Rabu, 20 Juli 2011

Politik Isi

Oleh M. Kholid Syeirazi



Saya sebenarnya lebih suka membicarakan politik dari segi isinya, bukan wadahnya. Merdeka lebih dari 70 tahun, semestinya kita sudah bergerak jauh meninggalkan polemik tentang politik bungkus, tetapi mempertajam diskursus politik isi. Negara-bangsa atau Khilafah itu bungkusnya, isinya adalah kesejahteraan lahir batin sebagaimana dilukiskan Al-Qur’an sebagai ? ? ? ? ?. Bungkus itu hanya wadah untuk mengantarkan isi. Bungkus bisa dinamai apa saja, dicat warna apa saja, yang penting isinya.

Politik Isi (Sumber Gambar : Nu Online)
Politik Isi (Sumber Gambar : Nu Online)

Politik Isi

KH Wahab Chasbullah, pendiri dan penggerak NU, pernah bilang, “jika disuruh memilih, kita lebih memilih minyak samin cap babi daripada minyak babi cap onta.” Sekarang kenyataannya kita masih belum beranjak ke mana-mana. Kita masih sibuk melayani narasi politik bungkus. Karena penganut politik bungkusmakin banyak, terpaksa kita harus bergerak mundur sedikit ke belakang. Kita terpaksa memperkuat argumen tentang perlunya mengedepankan politik isi ketimbang politik bungkus.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Apa isi politik itu? Perjuangan untuk mewujudkan kebajikan umum! Bahasa Arabnya: ? ?.? Kebajikan umum banyak disuarakan dalam teori politik Barat dan Islam. Saya hanya ingin menyebutkan dua indikator saja dari kebajikan umum. Indikator itu saya ambil dari al-Qur’an, Surat Quraisy (105: 4). Kekuasaan apa pun yang mampu mewujudkan ini, dalam pandangan saya, sudah Qur’ani.

Dalam QS. Quraisy, Allah menyebut aktivitas safari dagang orang Quraisy di musim panas dan dingin. Secara tersirat, Allah mengingatkan mereka untuk bersyukur karena diberi rizeki oleh Allah melalui kegiatan niaga dan melindungi aktivitas mereka dari ancaman bahaya. Dalam ayat terakhir Surat Quraisy, Allah memerintahkan mereka untuk menyembah Dzat yang memberi mereka makan dan membebaskan mereka dari rasa lapar (? ? ?) serta melindungi mereka dari rasa takut (? ? ?). Konsep pertama (? ? ?) adalah narasi ekonomi, konsep kedua (? ? ?) adalah narasi politik, pertahanan, dan keamanan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Manusia diturunkan ke muka bumi sebagai abdullâh dan khalîfatullâh. Dalam peran pertama, manusia disuruh tunduk, mematuhi Allah dengan semangat kepasrahan total, tanpa tanya. Disuruh shalat dan puasa, misalnya, kita jalani dengan semangat ta’abbud, tanpa tanya apa gunanya untuk kita. Ranah ini disebut sebagai ibâdah mahdhah. Sifatnya tetap dan universal (tsâbit kully). Dalam peran kedua, manusia disuruh mematuhi Allah dengan semangat kreatif. Di dalam ranah ini ada ruang inovasi dan improvisasi. Kita disuruh Allah ‘mewakili’ beroperasinya sunnatullâh melalui campur tangan dan kreativitas manusia. Ranah ini disebut dengan ibâdah mu’âmalah. Politik, dalam hemat saya, masuk ranah kedua ini. Bentuk politik adalah wilayah ijtihad yang berubah dan bersifat temporal-partikular (mutaghayyir juz’i). Sifatnya tidak baku. Yang dipentingkan adalah tujuannya (ghâyah), bukan instrumennya (wasîlah).

Ghâyah dari politik Qur’ani, menurut QS. Quraisy, sudah tertampung dalam tujuan nasional sebagaimana termaktub dalam Mukaddimah UUD 1945 yaitu memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan berimpitan dengan kesejahteraan. Orang terdidik punya kemampuan mamartabatkan dirinya, termasuk dalam ekonomi. Dua tujuan ini tercakup dalam kualifikasi ? ? ?. Tujuan berikutnya adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Dalam dunia global, keamanan suatu negara terhubung dengan negara lain, karena itu partisipasi dalam upaya perdamaian dunia merupakan tujuan lain negara. Dua tujuan ini dapat dikelompokkkan dalam kualifikasi ? ? ?. Konsep keamanan ‘transnasional’ dalam istilah sekarang, juga diisyaratkan al-Qur’an:? Allah melindungi Quraisy dalam jalur perniagaan ke Suriah di musim panas dan Yaman di musim dingin.

Kekuasaan politik yang sanggup menyejahterakan rakyat sebesar-sebesarnya, mendistibusikan kue ekonomi secara adil dan merata serta melindungi warga negara dari ancaman rasa takut, baik yang bersumber dari dalam maupun luar negeri, sudah merupakan kekuasaan Qur’ani yang harus didukung dan dibela.

Sekarang mari kita lihat faktanya. Negara mana yang paling sejahtera dan bahagia? Apakah negara-negara Islam di Timur Tengah, Afrika, atau Asia? Penelitian yang dilakukan oleh dua orang Guru Besar George Washington University, Scheherazade S. Rehman dan Hossein Askari, berkata lain. Riset yang kemudian dimuat dalam GlobalEconomyJournal, Vol. 10, Issue 3, 2010 menunjukkan, tidak ada negara-negara Islam dengan kualifikasi berpopulasi Muslim dalam jumlah besar, dipimpin seorang Muslim, atau secara formal menegaskan diri sebagai negara Islam yang menempati pertingkat 30 besar. Dengan menggunakan 113 variabel, Top 10 negara-negara dengan pembangunan? ekonomi yang paling Islami justru ditempati oleh “negara-negara kafir,” berturut-turut adalah Irlandia, Denmark, Luxemburg, Swedia, UK, New Zealand, Singapore, Finlandia, Norwegia, dan Belgia.

Peringkat tertinggi ‘negara Islam’ yang paling Islami dalam pembangunan ekonominya hanya Malaysia, ranking 33. Arab Saudi, yang Rajanya baru berkunjung ke Indonesia, menempati peringkat ke-91. Turki, yang Presidennya mulai banyak penggemar di Indonesia, menempati ranking ke-71. Indonesia, negeri populasi Muslim terbesar dengan pendukung ‘politik bungkus’ yang makin meningkat, berada di urutan ke-104. Data bisa diunduh di: http://hossein-askari.com/wordpress/wp-content/uploads/islamicity-index.pdf.

Dari tolok ukur keamanan, negara mana yang paling aman? Apakah negara-negara Timur Tengah, Afrika, dan Asia Barat yang mayoritas Muslim? Mari kita lihat faktanya. Sejak meletus Arab Spring di Tunisia dan menjalar ke negara-negara Arab, Timur Tengah dan Afrika poranda. Sejak 2011-2015, di Yaman ada 5,6 juta nyawa melayang oleh konflik berdarah sesama ahlul qiblat, di Libya ada 4,3 juta, di Iraq 3,2 juta, di Mesir 1,7 juta, di Suriah 320 ribu nyawa musnah, dan ribuan lainnya di negeri-negeri rumpun Arab. Sejak 2011, ada sekitar 4,3 juta penduduk Suriah yang mengungsi dan minta suaka ke negara-negara lain, terutama ke Turki dan Eropa. Begitu juga arus keluar terus berlangsung dari Libya, Irak, dan Yaman ke sejumlah negara yang lebih aman. Mereka mencari kehidupan baru karena di negeri asalnya, jarak kehidupan dengan kematian seukuran senti. Di negara-negara ini, pekik takbir bergema di antara desingan senjata. ISIS ingin menegakkan Khilafah, dengan menumpahkan banyak darah.

Apakah kita rela memperjuangkan bungkus kekuasaan dengan harga kematian? Saya rasa tidak! Jihad kita adalah mengisi NKRI agar semakin bersemangat Qur’ani, yaitu meningkatnya kesejahteraan umum dan terjaminnya ketenteraman publik. Kekuasaan apa saja, pada pokoknya isinya hanya dua hal itu. Siapa sanggup mewujudkannya, dia akan menjadi baldah thayyibah. Di negeri Muslim, plus wa rabbun ghafûr.

Penulis adalah Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama



Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Sejarah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 11 Juli 2011

Lagi, Alfamart Serahkan Donasi Pelanggan Melalui NU Care-LAZISNU

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. PT Alfaria Sumber Trijaya (Alfamart) menyerahkan uang donasi pelanggan selama bulan September 2017 kepada NU Care-LAZISNU, Selasa (31/10). Penyerahan secara simbolis berlangsung di Gedung PBNU Jakarta Pusat, disaksikan Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj.

Lagi, Alfamart Serahkan Donasi Pelanggan Melalui NU Care-LAZISNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Lagi, Alfamart Serahkan Donasi Pelanggan Melalui NU Care-LAZISNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Lagi, Alfamart Serahkan Donasi Pelanggan Melalui NU Care-LAZISNU

Kiai Said mengatakan, NU tidak antikonglomerat. 

“Kita senang (dengan adanya) konglomerat yang bisa menyejahterakan dan menyamaratakan (kesejahteraan) masyarakat,” kata Kiai Said.

Kiai Said mengapresiasi kerja sama yang dilakukan NU Care-LAZISNU dengan Alfamat yang berjalan sejak beberapa bulan ini. Ia menegaskan, bantuan melalui LAZISNU akan bermanfaat bagi kepentingan banyak umat. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Direktur Corporate Affair PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Solihin menyampaikan  dana yang diserahkan pada hari ini adalah sebesar Rp820.280.968. Ia meminta dana tersebut dimanfaatkan semuanya oleh NU Care-LAZISNU.

Menurutnya, jika dimaksimalkan dalam pengenalan kepada setiap pelanggan, jumlah donasi bisa mencapai 2 miliar setiap bulan.

 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Tetapi kasir Alfamart tidak menawarkan pelanggan supaya mendonasikan uang kembalian. Niat berdonasi hanya ditampilkan di layar yang dapat dipilih oleh pelanggan,” kata Solohin.

Selain itu, layar tersebut juga dipantau oleh CCTV sehingga setiap donatur yang menyalurkan sedekah akan terekam. 

“Ini bisa menjadi bukti kalau ada pihak yang meminta buktinya,” tambahnya.

Terkait dengan penyaluran melalui NU Care-LAZISNU, Solihin meminta uang sedekah titipan konsumen tersebut semuanya diserahkan kepada NU Care-LAZISNU.

“Ini akan bermanfaat  besar buat Alfamart, LAZISNU, dan masyarakat,” ungkapnya.

Pihaknya mengakui kerja sama dengan NU Care-LAZISNU membantu ketransparanan dan semakin mewujudkan kepercayaan masyarakat kepada NU Care-LAZISNU.

Solohin menyampaikan kerja sama pengumpulan donasi juga akan dilakukan selama November dan Desember 2017. Sebelumnya pada bulan Mei, telah dilakukan kerja sama serupa. Oleh karena itu, dalam tahun 2017, terdapat empat kali kerja sama penyaluran donasi pelanggan Alfamart melalui NU Care-LAZISNU.

“Ini sejarah, dalam satu tahun LAZISNU mendapat empat periode (bulan) penyaluran donasi pelanggan Alfamart,” tandasnya.

Alfamart Tawarkan Kerjasama Laboratorium Enterpreneur di Sekolah-sekolah NU

Pada kesempatan tersebut hadir Direktur NU Care-LAZISNU Syamsul Huda beserta jajarannya; Waketum PBNU H Maksum Mahfoedz; Bendahara Umum PBNU Bina Suhendra;  Ketua LP Maarif NU Arifin Junaidi; Ketua PBNU Syahrizal Syarif; Ketua Lembaga Wakaf dan Pertanahan PBNU  H Mardini. (Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Cerita, Meme Islam Ceramah Felix Siauw Lengkap