Selasa, 22 Maret 2011

GP Ansor Harus Turut Stabilkan Keamanan Lintas Agama

Kupang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nusa Tenggara Timur (NTT) menekankan pihaknya berkontribusi aktif dalam menjaga keharmonisan masyarakat yang berlatar belakang agama beragam.

"Ansor NTT harus menunjukkan eksistensinya dengan umat lintas agama dalam menjamin stabilitas keamanan di NTT," kata Sekretaris PW GP Ansor NTT Hasim Bapang dalam sambutan acara Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Jumat (1/11).

GP Ansor Harus Turut Stabilkan Keamanan Lintas Agama (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Harus Turut Stabilkan Keamanan Lintas Agama (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Harus Turut Stabilkan Keamanan Lintas Agama

Diklat yang diperuntukan bagi anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) tersebut digelar, 1-3 November 2013, di Sekolah Madrasah Aliyah (MA) Kupang, NTT. Hasim mengatakan, Banser merupakan wadah yang dipersiapkan bagi kader inti GP Ansor. Banser menjadi ujung tombak dari program-program yang dijalankan GP Ansor.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menurut Hasim, berlandaskan prinsip kebangsaan, GP Ansor akan aktif dalam aktifitas pengamanan terhadap berbagai kegiatan atau perayaan keagamaan, termasuk non-Islam. Hal ini dilakukan melalui kerja sama dengan pihak kepolisian, Komandan Kodim (Dandim), dan Komando Resort Militer (Korem).

Dia menambahkan, berbagai materi pokok yang akan disuguhkan dalam diklat ini adalah peraturan baris-berbaris (semi militer), penghormatan, dan sistem pengamanan. Selain itu, pendalaman agama, pelatihan skill, serta kewirausahaan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Asan Sagala Siregar, salah seorang pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor, mengatakan, pihaknya memiliki tiga program utama, yakni melaksanakan kaderisasi, pemberdayaan umat melalui usaha ekonomi, serta penanaman nilai kecintaan terhadap Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja).

Menurut Asan, kaderisasi dimaksudkan agar siapapun yang bergabung dalam GP Ansor mengetahui tugas dan fungsinya. Dia berharap, peserta yang lulus dalam diklat ini meningkat wawasannya dan mamu memperbaiki organisasi. (Ajhar Jowe/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Aswaja, Makam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 11 Maret 2011

Enam Orang Yang Boleh Buka Puasa di Siang Hari

Makan, minum, dan hal lain yang membatalkan puasa, mesti diatur ketika kita memasuki bulan Ramadhan. Pasalnya semua yang dibolehkan siang dan malam di luar bulan Ramadhan, bisa jadi sebagiannya dilarang di siang hari di bulan Ramadhan. Larangan ini berlaku bagi mereka yang muslim, baligh, dan mampu untuk menahan ketentuan puasa.

Meskipun demikian, ada orang-orang yang masuk dalam pengecualian. Inilah enam orang yang disebutkan Syekh M Nawawi dalam Kasyifatu Saja. Mereka diizinkan secara syara’ untuk membatalkan puasanya.

Enam Orang Yang Boleh Buka Puasa di Siang Hari (Sumber Gambar : Nu Online)
Enam Orang Yang Boleh Buka Puasa di Siang Hari (Sumber Gambar : Nu Online)

Enam Orang Yang Boleh Buka Puasa di Siang Hari

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Untuk enam orang berikut ini, diperbolehkan berbuka puasa di siang hari bulan Ramadhan. Mereka adalah pertama musafir, kedua orang sakit, ketiga orang jompo (tua yang tak berdaya), keempat wanita hamil (sekalipun hamil karena zina atau jimak syubhat [kendati wanita ini berjimak dengan selain manusia tetapi ma’shum]).

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kelima orang yang tercekik haus (sekira kesulitan besar menimpanya dengan catatan yang tak tertanggungkan pada lazimnya menurut Az-Zayadi, sulit yang membolehkan orang bertayamum menurut Ar-Romli)-serupa dengan orang yang tercekik haus ialah orang yang tingkat laparnya tidak terperikan-, dan keenam wanita menyusui baik diberikan upah atau suka rela (kendati menyusui bukan anak Adam, hewan peliharaan misalnya).

Agama memungkinan orang-orang ini terbebas dari kewajiban puasa di bulan Ramadhan. Meskipun sebagian dari enam orang ini harus menggantinya di luar Ramadhan. Karena, kondisi yang dialami enam orang ini, dalam pandangan ulama, memungkinkan hilangnya kemampuan puasa dari yang bersangkutan saat Ramadhan. Artinya, agama tidak memaksakan mereka yang tidak mampu berpuasa. Wallahu A’lam. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Quote Ceramah Felix Siauw Lengkap