Selasa, 13 Maret 2018

LKNU Sidoarjo Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

Sidoarjo, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Sidoarjo mengadakan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang bertajuk posyandu jamaah. Pemeriksaan dan pengobatan ini digelar di Masjid Al-Muttaqin Desa Pagerwojo Buduran Sidoarjo, usai menunaikan shalat tarawih, Rabu (7/6) malam.

Ketua LKNU Sidoarjo dr Iqbal Faizin menyatakan, posyandu jamaah ini merupakan program kesehatan prima bagi warga nahdliyin yang digelar selama Ramadhan. Dalam hal ini, LKNU bekerja sama dengan RSI Siti Hajar, tamir masjid setempat, dan Ansor Buduran.

LKNU Sidoarjo Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis (Sumber Gambar : Nu Online)
LKNU Sidoarjo Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis (Sumber Gambar : Nu Online)

LKNU Sidoarjo Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

Rencananya, pengobatan dan pemeriksaan gratis ini akan dilakukan di beberapa tempat yang ada di Sidoarjo.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Tanggal 11 Juni mendatang, kami akan hadir di Desa Kloposepoloh Sukodono, 17 Juni di Desa Sawotratap Gedangan dan 21 Juni di Desa Sidorejo Krian.”

Tak heran, warga yang mengetahui adanya kegiatan ini langsung berduyun-duyun mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gratis. Mereka tampak antusias. Pasalnya, dengan adanya pemeriksaan dan pengobatan, warga Pagerwojo Buduran menjadi sehat.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Alhamdulillah, ini sangat membantu dan bisa menjaga kesehatan warga. Karena gejala penyakitnya bisa terobati," kata kepala Desa Pagerwojo, Muhammad Zaini.

Pihaknya berharap, ke depan bisa diadakan acara yang sama, tetapi lebih luas lagi sehingga semua warga dari berbagai kalangan bisa terjangkau.

"Semoga ke depan bisa dilaksanakan di masjid KH Ali Masud atau dekat makam Mbah Ud sehingga bisa menjangkau semua kalangan. Kami juga siap membantu sekuat tenaga," kata? pria yang juga salah satu aktivitas GP Ansor Buduran itu. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap AlaNu Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 09 Maret 2018

Supaya Aswaja Tak Mati, Kirim Putra-putri ke Lembaga Pendidikan NU

Pringsewu, Ceramah Felix Siauw Lengkap



Regenerasi jam’iyyah Nahdlatul Ulama jangan sampai terputus. Karena itu, generasi muda harus terus dibimbing dan diarahkan untuk mengenal dan mencintai NU lengkap dengan amaliyah Ahlussunnah wal-Jama’ahnya. Langkah ini harus diawali dari warga NU sendiri untuk peduli dengan pendidikan putera-puterinya.

Supaya Aswaja Tak Mati, Kirim Putra-putri ke Lembaga Pendidikan NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Supaya Aswaja Tak Mati, Kirim Putra-putri ke Lembaga Pendidikan NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Supaya Aswaja Tak Mati, Kirim Putra-putri ke Lembaga Pendidikan NU

Hal ini ditegaskan Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif PCNU Pringsewu Ahmad Rifai menyikapi kurang selektifnya orang tua dalam menyekolahkan putera puterinya di berbagai lembaga pendidikan. 

Saat ini, kata dia, berbagai lembaga pendidikan tengah bersaing menarik minat orang tua dan siswa dengan membangun fisik bangunan dan menawarkan berbagai macam fasilitas pendidikan lainnya.

"Hanya karena bangunan yang megah, fasilitas fisik lengkap, para orang tua tidak memperhatikan kurikulum, materi dan paham yang diajarkan kepada anak mereka. Ini tentunya akan memutus rantai amaliyah Ahlussunah wal-Jama’ah. Sama saja kita membiarkan generasi kita memiliki paham yang berbeda dengan kita," katanya di Kantor LTNNU Pringsewu, Rabu (7/2).

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Oleh karenanya, Rifai mengajak warga NU untuk sadar pendidikan bagi putera-puterinya sebagai ikhtiar untuk melanjutkan kelanggengan NU dan amaliyah Aswaja. 

Ia mengingatkan, saat ini banyak lembaga pendidikan formal milik NU, khususnya di bawah naungan LP Ma’arif, memiliki pendidikan yang jelas kualitas dan pahamnya.

"Biaya tinggi menyekolahkan anak tidak serta merta menghasilkan kualitas hasil sesuai harapan. Bisa saja terjadi pendidikan yang terlihat biasa saja dengan biaya terjangkau, namun mampu mencetak output lulusan yang berkualitas dan ketika terjun di masyarakat mampu berkiprah dengan baik," tegasnya.

Mengutip pernyataan Ketua PBNU Hanief Saha Ghafur, ia menegaskan bahwa untuk menjadi pribadi bermutu sebenarnya tidak mahal. Mahalnya biaya yang dikeluarkan untuk menjadi bermutu karena untuk membayar ketidakbermutuan itu.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Jadi, jangan tergiur dengan sekolah yang memasang tarif mahal dengan janji kualitas atau mutu terjamin. Apalagi dengan niatan untuk gengsi-gengsian. Akhirnya putera-puteri kita yang terkena imbasnya," katanya.

Ia mengingatkan bahwa salah satu kunci yang akan mengantarkan putera-puteri kita menjadi pribadi yang sukses dunia akhirat adalah keberkahan. Sisi inilah yang saat ini mulai hilang dari pertimbangan para orang tua dalam menyekolahkan putera-puterinya. Dan warga NU, harus tetap mempertahankan keberkahan ini. (Muhammad Faizin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pesantren, Jadwal Kajian, Habib Ceramah Felix Siauw Lengkap

Tiga Kerja Sama Baanar dan Perpusda Pamekasan Perangi Narkoba

Pamekasan,Ceramah Felix Siauw Lengkap

Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur sangat serius dalam memerangi bahaya narkoba. Baanar dengan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Pamekasan pada pada Selasa sore (6/9) mengadakan kerja sama dalam upaya menekan dan melenyapkan narkoba di Madura.

Tiga Kerja Sama Baanar dan Perpusda Pamekasan Perangi Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiga Kerja Sama Baanar dan Perpusda Pamekasan Perangi Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

Tiga Kerja Sama Baanar dan Perpusda Pamekasan Perangi Narkoba

Kerja sama tersebut diwujudkan dalam Penandatanganan memorandum of Understanding (MoU) antara Kepala Perpusda Pamekasan H Akhmad Zaini dengan Kepala Baanar Pamekasan Ra Hasan, Ketua PC GP Ansor Pamekasan Fathorrahman disaksikan oleh Kepala Arsip Pamekasan, Kasatkorcab Banser Pamekasan, Ketua Rijalul Ansor Mahrus Miyanto.

Terdapat 3 poin penting yang menjadi kesepakatan antara Baanar dan Perpusda Pamekasan. Pertama, pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan memperbanyak buku-buku tentang bahaya narkoba.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kedua, katanya, pelaksaanaan kegiatan ilmiah terkait sosialisasi dan seminar serta bedah buku dan lainnya tentang bahaya narkoba. Terakhir, pembinaan cerdas bahaya narkoba bagi siswa-siswi SMA/SMK/MA/MAK di Pamekasan.

"Kami juga berharap, selain memperbanyak buku-buku tentang bahaya narkoba, Perpusda Pamekasan juga menyosialisasikan kepada para pengunjung agar mau menyempatkan dirinya membaca buku-buku tentang narkoba. Kami sangat bersyukur bisa bermitra dengan Pak Akhmad Zaini. Apalagi, perpustakaan yang dipimpinnya tahun ini dinobatkan sebagai Perpusda terbaik nasional dan terakreditasi A," tandas Ra Hasan. (Hairul Anam/Abdullah Alawi)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Santri Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kamis, 08 Maret 2018

Rais Aam PBNU Sambut Kirab Resolusi Jihad di Banten

Serang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Perjalanan Kirab Resolusi Jihad NU 2016 memasuki Kabupaten Serang, Banten, Jumat (21/10) siang. Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang menjadi salah satu tempat tujuan kirab.

Pengasuh Pesantren An-Nawawi yang juga Rais Aam PBNU, KH Maruf Amin mengatakan kegiatan kirab yang merupakan salah satu bentuk peringatan Hari Santri Nasional 2016, menunjukkan pengakuan bahwa santri juga berperan dalam membela, mempertahankan serta menjaga NKRI.

Rais Aam PBNU Sambut Kirab Resolusi Jihad di Banten (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Aam PBNU Sambut Kirab Resolusi Jihad di Banten (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Aam PBNU Sambut Kirab Resolusi Jihad di Banten

Kewajiban membela negara kiranya wajar, karena para santri selain diajari oleh para ulama dengan pengetahuan dan ilmu agama, juga dididik menjadi Al-Mujahidin, yakni pejuang dalam membela negara dan agama. Oleh karena itu, membela negara adalah bagian dari iman (hubbul wathoni minal iman).

Selanjutnya, Kiai Maruf menyampaikan jihad di Indonesia saat ini bukan dalam bentuk peperangan dengan senjata fisik, berbeda dengan jihad merebut dan mempertahankan kemerdekaan tahun 1945.?

“Jihad (perjuangan) pada masa sekarang adalah perbaikan-perbaikan dalam menjaga umat dari akidah menyimpang, dan menjaga negara dari kelompok radikal,” ujar Kiai Ma’ruf.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menurutnya, salah satu radikalisme adalah sekuler. Pemahaman sekuler ini dapat menghilangkan nilai agama dari tata hidup dan jiwa kita. Hal itu pernah juga dikhawatirkan oleh KH Hasyim Asyari. Selain itu, pemahaman fundamentalisme juga menjadi akar radikalisme sehingga sikap moderat (wasathiyah) ala NU harus terus diteguhkan.

Jangan sampai jiwa keagamaan mati dari diri dan hidup kita. Dalam upaya itu, kaum santri wajib belajar mempertahankan negara, sesuai dengan kondisi kekinian. Santri dapat berperan dalam berbagai bidang, seperti politik, ekonomi, dan sosial budaya. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap Santri Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 04 Maret 2018

Yenny Wahid: Lawan Terorisme dengan Solidaritas Bangsa

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Direktur The Wahid Institute Yenny Zannuba Wahid mengutuk keras aksi teror siang ini di Jakarta, Kamis (14/1) pagi. Aksi teror dengan alasan apapun, menurut putri Presiden Ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid ini, tidak bisa dibenarkan. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mengatasi terorisme.

“Pagi ini, kita kembali menyaksikan dan menghadapi serangan terorisme yang mematikan di pusat ibu kota. Sejumlah ledakan terjadi di sekitar pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta. Bom pertama meledak di kedai kopi Starbucks,” kata Yenny dalam rilisnya, Jakarta (14/1) sore.

Yenny Wahid: Lawan Terorisme dengan Solidaritas Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
Yenny Wahid: Lawan Terorisme dengan Solidaritas Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

Yenny Wahid: Lawan Terorisme dengan Solidaritas Bangsa

Berikutnya bom meletus di pos polisi di seberang gedung Sarinah, di perempatan Jalan Thamrin-Wahid Hasyim. Bom kedua ini diduga bom bunuh diri. Beberapa korban diperkirakan tewas dalam serangan ini: polisi, pelayan Sturbuck, warga negara asing, termasuk beberapa orang yang diduga pelaku bom bunuh diri. Indonesia berduka.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Peristiwa ini tentu saja kembali mengguncang nurani kita sebagai manusia dan bangsa. Peristiwa ini menambah deretan kasus terorisme di Indonesia yang dampaknya tentu tak mudah diatasi,” kata Yenny.

Menurutnya, aksi teror menunjukan sikap frustasi para pelaku dalam mencapai tujuan politik, ekonomi, atau motif-motif lainnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ia mengajak seluruh elemen bangsa ini baik pemerintah maupun masyarakat bergotong royong mengevakuasi dan menolong korban agar mendapat perawatan medis dan psikologis sesegara mungkin.

Dukungan semua elemen, kata Yenny, penting untuk memberi pesan bahwa sebagai bangsa kita semakin kuat. Di sampinjg itu kita mendukung aparat yang tergabung dalam penanggulangan teror agar dapat bekerja cepat menangkap dan mengungkap pelaku dan otak aksi teorisme ini.

Masyarakat harus menunjukkan solidaritas sebagai manusia dan bangsa Indonesia terlepas dari sekat-sekat politik, etnis, agama, dan keyakinan untuk korban serangan ini. Solidaritas ini penting untuk membuktikan bahwa kita tidak takut atas serangan ini. Sebaliknya sebagai sebuah bangsa kita semakin kuat dan solid. Ketakutan dan saling curiga hanya akan melempangkan tujuan pelaku teror ini.

Yenny mengingatkan semua pihak, pemerintah dan masyarakat, bahwa aksi terorisme adalah ujung paling ekstrem dari upaya-upaya sekelompok orang untuk mencapai tujuan politik dan ekonomi mereka.

Namun, upaya pencegahan menuju aksi terorisme juga perlu terus didorong dan disuarakan seperti merespons setiap aksi kekerasan dan intoleransi berbasis agama dan keyakinan. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ahlussunnah, Humor Islam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Penting Kedepankan Prasangka Baik dalam Berorganisasi

Pringsewu, Ceramah Felix Siauw Lengkap

Manusia sebagai mahluk ciptaan Allah SWT harus selalu mengedepankan prasangka baik khususnya kepada Pencipta-Nya. Hal ini akan membuat kehidupan yang manusia jalani akan selalu disyukuri dan menerima apa yang ditakdirkan Allah adalah sesuatu yang terbaik.

Penting Kedepankan Prasangka Baik dalam Berorganisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Penting Kedepankan Prasangka Baik dalam Berorganisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Penting Kedepankan Prasangka Baik dalam Berorganisasi

Demikian disampaikan Tokoh Kabupaten Pringsewu H Reza Berawi yang juga Ketua Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) Provinsi Lampung, Selasa (15/3).

Selain kepada Allah SWT, Reza Berawi yang berprofesi sebagai Notaris ini juga mengatakan, sebagai makhluk sosial, manusia juga harus mengedepankan husnudzan terhadap sesama. "Husnudzan atau berbaik sangka terhadap sesama manusia, merupakan sikap terpuji yang harus diwujudkan melalui sikap, ucapan, dan perbuatan baik," jelasnya.

Sikap, ucapan, dan perbuatan baik sebagai perwujudan dari husnudzan itu menurutnya juga harus diterapkan dalam kehidupan berkeluarga, bertetangga serta bermasyarakat khususnya interaksi dengan sesama anggota dalam sebuah organisasi.

"Alangkah indahnya jika sikap Husnudzan ini ditumbuhkan, dipelihara, dan dikembangkan dalam organisasi NU yang kita cintai ini, sehingga apapun yang terjadi terhadap organisasi ini adalah bagian dari proses alami yang akan dilalui," ujarnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Reza menambahkan, idealnya sebagai bagian dari organisasi, haruslah saling percaya pada apa yang dilakukan oleh para anggota dalam mengelola organisasi. Semuanya bertujuan menjadikan dan memberikan yang terbaik bagi anggota.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Reza mengimbau agar setiap elemen organisasi tidak melihat perbedaan yang terjadi dalam berorganisasi dengan buruk sangka. Apalagi, menurutnya, merasa diri paling baik. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nasional, Fragmen, Olahraga Ceramah Felix Siauw Lengkap

Antisipasi Terorisme Lemah

Temanggung, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Ancaman terorisme di Indonesia yang kembali marak akhir-akhir ini menjadi persoalan yang cukup pelik untuk ditangani. Lemahnya sumber hukum untuk melakukan langkah pencegahan membuat aksi teror dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Untuk itu, diperlukan sumber yuridis baru yang berisi langkah-langkah pencegahan kejahatan, khususnya terorisme.

Antisipasi Terorisme Lemah (Sumber Gambar : Nu Online)
Antisipasi Terorisme Lemah (Sumber Gambar : Nu Online)

Antisipasi Terorisme Lemah

Hal tersebut disampaikan mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi saat memberikan tausiyah pada halal bihalal KBIH Babussalam Nahdlatul Ulama di Pendopo Pengayoman Temanggung, Senin sore (10/9). 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PWNU Jateng, M Adnan, Bupati Hasyim Afandi, Wabup Budiarto, Kapolres AKBP Susilo Wardono, Dandim 0706 Letkol Inf Ganardyto Herry K, Kajari Taufik Hidayat dan sejumlah aktivis NU beserta jamaah KBIH. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Polisi hanya bisa menangani setelah bom-nya meledak. Kalau belum meskipun sudah tahu prosedurnya rumit karena harus mencari alat bukti yang cukup," katanya.

Penyebabnya, kata pria yang kini menjadi Rais Syuriyah PBNU ini, tidak adanya sumber hukum legal dalam sistem perundangan yang memperbolehkan adanya langkah penangkapan terhadap pelaku kejahatan sampai terjadi tindakan. Seharusnya, pemerintah menyikapi secara tegas dengan membuat regulasi langkah-langkah antisipasi kejahatan. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Setidaknya kalau sudah ada regulasi, dapat meminimalisir terjadinya penyebaran aksi teror," terangnya.

Ia mengatakan, atas maraknya aksi teror yang terjadi dan cenderung meningkat selama sebulan terakhir, pihaknya berharap polisi dapat menuntaskan kasus ini dan mencabut hingga akar-akarnya. 

"Mari kita dukung dan doakan langkah-langkah yang diambil polisi untuk menuntaskan teror-teror ini," imbuhnya.

Ia mengatakan, kekerasan atas nama kelompok dan agama telah mulai menjalar di Indonesia. Hal tersebut terjadi disebabkan karena pola pikir beragama yang ekstrim dan kurangnya toleransi. Apabila persoalan tersebut dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan apa yang terjadi di Timur Tengah, pemberontakan terhadap pemerintahan dapat terjadi karena konflik yang ada saat ini merupakan bibit. 

"Tidak ada yang bisa menjamin apa yang terjadi di Timur Tengah tidak sampai ke negara kita. Jadi, mari kita waspada dan tingkatkan pembelaan kita pada NKRI dan beragama yang santun penuh toleransi,"  tambahnya.

Ia menghimbau agar warga NU menjalankan keislamannya berdasarkan apa yang telah diajarkan oleh pendiri dan ulama NU dizaman dahulu, yaitu menerapkan keagamaan yang saleh dan santun. Saling hormat-menghormati dan tidak membuat konflik. NU berperan besar dalam memerdekakan Indonesia, termasuk dalam penyusunan pancasila. 

"Kita jaga dan lestarikan ajaran NU yang sangat toleran," tandasnya.

Ketua KBIH Babussalam, Mahsum Efendi mengatakan, kegiatan halal bihalal yang diselenggarakan merupakan upaya untuk menciptakan ukhuwah Islamiyah antar umat. Dengan adanya persaudaraan yang kuat, maka akan semakin meningkatkan kekuatan Islam secara sosial. 

"Semakin bersatu, maka dakwah Islam yang santun dan toleran semakin kuat untuk mendukung pencegahan Islam yang keras dan terorisme," tandasnya.

Bupati Temanggung, Hasyim Afandi, secara spesifik berharap calon jamaah haji dan yang sudah berhaji dapat menjalin persaudaraan yang kuat. Untuk jamaah yang akan berangkat diharapkan mengikuti bimbingan dengan optimal untuk mencapai haji mabrur. 

Redaktur: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kajian Islam, Tegal, Kajian Sunnah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 02 Maret 2018

Pelajar NU Cirebon Ngaji Islam Nusantara

Cirebon, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pelajar NU kabupaten Cirebon mengadakan diskusi Ramadhan terkait isu Islam Nusantara yang akhir-akhir ini banyak diperbincangkan Sabtu (11/7). Sedikitnya 70 pelajar NU memadati Kantor Sekretariat IPNU-IPPNU Cirebon di Plered untuk berdiskusi bersama Wakil Ketua ISNU Jawa Barat KH Arwani Syaerozi yang biasa disapa Kang Wawan.

Menurut Kang Wawan, Islam Nusantara wajib menjadi karakter Muslim di Indonesia. “Di antara karakter Islam Nusantara adalah cinta tanah air, toleran, moderat, berpihak pada keadilan, gotong royong, solidaritas, dan menerima kearifan budaya dan tradisi lokal,” jelas Kang Wawan.

Pelajar NU Cirebon Ngaji Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Cirebon Ngaji Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Cirebon Ngaji Islam Nusantara

Menanggapi polemik Islam Nusantara, Kang Wawan menjelaskan jika dilihat dari maksud syariatnya Islam Nusantara yang memerhatikan aspek lokalitas tradisi, budaya, kearifan sebagai bagian dari khazanah Islam di Indonesia merupakan ejawantah makna rahmatan lil’ alamin sehingga Islam dapat mengayomi semua kalangan, memberi manfaat kepada siapapun.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Maka menggaungkan Islam Nusantara bukan sesuatu yang dilarang. Karena Islam Nusantara termasuk dalam bingkai maqasid ‘imarotul ardh (tujuan memakmurkan dunia) dan maqasid shalih li kulli zaman wa makan (tujuan agar Islam menjadi layak kapan dan di manapun),” jelas Kang Wawan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Peserta diskusi terdiri atas pelajar NU dari berbagai sekolah dan kecamatan. Acara ini diakhiri dengan buka puasa bersama. (Nurjanah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Lomba Ceramah Felix Siauw Lengkap

Warga Tionghoa Gandeng Pesantren Tebuireng Adakan Imlek bersama Gus Dur

Jombang, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Antara KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Imlek tidak dapat dipisahkan. Karena jasa Gus Dur, masyarakat keturunan Tionghoa bisa merayakan tahun baru Imlek. Gus Dur meresmikan Imlek sebagai hari libur nasional.

"Sebagai bukti rasa syukur atas keberadaan hari raya Imlek Yayasan Bakti Moral Klenteng Cokro Surabaya mengajak Pesantren Tebuireng menyelenggarakan kegiatan merayakan Imlek bersama Gus Dur," kata Muhammad Rusydi kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap, Sabtu (30/1).

Warga Tionghoa Gandeng Pesantren Tebuireng Adakan Imlek bersama Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Warga Tionghoa Gandeng Pesantren Tebuireng Adakan Imlek bersama Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Warga Tionghoa Gandeng Pesantren Tebuireng Adakan Imlek bersama Gus Dur

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini mendapat dukungan pula dari Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT).

Kegiatan yang dilaksanakan Ahad (31/1) di sekitar Pesantren Tebuireng ini meliputi tiga agenda. "Pertama adalah silaturahmi, bakti sosial, serta ziarah ke makam keluarga Tebuireng," kata alumnus Universitas Hasyim Asyari (Unhasy) Jombang ini.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Untuk kegiatan silaturahmi, pengurus Yayasan Bakti Moral Klenteng Cokro (YBMKC) Surabaya yang berjumlah 50 orang akan melakukan pertemuan sekaligus memperkenalkan diri kepada pengurus Pesantren Tebuireng.

"Silaturahminya dilaksanakan jam 9 pagi di Gedung Yusuf Hasyim lantai dua dengan dihadiri pihak Pesantren Tebuireng dan YBMKC," kata pengurus LSPT ini.

Sedangkan untuk bakti sosial, YBMKC yang difasilitasi LSPT memberikan ratusan bingkisan paket sembako yang dikemas langsung dari Surabaya. "Secara simbolis, penerima sembako sebanyak 25 orang akan diundang pada acara silaturahmi," kata Rusydi.

Sedangkan sisa masyarakat penerima lainnya akan diberikan sesuai seleksi yang dilakukan LSPT. "Mereka adalah para warga kurang mampu yang berada di sekitar pesantren," terangnya.

Puncak dari kegiatan nanti adalah ziarah ke makam keluarga Pesantren Tebuireng. Karena di pesarean tersebut ada makam KH Hasyim Asyari, KH Wahid Hasyim, serta Gus Dur. "Hal tersebut dilakukan sebagai rasa terima kasih warga Tionghoa terhadap jasa besar Gus Dur sehingga keberadaan mereka diakui pemerintah serta diperkenankan memperingati hari raya Imlek," pungkas Rusydi. (Ibnu Nawawi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ulama, Nasional, AlaNu Ceramah Felix Siauw Lengkap

Saling Menjaga, 100 Personel Banser NTT Partisipasi Damai Natal

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Sebanyak seratus personel Barisan Serba Guna (Banser) GP Ansor Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan siap berpartisipasi dalam Damai Natal dan Tahun Baru 2016 di Kota Kupang dan sekitarnya. Bersama elemen masyarakat lainnya, GP Ansor NTT akan membentu aparat kepolisian setempat mengawal keamanan dan ketertiban pada peringatan Natal dan tahun baru 2016.

Saling Menjaga, 100 Personel Banser NTT Partisipasi Damai Natal (Sumber Gambar : Nu Online)
Saling Menjaga, 100 Personel Banser NTT Partisipasi Damai Natal (Sumber Gambar : Nu Online)

Saling Menjaga, 100 Personel Banser NTT Partisipasi Damai Natal

Kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap di Kupang, Selasa (22/12), GP Ansor NTT melalui kepanitiaan saudara Iksan Arman Pua Upa mengatakan, panitia partisipasi Damai Natal tahun 2015 dan tahun baru 2016 di NTT melibatkan seratus personel yang terdiri dari perwakilan GP Ansor Kupang, GP Ansor Kota Kupang, Banser NTT, dan sejumlah pengurus GP Ansor NTT serta gabungan dari Pemuda Hindu Dharma.

"Kami sudah total sekitar 100 orang Banser dan gabungan pemuda Hindu Dharma," katanya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menurut Iksan, persiapan pengamanan dimulai dari 24 hingga 25 Desember 2015, dengan 13 titik gereja di wilayah Kota Kupang. Hari ini pihak panitia sudah mendistribusukan sejumlah surat pemberitahuan kepada gereja dan rapat koordinasi bersama Polres Kupang kota serta beberapa instansi terkait.

Sekretaris GP Ansor NTT Ajhar Jowe menegaskan, partsiapasi Damai Natal sudah menjadi agenda tahunan GP Ansor NTT. Tidak ada maksud dan tujuan lain dari kebersamaan ini. Kegiatan ini digelar demi menjaga keberagaman, kerukunan umat beragama yang ada di Nusa Tenggara Timur.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Sebab, setiap hari raya keagamaan Idul Fitri maupun Idul Adha teman-teman dari pemuda gereja juga melakukan hal yang sama seperti kita lakukan. Sebagai garda terdepan, kita tetap mengawal keberagamaan ini,” kata Ajhar. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Bahtsul Masail Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kamis, 01 Maret 2018

Gandeng Australia, LPBINU Tingkatkan Kapasitas Tanggap Bencana

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pengurus Pusat Lembaga Penanunggalan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) peluncuran program “Peningkatan Kapasitas dalam Kesiapsiagaan Bencana untuk Respon yang Cepat dan Efektif” di Gedung PBNU Lantai 5 Jakarta Pusat, Selasa (14/6) sore.

Ketua LPBINU M Ali Yusuf memaparkan, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), selama tahun 2015 menunjukkan dari jumlah kejadian, jumlah korban dan kerugian yang disebabkan longsor merupakan yang pertama, disusul banjir, dan puting beliung.?

Gandeng Australia, LPBINU Tingkatkan Kapasitas Tanggap Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)
Gandeng Australia, LPBINU Tingkatkan Kapasitas Tanggap Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)

Gandeng Australia, LPBINU Tingkatkan Kapasitas Tanggap Bencana

BNPB juga menyebut ada lebih dari 1.500 bencana terjadi di Indonesia dan menyebabkan lebih dari 240 korban jiwa serta lebih dari 837 ribu orang mengungsi, serta kerugian material yang sangat besar.

Pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya termasuk masyarakat telah melakukan berbagai hal. Namun, penanggulangan bencana khususnya tanggap darurat bencana dirasakan belum maksimal. Banyaknya kejadian bencana yang terjadi belum dapat ditangani secara cepat, kurang efektif dan masih berdampak besar. Hal tersebut disebabkan di antaranya oleh minimnya kompetensi pemangku kepentingan. Tidak adanya sistem tanggap darurat bencana yang efektif yang dapat digunakan dalam aktivitas respon darurat, kurangnya koordinasi antara pemangku kepentingan, dan kurangnya korelasi antara kegiatan kesiapsiagaan dengan implementasi pada saat tanggap darurat.

Oleh karena itu, sambung Ali, Nahdlatul Ulama melalui LPBINU bekerjasama dengan Pemerintah Australia melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) akan melaksanakan program “Mendukung Pemerintah dan Masyarakat Lokal untuk Meningkatkan Kapasitas dalam Kesiapsiagaan Bencana untuk Respon Bencana yang Cepat dan Efektif (SLOGAN-STEADY)”.

Tujuan umum dari program ini adalah untuk mengelola risiko dan dampak bencana melalui penguatan kapasitas kesiapsiagaan dan respon bencana. Upaya kesiapsiagaan bencana dibutuhkan untuk memastikan sistem dan prosedur dapat diimplementasikan. Kemudian sumber daya siap dimobilisasi secepat mungkin demi efektifitas kegiatan pemberian bantuan sehingga mempermudah tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi agar risiko dan dampak bencana dapat diminimalkan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ani Isgiyati dari BNPB, Natalie Cohen ? dari Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia, Bina Suhendra ? dan Sultonul Huda dari PBNU. (Kendi Setiawan/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap IMNU Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Waspadai Pengambilalihan Masjid NU dengan Cara Santun

Jember, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Tanah yang telah diwakafkan, khususnya untuk masjid atau lembaga sosial sebaikya segera di-akte-kan. Hal ini untuk menghindari terjadinya permasalahan hukum di kemudian hari. Sebab, tanah wakaf memang rawan disengketakan, atau malah dicaplok pihak lain.?

Hal tersebut diungkapkan Ketua Pimpinan Cabang Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (PC LWPNU) Jember, H. Muhammad Arifin menyikapi maraknya pergerakan kelompok radikal untuk merebut masjid NU di sejumlah tempat. Menurutnya, sertifkat atau akte kepemilikan teramat penting, bahkan sama pentingnya dengan tanah itu sendiri. Sebab, tanpa bukti kepemilikan tanah itu bisa hilang.?

Waspadai Pengambilalihan Masjid NU dengan Cara Santun (Sumber Gambar : Nu Online)
Waspadai Pengambilalihan Masjid NU dengan Cara Santun (Sumber Gambar : Nu Online)

Waspadai Pengambilalihan Masjid NU dengan Cara Santun

"Kalau beli tanah atau kita mendapat wakaf tanah, beda dengan beli mobil. Kalau beli mobil, walaupun kita tidak punya BPKB, tapi mobil tetap bisa pindah tangan. Tapi kalau beli tanah, yang bisa kita bawa adalah aktenya. Sedangkan tanahnya tetap. Karenanya, rawan sengketa," ujarnya kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap di sela-sela kegiatan di Arjasa, Kamis (25/8).

Arifin menambahkan, sengketa biasa muncul setelah orang yang mewakafkan meninggal dunia. Karena berbagai kepentingan para ahli warisnya, maka ? terjadilah saling gugat soal kepemilikan tanah yang sudah diwakafkan itu. Karenanya bukti kepemilikan yang sah, sangat penting, lebih-lebih untuk masjid. "Kalau tanah untuk masjid atau lembaga pendidikan sudah ada akte wakafnya, misalnya untuk NU, itu sudah tenang. Siapapun yang berusaha merebut, tidak bisa," jelasnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Namun, yang perlu diwaspadai, katanya, adalah model-model pengambil-alihan masjid dengan cara yang santun. Biasanya, mereka berbaik hati kepada pengelola atau takmir masjid dengan menawarkan bantuan baik materi maupun tenaga yang dalihnya untuk kemakmuran masjid. Namun lambat-laun pengelolaan masjidpun diambil alih, sehingga akhirnya masjid tersebut benar-benar lepas dari NU.?

"Celakanya, takmir masjid lama pun pasrah, misalnya dengan mengatakan, biarlah mereka sama-sama Islam, ibadah mereka juga bagus," tuturnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Putra Kangean, Madura itu menegaskan, saat ini pihaknya tengah menginventaris aset-aset NU, termasuk masjid dan lembaga milik pengurus atau orang NU yang berdiri di atas tanah wakaf. Selanjutnya, mereka akan difasilitasi untuk dilakukan balik nama.?

"Kami siap memfasilitasi itu, gratis. Aset NU atau Nahdliyin yang lembaganya digunakan untuk kepentingan umum, ternyata yang di-akte-kan cuma sekitar 30 persen," pungkasnya. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap AlaNu Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 28 Februari 2018

Rektor Harapkan KKN Mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta Tak Sekadar Formalitas

Yogyakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Antusiasme mahasiswa dalam mengikuti Pembekalan KKN, Sabtu (30/12) di Auditorium IIQ An-Nur sangat positif. Hal ini diharapkan sebagai signal yang bagus untuk membuktikan bahwa mahasiswa IIQ An-Nur bukan sekedar pencari ilmu dan penuntut ilmu, namun juga sebagai penyebar dan pengamal ilmu, hingga siap menjadi agen perubahan.

"Pelaksanaan KKN pada tahun ini diharapkan jauh lebih berkualitas dan mendatangkan manfaat kepada masyarakat," ungkapkan Ketua Panitia sekaligus Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat IIQ An-Nur Yogyakarta, Muslim.

Oleh sebab itu, lanjutnya, pengetatan proses dan persyaratan peserta KKN semakin dimaksimalkan dan difokuskan pada pembinaan diri para calon peserta.

Rektor Harapkan KKN Mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta Tak Sekadar Formalitas (Sumber Gambar : Nu Online)
Rektor Harapkan KKN Mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta Tak Sekadar Formalitas (Sumber Gambar : Nu Online)

Rektor Harapkan KKN Mahasiswa IIQ An-Nur Yogyakarta Tak Sekadar Formalitas

"Setidaknya setiap calon peserta KKN harus lulus Baca Tulis Al-Qur’an, dan Khutbah Jumat sesuai dengan standar yang ditentukan oleh IIQ An-Nur," papar Muslim.

Hal itu agar KKN IIQ An-Nur terus berbenah dan memaksimalkan perannya dalam menumbuhkan kreativitas dan dharma mahasiswa.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Heri Kuswanto, Rektor IIQ An-Nur menyampaikan agar nilai-nilai dan moral agama Islam, yaitu Al-Qur’an tetap melekat pada diri mahasiswa peserta, KKN bukanlah sekadar formalitas atau kegiatan akademik semata yang hanya dilaksanakan sebagai pelengkap persyaratan untuk menempuh dan menyelesaikan studi sarjana.

"Akan tetapi, KKN harus dijadikan sebagai wadah dan kesempatan untuk mengaplikasikan teori-teori keilmuan yang didapat di bangku kuliah. Di samping itu, kesempatan ini menjadi hal penting bagi setiap mahasiswa untuk memahami, baik memahami diri sendiri, memahami teman, dan memahami masyarakat," urai Rektor.

Pihaknya berharap kehadiran mahasiswa IIQ An-Nur di masyarakat menjadi pemberi solusi dan kemaslahatan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sementara itu, KH Yasin Nawawi, Ketua Yayasan An-Nur berpesan kepada seluruh peserta KKN untuk menyadari bahwa di pundak mereka ada tanggung jawab yang sangat besar.

"Tidak hanya tanggung jawab pribadi, namun juga tanggung jawab institusi IIQ, dan terlebih-lebih tanggung jawab agama Islam. Karena peserta KKN menjunjung nama Al-Qur’an yang tidak hanya sebagai prinsip dasar IIQ, namun juga kitab suci umat Islam yang sangat sakral," ujar Kiai Nawawi.

 

Dikatakan, peserta KKN harus menggali kreativitas, perspektif, dan kepekaan dalam menjalani masa KKN.

"Ketiga hal inilah yang menjadi kunci sukses mahasiswa dalam bermasyarakat," tegas Kiai Nawawi.

Namun demikian, ketiga prinsip ini harus diisi dengan nilai manfaat dan maslahat. Hal ini disebabkan karena, prinsip dan kesadaran untuk menjadi bermanfaat dan mendatangkan maslahat akan otomatis mengasah ketiga hal di atas.

"Kemanfaatan serta kemaslahatan insyaallah akan membawa keberkahan. Inilah yang disabdakan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW: Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya," pungkasnya.

KKN IIQ An-NUr dilaksanakan mulai 20 Januari 2018 di Desa Sidorejo, Kulon Progo. (Red: Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Habib, Ulama, Lomba Ceramah Felix Siauw Lengkap

Tambah Gizi, "Nyate Bersama" Setahun Sekali

Subang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Salah satu aktifitas yang rutin dilakukan tiap tahun di Pesantren Al-Mukhtariyyah adalah "nyate bersama". Tahun ini kegiatan tersebut digelar di halaman Pesantren yang beralamat di Desa Caracas, Kec. Kalijati, Kab. Subang.

Selasa (15/10) lalu, 2 kambing kurban disembelih di pesantren ini. Para santri yang biasanya membuka-buka kitab kuning, kali ini berurusan dengan daging kurban. Sebagian dari mereka  menyiapkan tusuk sate, sebagian yang lain menyiapkan tungku dan kayu bakar.

Tambah Gizi, Nyate Bersama Setahun Sekali (Sumber Gambar : Nu Online)
Tambah Gizi, Nyate Bersama Setahun Sekali (Sumber Gambar : Nu Online)

Tambah Gizi, "Nyate Bersama" Setahun Sekali

"Senang, bisa nyate dan makan sate, biasanya makan ala santri," ujar Antowi berseloroh sambil menyiapkan kayu di tungku yang akan dipakai untuk membakar sate.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Di tempat yang sama santri puteri yang sudah terbiasa "hidup di dapur pesantren" dengan sigap menggerus bumbu-bumbu yang sudah disiapkan

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Mudah-mudahan rasanya tidak kalah dengan tukang sate profesional" harap Leni Nurwidia, salah seorang santri puteri Pesantren Al-Mukhtariyyah

Setelah memasak sate para santri pun langsung menikmati masakan mereka. Secara terpisah, santri putera dan puteri makan di atas daun pisang. (Aiz Luthfi/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kajian Sunnah, Jadwal Kajian Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 27 Februari 2018

Nikmatnya Segelas Kopi Usai Shalat Tarawih

Solo, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Menikmati suasana Ramadhan di Kota Solo memberikan pengalaman yang berbeda dengan kota maupun daerah lainnya. Meski kota ini bukan termasuk "kota santri", namun di beberapa sudut kota masih dapat kita jumpai beberapa aktivitas serta tradisi keagamaan yang diadakan selama bulan puasa.

Di beberapa titik kota, seperti daerah Mangkuyudan, Kauman, Jayengan, Pasar Kliwon dan lainnya dapat kita temukan beberapa kekhasan seperti tradisi pembuatan bubur samin, malem selikuran, grebeg poso, dan lain sebagainya.

Nikmatnya Segelas Kopi Usai Shalat Tarawih (Sumber Gambar : Nu Online)
Nikmatnya Segelas Kopi Usai Shalat Tarawih (Sumber Gambar : Nu Online)

Nikmatnya Segelas Kopi Usai Shalat Tarawih

Pada momentum malam pertama Ramadlan di Kota Bengawan, Redaktur Ceramah Felix Siauw Lengkap memilih tujuan awal di daerah Pasar Kliwon, tepatnya di Masjid Jami’ As-Segaf untuk melaksanakan shalat isya dan tarawih.

Salah satu jamaah yang kami temui, Danang Pramudya, warga Sangkrah Pasar Kliwon, mengaku memilih shalat di Masjid As-Segaf, disamping rakaat tarawihnya berjumlah 20, juga waktu pelaksanaannya yang cukup longgar.

“Jadi setelah selesai berbuka dan habis shalat maghrib, tidak langsung terburu-buru pergi ke masjid untuk shalat tarawih,” ungkap dia

Sekitar pukul 19.00 WIB, adzan berkumandang dari menara Masjid As-Segaf. Jamaah pun mulai berdatangan. Namun, waktu pelaksanaan Shalat Isya baru dimulai sejam setelahnya atau sekitar pukul 20.00 WIB. Sembari menunggu waktu iqamah, dibaca ratibul haddad secara berjamaah.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Lanjut Ngopi. Waktu tepat menunjukkan pukul 20.00. Iqamah pun dikumandangkan. Ruangan masjid hingga lantai dua penuh sesak dengan jamaah. Shalat Isya berakhir dengan pembacaan wirid dan doa.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sang bilal kemudian megumandangkan seruan: Shollu sunnata at-tarawih....! para jamaah bergegas berdiri untuk mengikuti shalat tarawih yang dipimpin Habib Jamal bin Abdul Qadir As-Segaf.

Setelah seluruh rangkaian shalat tarawih dan witir dilaksanakan, masih dalam keadaan duduk di tempat para jamaah disuguhi segelas kopi rempah, dan kurma dengan diiringi alunan qasidah.

Kebetulan pada malam itu, qasidah dilantunkan oleh Habib Syech dengan penuh haru dan kegembiraan : Marhaban Ya Ramadhan/ Marhaban Syahrus Shiyam/ Marhaban Ya Ramadhan / Marhaban Syahrul Qiyam//? Marhaban Ya Ramadhan/ Marhaban Syahrul Qur’an/ Marhaban Ya Ramadhan / Marhaban Syahrul Ghufran//.





(Ajie Najmuddin/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Doa Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ikut Pembaretan, Fatser Tak Mau Kalah dengan Banser

Pringsewu, Ceramah Felix Siauw Lengkap



Satkorcab Banser Pringsewu menggelar Pembaretan bagi sekitar 90 anggota angkatan kedua pada 2017. Kegiatan itu digelar selama dua hari di kompleks gedung NU Pringsewu, 7 dan 8 Oktober.

Pembaretan kali ini lain dari biasanya karena dari 90 peserta yang ikut tersebut ada 22 Fatayat Serbaguna (Fatser) sebagai peserta.Para pemudi dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pringsewu ini antusias melaksanakan kegiatan itu meski banyak sekali ujian baik fisik maupun mental. Mereka tidak mau kalah dengan Banser.

Ikut Pembaretan, Fatser Tak Mau Kalah dengan Banser (Sumber Gambar : Nu Online)
Ikut Pembaretan, Fatser Tak Mau Kalah dengan Banser (Sumber Gambar : Nu Online)

Ikut Pembaretan, Fatser Tak Mau Kalah dengan Banser

Menurut Ketua GP Ansor Pringsewu Muhammad Sofyan, para anggota yang mengikuti Pembaretan ini merupakan kader-kader militan yang siap menjaga ulama, Nahdlatul Ulama dan NKRI.

"Mereka mengikuti pembaretan secara suka rela dan dengan biaya mereka sendiri," katanya di sela-sela pemberangkatan anggota untuk melakukan kirab lintas alam menuju makam KH Gholib, Pringsewu, Ahad (8/10).

Sementara itu Ketua PCNU Pringsewu H. Taufiqurrahim yang melepas kirab lintas alam tersebut berharap itu menjadi awal perjuangan untuk menjaga NU dan NKRI serta menegakkan Ahlussunnah wal-Jama’ah.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Kalian akan melewati perjuangan dalam mendapatkan baret anggota Banser dan Fatser. Setelah dapat gunakan itu untuk berkhidmah di NU. Jangan sampai kalian menyia-nyiakannya," pesannya dalam kegiatan bertema “Perkokoh Semangat Nasionalisme Sebagai Kader Bangsa dan Benteng Ulama”. (Muhammad Faizin/Abdullah Alawi)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Hadits, Khutbah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 26 Februari 2018

Rafli, Sosok Rendah Hati Jebolan LSN

Jember, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Striker Tim Nasional Indonesia U-18 Muhammad Ralfi Mursalim ternyata sosok yang rendah hati. Jebolan Liga Santri Nusantara (LSN) itu mengaku dirinya bukan siapa-siapa. Menurutnya, masih banyak pemain lain dari LSN yang pantas masuk skuad tim nasional, namun belum hokinya. Banyak alumni LSN yang bertalenta, namun tidak terpantau oleh pemerintah.

"Sebetulnya bukan hanya saya yang dari pesantren, banyak juga pemain bintang lain, tapi belum rezekinya," tukas Rafli kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap di sela-sela Jumpa Pers di hotel Aston, Jember, Kamis (19/10).

Rafli, Sosok Rendah Hati Jebolan LSN (Sumber Gambar : Nu Online)
Rafli, Sosok Rendah Hati Jebolan LSN (Sumber Gambar : Nu Online)

Rafli, Sosok Rendah Hati Jebolan LSN

Rafli menambahkan, LSN cukup bagus meski perlu pembenahan di sana-sini. Sebagai ajang untuk menggali pemain-pemain bertalenta di pesantren, LSN cukup prospektif dan perlu didukung oleh semua pihak.

LSN di mata Rafli mempunyai kelebihan dibanding ajang lain, yaitu dukungan spritualitas dari kiai. Di tengah kompetisi yang sengit, masih ada doa dan petuah kiai yang bisa menyejukkan hati. Secara pribadi, ia merasa dukungan yang diberikan kiainya di Pondok Pesantren Al-Asyariyah, Banten cukup membesarkan jiwanya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Kiai mendukung olahraga. Kiai bilang, tidak lupa agama, dan tidak lupa sepakbola, dan olahraga lain juga boleh," ungkapnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rafli bersama pemain PSSI U-19 akan menghadapi Persid Jember dalam laga uji coba di stadion Jember Sport Garden, Jember, Sabtu (21/10) sore.

Pelatih Indra Syafri membawa seluruh pemain terbaiknya dalam uji coba kali ini, termasuk bintang masa depan Indonesia, Egy Maulana Vikri, tandem Rafli di lini depan. (Aryudi A Razaq/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nasional, Santri Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 25 Februari 2018

MPR RI Dorong Pemerintah Tindak Tegas Gerakan Khilafah

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Majelis Permusyaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) akan mendorong pemerintah untuk menindak secara tegas terhadap gerakan-gerakan yang mempropagandakan negara berdasarkan khilafah.

Demikian dikatakan oleh Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Saifuddin dalam diskusi yang bertajuk “Menggugat Empat Pilar” di Kantor PBNU lantai delapan, jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Jumat (2/8) sore.

MPR RI Dorong Pemerintah Tindak Tegas Gerakan Khilafah (Sumber Gambar : Nu Online)
MPR RI Dorong Pemerintah Tindak Tegas Gerakan Khilafah (Sumber Gambar : Nu Online)

MPR RI Dorong Pemerintah Tindak Tegas Gerakan Khilafah

“Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah fenomena belakangan. Kita tentu harus serius dengan kehadiran HTI,” kata Lukman Hakim.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Lukman Hakim Saifuddin menilai pemerintah kurang serius menangani gerakan-gerakan yang merongrong Pancasila. Selain pemerintah, ia juga mengimbau masyarakat luas untuk tidak melakukan pembiaran terhadap gerakan-gerakan khilafah tersebut.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Pemerintah seperti tutup mata terhadap ancaman gerakan khilafah,” kata Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Mashdar F Masudi dalam forum yang sama.

Di hadapan sedikitnya 70 peserta diskusi, KH Mashdar mengatakan bahwa negara-negara Islam sedang terjadi gejolak hebat di Timur Tengah. Ideologi absolut dan hitam-putih persoalan membuat keamanan tak kunjung datang.

“Kalau negara Islam saja sudah seperti itu, apalagi negara dengan sistem khilafah yang sangat absolut,” tegas KH Mashdar.

Dalam diskusi yang difasilitasi Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM NU), Lukman Hakim menjelaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar menjadi salah satu program utama MPR RI.

Karena, sambung Lukman Hakim Saifuddin muncul sejumlah fenomena-fenomena aktual yang mengikis nilai-nilai Pancasila mulai dari gerakan separatis, gerakan kekerasan, gerakan khilafah, perilaku sewenang-senang pejabat publik.

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kajian Sunnah, Kajian, Makam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menag Berharap Metode Al-Azhar Bisa Berkembang di Indonesia

Malang, Ceramah Felix Siauw Lengkap

UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang menggelar sidang senat terbuka dalam rangka penganugerahan doktor Honoris Causa (HC) kepada Grand Syekh Al-Azhar Prof Dr Ahmad Mohammad Ahmad al-Tayyeb, Rabu (24/2). Gelar kehormatan ini diberikan UIN sebagai apresiasi atas jasa Grand Syekh dalam pengembangan pendidikan Islam, khususnya di Al-Azhar.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap metode pendidikan dakwah di Universitas Al-Azhar yang moderat dan toleran bisa dikembangkan pada lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Harapan itu disuarakan Menag saat memberikan sambutan di hadapan 500 civitas akademika UIN Maliki Malang dan tamu undangan pada acara penganugerahan doktor kehormatan kepada Syekh Ahmad ath-Tayyeb di UIN Malang, Rabu (24/02) sebagaimana dikutip dari laman kemenag.go.id.

Menag Berharap Metode Al-Azhar Bisa Berkembang di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Menag Berharap Metode Al-Azhar Bisa Berkembang di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Menag Berharap Metode Al-Azhar Bisa Berkembang di Indonesia

Menag menilai, Grand Syekh Al-Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama al-Muslimin adalah sosok ulama par-excellence dan intelektual Muslim dunia penebar kedamaian. Sikap demikian itu ditunjukkan selama masa transisi politik di Mesir, di mana Syekh Ahmad ath-Tayyeb mengedepankan ishlah dan berusaha memediasi pihak-pihak yang berkonflik agar bersatu kembali demi kejayaan Mesir dan Islam. Hal ini dikatakan Menag, sesuai pernyataan Grand Syeikh pada saat terjadi konflik di Mesir. Ia mengatakan, “Perbedaan merupakan sebuah keniscayaan dan saya himbau agar anda semua membuka pintu untuk perdamaian demi persatuan bangsa Mesir!”

“Sosok Syekh Ahmad ath-Thayyib boleh jadi tidak membutuhkan penganugerahan Dr HC, karena reputasinya sudah diakui dunia internasional. Kita justru yang berkepentingan menganugerahkan gelar kehormatan,” tambahnya. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selain itu, metode pendidikan dakwah Al-Azhar yang moderat dan toleran juga relevan dengan konteks Indonesia sebagai negara yang majemuk dan plural. Apalagi. Al-Azhar merupakan ikon institusi keislaman dunia dan namanya harum di kalangan Muslim Indonesia. 

“Studi di Al-Azhar asy-Syarif ibarat ‘menimba air’ dari sumber aslinya,” papar Menag.

“Al-Azhar secara konsisten mengembangkan faham sunni dan mengamalkannya dalam tindakan keberagamaan. Syekh Ahmad al-Tayyeb sebagai ulama moderat dan selalu menyerukan pentingnya ukhuwwah dan perdamaian,” tambahnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menag berharap, kehadiran Grand Syekh Al-Azhar ke Indonesia selain memperkuat hubungan bilateral antara dua negara, juga menjadi simbol kedekatan masyarakat Muslim Mesir dan Indonesia, serta bisa memperkuat kajian Islam di Indonesia. 

Dikatakan Menag,  awal kemunculan Perguruan Tinggi Islam di Indonesia pada tahun 1960-an juga mengacu pada model kajian Islam Al-Azhar. Saat sejumlah IAIN bertransformasi menjadi UIN (Universitas Islam Negeri), gagasan integrasi ilmu yang dikembangkan sedikit banyak juga diinspirasi oleh modernisasi pendidikan tinggi di Universitas Al-Azhar. 

Selain itu, hubungan Mesir dan Indonesia juga memiliki sejarah yang panjang. Para ulama dari kedua negara pernah terjalin jaringan intelektual yang intensif dalam hubungan guru-murid sejak abad ke-19. Bahkan, Mesir adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia pada tahun 1945, di saat negara-negara Eropa mengingkari kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. 

Surat Keputusan Rektor tentang Penganugerahan Doktor Honoris Causa Bidang Pendidikan Islam kepada Grand Syeikh Prof Dr Ahmad Mohammad Ahmad al-Tayyeb dibacakan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Maliki Malang Muhammad Zainuddin. Sementara itu, Rektor UIN  Malang Mudjia Raharja dalam sambutannya menyampaikan bahwa Grand Syeikh Al-Azhar merupakan sosok yang menginspirasi dalam tugas mengembangkan dan merawat cendekiawan muslim. Selain itu, Syekh Ath-Tahyeb juga merupakan ulama besar yang disegani, intelektual Muslim yang diakui dunia, serta tokoh yang selalu menyerukan kebenaran dan menebarkan kedamaian dunia. 

“Al-Azhar menjadi rujukan kami dalam mengembangkan UIN Malang, suatu saat nanti UIN Malang akan menjadi seperti Universitas Al-Azhar, yang mengembangkan ajaran Islam Rahmatan lil Alamin,” tutup Mudjia Raharja. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kiai, Sholawat Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sabtu, 24 Februari 2018

Pelajar NU Jombang Deklarasi Pemuda Antimiras dan Seks Bebas

Jombang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Setelah sukses menyelenggarakan Lomba Mars IPNU-IPPNU dan Mars Syubbanul Wathon karangan Pendiri NU, KH A Wahab Chasbullah serta Duta Rekan-rekanita Jombang dalam rangka Harlah ke-61 IPNU dan ke-60 IPPNU bulan yang lalu. Kini pada Kamis, (26/3) PC IPNU Kabupaten Jombang melalui badan Student Crisis Center Jombang sukses menggelar Sarasehan Pemuda Antimiras dan Seks Bebas.?

Pelajar NU Jombang Deklarasi Pemuda Antimiras dan Seks Bebas (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Jombang Deklarasi Pemuda Antimiras dan Seks Bebas (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Jombang Deklarasi Pemuda Antimiras dan Seks Bebas

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMK ? Khoiriyah Hasyim Seblak Diwek Jombang tersebut menghadirkan narasumber dari Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Dr H Asrorun Ni’am Sholeh dan Anggota DPRD Jatim Komisi B, Dra Hj Aisyah Lilia Agustina, MSi.?

Dengan tema ‘Tata Niaga Minuman ber-Alkohol dan masa depan generasi muda Indonesia’, sebanyak 200 peserta antusias mengikuti acara hingga selesai, diantaranya perwakilan dari PW IPNU-IPPNU Jawa Timur, PC IPNU-IPPNU se-Jawa Timur serta PAC/PR/PK/PKPT IPNU-IPPNU se-Kabupaten Jombang turut serta memadati tempat yang disediakan oleh panitia.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Kami berharap dan menghimbau kepada seluruh pelajar NU untuk turut serta mengawasi peredaran minuman beralkohol dan kondom diberbagai tempat, misalnya di minimarket atau apotik yang berada di sekitar kita,” tegas Dra Hj Aisyah yang juga merupakan Pembina PW IPPNU Jawa Timur.

Selain pemaparan tentang Peraturan Menteri Perdagangan tentang minuman beralkohol dan bahaya seks bebas, peserta juga diajak untuk bersama-sama menjadi stakeholder aktif dalam memberantas miras dan praktik seks bebas, diawali dengan Deklarasi Pelajar Nahdlatul Ulama Antimiras dan seks bebas dilanjutkan penandatanganan secara massal di atas kain putih sebagai simbolisnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sementara itu, Ketua PC IPNU Kabupaten Jombang Abdul Rosyid menegaskan, pelajar NU harus tangguh dalam menghadapi tuntutan dan permasalahan generasi muda yang semakin kompleks.

“Salah satunya dengan mengawasi peredaran miras dan kondom yang dijual secara bebas di toko-toko apotik atau minimarket lalu melaporkan pelanggaran tersebut kepada pihak yang berwenang sesuai peraturan menteri perdagangan tentang minuman beralkohol sebagaimana yang dipaparkan oleh narasumber,” terangnya. (Aulia Rohmah/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Amalan, Kajian Islam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dulu, Konflik Ideologis Antarulama Tak Libatkan Massa

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap



Aksi damai 411 lalu perlu dilihat dari perspektif Politik Islam Nusantara. Isu seperti itu juga terjadi dalam pilkada tahun sebelumnya. Tapi tidak seberat yang terjadi tahun ini.?

Dulu, Konflik Ideologis Antarulama Tak Libatkan Massa (Sumber Gambar : Nu Online)
Dulu, Konflik Ideologis Antarulama Tak Libatkan Massa (Sumber Gambar : Nu Online)

Dulu, Konflik Ideologis Antarulama Tak Libatkan Massa

Demikian disampaikan Zastrouw al-Ngatawi dalam Tadarus Islam Nusantara yang diadakan Pascasarjana STAINU Jakarta bertema "Dinamika Politik Pilkada DKI Jakarta" di gedung PBNU II, Jalan Amir Hamzah No. 5, Jumat (11/11) malam.?

Jika melihat ke belakang, kata dia, rangkain sejarah panjang dari berdirinya kerajaan-kerajaan Islam, NU, MIAI hingga lahirnya NKRI menjadi konstruksi politik Islam Nusantara. Menurutnya, dulu saat terjadi konflik idiologis antarulama itu tidak melibatkan massa. Begitu juga saat ada perbedaan tafsiran terkait nash.

"Misalnya perbedaan paham antar-Wali Sanga dengan Siti Jenar yang berbeda dalam prinsip ideologis. Begitu juga perbedaan paham antara Syeikh Al-Fanshuri dengan As-Sinkili. Adanya isu itu cukup dilokalisir hingga tidak melibatkan massa," ungkapnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Perjalanan historis para Wali Sanga dengan Kesultanan Demak menjadi titik tolak politik Islam Nusantara. Ciri politik Islam Nusantara adanya hubungan antara keraton dan ulama. Wali Sanga misalnya menjadi back up Raden Fatah.

"Ciri lain dari politik islam nusantara itu tidak melegitimasi kekuasaan dengan Al-Quran. Para sultan dulu menciptakan mitologi untuk melegitimasi kekuasaannya. Itu dilakukan untuk menghindari penistaan terhadap Al-Quran" tambahnya.

Dengan begitu bisa dikatakan ilmu politik Islam Nusantara memiliki karakter yang khas. Pertama, lebih mengutamakan kearifan dibanding dengan tuntutan legal formal syariah.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kedua, mengutamakan pluralitas dibanding sektarian. Ketiga, kemampuan merajut kemajemukan nusantara. Keempat, tidak menajamkan rasionalitas semata tapi juga spiritualitas rasa.

Dalam kesempatan yang sama Ahmad Suaedy mengatakan, Bhineka Tunggal Ika sedang mendapatkan ujian berat.

"Bhineka Tunggal Ika ditantang oleh isu-isu sektarianisme. Ini menjadi ujian demokrasi yang berat," tegasnya.

Dari aksi 411 bisa dianalisis bahwa tantangan pilkada saat ini lebih berat dibanding sebelumnya. Isu sektarian sudah sangat nampak dengan ratusan ribu orang berdemo beberapa waktu lalu. (Suhendra/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ulama, Daerah Ceramah Felix Siauw Lengkap

IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jakarta Pusat mengadakan turnamen futsal se-DKI Jakarta. Kali ini turnemen tergolong unik, karena semua pesertanya adalah orang mini (cebol) yang tak asing lagi di layar televisi Indonesia.

IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Jakpus Gelar Turnamen Futsal untuk Para Artis Cebol

Kebanyakan dari mereka adalah pemain sinetron, seperti Tarzan Betawi, Ronaldowati, dan  7 Manusia Harimau, yang sampai saat ini sinetronnya masih tayang. “Saya sendiri awalnya meragukan akan terlaksanannya turnamen ini. Mereka adalah pemain sinetron, terlebih ada yang bilang bahwa setelah futsal mau langsung menuju lokasi syuting di Cibubur,” ujar Yani Rahman, Ketua PC IPNU Jakarta Pusat.

Turnamen yang digelar Sabtu (12/9) ini dihadiri langsung oleh Faisal dari Deputi 3 Kemenpora Republik Indonesia. Ia membuka turnamen ini dengan menendangkan bola dari tengah lapangan yang kemudian disahut gemuruh tepuk tangan para peserta dan panitia.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Faisal tampak terkejut dan senang ketika memasuki lapangan futsal, di kawasan Kwitang, Jalan Keramat 2, Jakarta Pusat itu. “Waw, ini merupakan suatu kegiatan yang beda dengan yang lain, tetap jaya olahraga Indonesia,” ujarnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

PC IPNU Jakarta Pusat mengadakan turnamen ini karena menilai bahwa olahraga bisa dinikmati oleh semua kalangan. Gelak tawa yang tanpa henti mewarnai turnamen futsal tersebut. Semua larut dalam kebersamaan dan kegembiraan, termasuk bagi tim yang kalah. “Ini merupakan kemenangan kita bersama,” ujar Farly sesaat setelah menerima piala juara 1 turnamen futsal mini. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nusantara, Nasional, Quote Ceramah Felix Siauw Lengkap

IPNU Sulsel Dorong Penerbitan dan Sosialisasi Modul

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Mewakili pelajar NU se-Indonesia Timur, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sulawesi Selatan mendesak sidang komisi kaderisasi dalam forum rakernas IPNU untuk segera menghentikan perdebatan alot perihal penyempurnaan modul kaderisasi. Mereka berharap sidang tersebut segera menerbitkan dan menyebarkannya ke tiap tingkatan.

Ketua IPNU Sulsel Ramli Syamsuddin mengharapkan semua pimpinan wilayah untuk menerima modul kaderisasi untuk kemudian disahkan forum sidang.

IPNU Sulsel Dorong Penerbitan dan Sosialisasi Modul (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Sulsel Dorong Penerbitan dan Sosialisasi Modul (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Sulsel Dorong Penerbitan dan Sosialisasi Modul

“Tentunya beberapa tambal sulam yang sifatnya konstruktif masih diharapkan,” kata Ramli, Selasa (25/2).

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sidang komisi kaderisasi forum Rakernas berlangung Selasa (25/2) di LPMP DKI Jakarta. Karena perdebatan tak kunjung usai, sidang komisi akan dilanjutkan pada Rabu (26/2). (Andi M Idris/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap Sunnah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 23 Februari 2018

Guru Besar UIN Malang Nilai Mahasiswa ‘Sarungan’ itu Cerdas-cerdas

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Imam Suprayoga mengatakan, mahasiswa yang menerapkan pola pesantren termasuk memakai sarung dan menghafal Al-Qur’an memiliki kecerdasan di atas mahasiswa pada umumnya. Kecerdasan tersebut membuahkan prestasi, di antaranya dalam perolehan IPK, kemampuan berbahasa, dan kemampuan dalam menyusun skripsi.

“Saya masih ingat pertama kali mahasiswa yang diberi hafalan Al-Quran dan hafal 30 juz ternyata mahasiswa dari jurusan Fisika. Tahun berikutnya yang terbaik dari jurusan Matamatika hafal 30 juz. Tahun berikutnya mahasiswa Matematika lagi, kemudian mahasiswa jurusan Ekonomi hafal 30 juz, bahkan skripsinya ditulis dalam bahasa Arab,” katanya saat mengisi Seminar Sarung Nasional bertema “Sarung sebagai Identitas Budaya Indoneia” yang diselenggarakan Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (6/4) lalu.

Guru Besar UIN Malang Nilai Mahasiswa ‘Sarungan’ itu Cerdas-cerdas (Sumber Gambar : Nu Online)
Guru Besar UIN Malang Nilai Mahasiswa ‘Sarungan’ itu Cerdas-cerdas (Sumber Gambar : Nu Online)

Guru Besar UIN Malang Nilai Mahasiswa ‘Sarungan’ itu Cerdas-cerdas

Selain berprestasi hafal Al-Qur’an dan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) yang tinggi, ada juga mahasiswa? yang menulis skripsi dengan sembilan bahasa, yaitu Bahasa Korea, Mandarin, Inggris, Jepang, Arab, Rusia, Indonesia, Jawa, dan Bahasa Banyuwangi. Sehingga pihak kampus sampai kesulitan mencari penguji.

“Ternyata memang luar biasa anak pesantren kalau dipelihara kok bisa menulis skripsi sembilan bahasa. Ya memang satu. Tetapi satu ini perlu disampaikan, alumni pesantren yang sarungan itu loh, jadi sarungan juga hebat loh,”? ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari berbagai prestasi tersebut, Imam lalu membuka kesempatan kepada para mahasiswa yang hafal Al-Qur’an minimal 10 juz untuk dibebaskan seluruh biaya pendidikanya.

“Saya pikir waktu itu yang bisa hafal Al-Qur’an antara 10 sampai 15 mahasiswa. Ternyata waktu itu sudah 70 dan pernah mencapai 150 mahasiswa,” kata Imam. Kembali ucapannya disambut tepukan riuh hadirin.

Pada kesempatan tersebut hadir pula sejarawan yang juga Ketua Lesbumi KH Agus Sunyoto, Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi; Direktur Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki, dan Aneka Muhdori; dan Ahmad Nusolahardo dari Behaestex.

Ketua LTM PBNU KH Mansur Sairozy mengatakan, seminar sarung merupakan langkah awal dari rencana besar festival sarung yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat. Ia menegaskan LTM PBNU terus menerus melakukan upaya inovasi dalam rangka makmurkan rumah Allah yakni masjid dan musala. (Husni Sahal/Kendi Setiawan/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pendidikan, Hadits Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pelajar Indonesia di Hadhramaut Gagas Rekonsiliasi Sunni-Syi’ah

Tarim, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Melalui Departemen Pendidikan dan Dakwah Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Hadhramaut, Yaman, menggagas rekonsiliasi antara madzhab-madzhab di dunia Islam, terutama antara Sunni dan Syiah.

Jumat (11/4) kemarin di aula Daarul Ghuroba ini, PPI di Hadramaut menglar acara diskusi khusus mengenai kemungkinan terjadinya rekonsiliasi ini. Acara yang dihadiri sejumlah mahasiswa Al-Ahgaff dan Darul Guroba’ ini dibuka pada pukul 21. 15 waktu setmpat.

Pelajar Indonesia di Hadhramaut Gagas Rekonsiliasi Sunni-Syi’ah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar Indonesia di Hadhramaut Gagas Rekonsiliasi Sunni-Syi’ah (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar Indonesia di Hadhramaut Gagas Rekonsiliasi Sunni-Syi’ah

Pertikaian antara Sunni dan Syiah, bukanlah masalah baru karena sejak abad ke-3 dan 4 sudah bergejolak, papar Nor Cholis dalam awal presentasi. Perbuatan naif antar kelompok madzhab yang tidak pantas telah merambah ke berbagai lini kehidupan hingga yang berdampak pada kekacauan umat Islam itu sendiri.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Inilah kerapuhan persatuan umat yang saya kira tidak pantas,” kata pengurus cabang istimewa NU (PCINU) Yaman ini.

Perdebatan, dialog bahkan konferensi internasional antara ulama Sunni-Syiah yang sudah kerap digalakkan ini, tetap saja efeknya belum bisa dirasakan. Mengutip perkataan Al-Habib Abu Bakar Al-Adeni, bahwa dalam menyatukan antara kedua sekte Islam ini bukanlah dengan beradu argumen, melainkan mencari benang merah kesamaan antara mereka.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Memaksa kehendak antara dua sekte yang mempunyai pemahaman berbeda adalah hal yang sulit, kecuali mengumpulkannya mereka pada titik persamaan, tutur,” Dzul Fahmi, moderator memandu acara.

Panelis lain, Imam Nawawi mengatakan, berbagai pihak perlu melakukan percepatan untuk meminimalisir keretakan diantara Sunni dan Syiah.

“Dari berbagai hasil konferensi, diskusi dan perdebatan efek nyata yang kita alami tak begitu signifikan. Diskusi tersebut telah merumuskan beberapa konsep. Setidaknya keluar dari diskusi membawa hasil, diantaranya pemahaman yang berbeda bisa dibicarakan dalam diskusi ilmiah bukan dengan perbuatan arogansi.”

Ia menyampaikan, salah satu kunci rekonsiliasi adalah ada pada tokoh masyarakat di daerah masing-masing basis Sunni atau Syiah.

“Pergantian baju alias memaksa kehendak untuk saling mengikuti antara ajaran kedua sekte sangat sulit karena mereka punya akidah dan kita punya akidah dan titik tekan,” tambahnya.

Ia merekomendasikan, harmonisasi antara Sunni dan Syiah bisa dijalin pada ranah muamalah atau interaksi sosial. Selain itu, berbagai ide rekonsiliasi bisa disampaikan dalam berbagai silabus pendidikan. (Abdul Muhith/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nahdlatul Ulama, Syariah, Habib Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kamis, 22 Februari 2018

Ketua Fatayat NU Jatim bagi Pengalaman di Komunitas Non Muslim

Surabaya, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Menyampaikan materi kewirausahaan dengan peserta berlatar belakang Kristen ternyata menyisakan cerita mendalam. Khususnya antusias peserta dan keseharian dalam mencari makanan halal.

Kegiatan dimaksasud adalah Training of Entrepreneur; Start Your Green Business. “Pesertanya adalah non Muslim yakni Kristen dan Katolik,” kata Hikmah Mafaqih kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap (19/12).

Ketua Fatayat NU Jatim bagi Pengalaman di Komunitas Non Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua Fatayat NU Jatim bagi Pengalaman di Komunitas Non Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua Fatayat NU Jatim bagi Pengalaman di Komunitas Non Muslim

“Pelatihan ini untuk pemilik usaha mikro dan kecil atau calon pengusaha yang menekankan pada isu ramah lingkungan,” kata Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur periode 2013-2018 ini. “Kegiatan merupakan program dari ILO yang berusaha menumbuhkan wirausaha baru dengan berperspektif ramah lingkungan,” lanjutnya.

Selama lima hari yakni dari tanggal 9 hingga 13 Desember, Hikmah, sapaan akrabnya memberikan sejumlah materi kepada dua puluh tiga peserta. “Sebenarnya peserta diatasi maksimal dua puluh orang, namun ada penambahan peserta,” ungkapnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kegiatan berlangsung di Hotel T-More Kupang dengan materi mulai dari manajemen usaha, motivasi untuk jadi pengusaha di jalur green job dan rencana keuangan. “Diharapkan usai kegiatan pelatihan disiapkan bisnis plan namun dengan usaha yang ramah lingkungan,” ungkap dosen di UIN Malang ini.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Berbeda dengan pelatihan yang lain, selama acara berlangsung materi dan metodologi didesain sangat partisipatif. “Kami sangat menekankan dan menghargai pengalaman peserta dalam mengelola usaha di tempat masing-masing,” terangnya. Demikian juga agar pelatihan yang berlangsung cukup lama ini dibuat menyenangkan.

Rasa capek dan kerinduan karena terpisah lama dari keluarga akhirnya sedikit terobati dengan antusias peserta. “Apalagi  makanan di sini enak-enak,” katanya sembari tertawa.

Kendati demikian, selama di Kupang harus ekstra hati-hati dalam mencari makanan halal. “Tapi masyarakat di sana sangat memahami bahwa saya adalah Muslim dengan menyediakan makanan yang halal,” ungkapnya. Apalagi untuk masakan babi, misalnya  hanya dijual di rumah makan tertentu. (syaifullah/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Khutbah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sejarawan: Autobiografi Idham Cholid Penting untuk Dibaca

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Sejarawan Anhar Gonggong berpendapat para politisi dan mereka yang ingin tahu tentang sejarah NU dan situasi politik era 1950-an-1980-an harus membaca buku autobiografi KH Idham Chalid dengan Judul ”Napak Tilas Pengabdian Idham Chalid: Tanggung Jawab Politik NU dalam Sejarah”

Dijelaskan bahwa buku yang diterbitkan oleh Forum Indonesia Satu (FIS) ini adalah buku yang memberikan gambaran yang begitu bagus pergumulan mulai dari demokrasi liberal, demokrasi terpimpin sampai dengan masa pemerintahan Presiden Soeharto yang semuanya harus dihadapi dengan kesopanan dan etika politik tertentu.

Sejarawan: Autobiografi Idham Cholid Penting untuk Dibaca (Sumber Gambar : Nu Online)
Sejarawan: Autobiografi Idham Cholid Penting untuk Dibaca (Sumber Gambar : Nu Online)

Sejarawan: Autobiografi Idham Cholid Penting untuk Dibaca

“Saya menemukan Idham Chalid memiliki etika politik tertentu dalam menyelesaikan krisis yang harus dihadapinya. Tidak hanya pemimpin NU, tetapi sekaligus pemimpin bangsa, sayang jika tidak terbaca, karena informasi yang diberikan adalah informasi dari orang yang selama 28 tahun bergumul dengan segala situasi,” tandasnya dalam peluncuran buku tersebut, Kamis (6/3) malam.

Dikatakannya, dalam periode awal republik yang penuh goncangan ini, para pemimpin nasional waktu itu adalah para tokoh muda yang minim pengalaman, termasuk Idham Chalid. Anhar mencontohkan upaya penyelesaian kasus pemberontakan yang dilakukan oleh Kolanel Simbolon di Sumatra Utara. Idham Chalid yang waktu itu Waperdam bidang keamanan meminta agar Simbolon tidak dipecat secara langsung, yang berarti berbeda pendapat dengan PM Ali Sastroamijoyo.

“Terjadi dialog yang sangat intens yang barangkali kita tidak mendapatkannya sekarang, dalam menghadapi persoalan politik dan keamanan ketika Idham Chalid dengan segala kemamuannya berusaha agar Simbolon tidak dipecat secara langsung, padahal PM Ali Sastroamijoyo mengatakan harus dipecat,” tambahnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Anhar menuturkan adanya dialog yang sangat menarik antara Idham Cholid dan Simbolon ditengah muktamar yang akan diadakan. Idham yang datang dari Padang ke Medan, bahkan ditakutkan akan ditangkap, tapi yang menarik, justru Simbolon meminta Idham ditempatkan dirumah walikota yang berdampingan dengan rumahnya agar tidak diganggu anak buahnya.

Selanjutnya Idham Chalid minta bertemu dan disitulah terjadi dialog yang menunjukkan kesopanan ditengah berbagai perbedaan pendapat. Anhar menuturkan Idham Chalid berkata “Saya datang untuk memberitahukan kepada anda bahwa akan ada muktamar NU. Simbolon menjawab “Silahkan lanjutkan, anda aman, walaupun mungkin ada anak buah saya yang ekstrim, tetapi saya jamin keamanan Pak Idham karena saya tahu Pak Idham berbeda dengan sikap perdana menteri,”

“Jadi disitu tampak Simbolon memahami Idham Chalid memiliki sikap yang berbeda dengan perdana menteri. Persoalannya terletak bagaimana Pak Idham menyampaikan persoalan yang didengar kepada presiden sehingga meminta agar menempuh cara lain agar konflik dan kekerasan tidak terjadi,” katanya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Anhar menjelaskan bahwa buku ini menunjukkan apa yang dapat kita pelajari diantara orang yang berbeda pendapat dan posisi yang berbeda. “Sebenarnya kita boleh berbeda pendapat, tetapi ada satu hal yang tak bisa dihilangkan, bagaimana kita bersikap bahwa kita adalah satu bangsa dan kita harus menyelesaikan persoalan ini. Ini yang saya tangkap dari buku ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Ia menuturkan “Lebih dari itu, buku ini memberikan informasi bahwa ada sikap kepemimpinan yang harus dimiliki dalam menghadapi krisis yang ada. Dan Idham Chalid menunjukkannya.” tukasnya. (mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Halaqoh Ceramah Felix Siauw Lengkap

600 Jamaah Majelis Syekh Abdul Qodir Jailani Situbondo Hadiri Istighotsah Kubro

Situbondo, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani Blimbing Besuki, Situbondo, Jawa Timur, mengirimkan 600 jamaah istighotsahnya untuk menghadiri acara Istighotsah Kubro dalam rangka hari lahir ke-94 Nahdlatul Ulama, yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Timur, Ahad (9/4), di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Jamaah Istighotsah yang berangkat ke Sidoarjo tersebut adalah sebagian dari seluruh jamaah Istighotsah Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani. Mereka kebanyakan berasal dari desa dan kecamatan yang berada di wilayah barat Kabupaten Situbondo.

600 Jamaah Majelis Syekh Abdul Qodir Jailani Situbondo Hadiri Istighotsah Kubro (Sumber Gambar : Nu Online)
600 Jamaah Majelis Syekh Abdul Qodir Jailani Situbondo Hadiri Istighotsah Kubro (Sumber Gambar : Nu Online)

600 Jamaah Majelis Syekh Abdul Qodir Jailani Situbondo Hadiri Istighotsah Kubro

Mereka berangkat ke Sidoarjo dengan menggunakan 30 unit kendaraan dan sebelum mereka mengikuti acara Istighotsah kubro tersebut, mereka terlebih dahulu berziarah ke makam Sunan Ampel, Surabaya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Hal ini kami lakukan sebagai bentuk kecintaan kami kepada Jam’iyyah Nahdlatul Ulama dan sebagai bukti sam’an wa tha’athan kami kepada para Masyayikh dan Guru-guru kami,” kata Kiai Mohammad Hasan Nailul Ilmi, pengasuh Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani sekaligus pemimpin Majelis Istighotsah Syekh Abdul Qodir Jailani.

Kiai muda yang memiliki ratusan santri putra dan putri serta ribuan jamaah Istighotsah ini berharap Istighotsah Kubro yang dilaksanakan oleh PWNU Jawa Timur benar-benar menjadi sebab turunnya rahmat serta keberkahan untuk bangsa Indonesia yang akhir-akhir ini banyak dirundung masalah. Hal ini sesuai dengan moto acara tersebut yakni “Mengetuk Pintu Langit Menggapai Nurullah”. (Red: Mahbib)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Daerah, Warta, Meme Islam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 21 Februari 2018

Film dan Pewayangan Media Efektif Sebarkan Islam

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Ketua Lesbumi KH Agus Sunyoto mengungkapkan betapa cepat ajaran Islam masuk dan diterima masyarakat Nusantara melalui media wayang.?

“Masyarakat Islam Nusantara pada awalnya lebih mengenal tokoh-tokoh cerita pewayangan daripada nama-nama para sahabat Nabi. Masyarakat meneladani nilai-nilai kebaikan ajaran Islam dari tokoh dalam pewayangan. Oleh sebab itu Islam di Nusantara pada masa lalu tidak bisa diukur dengan konteks seperti yang ada sekarang,” kata Kiai Agus dalam “Ngaji Sejarah dan Sinema” yang dihelat Senin, (30/1) di Gedung PBNU, Jakarta Pusat.

Film dan Pewayangan Media Efektif Sebarkan Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Film dan Pewayangan Media Efektif Sebarkan Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

Film dan Pewayangan Media Efektif Sebarkan Islam

Menurut Kiai Agus, kisah Ramayana sudah dikenal pada jaman kuno, namun hanya di kalangan keraton. Beberapa penulis kakawin seperti Empu Sedah, juga bangunan candi seperti Candi Sukuh dan Candi Ceto mengenalkan kisah Ramayana. Tetapi melalui media itu masyarakat belum paham, hingga kemudian muncul era wayang.

Wayang, lanjut Kiai Agus, dengan berbagai bentuknya seperti wayang purwa, krucil, jemblung, klitik, dan wayang orang berkembang sampai kemudian terdapat pengaruh Timur Tengah dan sastra Jawa pada akhir abad 17.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Semua warisan itu lalu dilestarikan di pesantren. Termasuk doa-doa yang diajarkan para kiai. Kita tidak lepas dari akar tradisi. Itulah yang menyebabkan NU masih ada,” tegas Kiai Agus.

Pembicara lainnya Seno Gumira Ajidarma, mengatakan semua dari kita sebenarnya sudah menjadi sineas. Itu terbukti dari seringnya menggunakan bahasa gambar yang bergerak.?

“Sinema adalah cara berbahasa yang menggunakan gambar bergerak, ada suaranya, ada bahasa visual. Ini artinya kita sudah menjalankan,” kata Seno.

Membicarakan sinema atau film akan lebih rumit, sama halnya dalam beragama. Seno mengajak hadirin bermenung dengan pertanyaan, dalam beragama apakah kita hanya berteori atau mengutamakan amaliah.

Menurutnya yang penting dipikirkan adalah pencarian identitas. Dal hal para sineas dapat menengok kiprah Usmar Ismail untuk Indonesia.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Usmar melahirkan film-filmnya berangkat dari pemikiran bagaimana mengenalkan Indonesia. Waktu itu Usmar melihat adanya kenyataan pengiriman delegasi Indonesia ke seluruh dunia, selalu dominan Jawa dan Bali. Maka Usmar mengenalkan budaya Indonesia—yang bukan hanya Jawa dan Bali—jalan keluarnya adalah film, dan bukan yang lain,” urai Seno.

Lalu, ada renungan bisakah mempancasilakan Indonesia dalam film? Bisakah membuat film yang ? Indonesia. Usmar lalu meminta naskah cerita kepada Sitor Situmorang dan lahirlah film “Darah dan Doa”. Tanggal shoting pertama, 30 Maret, dijadikan sebagai Hari Film.

Uniknya cerita film tersebut terinspirasi Longmarch-nya tentara Tiongkok yang dalam konteks tersebut adalah menganut paham komunisme. Ini sama saja dengan ironi kemerdekaan. Film tersebut juga bercerita tentang orang biasa, dengan aktor-aktor biasa, dan tema tidak menghibur.?

Saat ini, identitas melalui film tidak bisa dipegang karena ketika berbicara tentang film sekarang hanya sebagai barang dagangan.

“Namun salah besar bila semua dari kita menggunakan pendekatan film sebagai barang dagangan. Barangkali penting untuk NU adalah supaya bisa menyampaikan identitas NU dengan bahasa film,” tegas Seno. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ulama, Hikmah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 20 Februari 2018

Lakpesdam NU Sumedang Siapkan Kader Penggerak Ranting NU

Sumedang, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Sumedang bertandang ke Kantor PP Lakpesdam NU di Jalan H Ramli Nomor 20A? Menteng Dalam Tebet Jakarta Selatan, Kamis, (28/1). Mereka membahas persiapan pendidikan kader penggerak ranting NU di Sumedang.

Rombongan ini terdiri atas Ketua Lakpesdam NU Sumedang Muhammad Ramdani, Sekretaris Lakpesdam NU Sumedang Asep Sujana, Wakil Ketua Lakpesdam NU Sumedang Irwan Kurniawan, dan Wakil Bendahara Lakpesdam NU Sumedang Kusnara.

Lakpesdam NU Sumedang Siapkan Kader Penggerak Ranting NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Lakpesdam NU Sumedang Siapkan Kader Penggerak Ranting NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Lakpesdam NU Sumedang Siapkan Kader Penggerak Ranting NU

“Salah satu tujuan lawatan kali ini adalah untuk silaturahmi dan kerja sama program. Selain itu ada beberapa kesepakatan di antaranya dalam waktu dekat akan diadakan pelatihan kader penggerak ranting, peningkatan wawasan keulamaan, tata kelola organisasi dan SOP pengelolaan keuangan organisasi NU,” kata Ramdani.

Pendidikan kader penggerak ranting direncanakan akan beriringan dengan Lakpesdam NU Garut, Lakpesdam NU Kabupaten Tasikmalaya, Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya, Lakpesdam NU Kabupaten Bandung, dan Lakpesdam NU Kota Bandung.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pendidikan kader diharapkan menghasilkan kader penggerak ranting yang gesit. (Ayi Abdul Kohar/Alhafiz K)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Lomba, Bahtsul Masail Ceramah Felix Siauw Lengkap