibat tragedi yang dipicu PKI. Saat itulah NU mengusulkan pembubaran PKI sebagai dalang bencana.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Hanya NU yang masih mampu mengkomando rakyat dan menjaga ketertiban. Sebagai presiden yang lagi goyah, Bung Karno sangat terkesan oleh kekuatan NU dalam menjaga keamanan Negara. Arena ucapan terima kasih disampaikan kepada Rois Aam NU KH Wahab Chasbullah.

Sebagai rasa terimakasihnya itu ketika KH Saifuddin Zuhri minta tanah, maka Bung Karno memberikan tanah seluas delapan hektar di Tomang Slipi yang hendak digunakan sebagai Islamic Centre-nya NU. Dengan kekuatannya itu pula ketika terjadi pergantian rezim, NU tetap terlibat dalam mengelola negara.

Pelaksanaan Harlah NU dengan menggunakan kalender masihiyah dengan tonggak 31 Januari 1926 sekaligus dikukuhkan dalam istilah "Khittah NU 1926" itu telah diijma’i oleh para muassis NU yang masih hidup saat itu, antara lain KH Wahab Chasbullah, KH Bisri Sansoeri, KH Asnawi Kudus, KH Maksum Lasem dan lain sebagainya.

Karena bagi mereka menjadi NU adalah menjadi Indonesia, maka tidak masalah menggunakan penanggalan yang sudah mentradisi dalam masyarakat Indonesia, dengan tanpa menghilangkan rasa ? hormat pada ? kalender Hijriyah. Terbukti seluruh peringatan hari besar Islam tetap menggunakan kalender Hijriyah dan kalangan NU lah yang paling aktif dalam menyemarakkan hari-hari besar Islam tersebut. (Abdul Mun’im DZ)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap IMNU, Pertandingan Ceramah Felix Siauw Lengkap