Sabtu, 11 Juli 2015

NU Bayat Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir

Klaten, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Bencana banjir melanda sejumlah titik di Kabupaten Klaten. Untuk meringankan derita warga yang menjadi korban banjir, NU Bayat Klaten beserta banom turut tangan membantu mereka.

Bantuan yang diberikan, antara lain dikemas dalam kegiatan pengobatan gratis yang digelar di Pendopo Tembayat, Kompleks Makam Sunan Pandanaran Bayat, Kecamatan Bayat, Jumat (1/12).

NU Bayat Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Bayat Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Bayat Berikan Pengobatan Gratis Korban Banjir

Selain pengobatan gratis, dalam kegiatan yang didukung GP Ansor, Banser, dan Fatayat ini juga diselenggarakan kegiatan donor darah dan bekam.

"Sebetulnya acara ini telah kami agendakan sebelum banjir, tetapi sekalian sebagai aksi tanggap bencana bidang kesehatan setelah bencana," terang Ketua PAC GP Ansor Bayat Anwar Rois.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Terkait bantuan untuk korban banjir dan longsor yang melanda di wilayah Soloraya dan sekitarnya ini, PCNU Klaten sebelumnya juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk ikut berpartisipasi.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Adapun donasi yang diberikan dapat berupa pakaian, makanan (Air Mineral, Beras, Mie Instan, Gula, Teh, Roti, Biskuit, Makanan bayi, dll), obat-obatan, selimut maupun dalam bentuk dana.

Donasi dapat dikumpulkan langsung di sekretariat: Kantor PCNU Klaten, Jalan Klaten-Solo Km 5, Jombor, Ceper, Klaten. Atau dapat mengirimkan dana via LazisNU Klaten CP : Muh. Cahyanto (081325535487). (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kiai, Pondok Pesantren, Pahlawan Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 03 Juli 2015

Karnaval, Ribuan Pelajar Bentangkan Spanduk Tolak Anti-Pancasila

Sumedang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Sebanyak empat ribu pelajar dan santri NU di Kabupaten Sumedang mengikuti karnaval pelajar pada Sabtu (7/5). Karnaval diselenggarakan dalam rangka memeriahkan harlah ke-93 NU yang diselenggarakan oleh PCNU Sumedang.

Karnaval, Ribuan Pelajar Bentangkan Spanduk Tolak Anti-Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)
Karnaval, Ribuan Pelajar Bentangkan Spanduk Tolak Anti-Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)

Karnaval, Ribuan Pelajar Bentangkan Spanduk Tolak Anti-Pancasila

Koordinator karnaval sekaligus ketua Lembaga Pendidikan Maarif NU Sumedang Cucu Suhayat berada paling depan dalam barisan karnaval tersebut. Sambil berorasi ia mengatakan, keberadaan NU yang tetap kuat di Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak lepas dari peran pelajar NU. Oleh karena itu, pelajar NU harus tetap mengambil bagian dan ikut berpartisipasi dalam memperingati harlah NU ini.

Momen karnaval ini juga dijadikan sebagai bentuk sikap pelajar NU di Sumedang yang menolak ormas Islam yang anti-NKRI. Kata-kata itu terpampang jelas dalam sepanduk atau alat peraga yang dibawa oleh para pelajar yang mengikuti karnaval tersebut.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Jangan sampai ada pelajar NU di Sumedang masuk ormas yang anti-NKRI dan anti-Pancasila. Pelajar NU adalah aset terbesar untuk keberadaan NU di masa yang akan datang," tegas Cucu.

Karnaval sendiri dimulai di depan kantor PCNU Sumedang dan berakhir di Aula IPP Pemda Sumedang, lokasi perhelatan harlah ke-93 NU. Sehingga ketika peserta pawai sampai Aula IPP, mereka langsung mengikuti perayaan harlah NU. (Ayi Abdul Kohar/Mahbib)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Sholawat Ceramah Felix Siauw Lengkap

Lapindo Jangan Berpikir Hitungan Ekonomis Semata

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Terkait rencana PT Lapindo yang akan melakukan pengeboran sumur gas baru di dekat pusat bencana semburan lumpur, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) mendesak kepada Lapindo dan Pemerintah terutama SKK Migas untuk bersikap hati-hati.

"Apalagi mengingat letak sumur tersebut hanya 2.5 kilometer dari pusat bencana semburan lumpur. Hal ini dikhawatirkan atau rentan memunculkan kembali risiko bencana seperti sebelumnya," kata Ketua Pengurus Pusat LPBINU M Ali Yusuf kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap melalui surat elektronik, Ahad (10/1).

Lapindo Jangan Berpikir Hitungan Ekonomis Semata (Sumber Gambar : Nu Online)
Lapindo Jangan Berpikir Hitungan Ekonomis Semata (Sumber Gambar : Nu Online)

Lapindo Jangan Berpikir Hitungan Ekonomis Semata

Menurutnya, semua pihak mengetahui bahwa dampak bencana lumpur Lapindo yang sedemikian besar dan sangat merugikan, terutama bagi masyarakat, tidak dapat ditangani dengan baik. "Menurut informasi terakhir, Kementerian ESDM telah menghentikan untuk sementara rencana pengeboran sumur tersebut," imbuhnya.

Perspektif Pengurangan Risiko

Ceramah Felix Siauw Lengkap

LPBINU juga mengimbau kepada semua pihak baik Lapindo, Pemerintah dan masyarakat untuk belajar dari kejadian yang telah ada dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Yang harus diingat masyarakat adalah pihak yang paling dirugikan karena merekalah yang akan menerima dampak paling awal dari setiap kejadian bencana.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Oleh karena itu, semua pihak terutama Lapindo dan Pemerintah harus melakukan kajian secara seksama dan menyeluruh terkait risiko bencana yang akan muncul jika melakukan pengeboran tersebut dan tidak hanya berpikir hitungan ekonomis semata," pintanya.

LPBINU meminta kepada semua pihak untuk menjadikan pengurangan risiko bencana sebagai perspektif atau cara pandang. Semua pihak harus bersatu padu melakukan upaya agar setiap risiko bencana dapat diminimalisasi atau bahkan jika memungkinkan dihilangkan.  Karena jika hal tersebut tidak dilakukan, maka terlalu besar dampak dan kerugian yang harus ditanggung kemudian.

Yang harus diingat, lanjut Ali Yusuf, adalah penanggulangan bencana termasuk di dalamnya pengurangan risiko bencana (PRB) merupakan tanggung jawab bersama semua pihak, tidak hanya Pemerintah tetapi juga masyarakat dan dunia usaha.

"Oleh karena itu, semua pihak harus memiliki komitmen yang sama untuk melakukan upaya pengurangan risiko bencana. (Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap RMI NU, Kiai, Daerah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kamis, 02 Juli 2015

KH Hasyim Muzadi: Aswaja Hadapi Perang Dua Ideologi Transnasional

Makassar, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Ketua Umum PBNU masa khidmah 1999-2010 KH Achmad Hasyim Muzadi mengatakan, saat ini kondisi umat Islam terbagi atas dua gerakan alur pemikiran, yakni Iran di satu sisi dan Saudi Arabia di sisi lain. Keduanya tidak hanya berperang melalui fisik, ideologi pun gencar mereka suarakan di seluruh dunia. Akhirnya, perpecahan ini dimanfaatkan oleh musuh-musuh Islam, untuk menghancurkan Islam itu sendiri.

"Nah, posisi Indonesia sebagai umat Islam terbanyak yang berpaham Ahlusunnah wal Jamaah di dunia, harus ada perjuangan untuk men-counter gerakan ini. Dua kekuatan besar ini berperan menghancurkan ideologi dan mengamcam keutuhan NKRI," ujarnya saat memberikan kuliah umum di hadapan 2000 mahasiswa baru Universitas Islam Makassar (UIM) di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM, Makassar, Sabtu (8/10).

KH Hasyim Muzadi: Aswaja Hadapi Perang Dua Ideologi Transnasional (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Hasyim Muzadi: Aswaja Hadapi Perang Dua Ideologi Transnasional (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Hasyim Muzadi: Aswaja Hadapi Perang Dua Ideologi Transnasional

Menurutnya, Islam memang menjadi agama mayoritas di Indonesia, tetapi belum tentu mayoritas dalam hal peranan. Posisi NU dan Muhammadiyah sebagai ormas yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tentunya harus bertindak menyikapi ideologi transnasional ini.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Di sinilah, katanya, Ahlusunnah wal Jamaah (Aswaja) berperan dalam membela negara dalam suasana ghazwatul fikr (peran ideologi/persepsi) yang terjadi dewasa ini. Menurut anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI ini, Aswajalah yang mampu meredam gerakan ini.

“Islam adalah agama yang benar, tetapi cara untuk menyebarkan Islam harus juga benar. Dulu Wali Songo mengislamkan orang kafir, tetapi saat ini orang Islam yang dikafirkan. Ini kan kacau cara beragama kita? Kalau memang ia menujukkan sifat kekafiran, maka jangan dikafir-kafirkan, tetapi ajaklah mereka untuk kembali, itulah cara para ulama menyebarkan Islam Ahlusunnah wal Jamaah An-Nahdiah,” paparnya dalam acara bertema "Penguatan Nilai-nilai Islam Ahlusunnah wal Jamaah dalam Rangka Bela Negara" itu.

Ia juga menjelaskan, dari sisi budaya saat ini Indonesia digempur berbagai budaya yang tidak sesuai dengan kondisi Tanah Air. “Lihat saja kemajuan teknologi saat ini menghabisi moral pemuda kita. Tidak perlu menghabisi syariatnya, tetapi yang terjadi adalah seluruh sendi kehidupan kita diserang, sehingga dengan sendirinya syariat beragama kita habis dengan sendirinya,” tambahnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rektor UIM Majdah Agus Arifin Numang mengungkapkan komitmennya untuk senantiasa berdiri di atas pondasi Nahdlatul Ulama. "UIM dalam mewujudukan cita-cita kelembagaan, tentunya memiliki tanggung jawab menyebarkan nilai-nilai Islam Ahlusunnah Wal Jamaah An-Nahdliah yang merupakan aktualisasi dari nilai-nilai ajaran Islam Rahmatan lil alamin," katanya.

Tampak hadir Rais Syuriyah PWNU Sulsel Anregurutta KH M Sanusi Baco, anggota DPR RI Komisi VII Andi Jamaro Dulung, segenap pengurus NU tingkat cabang dan wilayah setempat, pengurus Yayasasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar, para wakil rektor UIM, para dekan fakultas/direktur pascasarjana UIM, serta para ketua badan otonom serta Lembaga NU Sulsel. (Andy Muhammad Idris/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ulama Ceramah Felix Siauw Lengkap