Rabu, 24 April 2013

Kang Said: Bagi NU, Urusan Akidah dan Syariah Sudah Selesai

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ketua PBNU KH Said Agil Siradj mengungkapkan bahwa akidah dan syariah yang menjadi keyakinan NU tak perlu dipersoalkan lagi. Yang paling penting saat ini adalah mengembangkan peradaban untuk kalangan nahdliyyin.

“Akidah dan syariah yang dijalankan oleh NU sudah baik, tinggal sekarang bagaimana menambah sisi-sisi yang kurang digarap oleh NU untuk mengembangkan ummatan wasata,” katanya dalam acara Lokakarya yang diselenggarakan Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) di Balaikota Depok, Kamis (29/11).

Diceritakannya pada saat Gus Dur jadi presiden RI, ia kesulitan untuk mencari orang-orang NU untuk ditempatkan dalam berbagai posisi strategis karena selama ini, kebanyakan orang NU masih terkonsentrasi pada ilmu-ilmu agama.

Kang Said: Bagi NU, Urusan Akidah dan Syariah Sudah Selesai (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said: Bagi NU, Urusan Akidah dan Syariah Sudah Selesai (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said: Bagi NU, Urusan Akidah dan Syariah Sudah Selesai

Jadi, ditegaskan oleh lulusan Universitas Ummul Qura Makkah ini bahwa keterbatasan yang dialami oleh NU saat ini bukannya dikarenakan tradisi yang dijalankannya seperti tahlil, mauludan dan lainnya.

Ajaran ahlusunnah wal jamaah yang telah dijalankan oleh NU ini telah telah teruji selama berabad-abad dan tetap bertahan sampai sekarang. Imam Asy’ari, Imam Maturidi dan Imam Ghozali yang telah melahirkan konsep-konsep ajaran yang saat ini digunakan oleh NU sudah dikritik sejak saat mereka masih hidup dan sampai sekarang pun tetap banyak orang yang mengkritiknya, namun konsep-konsep baru yang ditawarkan oleh ulama lainnya kurang laku.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dituturkannya bahwa NU merupakan salah satu kekuatan yang menjadi pilar sosial bangsa ini untuk bisa terus bertahan dan mengembangkan dirinya. “Sekarang tinggal memanage saja, potensi di NU kan luar biasa, semuanya ada,” katanya.

Diingatkannya bahwa upaya pengembangan peradaban tersebut harus dilandasi dengan iman dan ditujukan hanya kepada Allah mengingat kecenderungan manusia yang memiliki nafsu untuk membuat kerusakan dan merusak dirinya.

“Manusia memang diciptakan untuk membangun peradaban, sebagai pelaku sejarah, bukannya jin atau binatang. Tawon sangat pandai bikin sarang, tapi dari dulu ya begitu saja,” katanya memberi contoh.

Keberhasilan pengembangan peradaban ini harus mencontoh nabi yang waktu itu hanya ada 10 orang yang bisa membaca, namun dalam waktu 23 tahun telah berhasil merubah dunia.

Sayangnya, secara umum, umat Islam telah kehilangan sisi panting dalam semangat membangun peradaban, malah saat ini Eropa yang memimpinnya. “Lho perjanjian antara Yasser Arafat dan Israel kok malam ditempatkan di Oslo Swedia, bukannya di Saudi Arabia,” katanya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sementara itu, Walikota Depok Dr. Nur Mahmudi Ismail sepakat bahwa yang menjadi fokus dalam pemerintahan adalah pengembangan peradaban, tentu dengan tidak melupakan aspek penting dalam pemeliharaan ajaran-ajaran agama.

Nur Mahmudi menyatakan kegembiraannya atas peran LKKNU dalam program peningkatan kebersihan bagi siswa MI di Depok dan ia berharap semakin banyak lembaga di lingkungan NU yang bisa ikut berpartisipasi dalam mengembangkan Depok.

Dijelaskannya bahwa selama menjadi walikota, ia telah berusaha mengembangkan program agar semua anggota masyarakat mampu membaca Al Qur’an dan lebih memperhatikan pesantren sebagai institusi pendidikan yang mengajarkan agama. (mkf)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Hikmah, Pemurnian Aqidah, Fragmen Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 17 April 2013

Ini Putusan Bahtsul Masail NU Jatim Soal Status Kewarganegaraan Teroris

Surabaya, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Selama dua hari (24-25/9), PWNU Jawa Timur menyelenggarakan Musyawarah Kerja III yang diselenggarakan di Graha Residen Surabaya. Masalah yang dibahas antara lain terkait status kewarganegaraan mereka yang pernah terlibat dalam gerakan teroris di sejumlah negara.

"Seiring maraknya terorisme global, tidak sedikit Warga Negara Indonesia yang menjadi simpatisan maupun aktif sebagai milisinya," kata KH Ahmad Asyhar Shofwan, Senin (25/9).

Ini Putusan Bahtsul Masail NU Jatim Soal Status Kewarganegaraan Teroris (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Putusan Bahtsul Masail NU Jatim Soal Status Kewarganegaraan Teroris (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Putusan Bahtsul Masail NU Jatim Soal Status Kewarganegaraan Teroris

Menurut Ketua Lembaga Bahtsul Masail NU Jatim tersebut, kenyataan ini kemudian memunculkan wacana pelepasan status kewarganegaraan orang-orang Indonesia yang terlibat gerakan teroris di luar negeri.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Sebab, ketika para teroris mendapat kesempatan pulang ke Indonesia, mereka menularkan ideologinya kepada orang lain sehingga ideologi radikal dan ancaman aksi-aksi teror semakin nyata," katanya.

Terkait hal  ini, peserta bahtsul masail dari utusan PCNU se-Jatim memberikan sejumlah catatan."Pertama, pemerintah berkewajiban menjaga stabilitas keamanan negara, ketenteraman warga dan menjaganya dari berbagai hal yang mengancam," ungkapnya.

Oleh sebab itu, pemerintah wajib mengambil kebijakan yang paling maslahat bagi tercapainya tujuan itu, meskipun dengan melepas status kewarganegaraan teroris, lanjutnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ketika ada dugaan kuat dengan berdasar data akurat bahwa seorang warga negara berpotensi besar mengancam stabilitas keamanan negara dan ketentraman warganya, maka pemerintah dapat mencabut status kewarganegaraannya. "Ini sebagai upaya terakhir untuk menghindari gangguan besar yang mungkin ditimbulkan," urainya.

Namun bagaimana kalau didapati  orang yang telah menyatakan diri lepas dari ikatan NKRI dan berbaiat mendukung terorisme, kemudian pulang ke Indonesia dengan alasan kekecewaan terhadap janji palsu kelompok teroris yang dikunjungi?

Terhadap masalah ini maka pemerintah tidak boleh menerimanya kembali sebagai warga negara. "Kecuali sudah dipastikan bahwa keberadaan yang bersangkutan tidak membahayakan stabilitas keamanan negara dan ketenteraman warga," pungkasnya.

Forum yang juga diikuti peserta dari beberapa pesantren di Jatim ini juga membahas masalah investasi PayTren yang tengah marak di masyarakat. Akan tetapi karena pihak PayTren belum bisa dihadirkan, masalah tersebut masih akan dibahas pada bahtsul masail berikutnya. (Ibnu Nawawi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Warta Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 16 April 2013

Pemuda Sumenep Budayakan Shalawat Rijalul Ansor

Sumenep, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Gerakan Pemuda Ansor dan shalawat tak ubahnya dua sisi mata uang. Keduanya nyaris mustahil dipisahkan. Apalagi, sejarah kerasulan juga terpatri dalam namanya.

Hal demikian ditegaskan tokoh pemuda Sumenep, Jawa Timur, Moh Qudsi saat dihubungi Ceramah Felix Siauw Lengkap, Kamis (29/10) malam. Menurutnya, nama GP Ansor bisa digarispadankan dengan spirit hijrahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah 1437 silam.

Pemuda Sumenep Budayakan Shalawat Rijalul Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemuda Sumenep Budayakan Shalawat Rijalul Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemuda Sumenep Budayakan Shalawat Rijalul Ansor

"Dalam hijrah tersebut, Rasulullah disambut dengan shalawat Badar oleh kaum Ansor di Madinah. Kata Ansor, sudah melegenda dalam sejarah Islam," tegas Moh Qudsi yang tak lain merupakan Ketua PAC Ansor Pragaan, Kabupaten Sumenep.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Karena itulah, GP Ansor Pragaan punya program Majelis Zikir dan Shalawat Rijalul Ansor. Kegiatannya berupa shalawat, yasinan, tahlilan, dan pengajian dari MWCNU Pragaan.

"Tempatnya berpindah-pindah; dari masjid ke masjid, dari mushala ke mushala yang ada di kampung. Dilaksanakan tiap setengah bulan," tandasnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sejauh ini, majelis Zikir dan Shalawat Rijalul Ansor GP Ansor Pragaan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bahkan, menjadi inspirasi bagi organisasi kepemudaan lainnya yang terdapat di Kabupaten Sumenep. (Hairul Anam/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Anti Hoax Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 08 April 2013

Doa ketika Mengalami Kram atau Kesemutan

Suatu kali seorang kaki pria di sebelah Ibnu Abbas mengalami kebas (kejang otot, kram, kesemutan). Ibnu Abbas berkata

? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ?

Doa ketika Mengalami Kram atau Kesemutan (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa ketika Mengalami Kram atau Kesemutan (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa ketika Mengalami Kram atau Kesemutan

“Sebutkan nama manusia yang paling mencintaimu! Pria itu lantas mengucapkan ‘Muhammad shallallâhu ‘alaihi wasallam (semoga Allah melimpahkan rahmat dan kesejahteraan kepada beliau)’. Penyakit itu pun lantas hilang.” (Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jadi, salah satu ikhtiar mengatasi kebas selain gerakan-gerakan fisik tertentu adalah dengan membaca shalawat. Redaksinya bisa beragam, seperti allâhumma shalli wa sallim ‘alâ sayyidinâ Muhammad, atau shallallâhu ‘ala sayyidinâ Muhammad, atau yang lebih panjang dari ini. (Mahbib)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kyai Ceramah Felix Siauw Lengkap