Rabu, 24 Desember 2014

Asrama Haji Bertaraf Internasional Ditargetkan Selesai 2 Tahun ke Depan

Padangpariaman, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin meminta pembangunan asrama haji di Padangpariaman bertaraf internasional ini selesai dalam jangka waktu dua tahun. Dengan demikian, asrama ini dapat dipergunakan sesegera mungkin.

Demikian disampaikan Lukman Hakim ketika kunjungan kerja ke lokasi pembangunan asrama haji sekaligus penyerahan sertifikat tanah yang telah dibaliknamakan menjadi milik Kementerian Agama di Nagari Sungai Buluh, Batang Anai, Selasa (9/12).

Asrama Haji Bertaraf Internasional Ditargetkan Selesai 2 Tahun ke Depan (Sumber Gambar : Nu Online)
Asrama Haji Bertaraf Internasional Ditargetkan Selesai 2 Tahun ke Depan (Sumber Gambar : Nu Online)

Asrama Haji Bertaraf Internasional Ditargetkan Selesai 2 Tahun ke Depan

Tampak hadir Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar Syahrul Wirda, Rektor IAIN Imam Bonjol Prof Makmur Syarif, dan tokoh masyarakat Prof Armay Arief.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Pembangunan asrama haji ini patut disyukuri. Asrama ini juga mesti difungsikan sebagai pusat pengembangan agama Islam. Insya Allah awal 2015 kita letakkan batu pertamanya. Mudah-mudahan dalam waktu dua tahun benar-benar bisa dimanfaatkan," kata Lukman.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan, pembangunan asrama haji merupakan penantian yang sangat lama yaitu hampir 15 tahun. Asrama haji seluas 10 hektar ini berjarak 2,5 km dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Pembangunan ini diperkirakan membutuhkan biaya sebesar Rp 800 milyar yang disharing melalui APBN, APBD Provinsi, Kabupaten, dan pihak swasta. Sementara pembangunan fisik asrama haji dan mesjid akan dianggarkan melalui APBN melalui Kementerian Agama.

Sedangkan pemerintah propinsi akan menganggarkan pembangunan satu unit jembatan dan jalan jalur khusus dari asrama haji ke BIM sepanjang 2,5 Km. Kewajiban Pemkab Padang Pariaman membangun jalan masuk menuju asrama haji sepanjang 1,5 km dengan lebar 40 meter,  drainase, dan juga pembangunan gerbang yang megah di pintu masuk. Sedangkan pihak swasta akan membangun hotel, rumah sakit, pusat perbelanjaan dan pusat olahraga.

Kakanwil Kemenag Propinsi Sumbar Syahrul Wirda membenarkan bahwa saat ini telah dianggarkan  dana sebesar Rp 100 milyar untuk pembangunan asrama haji. Ia berharap pada 2015 mendatang diadakan peletakan batu pertama oleh Menteri Agama. Asrama haji ini melayani jamaah dari tiga propinsi yang meliputi Jambi, Bengkulu dan Sumatera Barat.

"Insya Allah, mohon doa kita bersama, peletakkan batu pertama asrama haji bertaraf internasional sekaligus islamic center kita jadwalkan pada awal 2015. Kita ucapkan terima kasih dukungan Bapak Menteri yang mendorong percepatan pembangunan asrama haji ini," kata Syahrul Wirda. (Armaidi Tanjung/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Meme Islam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 14 Desember 2014

Sufi Ajarkan Cinta dan Perdamaian

Nicosia, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Dalam upaya menghidupkan ajaran Islam yang toleran, komunitas sufi di Siprus telah menunjukkan wajah Islam yang sebenarnya dengan menyampaikan pesan perdamaian dan cinta untuk mengoreksi miskonsepsi tentang keyakinan mereka.

“Ini merupakan ajaran Islam yang lebih fleksibel, dengan pandangan yang dapat diterima,” ? kata Thierry Zarcone, seorang sejarawan Perancis dan memiliki spesialisasi dalam bidang sufisme, kepada Agence France Presse (AFP) Ahad (3/11).

Sufi Ajarkan Cinta dan Perdamaian (Sumber Gambar : Nu Online)
Sufi Ajarkan Cinta dan Perdamaian (Sumber Gambar : Nu Online)

Sufi Ajarkan Cinta dan Perdamaian

“Pada waktu yang sama, ? (Sheikh Nazim) berupaya menurunkan radikalisme di Amerika Serikat dan Eropa… dengan menunjukkan sufisme sebagai salah satu instrumen untuk melawan radikalisme.”

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kota Lefke di Siprus telah menjadi tujuan bagi ratusan orang Islam dimana, Sheikh Nazim ? (91) mursyid sufi Naqshbandiah menyampaikan dakwah tentang cinta sebenarnya kepada Allah.

“Dalam setiap agama, cinta merupakan kekuatan utama. Ketika anda mencintai, maka anda akan menghormati, kata Nazim dalam bukunya yang berjudul “Love”.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Jika anda mencintai manusia, pada alam, dan pada binatang, ini berarti anda sudah berada di jalan yang benar,” kata putra syeikh Nazim, Bahauddine.

Komunitas Syeikh Nazim berasal dari Jerman, Turki, Swiss, AS, Turki dan Siprus. Banyak diantara mereka merupakan muallaf.

“Kami merupakan Muslim sejak lahir, sebagian merupakan muallaf. Kami tidak melakukan pemisahan,” kata Bahauddine.

Tarekat Naqshbandi-Haqqani, yang dipimpin oleh Sheikh Nazim juga berada di Istambul, Los Angeles dan Michigan, sedangkan komunitas yang paling aktif berada di Eropa, khususnya di London, tambah Bahauddine.

Pada 1990, tarekat Naqshbandi secara luas diperkenalkan oleh Sheikh Hisham Kabbani, salah satu menantunya.

Pada 2005, Kabbani memimpin pendirian sebuah dewan Sufi setelah terjadinya serangan London untuk menyampaikan suara mayoritas diam yang menentang kekerasan.

“Kami harus menjelaskan Islam kepada orang asing khususnya pada hari itu ketika banyak sekali ide tentang kekerasan,” kata Bahauddine.

“Jika anda melihat sejarah Islam ke belakang, apa yang diperintahkan, kita tidak boleh membunuh wanita dan anak-anak, atau membakar rumah. Tidak ada alasan bunuh diri dalam Islam.? ?

“Ini adalah agama kami. Ini merupakan agama yang paling indah,tetapi berada di tangan yang salah.saya meminta maaf dengan sangat atas kejadian tersebut,” tambahnya.

Komunitas Sheikh Nazim menarik banyak Muslim yang mencari pencerahan jiwa dan ajaran Islam moderat.

Pada 2010, Sheikh Nazim menarik perhatian dunia ketika mendekati mantan Paus, Benedict XVI, selama kunjungannya ke Siprus, memeluknya sambil mengucapkan baik. Baik.”?

Dia juga mengatakan pada Benedict “Semoga tuhan memberkati Anda”, dan memintanya mendoakan dirinya “Doakan saya, saya sudah sangat tua.”

Dengan kedipan mata, Paus menjawab “saya juga sudah tua”.

Negara Siprus-Turki diperkirakan memiliki komunitas Muslim sekitar 300 ribu dengan aliran Sunni. Sufisme memiliki pengaruh yang kuat sebagai warisan dan perkembangan Islam disana. (onislam/mukafi niam)

Foto: Onislam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Habib Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 02 Desember 2014

Nyai Hj Machfudhoh, Usia Tak Halangi Berantas Narkoba

Bekasi, Ceramah Felix Siauw Lengkap



Luar biasa semangat ibu-ibu Muslimat NU dalam memerangi bahaya narkoba. Tak berhenti pada deklarasi dan bimtek, mereka juga mengikuti workshop Peningkatan Kapasitas Tokoh Agama dalam Penanggulangan Penyalahgunaan Napza yang digelar Direktorat RSKP (Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan) Napza Kemensos RI di Bekasi, Jawa Barat, 3-6 November.

“Jangan lihat usia kami, tapi lihatlah semangat kami dalam mencegah bahaya narkoba,” kata Ketua I PP Muslimat NU, Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid saat acara pembukaan, Kamis (3/10) malam.

Nyai Hj Machfudhoh, Usia Tak Halangi Berantas Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
Nyai Hj Machfudhoh, Usia Tak Halangi Berantas Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

Nyai Hj Machfudhoh, Usia Tak Halangi Berantas Narkoba

Menurut Machfudhoh, memberantas narkoba tak cukup dilakukan aparat atau Kemensos tapi juga butuh dukungan masyarakat, para tokoh agama termasuk Muslimat NU yang punya kepengurusan hingga anak ranting (dusun). “Insyaallah kami semua siap menanggulangi bahaya narkoba,” tegasnya.

Muslimat NU tergerak memberantas narkoba, lanjut Machfudhoh, karena punya tanggung jawab untuk memikirkan masa depan generasi bangsa.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Kita melakukan ini tiada lain karena cinta pada bangsa dan negara, hubbul wathan minal iman (cinta tanah air bagian dari iman),” tandasnya seperti kutip dari laman resmi Muslimat NU.

Karena itu, katanya, tugas ibu-ibu yang pertama harus diselamatkan yakni lingkungan keluarga sendiri, lingkungan masyarakat baru anggota.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Tidak hanya Muslimat NU saja yang kita sasar, tapi masyarakat sekitar adalah tanggung jawab bersama. Tanggung jawab kita pada Allah Swt,” ujarnya.

Tak lupa Machfudhoh berterima kasih pada Kemensos, pengurus wilayah dan cabang Muslimat NU yang telah meluangkan waktu untuk datang, walaupun pada 23-27 November akan kembali berkumpul dalam arena kongres ke-17.

“Inilah yang menjadi kebanggan kami, inilah hebatnya Muslimat NU. Walau hanya diundang lewat SMS mereka bisa datang padahal sebentar lagi kami akan berkongres. Dan saya lihat mulai dari pojok belakang sampai depan, wajah ibu-ibu tegar dan segar,” katanya. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pesantren, Kiai Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 12 November 2014

Tempat Ibadah dan TPQ Tak Bisa Terima Bantuan Jika Tak Berbadan Hukum

Jombang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Ribuan tempat ibadah dan TPQ (Taman Pendidikan Al Quran) di Jombang bakal "gigit jari " jika tidak memiliki Badan Hukum (BH) yang diterbitkan Kementrian Hukum dan HAM. Hal ini menyusul turunnya surat edaran Kemendagri nomor 900/4627/SJ tertanggal 18 Agustus 2015 yang mewajibkan setiap penerima bantuan sosial dan hibah wajib memiliki Badan Hukum.

Tempat Ibadah dan TPQ Tak Bisa Terima Bantuan Jika Tak Berbadan Hukum (Sumber Gambar : Nu Online)
Tempat Ibadah dan TPQ Tak Bisa Terima Bantuan Jika Tak Berbadan Hukum (Sumber Gambar : Nu Online)

Tempat Ibadah dan TPQ Tak Bisa Terima Bantuan Jika Tak Berbadan Hukum

"Dengan turunnya edaran Mendagri itu menegaskan, bahwa penerima dana hibah dari APBD itu adalah Badan, lembaga,  Ormas yang berbadan hukum Indonesia," terang Agus Purnomo Kabag Hukum Sekda Jombang, Kamis (3/9).

Agus menambahkan, SE Mendagri tertanggal 18 Agustus 2015 itu menegaskan UU 23/2014 tentang pemerintah daerah. Terutama pada pasal 298 ayat 5. "Kita berharap semua lembaga ormas atau yayasan yang mendapat Hibah dari pemerintah maka segera mengajukan badan hukum dan didaftarkan ke Kemenkum HAM," jelasnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Bagaimana dengan Masjid, Musholla dan TPQ yang selama ini mendapatkan bantuan dari APBD Jombang. Dikatakannya bahwa dengan berlakukanya UU 23/2014 dan turunya SE Mendagri, maka semua lembaga harus berbadan hukum. "Tapi kita juga akan konsultasi ke pusat, soal bantuan hibah untuk lembaga TPQ, masjid dan Musholla ini," tambah M Bisri kabag Kesra Sekda Jombang mengatakan.

Seperti diketahui, bantuan hibah dalam APBD 2015 Kabupaten Jombang untuk pemeliharaan rumah ibadah reguler dengan anggaran Rp 2 miliar. Kemudian dana hibah insentif guru TPQ sebesar Rp 4,385 miliar, serta dana hibah urusan keagamaan/peribadatan dan pembangunan tempat ibadah sebesar Rp 4,027 miliar melalui jasmas.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Untuk bantuan reguler, tempat ibadah seperti masjid, musholla dan juga gereja yang besarannya antara Rp 2,5 hingga Rp 5 juta sedangkan untuk lembaga TPQ bantuan yang diberikan sebesar Rp 2,5 juta dengan jumlah total sebanyak 1.754 lembaga.

Sekretaris MWC NU Kecamatan Tembelang, Jombang, M Rifai, SAg mengatakan, kebijakan penerima bantuan sosial dan hibah harus memiliki BH ini menurutnya memberatkan para Takmir. Karena mereka kebanyakan belum pernah megurus. "Ini harus  dijelaskan,  Takmir Masjid atau Musholla sebagai penerima hibah rata rata belum ada yang memiliki BH," bebernya usai rapat pengurus MWC NU bersama Pengurus Ranting di Mushollah Al Huda Tembelang. (Muslim Abdurrahman/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ahlussunnah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 19 Oktober 2014

Target Dirikan RS, NU Kendal Luncurkan Klinik Pratama

Kendal, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (29/5) meluncurkan klinik pratama di Pegandon Kendal. Klinik pratama merupakan tindak lanjut dari Rumah Bersalin (RB) dan Balai Pengobatan (BP) NU Pegandon Kendal

Target Dirikan RS, NU Kendal Luncurkan Klinik Pratama (Sumber Gambar : Nu Online)
Target Dirikan RS, NU Kendal Luncurkan Klinik Pratama (Sumber Gambar : Nu Online)

Target Dirikan RS, NU Kendal Luncurkan Klinik Pratama

Menurut H. Ibnu Darmawan, ketua pengurus Klinik Pratama Pegandon, Klinik? akan dikelola dengan manajemen baru dan lebih professional. Perubahan nama menjadi Klinik Pratama Pegandon memang untuk menyesuaikan? dengan peraturan Menteri Kesehatan. Momen ini sekaligus untuk melakukan penyegaran manajamen. Pihaknya juga berharap klinik tersebut kelak akan berkembang menjadi rumah sakit NU.

Senada, Ketua PCNU Kendal KH Muhammad Danial Royan menjelaskan bahwa peluncuran klinik pratama baru? langkah awal karena targetnya adalah rumah sakit tipe C. Namun demikian, sesuai dengan peraturan pihaknya harus melalui proses berjenjang, mulai dari klinik pratama kemudian meningkat menjadi klinik utama, rumah sakit tipe D, dan selanjutnya naik kelas menjadi rumah sakit tipe C. Untuk meraih target itu Danial mengaku telah melakukan kerja sama dengan rumah sakit Islam Sultan Agung Semarang dan PBNU.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Lebih lanjut penulis buku Sejarah Tahlil itu menjelaskan bahwa berdasarkan amanat Konfercab NU Kendal pada 2012 di Pesantren Apik Kaliwungu, PCNU Kendal mempunyai kewajiban menghidupkan dua Rumah Rumah Bersalin (RB) dan Balai Pengobatan (BP) NU di Pegandon dan di Rowosari.

“Tugas saya disini adalah meyakinkan kepada warga NU bahwa klinik ini akan benar-benar dikelola secara professional. Insya Allah jika yang berobat dan yang mengobati sama-sama senang tahlil penyakitnya akan lekas sembuh,” katanya berseloroh diikuti tepuk tangan yang hadir.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Di hadapan yang hadir, pada kesempatan itu juga dikenalkan tenaga pengelola Klinik Pratama Pegandon. Posisi direktur Klinik di percayakan kepada? dr. Saichu? yang saat ini juga menjabat sebagai wakil direktur RSUD Suwondo Kendal. Tenaga dokter yang lain? adalah dr. H., Bambang Listanto dan satu dokter perempuan yang tidak sempat hadir karena berada di luar kota.

Ketiga dokter tersebut akan dibantu tenaga medis, yakni Saikul Huda, Muhlasin, Vivi wulandari dan Siti Ambarwati. Dua bidan yakni Sri Hartini dan Dina Nur Afia Ulfa juga sudah siap untuk membantu ibu-ibu yang akan melahirkan. (Fahroji/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pemurnian Aqidah, Anti Hoax, Hikmah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 05 Oktober 2014

Ikan Bertuliskan "La Ilaaha Illallah" Ditemukan di Pesantren Langitan

Tuban, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Seekor ikan hias yang memiliki tulisan kalimat tauhid "La Ilaaha Illallah" ditemukan di Tuban, Jawa Timur. Ikan itu merupakan peliharaan seorang ustad di Pondok Pesantren Langitan.



Ikan Bertuliskan La Ilaaha Illallah Ditemukan di Pesantren Langitan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ikan Bertuliskan La Ilaaha Illallah Ditemukan di Pesantren Langitan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ikan Bertuliskan "La Ilaaha Illallah" Ditemukan di Pesantren Langitan

Tulisan "La Ilaaha Illallah" yang berarti tiada tuhan selain Allah terlihat muncul di bagian punggung ikan berjenis sepat itu. Ikan tersebut didapatkan ustad Miftahul Munir dari seorang pedagang di pasar ikan Lamongan tiga pekan silam. Namun, keistimewaan ikan itu baru diketahui beberapa waktu lalu.

Dilihat sekilas, ikan tersebut memang tampak seperti ikan pada umumnya. Namun, jika didekati, di punggung kanan dan kiri ikan terdapat guratan yang menyerupai tulisan "La Ilaaha Illallah". Bahkan, kini foto ikan hias aneh itu sudah di pasang di website Ponpes Langitan. Ikan itu, kini menghiasi aquarium di kompleks pesantren.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Penemuan ikan aneh itu bermula dari perjalanan ustad Munir ke Kota Lamongan. Saat hendak kembali ke Tuban, dia teringat akan niatnya membeli ikan hias. Akhinya dia pun mampir ke pasar ikan hias.

Saat membeli ikan, ustad Munir tidak mengetahui jika ada tulisan lafaz tauhid di tubuh ikan yang dibelinya. Ia pun membeli dua ikan hias dengan harga Rp2.500 per ekor. Sesampainya di kompleks Ponpes Langitan, dua ikan hias itu lantas di masukkan ke dalam aquarium kecil di ruang tengah rumahnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ia baru kaget setelah sekira seminggu kemudian, seorang temannya berkunjung ke rumahnya dan menunjukkan keanehan salah satu ikan hias tersebut. Kabar ikan aneh itu pun menyebar kepada santri dan warga di sekitar kompleks ponpes. Bahkan, untuk menunjukkan keanehan kepada khalayak umum, pengelola website resmi Ponpes Langitan menampilkan gambar ikan tersebut.

"Awalnya, saya tidak tahu. Tapi ini mengingatkan kita akan kebesaran Allah," kata ustadz Munir di Tuban, Jawa Timur, Rabu (11/2/2009).

Ustad Munir berpesan keajaiban ini seyogyanya bisa mempertebal keimanan seseorang. Sebaliknya keanehan ini jangan dinilai sebagai suatu yang janggal. "Tapi lebih baik diambil hikmahnya, bahwa kebesaran Allah terlihat di mana-mana, subhanallah," katanya. (okz/mad)Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Habib, Lomba, Santri Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 23 September 2014

Lawan Hoax, Dakwah NU Harus Lebih Kreatif

Mataram, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Selain tetap mempertahankan pola dakwah tradisional, warga NU juga harus membekali diri dengan literasi dakwah melalui media sosial. Media sosial membuat daya jangkau yang lebih luas pesan dan anjuran kebaikan yang disampaikan dalam dakwah para ulama dan tuan guru. Dengan demikian pesan dakwah itu tidak hanya berputar pada jamaah yang terbatas.

“Dakwah melalui internet dapat diakses dengan mudah oleh ribuan bahkan jutaan orang, potensi ini harus bisa dibaca sebagai peluang dakwah,” kata Sekjen PBNU Helmy Faisal Zaini saat menjadi narasumber dalam acara Kopdar Netizen NU bersama keluarga besar NU Kota Mataram di Aula PWNU NTB, Senin (13/2).

Lawan Hoax, Dakwah NU Harus Lebih Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)
Lawan Hoax, Dakwah NU Harus Lebih Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)

Lawan Hoax, Dakwah NU Harus Lebih Kreatif

Menurut Helmy, tantangan warga NU adalah meningkatkan pola dakwah tradisional ke dakwah virtual yang memiliki daya jangkau publik yang lebih luas. Dengan demikian, sekali berdakwah dapat diikuti oleh ratusan ribu bahkan jutaan followers. Dakwah virtual efeknya lebih dahsyat.

Keterampilan dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi dapat digunakan sebagai sarana melawan hoax dan fitnah yang ditujukan kepada para tuan guru dan ulama NU. Di samping itu, keterampilan dalam menggunakan media sosial dirasa efektif untuk menangkal berita dan informasi berbau radikal yang disebar secara besar-besaran oleh para buzzer.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Cara melawannya, yaitu tidak men-share berita hoax dan bernuansa radikal, menghapusnya, juga harus punya kreativitas memanfaatkan media sosial,” kata Helmy.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kopdar netizen NU diakhiri dengan pembacaan ikrar oleh seluruh peserta. Pembacaan ikrar dipimpin oleh Koordinator Netizen NU NTB Muhammad Jayadi.

Ikrar mereka menyuarakan komitmen untuk memosting pesan dan ajaran kebaikan para ulama dan kiai Nahdlatul Ulama, memproduksi karya di media sosial baik berupa gambar, video, meme, dan artikel untuk dakwah yang inspiratif dan berakhlakul kharimah, ala Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah. (Red Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Berita, Nasional Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 05 September 2014

LKNU Dorong Warga NU Ikuti Pekan Imunisasi Nasional Polio

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap



Polio merupakan penyakit yang dapat menyebabkan pertumbuhan bayi terlambat, cacat permanen atau bahkan meninggal dunia dan belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini. 

LKNU Dorong Warga NU Ikuti Pekan Imunisasi Nasional Polio (Sumber Gambar : Nu Online)
LKNU Dorong Warga NU Ikuti Pekan Imunisasi Nasional Polio (Sumber Gambar : Nu Online)

LKNU Dorong Warga NU Ikuti Pekan Imunisasi Nasional Polio

Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama LKNU menghimbau kepada seluruh warga NU yang memiliki balita (usia 0-59 Bulan), untuk mendatangi POS Pekan Imunisasi Nasional Polio (PIN) terdekat pada tanggal 8-15 Maret 2016 agar mendapatkan imunisasi Polio secara gratis. 

"Vaksinasi polio dapat melindung balita dari penyakit yang mengakibatkan cacat fisik atau mental yang sulit disembuhkan," ungkap Hisyam Said Budairy, Ketua Lembaga Kesehatan PBNU.

Indonesia pada tanggal 27 Maret 2014 menerima sertifikat bebas polio dari organisasi kesehatan dunia, WHO. Untuk mendapatkan sertifikasi tersebut, persyaratan yang harus dipenuhi antara lain pemantauan yang ketat, dan tidak ditemukannya kasus baru polio yang disebabkan virus polio asli dari negara tersebut selama tiga tahun berturut-turut.

Untuk turut mewujudkan dunia bebas polio pada 2020, direktur Surveilan dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, Jane Soepardi mengatakan pemerintah menargetkan minimal 95 persen anak di bawah 5 tahun (0–59 bulan) di seluruh Indonesia mendapat imunisasi polio melalui PIN Polio 2016. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Kegiatan imunisasi akan berlangsung pada 8–15 Maret 2016. PIN Polio ini bertujuan memberikan perlindungan optimal dari penyakit polio," ungkapnya.

Berkaitan dengan beredarnya gambar bungkus vaksin polio di media sosial yang bertuliskan "pada proses pembuatannya bersinggungan dengan bahan bersumber babi," Oscar Primadi, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan memastikan PIN Polio 2016 menggunakan vaksin tetes "Oral Polio Vaccine" produksi PT.Biofarma, dan tidak ada tulisan apapun terkait bahan bersumber babi.

Pada tahun 2011 lalu, PBNU melalui Lembaga Kesehatan dan Lembaga Bahtsul Masail telah melakukan kajian terhadap vaksin polio produksi Biofarma. Hasil kajian tersebut dikeluarkan dalam keputusan yang menyatakan bahwa Vaksin tetes OPV (Oral Polio Vaksin) yang diproduksi oleh PT.Biofarma hukumnya boleh digunakan untuk imunisasi. Red: Mukafi Niam

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kiai, Syariah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 22 Juli 2014

Sowan Kiai, GP Ansor Solo Diwejangi Ikut Nguri-Uri NU

Solo, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Surakarta bersilaturahim ke sejumlah sesepuh, kiai, dan habaib di Kota Solo dalam beberapa hari di pekan ini. Paling terbaru, mereka berkunjung ke salah satu sesepuh Masjid Tegalsari, KH M Idris Shofawi.

Menurut Ketua (Plt) PC GP Ansor Surakarta, Arif, kegiatan ini merupakan program awal yang dilakukan pengurus baru, sekaligus untuk meminta doa restu dari para ulama.

Sowan Kiai, GP Ansor Solo Diwejangi Ikut Nguri-Uri NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Sowan Kiai, GP Ansor Solo Diwejangi Ikut Nguri-Uri NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Sowan Kiai, GP Ansor Solo Diwejangi Ikut Nguri-Uri NU

“Beberapa tokoh lain yang disowani antara lain KH A. Muid Shofawi di Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan, KH Abdul Karim di Pesantren Alquraniyy dan Habib Novel Alaidrus,” terang Arif, Selasa? (3/1).

Destinasi pertama, yakni Pengasuh Majelis Ar-Raudhah yang juga Penasihat PC GP Ansor Kota Surakarta, Habib Novel Alaidrus. Dalam sambutannya, ia berterima kasih atas bantuan yang senantiasa diberikan oleh para sahabat Ansor.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sebagai wujud apresiasinya, ia memiliki rencana untuk memberikan hadiah umrah bagi anggota Ansor atau Banser. “Hadiah umrah bagi anggota Banser melalui sorban nusantra biro umrah dan haji yang dimiliki Ansor,” terang Habib Novel.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Begitu pula ketika mereka sowan kepada KH Abdul Karim Ahmad. Kiai yang akrab disapa Gus Karim tersebut memberikan motivasi dan dorongan untuk lebih baik lag. “Semoga selalu setia mengabdi dalam nguri-uri (menghidupkan) NU solo,” tuturnya. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Budaya Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 11 Juli 2014

Kiai Ali Mustafa Yaqub: Kalau Ada Orang Beda Akidah, Dia Adalah Kawan

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. KH Ali Mustafa Yaq’ub termasuk satu diantara ulama Indonesia yang fokus menekuni bidang hadits. Pilihan itu bermula sejak ia belajar di Pesantren Tebuireng, Jombang Jawa Timur. Menurut guru besar ilmu hadits UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, Kiai Bisri Syamsuri lah yang banyak menumbuhkan benih-benih kecintaannya pada ilmu hadits.?

“Beliau (Kiai Bisri) yang mendorong saya untuk mencintai hadits, karena beliau mengatakan bahwa belajar hadits itu lain dari belajar fiqih, lebih nikmat belajar hadits. Karena dalam belajar hadits itu banyak membaca shalawat, sementara fiqih tidak,” tuturnya sembari mengisahkan ihwal gurunya yang telah mendahuluinya.

Kiai Ali Mustafa Yaqub: Kalau Ada Orang Beda Akidah, Dia Adalah Kawan (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Ali Mustafa Yaqub: Kalau Ada Orang Beda Akidah, Dia Adalah Kawan (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Ali Mustafa Yaqub: Kalau Ada Orang Beda Akidah, Dia Adalah Kawan

Diantara sekian banyak pendapat yang ia sampaikan, ada hal penting terkait bagaimana seharusnya sikap Muslim terhadap Non-Muslim. “Kalau ada yang beda akidah, Tuhan-nya mungkin bukan Allah. Dia adalah kawan,” kata Kiai Mustafa Ya’qub pada acara pengajian di Kalimatan.?

“Sepanjang tidak memusuhi kita, mereka disebut kawan,” jelasnya.

Tokoh yang menyelesaikan program doktor di Universitas King Saud, Arab Saudi ini kemudian bercerita, “Rasulullah pernah berkawan dengan orang Yahudi. Namanya Muhairik. Ia adalah pendeta Yahudi, ahli kitab Taurat. Saking akrabnya pendeta itu dengan Rasulullah ketika perang Uhud pendeta itu ikut berperang , berpihak kepada orang Islam,” katanya mengisahkan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Pendeta tersebut juga berwasiat, kalau dia gugur semua kebun kurmanya untuk Rasulullah Saw agar dipakai untuk kepentingan apa yang dimaui Rasulullah,” lanjutnya.

Ketika perang usai, sambung dia, dicari siapa saja yang gugur dalam medan perang. Dan diantara mereka yang gugur adalah Muhairik.?

“Maka sesuai pesannya, akhirnya Rasulullah mengambil kebun kurma milik Muharik,” ujar Rais Syuriyah PBNU periode 2010-2015 ini.

Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal yang telah menghasilkan puluhan karya ilmiah ini, Kamis (28/4) pagi menghembuskan nafas terakhir. Ia meninggal di RS Hermina, Ciputat dalam usia 64 tahun.?

Dari Almaghfurlah ada pesan penting yang selayaknya menjadi pegangan bagi umat Islam. “Harus diingat sesama orang Islam jangan saling caci-mencaci, apalagi sampai sesat-menyesatkan, atau kafir-mengkafirkan." (Zunus)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap AlaNu, Ubudiyah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 30 Juni 2014

Haul Bukti Kecintaan kepada Orang Tua

Pringsewu, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Ratusan jamaah yang berasal dari berbagai penjuru Kabupaten Pringsewu nampak khusyuk mengikuti pengajian dalam rangka haul Masyayikh pendiri Pesantren Mathlaul Huda Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu, Ahad (07/06/15). 

Menurut Pengasuh Pesantren Mathlaul Huda Kiai Muballighin Adnan, acara haul ini dirangkai dengan hataman Al-Qur’an 30 Juz bil ghoib serta wisuda purna MTs dan MA Mathlaul Huda.

Haul Bukti Kecintaan kepada Orang Tua (Sumber Gambar : Nu Online)
Haul Bukti Kecintaan kepada Orang Tua (Sumber Gambar : Nu Online)

Haul Bukti Kecintaan kepada Orang Tua

Gus Bàlighin -panggilan akrabnya- mengatakan bahwa amaliyyah haul merupakan bukti kecintaan kepada orang tua kita. "Marilah kita mendidik dan menjadikan anak anak kita, generasi yang shaleh yang akan senantiasa mendoakan ketika kita sudah di panggil Allah SWT," pesannya. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dalam kesempatan itu, Gus balighin juga berpesan kepada seluruh santri yang diwisuda untuk tetap melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Dan yang lebih penting lagi menurutnya adalah mengamalkan ilmu yang telah didapat selama ini sehingga memberikan manfaat pada orang lain. 

"Masih panjang perjalanan yang harus ditempuh. Tetaplah terus mencari ilmu," tegasnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sementara dalam mauidzohnya KH Ashuri Abdul Hadi dari Magelang Jawa Tengah mengatakan bahwa dalam mencari ilmu kita haruslah dapat mengenali diri kita sendiri. Hal ini dimaksudkan agar ketika kita belajar tidak menemui hambatan untuk mendapatkan dan menyerap ilmu. 

Menurutnya manusia memiliki dua jenis otak yaitu otak kering dan otak basah. Otak kering adalah otak yang cenderung susah memahami sesuatu namun mudah dalam menghafal. Dan sebaliknya otak basah adalah otak yang cenderung gampang memahami sesuatu tetapi sulit untuk menghafal. "Kita termasuk yang mana, kita harus tahu" terangnya.

Nampak hadir pada kesempatan tersebut Ketua PCNU Pringsewu, H Taufiqurrahim, Ketua MUI Kabupaten Pringsewu KH Hambali, Camat Kecamatan Ambarawa dan para alim ulama serta tokoh masyarakat yang ada di sekitar Kecamatan Ambarawa Pringsewu. (muhàmmad faizin/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Sejarah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 27 Juni 2014

LSM Gandi: Kebijakan FDS Jauhkan Anak dari Akar Sosial Masyarakatnya

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Sekretaris Jenderal Gerakan Anti-Diskriminasi Indonesia (Gandi) Ari Masyhuri menyatakan, kebijakan lima hari sekolah atau five days school (FDS) ini dapat mencerabut anak dari akar sosial masyarakatnya. Menurutnya, kebijakan diskriminatif ini juga membuat anak tidak mampu engeksplorasi kearifan lokal yang tumbuh berkembang di dalamnya.?

Kebijakan 8 jam sekolah dalam sehari, menurutnya, juga dapat mengurangi interaksi anak dengan lingkungan sosial-budaya dan kepekaan sosial di tempat tinggalnya. Kalau pun pemerintah lebih mengorientasikan kebijakan pada persoalan perkotaan, seperti kenakalan remaja, bukan berarti pendidikan hanya ada di sekolah dan kota.?

LSM Gandi: Kebijakan FDS Jauhkan Anak dari Akar Sosial Masyarakatnya (Sumber Gambar : Nu Online)
LSM Gandi: Kebijakan FDS Jauhkan Anak dari Akar Sosial Masyarakatnya (Sumber Gambar : Nu Online)

LSM Gandi: Kebijakan FDS Jauhkan Anak dari Akar Sosial Masyarakatnya

Akan tetapi, imbuh Ari, sebagian besar penduduk di Indonesia masih tinggal di kawasan pedesaan, di mana proses pendidikan yang baik bukan hanya terjadi di dalam sekolah, tapi juga dapat berlangsung di dalam keluarga dan lingkungan sosial-budaya anak-anak tinggal.

“Sebaiknya Kemendikbud meningkatkan pelayanan pendidikan terhadap masyarakat di luar sekolah, sehingga lingkungan sosial-budaya anak-anak menjadi lebih baik. Pelayanan pendidikan bagi ibu rumah tangga atau kelompok-kelompok masyarakat lainnya, seperti lembaga sosial kemasyarakatan dan keagamaan yang ada di tengah-tengah masyarakat, justru ? memberikan kontribusi penting bagi pendidikan anak-anak, baik dalam sekolah maupun luar sekolah,” usul Ari Masyhuri lewat keterangan tertulisnya, Senin (14/8) di Jakarta.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selain itu, lanjutnya, kebijakan FDS ini dapat menimbulkan kebingungan masyarakat dan potensi terjadinya benturan antara penyelenggaraan pendidikan yang dikelola oleh masyarakat dengan yang dikelola oleh Pemerintah.?

Sebagaimana diketahui banyak masyarakat yang menyerahkan pendidikan anaknya tidak hanya di sekolah, tetapi juga menyerahkan pada lembaga pendidikan lain dalam rangka meningkatkan pengembangan anak, seperti kursus keterampilan, kesenian, pendidikan agama, dan lain-lain. Di mana masyarakat lebih mempercayai lembaga-lembaga non-sekolah formal tersebut untuk pengembangan potensi anak-anaknya.?

“Dengan adanya kebijakan ini, banyak orang tua menjadi resah karena waktu penyelenggaraan pendidikan non-sekolah formal tersebut diambil oleh sekolah. Sementara sekolah belum mampu dan belum terbukti dapat memenuhi kebutuhan tersebut,” tandas Ari.?

Oleh karena itu, menurut Gandi, pemerintah harus mencabut kebijakan Permendikbud 23 tahun 2017 tersebut, alih-alih mengeluarkan Peraturan Presiden yang memperkuat kebijakan FDS dengan bungkus penguatan pendidikan karakter.?

Sebab, kebijakan ini sudah jelas diskriminatif dan meresahkan masyarakat. Sebaiknya Pemerintah lebih berkonsentrasi dalam memperbaiki pelayanan pendidikan di sekolah dan luar sekolah yang saat ini masih sangat memprihatinkan. (Red: Fathoni)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Internasional, Anti Hoax, Santri Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 13 Juni 2014

225 KK di Dusun Parerejo Terima Bantuan Beras NU Care

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Sebanyak 225 ? kepala keluarga menerima bantuan NU Care-LAZISNU Pringsewu, Lampung, pada Sabtu (11/3). Bantuan berupa beras seberat masing-masing 6,5 kilogram diproyeksikan bagi kepala keluarga di wilayah RT 10, RT 11 dan RT 12 Dusun Parerejo, Kecamatan Gading Rejo.

225 KK di Dusun Parerejo Terima Bantuan Beras NU Care (Sumber Gambar : Nu Online)
225 KK di Dusun Parerejo Terima Bantuan Beras NU Care (Sumber Gambar : Nu Online)

225 KK di Dusun Parerejo Terima Bantuan Beras NU Care

Ketua NU Care-LAZISNU Pringsewu, Khairuddin mengungkapkan bantuan tersebut menyasar warga paska bencana banjir beberapa waktu lalu.

“Walau pemberian bantuan ini agak terlambat, tapi memang LAZISNU memprogramkan penyaluran bantuan beras kepada warga. Ini juga sebagai kepedulian bersama bagi warga yang sempat terkena dampak banjir di Pringsewu,” ungkap Khairuddin melalui pesan tertulis.

Khairuddin mengatakan, penyaluran bantuan menghabiskan dana Rp17 juta. Dana berasal dari sumbangan warga. Sebanyak 10 relawan Sahabat NU Care terlibat dalam kegiatan ini. Sementara warga penerima, menyambut gembira dengan adanya bantuan tersebut.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Hadir dalam kesempatan tersebut adalah Ketua MWCNU Gading Rejo Mukhlis, Komandan Banser Gading Rejo Supriyadi, serta ketua tim relawan NU Care Gading Rejo Alwi Ubaidillah. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap Sunnah, Kajian Sunnah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 12 Mei 2014

Ketua Umum PB PGRI Buka Kejurda Pagar Nusa

Semarang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa tingkat Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta, Kamis (1/1) kemarin secara resmi dibuka. Ketua Umum PB PGRI, DR H Sulistiyo yang berkesempatan membuka acara.

Kejurda yang akan berlangsung hingga 4 Januari itu mengambil tempat di Pondok Pesantren Az-Zuhri Ketileng Semarang.

Ketua Umum PB PGRI Buka Kejurda Pagar Nusa (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua Umum PB PGRI Buka Kejurda Pagar Nusa (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua Umum PB PGRI Buka Kejurda Pagar Nusa

Saat membuka acara tersebut, Sulistiyo yang juga anggota DPD RI itu mengajak pengurus dan? warga Pagar Nusa untuk terus mengembangkan silat khas warga NU itu. Bahkan PGRI siap diajak kerjasama dengan pengurus Pagar Nusa untuk mengembangkan silat tersebut di sekolah-sekolah. "Kami siap diajak MOU oleh Pagar Nusa," ungkap Sulistiyo.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dikatakan, saat ini seni beladiri dari perguruan? lain juga sudah masuk di sekolah-sekolah. Pagar Nusa juga bisa menjadi salah satu pilihan di sekolah.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Bahkan, dia menyarankan pengurus agar Pagar Nusa dikembangkan di perguruan tinggi. Kalau Pagar Nusa masuk perguruan tinggi, seperti UIN, IAIN, IKIP atau universitas, akan memiliki dampak cukup bagus bagi pengembangan Pagar Nusa ke depan.

Nantinya, lanjut dia, mahasiswa yang telah lulus bisa mengembangkan Pagar Nusa di lingkungan masing-masing. Kalau ada yang jadi guru, guru tersebut nantinya akan mengembangkan Pagar Nusa kepada murid-muridnya di sekolah masing-masing.

Hadir di acara pembukaan itu antara lain Ketua PWNU NU Jawa Tengah, KH DR Abu Hafsin MA, jajaran pengurus Pagar Nusa wilayah Jawa Tengah dan pengasuh Pondok Pesantren Az Zuhri, Gus Luqman. Selain itu, sekitar 500 pesilat dari dua provinsi secara khidmah mengikuti jalannya upacara pembukaan. (Sholihin Hasan/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap News, Sunnah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sabtu, 29 Maret 2014

Lebihi Target, Baksos Kesehatan Muslimat NU Jepara Diserbu Peserta

Jepara, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Peserta Bakti Sosial (Baksos) tampak antusias mengikuti rangkaian layanan kesehatan yang dibuka Muslimat NU Jepara di Klinik Masyithoh Gedung NU Jepara, Kamis (6/4). Terbukti sejak loket pendaftaran dibuka pukul 07.00 WIB, antrean peserta mengular untuk mendapatkan pelayanan.

Muslimat menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara dalam baksos ini. Titik fokus kegiatan ini adalah kesehatan reproduksi.

Lebihi Target, Baksos Kesehatan Muslimat NU Jepara Diserbu Peserta (Sumber Gambar : Nu Online)
Lebihi Target, Baksos Kesehatan Muslimat NU Jepara Diserbu Peserta (Sumber Gambar : Nu Online)

Lebihi Target, Baksos Kesehatan Muslimat NU Jepara Diserbu Peserta

Layanan yang disediakan adalah pemasangan alat kontrasepsi IUD dan implant serta deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA. Selain itu peserta yang ingin memeriksakan mata dan cek gula darah juga dilayani.

“Meskipun tahun ini Muslimat mandiri dalam mencari akseptor, tetapi alhamdulillah peserta di luar dugaan target kami. Kegiatan baksos dalam rangka Harlah Ke-71 Muslimat dan Hari Jadi Ke-468 Jepara ini bisa bermanfaat,” kata Ketua Muslimat NU Noor Ainy.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Lebih dari 350 peserta yang ikut. IUD yang ditarget hanya 25 orang pada hari pelaksanaan lebih dari 38 akseptor,” imbuhnya.

Senada dengan Noor Ainy, Mayadina Rohma yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia Harlah juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat yang mengikuti baksos.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Goal kami adalah peningkatan kualitas diri perempuan Jepara. Baksos ini bisa merupakan tangga pencapaian tujuan tersebut,” kata Mayadina.

Sementara Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Rini Kusumasari mengatakan bahwa kader Muslimat hendaknya ikut menggugah kesadaran perempuan untuk tidak malu memeriksakan diri. “Tidak perlu malu periksa, karena yang melayani pasti dokter perempuan juga. Mengetahui lebih awal semakin memperkecil kesempatan sel kanker berkembang lebih ganas,” pungkasnya.

Kegiatan ini akan dijadikan agenda tahunan Muslimat NU Jepara. Baksos ini juga merupakan pembuktian bagi DP3AP2KB yang dulunya berbentuk badan dan baru tahun ini di Jeapra menjadi dinas. Kegiatan ini diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat luas. (YR/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Humor Islam, RMI NU, Sunnah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 26 Maret 2014

Membumikan Shalawat oleh PC Fatayat NU Karawang

Kerawang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Karawang selalu mempunyai cara yang unik dalam methode dakwahnya. Ahad, 26 Februari 2012 bertempat di Masjid Raya Al-Amien Perumnas Bumi Telukjambe Karawang jajaran PC Fatayat NU Karawang menyelenggarakan Festival Barzanji.

Acara yang bertemakan “Membumikan Shalawat sebagai wujud cinta kepada Rasulullah SAW dengan Mentradisikan Al-Barzanji” diikuti oleh 12 Tim yang berasal dari berbagai kecamatan di seantero wilayah Kabupaten Karawang.

Membumikan Shalawat oleh PC Fatayat NU Karawang (Sumber Gambar : Nu Online)
Membumikan Shalawat oleh PC Fatayat NU Karawang (Sumber Gambar : Nu Online)

Membumikan Shalawat oleh PC Fatayat NU Karawang

Perhelatan Festival Al-Barzanji ini dimulai tepat pukul 09.00 dan berakhir pukul 14.00 WIB dengan diselingi jeda istirahat untuk Shalat Dhuhur dan makan siang.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Kita adalah generasi penghubung antara para pendahulu dengan generasi anak-anak kita, untuk itu maka kami berusaha mentradisikan Al-Barzanji ini sebagai wujud rasa cinta kita kepada Kanjeng Nabi SAW, menjaga amanah dari generasi pendahulu dan siap mewariskannya kepada generasi penerus kita” ujar Ustadzah Hj Yani Suryani Mustari selaku Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bekasi.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Masing-masing tim begitu antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Masing-masing tim berusaha menunjukkan kemampuannya sebagai yang terbaik.Acara ditutup dengan pemberian penghargaan secara simbolik kepada Tim dari PC Muslimat NU Karawang.

”Semua tim perform dengan sangat baik, dalam festival ini tidak ada juaranya, semuanya kami berikan penghargaan sebagai apresiasi terhadap partisipasinya, semua tim adalah Sang Pemenang” sahut Ustadzah Hj. Yani Suryani Mustari. Methode dakwah yang indah. Shalawat begitu membumi dan merasuk dalam relung-relung hati kami.

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Arief Widhiharto

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pemurnian Aqidah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 24 Maret 2014

Bakat Menyanyinya Kian Terasah di Pesantren

Probolinggo, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Dunia pesantren tidak hanya melahirkan guru ngaji ataupun akademisi saja. Alumni pesantren pun banyak yang meramaikan dunia hiburan, seperti Jhonny Iskandar yang tenar sebagai penyanyi dangdut era 1980-1990-an.

Bakat Menyanyinya Kian Terasah di Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Bakat Menyanyinya Kian Terasah di Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Bakat Menyanyinya Kian Terasah di Pesantren

Gayangnya sangat khas, dengan rambut panjang terurai yang agak berombak dan kacamata tebal yang diberi rantai. Suaranya juga mudah dikenali, cengkok melayu khas penyanyi dangdut nan melengking.

Mungkin gambaran itu langsung terbenak dipikiran kita ketika mendengar nama Jhonny Iskandar. Ya, bagi pecinta musik dangdut di tanah air, nama Jhonny Iskandar sudah tidak asing lagi.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ia dikenal sebagai salah satu penyanyi dangdut kondang di era 1980-1990-an. Lagu-lagunya cukup ? akrab di telinga para penikmat dangdut. Beberapa lagunya yang booming dan dikenal sampai sekarang di antaranya Bukan Pengemis Cinta, Judul-judulan, Bibir Kuda dan banyak lagi lagu lainnya yang ngehits.

Siapa sangka, sebagian masa mudahnya dihabiskan di pesantren. Pria kelahiran 1960 silam itu tercatat pernah mondok di Pesantren Zainul Hasan (Zaha) Genggong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo pada tahun 1973-1977.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Meski hanya 4 tahun, namun bagi Jhonny pengalaman di pesantren itu merupakan salah satu kenangan yang tidak terlupakan. “Mondok di Genggong banyak kenangan yang masih lekat di ingatan saya. Misalnya kalau sedang baca burdah (syair tentang pujian atau sholawat kepada Nabi Muhammad SAW), pokoknya yang paling ramai itu karena bacaan burdah saya dangdutan,” katanya kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap ketika ditemui di sela-sela sowan ke Pesantren Zaha Genggong.

Pria asli pulau Masalembu, Madura ini mengaku memilih nyantri di Genggong karena kebiasaan masyarakat di tempat asalnya. Rata-rata tetangga seusianya banyak yang mondok di Pesantren Zaha Genggong.

Sejak nyantri itulah, bakat musih Jhonny kian terasah. “Dulu semasa kecil, setiap ke pasar saya sering diajak. Kalau di pasar saya disuruh nyanyi. Pulang dari pasar, saya dapat banyak oleh-oleh karena nyanyian saya,” kenangnya.

Bukan hanya menyanyi lagu dangdut, Jhonny juga memiliki kemampuan menjadi seorang qori’. Kemampuan itu makin terasah di Genggong. Bahkan belakangan ia diberi amanat untuk mengajar Qiroatul Qur’an kepada para santri. “Kalau malam Jum’at (Kamis malam), ngajar di putra. Kalau putri, ngajarnya Jum’at pagi,” jelasnya.

Selama di Genggong, kemampuan vokal Jhonny juga disalurkan dengan menjadi vokalis grup zafin bernama Hijir Marawis Genggong. Jhonny masih ingat nama-nama personil di grup tersebut.

“Ada juga vokalis, namanya H. Yasin. Istrinya namanya Hayyin. Dulu sebelum menikah, istrinya itu menjadi salah satu vokalis di album Mars Pesantren Genggong garapan saya,” urainya.

Selama mondok, grup zafin ini banyak diundang manggung di berbagai tempat. Grup ini pun dikenal masyarakat penikmat lagu padang pasir masa itu. Bersamaan dengan itu, aktivitasnya mengajar qira’ah, bersekolah dan mendampingi almarhum al-arif billah KH Hasan Saifourridzall, pengasuh ketiga Pesantren Zaha Genggong, sama-sama berjalan.

“Saya sering diajak kiai ke mana-mana, istilahnya jadi khaddam. Tetapi saya merasa tidak sekadar menjadi khaddam, karena perlakuan kiai kepada khaddam sudah seperti kepada keluarga sendiri,” kenangnya.

Yang tidak bisa dilupakannya dari nyantri di Genggong menurut Jhonny adalah saat ia dibaiat oleh KH. Ahmad Taufik Hidayatullah, salah satu pengasuh pesantren. “Yang bisa saya andalkan kemampuan olah vokal, ya suara saya. Alhamdulillah, waktu nyantri oleh Kiai Ahmad suara saya dibaiat atau diijazahi,” kata Jhonny.

Karenanya, ijazah itu terus diamalkan oleh Jhonny. Pada tahun 1977, ia menyelesaikan masa mondoknya. Ia lantas ikut orang tuanya yang dipindah tugaskan perusahaannya Continental Oil Company (Conoco) ke Jakarta. Sambil sekolah SMA, kemampuan vokal terus ia kembangkan. Caranya, dengan membentuk grup musik beranggotakan 6 personil termasuk Jhonny sendiri.

Grup itupun sering manggung, bahkan ikut lomba. Baik secara grup maupun individu, Jhonny selalu merebut juara lomba musik itu. Karirnya mulai menemukan jalan, Jhonny makin terkenal saja sebagai pedangdut.

Secara tidak sengaja, Jhonny mempunyai tetangga yang bekerja sebagai penyiar radio Prambors yang terkenal di Jakarta saat itu. “Oleh tetangga saya yang penyiar radio Prambors, saya diminta menjadi penyiar, sekaligus menyanyi di radionya. Saya minta gurp saya dilibatkan dan permintaan saya disetujui,” kenangnya.

Meski terkesan asal-asalan, bukan berarti konsep lagu yang diusung diciptakan sekenanya. Sebab personil grup musiknya mempunyai konsep lagu yang kaya. Hanya saja pilihan lagu yang dibawakan, harus berbeda dengan grup musik lain.

“Ini musik kreatif. Konsepnya di tengah-tengah musik dangdut dan top. Kenapa begitu, karena kami harus sesuaikan dengan cita rasa pendengar musik saat itu. Alhamdulillah, banyak yang suka,” terangnya.

Sayang, Jhonny rupanya tidak hafal berapa jumlah album dan lagu yang dihasilkan. “Yang jelas banyak, lagunya ratusan,” ujar pria yang suaranya sehar-hari terdengar mengumandangkan adzan Maghrib di salah satu televisi swasta itu.

Kisah suksesnya makin lengkap dengan kehadiran 4 putra-putrinya. Yakni, Mohammad Hasan Dzikrullah, Indah Tawakkalni, Siti Saidah Iskandariah dan Siti Malikal Bilqis.

Tidak ingin sia-sia nyantri, ia juga membuat album untuk Pesantren Zaha Genggong. Sebagian lagu diciptakan KH. Hasan Saifourridzall, sebagian lagi oleh Jhonny yang sekaligus sebagai vokalisnya. Dibagian akhir album yang terbit pada tahun 1980 itu, ada do’a khusus yang dibaca Kiai Hasan Saifourridzall.

“Tujuan saya tidak lain hanya untuk mencari barokah. Album itu bentuk pengabdian saya kepada pesantren,” tuturnya. Selain itu, ia juga menjadi pengurus inti Ikatan Alumni dan Santri Pesantren Zainul Hasan (Tanaszaha) di Jakarta.

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor : Syamsul Akbar

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nusantara Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sabtu, 22 Maret 2014

Kemnaker Minta Perusahaan Buka Kesempatan Kerja Lebih Banyak Bagi Penyandang Disabilitas

Bandar Lampung, Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kementerian Ketenagakerjaan terus  mendorong agar perusahaan-perusahaan milik  pemerintah maupun  swasta dapat memberikan kesempatan kerja lebih luas kepada penyandang disablitas di Indonesia. Penyandang disabilitas berhak mendapatkan pekerjaan yang dapat disesuaikan dengan jenis dan derajat kecacatan, pendidikan dan kemampuannya.

Berdasarkan amanat UU No.8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas perusahaan swasta wajib memperkerjakan para penyandang disabilitas dengan kuota minimal 1% dari total karyawan. Sedangkan instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/BUMD diminta untuk memenuhi kuota difabel sebesar 2% serta pemberian insentif bagi perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas.

Kemnaker Minta Perusahaan Buka Kesempatan Kerja Lebih Banyak Bagi Penyandang Disabilitas (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemnaker Minta Perusahaan Buka Kesempatan Kerja Lebih Banyak Bagi Penyandang Disabilitas (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemnaker Minta Perusahaan Buka Kesempatan Kerja Lebih Banyak Bagi Penyandang Disabilitas

Demikian diungkapkan Widyaswara Ahli Utama  Kemnaker, Sugiarto Sumas, saat membuka sesi interaktif penempatan tenaga kerja khusus bertema "Partisipasi Pencari Kerja Penyandang Disabilitas dan Pemberi Kerja dalam Bursa Kerja" di Hotel Horison Lampung, Kamis (19/10).

Sugiarto Sumas mengatakan  pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia harus dilakukan secara inklusif, artinya siapa saja dan apapun kondisinya berhak mendapat akses ke pendidikan dan mendapatkan pekerjaan yang layak.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Namun dalam kenyataannya, perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan disabilitas masih sangat sedikit. Padahal mempekerjakan penyandang disbilitas adalah amanat UU No.8 Tahun 2016. Ini jadi tantangan bagi kita semua," kata Sugiarto.

Ditambahkan Sugiarto dalam menangani disabilitas sesungguhnya bukan hanya di bidang ketenagakerjaan. Tetapi juga harus bersinergi dengan stakeholder lainnya seperti Kementerian Sosial, Kementerian BUMN, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat pekerja/serikat buruh.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Kita terus mendukung disabilitas diantaranya melalui pemberdayaan pelatihan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas di Dinas yang menangani ketenagakerjaan di provinsi, kabupaten/kota. Pemerintah pun memberikan perlindungan kepada para penyandang disabilitas melalui jaminan sosial yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan," katanya.

Pernyataan senada dikemukakan oleh Direktur Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri (PTKDN) Ditjen Binapenta dan Perluasan Kesempatan Kerja (PKK) Kemnaker, Nurahman. Menurutnya meski sudah ada regulasi tentang hak-hak penyandang disabilitas, faktanya masih banyak ditemukan praktek-praktek diskriminasi dalam rekruitmen dan seleksi. 

"Persoalan umum yang dihadapi penyandang disabilitas adalah sempitnya kesempatan dan lapangan kerja yang tersedia bagi mereka," katanya.

Nurahman mengatakan Kemnaker sebagai instansi yang bertanggungjawab di bidang ketenagakerjaan akan terus memformulasikan kebijakan dan dijalankan berbagai program dan kegiatan bidang ketenagakerjaan sekaligus sebagai aspirasi bersama dalam rangka menghilangkan hambatan guna mewujudkan masyarakat inklusif dan aksesbilitas untuk semua. Terutama bagi penyandang disabilitas di Indonesia.

"Terkait hal itu, Kemnaker telah mengeluarkan regulasi pelatihan kerja dan penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas melalui KepMenakertrans No.Kep.205 Tahun 1999 tentang pelatihan kerja dan penempatan tenaga kerja yang di dalamnya juga mendukung peningkatan keterampilan dan kompetensi disabilitas,” kata Nurahman.

Selain itu, pemerintah juga secara rutin menggelar  bursa kerja (jobfair) khusus penyandang disabilitas dan menggelar pameran produk padat karya penyandang disabilitas serta pemberian penghargaan bagi perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas.

Sementara itu, Ketua Panitia Sesi Interaktif, Selviana Mohammad, dalam laporannya mengatakan sesi interaktif digelar untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh stakeholder lainnya terhadap upaya pemenuhan hak-hak tenaga kerja khusus/disabilitas dalam mendapatkan pekerjaan dan perlakuan yang sama tanpa diskriminatif.

Sesi interaktif diikuti 50 orang peserta berasal dari Disnaker provinsi, kabupaten/kota, Bappeda, DPRD, Dinas pendidikan provinsi Lampung, organisasi penyandang disabilitas, bursa kerja khusus (Universitas/SMK) dan perusahaan yang berada di Lampung.

Turut hadir pada acara ini, Rubby Emir, CEO Kerjabilitas serta Asisten Direktur Sumber Daya Manusia PT Changsin Kridha Yudha, Sekretaris Disnakertrans Lukman, Kepala UPTD BLK provinsi Lampung Sunarto, Budijayanti, Tri Retno Palupi dan Evi Fatmawati. (Red: Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Warta, Santri Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 18 Maret 2014

NU Penggagas Islam Ahlussunnah wal Jamaah

Judul: Islam NU Pengawal Tradisi Sunni Indonesia

Penulis: Drs KH Busyairy Harist, MAg

Editor: Mohammad Iqbal

Penerbit: Khalista Surabaya

NU Penggagas Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Penggagas Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Penggagas Islam Ahlussunnah wal Jamaah

Cetakan: I, Agustus 2010

Tebal: 223 hlm.

Peresensi: Moh Ridwan Rifa’i

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Bila ditilik dari sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama (NU), memang selalu menarik untuk dibicarakan dan diperbincangkan. Karena organisasi ini lahir atas inisiatif kaum tradisionalis (kalangan pesantren), yang memang betul dan paham terhadap kondisi sosial keagamaan sebelum NU lahir.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Karena pada kondisi itu, amaliah dan ajaran Islam ahlusunnah wal jamaah terancam ditiadakan bahkan dihabisi oleh suatu kelompok yang berpaham Wahabi. Kelompok Wahabi ini adalah kelompok yang anti tradisi Islam yang tidak ada di dalam al-Qur’an dan al-Hadits.

Mereka menganggap tradisi dan amaliah yang tidak ada dalam keduanya adalah bid’ah. Bahkan yang tidak bid’ah pun dianggap bid’ah dan syirik, seperti membaca tahlil, yasinan, diba’an, dan ziarah kubur dilarang. Sehinga ulama pesantren dengan tegas berpendapat, bahwa ajaran Islam ahlussunnah wal jama’ah wajib dipertahankan dan dilestarikan.

Selain dengan latar belakang di atas NU lahir dinakodai oleh para kiai, seperti Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari, Kiai Wahab Hasbullah, dan Kiai Bisri Sansuri. Dan NU lahir tidak sebagaimana organisasi-organisasi lainnya, lahirnya NU adalah sebuah hasil perjuangan dan istikharah para kiai. NU tidak hanya sekedar oraganisasi yang banyak jamaahnya, akan tetapi lahirnya NU mampu memberikan sumbangsih besar terhadap perjalanan bangsa Indonesia.

Salah satu tokohnya, seperti Kiai Wahid Hasyim pernah menjadi Mentri Agama dan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah menjadi Presiden Republik Indonesia. Maka tidak berlebihan jika banyak orang dan kalangan selalu membicarakan Nahdlatul Ulama (NU), organisasi terbesar di Indonesia.

Peristiwa berdirinya Nadlatul Ulama (NU) juga tidak terlepas dari beberapa organisasi yang dibentuk oleh para tokoh NU, seperti Syubbanul Wathan (Pemuda Tanah Air), Nadlatul Wathan (Kebangkitan Tanah Air), Taswirul Afkar (Forum Diskusi), Nahdlatut Tujjar (Kebangkitan Para Pedagang) dan lain-lain. Dengan terbentuknya organisasi ini, maka pada akhirnya terbentuklah juga sebuah organisasi besar yang mewadahi para ulama dan kalangan tradisionalis (pesantren). Tepatnya pada tanggal 31 Januari 1926 atau 16 Rajab 1344 H, para ulama terkemuka se Jawa dan Madura berkumpul di Surabaya untuk mendirikan sebuah organisasi yang kemudian diberi nama Jamiyah Nahdlatul Ulama (NU). Inilah salah satu perjalanan dan proses NU berdiri, dengan harapan untuk mempertahankan dan memperjuangkan ajaran Islam ahlussunnah wal jama’ah (Aswaja).

Buku yang ditulis oleh Kiai Buyairi Harits ini sangatlah lengkap, yang didalamnya menjelaskan trentang seluk beluknya mengapa NU didirikan, mengapa akidah ahlussunnah wal jamaah harus diperjuangkan, dan lengkap dengan amaliah-amaliahnya. Dalam buku ini penulis juga menjelaskan tentang sistem bermazhabnya orang NU. Di komunitas NU istilah mazhab sudah lama dikenal. Karena di NU selalu bergulat dengan fiqh yang berpegangan pada salah satu imam mazhab yang empat, yakni mulai dari Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Syafi’i, dan Imam Hanbali. Dari imam mazhab yang empat tersebut, diwajibkan hukumnya bagi umat Islam mengikuti salah satunya. Karena dalam konteks hukum dan fiqh NU wajib mengikuti salah satu mazhab yang empat, dikhawatirkan terjadi percampuradukan antara yang hak dan yang batil, atau tergelincir dalam kesalahan atau mengambil hukum yang mudah-mudah dan cenderung seenaknya (36-37).

Dan yang menarik dalam buku ini dijelaskan tentang amaliah NU yang harus dijaga, dilestarikan, dikembangkan dan dipertahankan oleh warganya khususnya umat Islam hingga akhir zaman. Adapun amaliah NU dibidang ubudiyah, seperti melafazkan niat sebelum shalat, membaca basmalah dalam surat al-fatihah, qonut pada shalat subuh, membaca wirid setelah shalat, berjabat tangan setelah shalat, bilal pada shalat jum’at, khotib jum’at memegang tongkat, dan bilangan rakaat shalat tarawih di dalam buku ini penulis menjelaskan secara sistematis lengkap dengan dalil-dalilnya.

Dalam bidang muamalah (sosial), seperti mengharumkan tubuh mayit dengan membakar dupa, mengantarkan jenazah sambil membaca lafad la Ilaha Illallah, adzan setelah mayit diletakkan dalam kubur, talqin, dan ziarah kubur juga dijelaskan dalam buku ini lengkap dengan dalil-dalilnya.

Dengan membaca buku ini setidaknya pembaca bisa mengetahui tentang NU, mulai dari sejarah berdirinya hingga mengetahui terhadap ajaran-ajarannya. Karena sampai saat ini sudah banyak golongan, seperti orang Wahabi memulai merusak bahkan memberikan fatwah syirik dan haram melakukan tradisi amaliah NU. Mereka berpandangan bahwa amaliah yang dilakukan oleh warga NU, seperti mebaca tahlil, istghosah, yasinan, dibaan, dan ziarah kubur adalah perbuatan bid’ah. Padahal dalam buku ini dijelaskan melakukan amaliah yang sering dilakukakan oleh warga NU hukumnya boleh dan mendapat pahala, tidak haram dan tidak syirik.

Salah satu tugas Nadlatul Ulama (NU) kedepan, adalah menjaga pesantren, pengayom umat, mensejahterakan warganya, dan melestarikan ajaran dan amaliahnya. Dan selama ini, sepertinya NU lebih cenderung kepada gerakan politiknya bukan kepada gerakan sosial keagamaanya. Karena NU bukanlah organisasi politik (ijtimaiyah wassiyasiyah), NU adalah organisasi sosial keagamaan (ijtimaiyah wadiniyah). Semoga dalam kepemimpinan Kiai Sahal Mahfudh dan Kiai Said Aqil Siraj ini, mampu memberikan nuansa baru bagaimana NU bisa maju dan meneladani kepemimpinan Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari. wallhu a’lam

Peresensi adalah, Staf Pengajar Madrasah Ibtida’iyah Nasy’atul Muta’allimin Candi Dungkek Sumenep  dan Saat ini aktif sebagai Sekretaris Ranting NU Banuaju Timur Batang-Batang Sumenep MaduraDari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Cerita, RMI NU Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 14 Maret 2014

Ini Aplikasi Google Santri untuk Alumni Pesantren

Sebuah komunitas bernama Aswaja IT Developer di Solo kembali merilis sebuah aplikasi android yang tidak kalah menarik dan penting bagi para pengguna telepon genggam pintar, bernama Santri.Net versi android.

Santri.Net atau Google Santri yang dirilis pada 5 November 2014 adalah wadah bagi para alumni pesantren untuk saling komunikasi dan bertukar pengalaman. Digagas demi mengoptimalkan kinerja dakwah dan pengajaran berbasis salaf agar mampu mengakomodasi tuntutan zaman.



Ini Aplikasi Google Santri untuk Alumni Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Aplikasi Google Santri untuk Alumni Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Aplikasi Google Santri untuk Alumni Pesantren

Aplikasi Santr.Net memberi kemudahan bagi umat Islam yang ingin mencari tahu ilmu hukum fiqih dan lain lainnya yang berkaitan dengan ilmu agama Islam.

Beberapa kelebihan dan kemudahan yang ada di aplikasi google santri ini antara lain model pencariannya simpel dan sederhana, layout yang simpel dan bisa dishare ke jejaring sosial dengan mudah.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Bagi pengguna telepon genggam versi android, silahkan unduh langsung dan sebarkan aplikasi gratis ini di sini. (mukhlisin/anam).

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nasional Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 25 Februari 2014

Pemerintah Siap Back-up Ansor Perang Hadapi Narkoba

Padangpariaman,Ceramah Felix Siauw Lengkap?

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menegaskan siap memback-up di garda depan Gerakan Pemuda Ansor Padangpariaman dalam perang menghadapi penyalahgunaan narkoba yang sudah ? menghancurkan generasi bangsa Indonesia. Indonesia saat ini sudah berada pada darurat narkoba. Gerakan Pemuda Ansor terbukti terus mendengungkan perang terhadap narkoba yang merusak masa depan generasi muda bangsa.

?

Penegasan itu diungkapkan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menjelang pembaitan dan penutupan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan Latihan Dasar Barisan Ansor Serbaguna (Diklatsar Banser), Ahad (31/5/2015) malam dinihari di INS Kayutanam.

Pemerintah Siap Back-up Ansor Perang Hadapi Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemerintah Siap Back-up Ansor Perang Hadapi Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemerintah Siap Back-up Ansor Perang Hadapi Narkoba

Sebelum menyampaikan penegasan tersebut, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni makan bersama dengan peserta PKD dan Diklatsar Banser. Makan bersama dengan ala pelatihan kader yang sudah disiapkan dan dengan menu seadanya. Bupati didampingi Wakil Ketua PW GP Ansor Sumbar Rahmat Tuanku Sulaiman, Bendahara Ansor Sumbar Armaidi Tanjung, Sekretaris Ansor Sumbar Zulhardi Z. Latif dan Ketua PC Ansor Padangpariaman Zeki Aliwardana. Bupati terlihat santai dan membaur dengan peserta PKD yang sudah mengikuti kegiatan sejak Jum’at (29/5/2015).

?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Penyalahgunaan narkoba merupakan kejahatan yang sengaja dilakukan untuk menghancurkan generasi muda Indonesia oleh pihak asing yang ingin menguasai negeri ini. Buktinya, hanya 9 orang pelaku pengedar/gembong narkoba yang dihukum mati ributnya bukan main. Ancaman terhadap pemerintahan Indonesia pun dilayangkan. Tapi anehnya, sudah ribuan orang yang meninggal akibat mengkonsumsi narkoba, tidak satupun diantara mereka yang meributkan itu angkat bicara. Sungguh kenyataan pahit yang harus dihadapi," kata Ali Mukhni.

?

Kenyataan itu, kata Ali Mukhni, membuktikan bahwa narkoba memang harus dilawan, diperangi dan dijauhkan dari generasi muda, khususnya di Padangpariaman.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Saya bangga dan memberikan apresiasi kepada Gerakan Pemuda Ansor Padangpariaman yang sudah melaksanakan PKD dan Diklatsar ini. Mereka yang sudah mengikuti kegiatan ini, pastilah menjadi garda terdepan terhadap perang narkoba itu. Karena Ansor sudah menyatakan perang dengan narkoba itu sendiri," kata Ali Mukhni.

?

"Saya tidak menginginkan satupun generasi muda Kabupaten Padangpariaman terlibat narkoba. Untuk itu kegiatan pelatihan seperti ini yang menyatakan perang dengan narkoba harus didukung penuh," tutur Ali Mukhni yang disambut dengan mars Ansor dan mars Banser oleh peserta.?

Dari mars Ansor dan Banser tadi, kata Ali Mukhni, Ansor sangat tegas komitmennya terhadap NKRI dan agama. Sudah pasti setiap gerakan dan upaya yang menghancurkan NKRI akan dilawan.? ?

Selain itu, kata Ali Mukni, PKD dan Diklatsar ini penting dalam proses melahirkan pemimpin bangsa dan Kabupaten Padangpariaman masa depan. Seorang pemimpin tidak lahir secara tiba-tiba. Tapi pemimpin yang baik itu harus lahir dari proses yang cukup panjang sehingga matang dalam menerima amanah sebagai seorang pemimpin.?

"Peserta PKD dan Diklatsar jadilah seorang pemuda pelopor. Dimana menjadi pelopor ? di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Sahabat-sahabat yang sudah ditempa selama tiga hari tiga malam full, kurang tidur, makan seadanya, diharapkan mampu berbuat untuk bangsa, agama, masyarakat Padangpariaman dan untuk diri sendiri," tutur Ali Mukhni.?

Ali Mukhni juga menyatakan, banyak pemimpin yang mengaku beragama Islam, tapi tidak peduli dengan Islam itu sendiri. Banyak pula pemimpin yang pintar, bertitel banyak, tapi juga tidak peduli dengan masyarakatnya. Seharusnya kekuasaan yang diperolehnya untuk membela agama dan NKRI. Tapi justru menghancurkan agama sendiri dan merongrong NKRI.?

"Di Kabupaten Padangpariaman hampir tiada hari tanpa kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Ini menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap berbagai kegiatan keagamaan. Hal ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan hendaknya di masa mendatang," kata Ali Mukhni yang juga Mustasyar Nahdlatul Ulama Padangpariaman ini.

?

Pentingnya kegiatan semacam ini, kata Ali Mukhni, Ansor Padangpariaman diminta untuk terus melakukan secara berkala. Minimal 2 kali setahun perlu diadakan. Terkait biaya pelaksanaan, tidak perlu ragu, pasti bisa diatasi.?

Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Zeki Aliwardana menyebutkan, PKD merupakan yang kedua kali diselenggarakan di Padangpariaman. Sedangkan Diklatsar Banser yang pertama di Padangpariaman. PKD diberikan instruktur nasional KH Abdul Khalim Anwar (PP GP Ansor), Rusli Intan Sati dan Armaidi Tanjung (PW GP Ansor Sumbar), ? serta instruktur PW. Ansor Sumbar Rahmat Tuanku Sulaiman. Sedangkan instruktur Diklatsar Banser Hafnizon, dari Kodim 0308 Pariaman, Polres Padangpariaman dan Polres Kota Pariaman. PKD dan Diklatsar Banser dibuka Ketua PW GP Ansor Sumbar Rusli Intan Sati, Jumat 29/5/2015).?

"PKD dan Diklatsar Banser ini diikuti utusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan di Padangpariaman dan beberapa orang dari kabupaten lain. Usai lebaran, Ansor Padangpariaman kembali mengadakan PKD dan Diklatsar Banser karena mendapat sambutan dari peserta. Masing-masing peserta sudah bertekad untuk menyelenggarakan kegiatan ini dengan melibatkan generasi muda di lingkungan masing-masing," kata Zeki Aliwardana mantan Wakil Ketua PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pariaman ini.

Dukungan terhadap kegiatan PKD dan Diklatsar Banser ini tidak hanya dari Bupati Padangpariaman, tapi juga dari Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim, Wakil Bupati Padangpariaman Damsuar, Ketua Baznas Kabupaten Padangpariaman Suhatri Bur, Dandim 0308 Pariaman, Kapolres Padangpariaman, Kapolres Kota Pariaman, PC Nahdlatul Ulama dan pihak lainnya. Ini menunjukkan Gerakan Pemuda Ansor di Padangpariaman ditunggu masyarakat untuk turut menyelamatkan generasi muda Padangpariaman masa depan.

?

Menurut Zeki, Diklatsar Banser merupakan pelatihan dasar yang diikuti Banser Ansor. Dari Diklatsar ini kita berharap akan muncul generasi muda Padangpariaman yang memiliki jiwa nasionalisme, kebangsaan dan tangguh dalam menghadapi tantangan yang muncul di tengah masyarakat. Terutama terkait dengan ancam gangguan keamanan ketertiban masyarakat baik yang datang dari dalam masyarakat Padangpariaman sendiri, maupun dari luar Padangpariaman.

"Banser Ansor di Padangpariaman mulai memahami betapa pentingnya menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari serangan dan ancaman pihak luar. Khususnya jaringan transnasional yang belakangan jadi sorotan, misalnya paham dan rekrut simpatisan ISIS di daerah Kabupaten Padangpariaman," tambah Zeki. Red: mukafi niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Budaya, Pemurnian Aqidah, Jadwal Kajian Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 23 Februari 2014

Bupati Brebes Sarankan Warga Desa Tak Terpesona Kota

Brebes, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Bupati Brebes Hj Idza Priyanti menyarankan agar selepas Lebaran ini warga tidak terpesona dengan kota. Kemudian ikut-ikutan urbanisasi ke Jakarta tanpa memiliki bekal keterampilan cukup. Pasalnya, mengadu nasib ke ibu kota tidak segampang dalam angan-angan. Lebih baik bekerja di daerah sendiri dengan turut serta membangun masyarakat.

Bupati Brebes Sarankan Warga Desa Tak Terpesona Kota (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Brebes Sarankan Warga Desa Tak Terpesona Kota (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Brebes Sarankan Warga Desa Tak Terpesona Kota

“Tak usah ikut-ikutan ke Jakarta bila tidak memiliki bekal keterampilan yang cukup,” sarannya pada sambutan Haul KH Syihabuddin dan haul massal serta halal bihalal desa Jagalempeni Kecamataman Brebes, Ahad (2/7).

Idza meyakini, hidup di desa lebih sejahtera dan tenang. Jika memiliki inovasi dan kreativitas bisa disumbangsihkan kepada daerah.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dia juga menerangkan, di Brebes telah disediakan 10 ribu hektar untuk lahan industri dan sudah ada 38 investor yang tengah menyelesaikan pengurusan perizinannya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Kabupaten Brebes pro investasi, jadi akan ada pergerakan perkembangan ekonomi yang signifikan,” tandasnya.

Sebagai pimpinan daerah, dirinya bertekad memperhatikan berbagai peluang usaha untuk warganya. Termasuk pembangunan infrastruktur jalan yang terus diselesaikan hingga tahun kelima.

“Tahun kelima ini, insyaallah infrastruktur jalan di Brebes bisa rampung dan akan dilanjutkan dengan periode II dengan pembangunan yang seimbang antara pembangunan jasmani dan rohani,” terangnya.

Dalam kesepatan tersebut, Idza juga menyambut baik tradisi budaya masyarakat desa yang kental dengan gotong-royong dalam pembangunan. Terbukti berbagai kegiatan keagamaan, pembangunan tempat tempat ibadah, maupun sarana dan prasana pendidikan banyak yang dilakukan dengan dukungan gotong royong.

Atas nama pribadi maupun pemerintah, Bupati meminta maaf kepada masyarakat Brebes khususnya desa Jagalempeni.

Ketua Panitia Haul dan Halal Bihalal, Fahrizal Julian Pratama menjelaskan, haul dan halal bihalal menjadi kebiasaan masyarakat Jagalempeni. Dalam haul tersebut, terkumpul dana gotong royong lebih dari Rp 13 juta untuk 6 ribu arwah. (Wasdiun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Doa Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sabtu, 25 Januari 2014

Bagdja: Kerja PMII Harus Kongkrit dalam Masyarakat

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap
Dalam rangka kongres PMII ke XV yang akan datang, mantan ketua PMII tahun 1977-1980 H. Ahmad Bagdja mengharapkan agar kongres kali ini tak lagi membicarakan tentang model-model gerakan dan topik kajian tentang faham yang sifatnya global seperti liberalisme, sosialisme, islamisme dan lainnya.

“Saya kira ini tetap penting, namun demikian kiranya perhatian dialihkan pada sosialisasi dan transformasi nilai nilai yang dikandung PMII kepada masyarakat yang menjadi sasaran pemberdayaannya. Kerja PMII harus kongkrit disitu” tandasnya (19/05).

Dalam hal ini ada dua hal yang harus dilakukan, yang pertama ia harus menguatkan struktural organisasi yang harus kuat. Ini merupakan salah satu cara untuk bersaing dalam komunitas mahasiswa lainnya. Kedua adalah penghayatan terhadap kultur harus lebih luas dan proses tranformasinya harus lebih digalakkan. Jadi harus tumbuh orang PMII yang secara kultural gandrung pada perbaikan, lebih teraktualisasikan dalam masyarakat.

PMII juga harus membangun sebuah kesadaran tinggi bahwa proses ber PMII itu akan sangat panjang, tak mengenal berhenti dalam mengenal nilai dan mendewasakan masyarakat, tidak Cuma ketika menjadi pengurus.

“Ber-PMII harus secara kultural yang mana ia memiliki tanggung jawab moral. Ini yang diminta dari kita, dari generasi yang lebih tua. Kalau cuma ketika pengurus, ya mungkin selesai berperiode, secara struktural. Tapi secara kultural ia harus melakukan kerja-kerja yang lintas periode. Ini yang harus menjadi pegangan,” tambahnya.

Bagdja yang saat ini menjabat sebagai koordinator nasional Foksika (Forum Komunikasi dan Silaturrahmi) mengungkapkan bahwa PMII saat ini secara kuantitatif anggotanya makin banyak, kelembagaannya makin berkembang, di cabang, komisariat, di berbagai perguruan tinggi dibandingkan zaman tahun 1970-an.

Para anggotanya saat ini juga lebih beragam. Jika zaman dahulu sebagian besar datang dari pesantren, Aliyah atau IAIN yang memiliki latar belakang keagamaan yang memadai saat ini telah mulai berkembang. Saat ini mereka datang dari basis pendidikan yang umum, masuk perguruan tinggi umum juga yang sedikit sekali tersentuh dengan pemikiran mendasar keagamaan, khususnya nilai yang patut dikembangkan PMII.

“Yang harus tetap diingat adalah melalui kongresnya dia harus tetap berpijak nilai-nilai asal muasal kejadiannya, yaitu meskipun secara organisatoris tak terikat dengan NU, tetapi ia juga mengemban misi NU seperti dirumuskan dalam Nilai Dasar Pergerakan,” imbuhnya.

Namun demikian, Bagdja menilai tampaknya sosialisasi faham ahlusunnah wal jamaah hanya dalam formal training, padahal yang harus dilakukan PMII adalah proses tranformasi nilai sehingga ketika menyerap ilmu yang lain dasarnya harus dari situ.

Bagdja menjelaskan bahwa PMII memiliki tiga keterikatan yang meliputi keterikatan sebagai sebagai umat Islam, keterikatan sebagai pemuda bagian dari generasi muda Indonesia dan keterikatan ketiga adalah sebagai mahasiswa yang sedang menuntut ilmu.

“Yang saya tekankan adalah tanggung jawab dia sebagai generasi muslim yang memiliki kewajiban untuk mengembangkan nilai-nilai keislaman. Ini berarti disamping sebagai organisasi yang dibangun dari PB sampai komisariat juga sebagai komunitas kultural yang semestinya harus berupaya agar kultur, tradisi, nilai yang menjadi nafas ruh harus teraktualiasasikan dalam kehidupan sehari-hari,’ tegasnya.

Kalau dilihat dari konteks ini, PMII memiliki lahan yang cukup untuk dia berinteraksi mengaktualisasikan dirinya dalam masyarakat yang lebih luas karena keasamaan kultur dengan masyarakat NU.

Terdapat persamaan kultural antara PMII dan NU, kedua tokoh PMII pada umumnya tak jauh dengan NU baik secara kultur atau struktur, banyak yang menjadi pengurus NU. “Buat kiprah kemasyarakat saya kira tak sulit dan orang NU akan menerima ketika disebut dari PMII,”

Pada periode kepemimpinannya Ketua PBNU tersebut menjelaskan bahwa dalam aktifitas sehari-hari, hubungan dengan NU, dengan kyai, alim ulama sangat erat. PMII selalu diikutkan dalam berbagai acara NU seperti bahsul masail, munas, dan lainnya. PMII dulu juga memiliki departemen dakwah yang melakukan kerja interaksi dalam masyarakat, tentu dakwah yang dilakukan juga berbeda.(mkf)

 

 


 

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap PonPes, Pertandingan, Nahdlatul Ulama Ceramah Felix Siauw Lengkap

Bagdja: Kerja PMII Harus Kongkrit dalam Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Bagdja: Kerja PMII Harus Kongkrit dalam Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Bagdja: Kerja PMII Harus Kongkrit dalam Masyarakat