Jumat, 20 Desember 2013

GP Ansor Dawe Helat Konferensi ke-13

Kudus, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengadakan konferensi ke-13 di aula Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Tarbiyatul Athfal yang terletak Desa Kajar. Kegiatan tersebut dihelat selama dua hari, mulai Sabtu sampai Ahad (15-16/6).

GP Ansor Dawe Helat Konferensi ke-13 (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Dawe Helat Konferensi ke-13 (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Dawe Helat Konferensi ke-13

Pada Sabtu (15/6) kemarin, kegiatan yang dibuka  Pimpinan Cabang GP Ansor Kudus ini diawali dengan bazar murah, pengobatan alternatif dan pentas seni. Sementara Ahad (16/6) digelar seminar kewirausahaan dan pelaksanaan sidang-sidang konperensi.

Ketua Panitia Konferensi Sahlan mengatakan, perhelatan ini merupakan permusyawaratan tertinggi GP Ansor. Agendanya untuk mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus lama, merumuskan program kerja, dan memilih ketua baru periode 2013-2015.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Disamping itu, konferancab menjadi momentum menghidupkan ranting-ranting GP Ansor dan membangkitkan sekaligus meningkatkan peran di tengah masyarakat,” terangnya.

Adanya ragam kegiatan ini, Sahlan menjelaskan sebagai upaya menyemarakkan konferensi yang diikuti ratusan peserta utusan ranting. Dalam bazar murah yang terdapat 18 stand itu, pihaknya menjual paket sembako murah senilai Rp 47.000 berupa Beras 4 kg dan 2 liter minyak goreng.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Kalau pengobatan alternatif nonmedis ditangani secara gratis oleh anggota Banser Wirahusada (Barada) dibawah komando Banser Dawe,” terang Sahlan.

Ketua PAC Ansor Dawe Abd Basith Shidqul Wafa menambahkan, GP Ansor dengan segala potensinya berupaya menjadi  organisasi pemuda NU yang memilki kepedulian terhadap masyarakat. Pengobatan gratis yang ditunjukkan Barada merupakan bentuk kepedulian kader Ansor dalam memberikan kemanfaatan bagi umat.

“Saya berharap masyarakat bisa memahami keberadaan Ansor dan Banser tidak sekedar menjadi tenaga keamanaan melainkan juga mampu membantu menyembuhkan penyakit,” katanya.

Saat membuka acara, Sekretaris PC GP Ansor Kudus Suwindi mengapresiasi kegiatan yang diadakan PAC  Dawe. Dikatakan, kiprah GP Ansor harus semakin diintensifkan dalam rangka mensyiarkan Islam rohmatal lilalamin sebagaimana yang dicanangkan para pendiri Ansor dan NU.

Usai dibuka, kegiatan bazar murah dan pengobatan gratis langsung mendapat perhatian masyarakat desa Kajar Dawe. Mereka berbondong-bondong memadati stand yang menjual berbagai pernak-pernik mulai pakaian, buku dan berbagai mainan. Sementara pengobatan gratis hingga pukul 12.00 Sabtu kemarin tercatat 50 pasien dengan ragam penyakit yang berobat pada Barada.

Hingga berita ini dimuat, agenda konperancab masih berlangsung persidangan membahas program kerja dan laporan pertanggungjawaban. Hadir dalam  pembukaan, Rois MWCNU Dawe KH Ahmad Thoha, sekretaris PC Ansor Kudus Suwindi dan tamu undangan lainnya.

Redaktur      : Abdullah Alawi

Kontributor  : Qomarul Adib

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap PonPes Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 06 Desember 2013

Peresmian Kantor Baru NU Sulsel Semarak

Makassar, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Peresmian kantor NU Sulawesi Selatan, Rabu (22/8) di halaman kantor Jalan Perintis Kemerdekaan KM 9 berlangsung semarak. Kedatangan rombongan Gubernur Sulsel, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansyah, disambut pagelaran musik merching band yang berasal dari pesantren binaan NU di Sulsel.

Peresmian Kantor Baru NU Sulsel Semarak (Sumber Gambar : Nu Online)
Peresmian Kantor Baru NU Sulsel Semarak (Sumber Gambar : Nu Online)

Peresmian Kantor Baru NU Sulsel Semarak

Tak berhenti disitu rombongan yang juga diarak dengan Tari Paduppa, dalam tradisi Bugis-Makassar. Tari Paduppa ini sebagai tari-tarian untuk menjemput para bangsawan. Terlihat juga dalam rombongan, Wakil Gubernur Agus Arifin Numang yang juga Mustasyar NU.

Dalam sambutan Ketua Panitia Pembangunan dan Peresmian Kantor NU Sulsel, Andi Majdah M Zain yang juga Rektor Universitas Islam Makassar mengatakan, kantor NU Sulsel ini mulai dibangun pada pertengahan Juli 2013. Pembangunan telah memakan biaya sekitar Rp 7,5 milyar yang berasal dari Pemprov 1 milyar, hamba Allah masing-masing 2 orang Rp 1,5 milyar dan 1 milyar yang tidak disebutkan namanya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kemudian sebagai komitmen Universitas Islam Makassar sebagai Kampus milik NU memberikan urungan atau patungan 1 milyar dan selebihnya urungan dari pengurus, dosen-dosen UIM, pengusaha NU dan warga Nahdliyin.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Kantor NU Sulsel ini setidaknya masih membutuhkan dana sekitar Rp 1,5 milyar untuk pembelian alat kelengkapan kantor, namun sengaja diresmikan untuk menggerakkan hati warga Nahdliyin untuk menyumbang,” imbuh Iskandar Idy dalam sambutannya disambut tertawa oleh ribuan Nahdliyin.

Menurutnya,? pembangunan kantor NU Sulsel ini, semoga mampu menjadi pusat untuk membangkitkan proses-proses berdakwah semua komponen NU di sulawesi selatan, yang sebelumnya lembaga/lajnah dan banom memiliki sekretariat yang berbeda.

Ketua Umum PP Muslimat NU mengapresiasi selesainya dibangun kantor NU ini. Dikatakan, sekarang yang perlu diperhatikan bagaimana NU Sulsel dapat memfungsikan kantor yang berlantai 5 ini sebagai pusat kaderisasi dan dakwah untuk menyebarkan nilai-niai aswaja di tengah masyarakat.

Tak lupa pula PP Muslimat NU juga urungan untuk menutupi kekurangan pembangunan Kantor NU Sulsel ini sebanyak 100 juta.

Dalam ceramah Kiai Said Aqil Siroj menyinggung mengenai amalan-amalan NU Sulsel yang banyak dianggap bidah seperti memuji Nabi, burdah, barazanji, tawassul dan lain sebagainya.

Disisi lain Kang Said menyampaikan wawasan kebangsaan NU, menurutnya di negara Indonesia, tak hanya ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama Islam yang dibutuhkan, tetapi ukhuwah wathaniyyah atau persaudaraan sesama warga bangsa sangat dibutuhkan.

“Mengapa timur tengah saat ini sering bergejolak, karena di dalamnya tidak ada kesepakatan bagaimana menjaga keutuhan bangsa atau ukhuwah wathaniyah. Nah, NU jauh hari sudah mengamalkan dan menfatwakan Ukhuwah Islamiyah harus paralel dengan ukhuwah wathaniyah,” katanya.

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Selatan, mengapresiasi atas selesainya pembangunan Kantor NU Sulsel ini. SYL sapaan akrab Gubernur Sulsel ini berharap NU Sulsel dapat berjalan bersama-sama dengan Pemrov untuk melakukan kerja-kerja sosial, pendidikan dan dakwah.

“Komitmen pemerintah tak diragukan lagi, saya bersama Pak Agus Wagub Sulsel sangat memperhatikan Ormas NU di Sulsel,” katanya disambut tempukan tangan dari warga Nahdliyin yang hadir.

Setelah itu Gubernur dan Kiai Said Aqil Siroj bersama-sama menanda tangani prasasti dan pengguntingan pita didampingi Rais Syuriyah NU Sulsel Gurutta Sanusi Baco, Wakik Gubernur, Ketua Umum PP Muslimat NU, Iskandar Idy, Rektor Universitas Islam Makassar Andi Majdah M Zain, Katib Syuriyah Kiai Ruslan, dan Arfin Hamid.

Acara Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Kantor NU Sulsel. Kemeriahan peresmian kantor NU Sulsel ini, dihadiri mantan-mantan Ketua PWNU Sulsel, Para Mustasyar, Ketua Lembaga/Lajnah, Badan Otonom, PCNU Se Sulsel dan Ribuan Nahdliyin memadati peresmian ini. (Andy Muhammad Idris/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nusantara, Humor Islam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 20 November 2013

Akhirnya Modul Kaderisasi IPNU Siap Diterbitkan

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Setelah melalui diskusi panjang dan alot, sidang komisi kaderisasi Rakernas 2014 akhirnya menyetujui pengesahan modul kaderisasi. Forum yang diselenggarakan di LPMP DKI Jakarta, Rabu (26/2) itu selanjutnya meminta jajaran PP IPNU untuk segera menerbitkan modul tersebut.

Sebelumnya poros Sulawesi yang diwakili Bidang Kaderisasi IPNU Sulsel Andy M Idris? mengatakan, "Keberadaan modul kaderisasi IPNU tidak bisa ditawar-tawar lagi. Hal ini menjadi harapan besar bagi kelangsungan proses kaderisasi di Indonesia bagian timur.”

Akhirnya Modul Kaderisasi IPNU Siap Diterbitkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Akhirnya Modul Kaderisasi IPNU Siap Diterbitkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Akhirnya Modul Kaderisasi IPNU Siap Diterbitkan

Modul kaderisasi ini telah melalui proses panjang; mulai dari workshop kaderisasi, rakernas, dan terakhir rakornas kaderisasi di Bogor.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Karenanya, forum rakernas ini menjadi momentum untuk mengesahkan dan menerbitkan segera yang pada gilirannya didistribusikan ke wilayah dan cabang IPNU se-Indonesia. (Red:? lhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap Sejarah, Pondok Pesantren, Santri Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 19 November 2013

Kapolda Berikan Uang Pembinan Untuk Pemenang LSN Zona Lampung

Lampung, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Pertandingan LSN Regional Sumatera V Zona Lampung resmi dibuka oleh Kepala Kepolisian Daerah Lampung Brigjen Pol Dr Ike Edwin di Lapangan Sepakbola Pahoman Bandar Lampung, Senin (19/9). Brigjen Pol Ike Edwin sangat mengapresiasi LSN Zonal Lampung sebagai langkah baik untuk pembinaan dan pembibitan pesepak bola kalangan pesantren.

"Ini merupakan langkah yang bagus untuk terus menggelorakan sepakbola kepada masyarakat luas," katanya.

Kapolda Berikan Uang Pembinan Untuk Pemenang LSN Zona Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)
Kapolda Berikan Uang Pembinan Untuk Pemenang LSN Zona Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)

Kapolda Berikan Uang Pembinan Untuk Pemenang LSN Zona Lampung

Untuk itu, Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin mendukung penuh kegiatan Liga Santri Nusantra khususnya di zona Lampung.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Langkah nyata dukungan itu diwujudkan dengan pemberian hadiah uang pembinaan untuk para pemenang untuk LSN Regional Sumatera V Zona Lampung.

Juara I akan mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar 5 juta. Juara II sebesar 4 juta. Sedangkan juara III mendapatkan 3 juta rupiah.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pembukaan turnamen yang akan berlangsung hingga 23 September 2016 ini dihadiri Sekretaris LSN 2016 Khoirudin Abbas, Kakanwil Kemenag Lampung, Fokompinda Lampung, serta Ketua KNPI, serta panpel regional Sumatera V Zona Lampung. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nahdlatul, Amalan, Sholawat,Attijani Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 03 November 2013

Jangan Cuma Jadi Penonton di Negeri Sendiri

Kendal, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Banyaknya investor asing yang masuk ke Indonesia, menuntut generasi muda untuk kreatif dan aktif di bidang ekonomi, dibutuhkan generasi yang mau dan mampu berkompetensi di dunia bisnis atau berwirausaha.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Kendal, H. Mustamsikin M.Ag. ketika memberikan sambutan pada Dialog Kewirausahaan dan peluncuran Bimbel Excellent yang dihelat oleh PC. IPPNU Kabupaten Kendal, Sabtu (19/1) lalu.

Jangan Cuma Jadi Penonton di Negeri Sendiri (Sumber Gambar : Nu Online)
Jangan Cuma Jadi Penonton di Negeri Sendiri (Sumber Gambar : Nu Online)

Jangan Cuma Jadi Penonton di Negeri Sendiri

“Di Kendal, akan semakin banyak investor asing yang akan menanamkan modal mereka di sini, itu seharusnya jadi cambuk bagi kita, agar kita jangan cuma jadi penonton di rumah sendiri. Kita harus mampu bersaing dengan mereka,” tegasnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pada dialog kewirausahaan yang digelar di gedung pertemuan Rumah Makan Aldila tersebut, hadir pula ketua LP Maarif Kendal, Ibnu Darmawan yang sekaligus berkapasitas sebagai pembicara.

Di hadapan seratusan peserta dialog yang berasal dari 20 PAC dan komisariat yang ada di Kendal, Ibnu Darmawan memberikan motivasi serta pengetahuan seputar dunia kewirausahaan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Saya mengamini apa yang dikatakan bapak wakil bupati, kita harus mampu jadi tuan rumah yang mahir dalam menguasai segala hal yang ada di negeri kita sendiri, jangan hanya jadi penonton saja,” ujarnya.

Pada dialog tersebut, IPPNU Kendal menghadirkan Sa’adatul Abadiah sebagai pembicara pada dialog tersebut. Ia merupakan owner dari La Naya, indsutri rumahan yang memproduksi berbagai macam kerajinan tangan.

Perempuan yang dulu sempat menjabat sebagai wakil ketua PW IPPNU Jawa Tengah tersebut membagikan pengalamannya ketika jatuh bangun merintis La Naya. Bahkan, perempuan yang pernah terjun di LSM pemberdayaan perempuan itu juga pernah diliput sebuah stasiun televisi karena kegigihan dan kreativitasnya di bidang wirausaha.

Di akhir dialog, ketua PC IPPNU Kendal, Afidatun Ni’mah, mengatakan bahwa PC IPPNU Kendal akan serius untuk memfollow up dialog kewirausahaan tersebut dengan pelatihan langsung tentang pembuatan berbagai macam handycraft yang unik dan menarik.

“Kami tidak mau hanya berdialog saja tanpa ada aksi nyata, selepas ini, kami akan serius mengawal kader-kader IPPNU Kendal dari mulai pelatihan hingga memasarkannya secara luas,” pungkasnya.

Kontribut: Amalia Ulfah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Sejarah, Syariah, AlaNu Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 01 November 2013

Semarak Santripreneur 2016 Menembus Pasar Global

Yogyakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Untuk yang kedua kalinya penghargaan Santripreneur Award digelar Rumah Enterprener Indonesia (REI). Di tahun yang kedua ini REI menggandeng Kemenkop dan UKM RI, serta memilih lokasi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk melaksanakan berbagai rangkaian acara Santripreneur Award.

“Alhamdulillah, di tahun 2016 ini REI, tidak hanya menyelenggarakan Santripreneur Award saja untuk yang kedua kalinya, namun berbagai acara atau event santripreneur. Di antara rangkaian acara ada Santripreneur Expo, Training Santripreneur, serta Santripreneur Award 2016,”jawaban singkat dari Direktur Utama REI M. Choirul Anam melalui siaran pers yang diterima Ceramah Felix Siauw Lengkap Ahad (11/9). Acara yang berlangsung di akhir bulan September 2016 ini akan dilaksanakan di Jogja Expo Center (JEC) dengan tema “Semarak Santripreneur Indonesia”.

Semarak Santripreneur 2016 Menembus Pasar Global (Sumber Gambar : Nu Online)
Semarak Santripreneur 2016 Menembus Pasar Global (Sumber Gambar : Nu Online)

Semarak Santripreneur 2016 Menembus Pasar Global

Menurutnya, santripreneur merupakan generasi baru yang lahir dari tingginya semangat berwirausaha di kalangan santri. Santri yang dimaksud disini merupakan santri yang mukim atau alumnipondok pesantren maupun warga negara Indonesia? yang mempunyai hubungan keislamandengan pondok pesantren atau kiai.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

KH Ahmad Sugeng Utomo selaku Pembina REI mengatakan, sekarang ini santri harus bangkit dalam bidang ekonomi. Santri tidak melulu berkecimpung di ilmu agama saja untuk mengembangkan agama Allah. Penguasaan di ranah ekonomi juga perlu untuk ditaklukkan guna menjadi santri yang alim dalam agama, bermoral dalam perilaku, mapan dalam mentalitas, cakap dalam berbisnis, dan berdedikasi dalam karya.

Santri yang notabene adalah sebagai pemerkokoh dan penerus bangsa, lanjut dia, diharapkan bisa mengikuti santripreneur untuk mendapatkan pengetahuan lebih tentang dunia kewirausahaan, terlebih untuk santri yang sudah memiliki usaha bisa mengikuti acara santripreneur award dengan mendaftar di website resminya yaitu www.santripreneur.co.id.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Santripreneur sebagai wadah berkumpulnya santri-santri yang berwirausaha diharapkan lebih siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dengan mengikuti Training Santripreneur yang merupakan salah satu rangkaian acaraSantripreneur Award.

Training yang bertemakan “Pelatihan Wirausaha Pemula” pihak REI mendatangkan narasumber dari Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia dan beberapa pengusaha dari Yogyakarta maupun Nasional.

“Harapan kami acara Santripreneur Expo dan Training untuk santripreneur bisa mendatangkan manfaat bagi peserta khususnya dan Bangsa Indonesia pada umumnya”, tambah KH Ahmad Sugeng Utomo.

Rangkaian acara “Semarak Santripreneur 2016”akan berlangsung selama 3 hari yaitu pada tanggal 27-29 September 2016. Untuk hari pertama akan ada Training Santripreneur, beberapa Talkshow (“Santri Belajar Sehat” dan “Polisi Bersama Santri”), dan kompetisi Stand Up Comedy“Santri untuk Negeri” untuk hiburan para pengunjung.

Hari kedua juga ada Talkshow yang salah satunya bertemakan “Satu Jam Bersama Menteri Ketanagakerjaan; Bincang UU Ketanagakerjaan” dan malamnya ada Santripreneur Fashion Show. Berlanjut di hari ke-tiga,akan ada Talkshow Inspiratif “Pengusaha Santri Mendunia: Menguak Dunia Bisnis Ekspor & Impor”dan malamnya yaitu acara puncak “Awarding” untuk santripreneur yang lolos seleksi.

Berdasarkan informasi dari panitia, untuk pendaftaran santripreneur expo dibuka mulai 1-20 September 2016 dengan persyaratan yang sudah tertera di web resminya santripreneur. Sedangkan peserta untuk acara Training Santripreneur bisa diikuti oleh santri, mahasiswa, pengusaha pemula, serta umum. Berbeda lagi untuk peserta Santripreneur Award, peserta harus memiliki usaha dan mendaftarkan usahanya di website resmi santripreneur dengan kategori usaha Industri, Perdagangan & Jasa, kategori Boga, dan kategori Kreatif.

Pendaftaran santripreneur award untuk tahun 2016 ini, akan berlangsung dari tanggal 1 sampai tanggal 16 September 2016. Peserta yang lolos seleksi berkas akan ditindaklanjuti berupa verifikasi lapangan, dan penjurian akhir oleh dewan juri. Setelah proses tersebut peserta yang lolos akan mengikuti penyerahan hadiah dan pemberian tropy pada malam puncak penghargaan. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Khutbah, Ulama, Nasional Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 18 September 2013

Puluhan Ribu Nahdliyin Hadiri Harlah Muslimat NU

Brebes, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Lebih kurang sepuluh ribu Nahdliyin (sebutan warga NU), tumpah ruah dihalaman kantor Kecamatan Bantarkawung guna menghadiri puncak Harlah Muslimat NU ke-67.  Mereka datang dari segala penjuru pelosok desa di 17 Kecamatan se Kabupaten Brebes. Iring-iringan berbagai jenis kendaraan, memadati arena harlah sejak pukul 07.00 pagi.

Semangat para Ibu dalam menghadiri hari lahir Muslimat kontan mendapat pujian dari Anggota DPR RI H Nasrudin. “Muslimat NU memang hebat, meskipun dengan urunan sendiri, datang ke acara hanya dengan mengharap ridlo dari Allah SWT,” puji Nasrudin saat memberikan sambutan pada Harlah, kemarin.

Puluhan Ribu Nahdliyin Hadiri Harlah Muslimat NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Puluhan Ribu Nahdliyin Hadiri Harlah Muslimat NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Puluhan Ribu Nahdliyin Hadiri Harlah Muslimat NU

Dalam kesempatan itu Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU Hj Nurhalimah menyerahkan santunan kepada 100 anak yatim piatu. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Terkait Pemilu gubernur dan wakil gubernur Jateng, ia menegaskan, Muslimat NU Brebes netral. Namun demikian, tidak berarti memblenggu anggotanya untuk mendukung pilihannya masing-masing.

“Yang jelas, secara organisatoris dan sesuai dengan AD/ART Muslimat NU netral, perkara nanti ada yang mengklaim, itu urusan pribadi-pribadi bukan organisasi,” tandasnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ketua Panitia Harlah Hj Sofiatun Nisa mengatakan, kegiatan Harlah antara lain diisi dengan pelayanan KB Gratis, Lomba Sholawat Nabi dan Manasik Haji bagi anak-anak TK/RA se Kabupaten Brebes. 

Ketua III Pimpinan Wilayah Muslimat NU Hj Munawaroh mengingatkan agar Muslimat NU terus berjuang tanpa henti. Meskipun berbagai lembaga pendidikan telah dimotori, dilahirkan dan dikelola secara baik tetapi harus terus digelorakan dan ditingkatkan kualitasnya dengan penuh keikhlasan. 

Dikatakannya, Muslimat NU saat ini tidak hanya berjuang untuk bidang keagamaan saja, tetapi juga harus berjuang secara cerdas, tuntas dan ikhlas.  

Harlah diisi dengan ceramah agama oleh Mubaligh dari Kota Tegal KH Mujtahid. Dalam ceramahnya dia mengajak para Ibu tetap menjadi ibu, meskipun dalam berbagai kegiatan yang menyita waktu. Mujtahid percaya, kegiatan Muslimat NU akan mengajak ke jalan yang di ridloi Allah SWT, menuju jalan ke Surga. “Surga adalah di telapak Kaki Ibu, dan ibu yang ada surga-Nya, tentu ibu yang Muslimat, sholeha,” kata Mujtahid. 

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Wasdiun

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nahdlatul, IMNU, Makam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 03 September 2013

Pengasuh Pesantren Siap Bantu Ansor Way Kanan Cerdaskan Generasi NU

Way Kanan, Ceramah Felix Siauw Lengkap? . Ustadz Sholihin, Pengasuh TPA PP Riyadlotul Mubtadiin Kampung Tanjung Agung Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung mengapresiasi positif langkah PC GP Ansor setempat menggelar Pesantren Kilat Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (Sanlat BPUN) sebagai upaya mencerdaskan generasi Nahldatul Ulama (NU).

Pengasuh Pesantren Siap Bantu Ansor Way Kanan Cerdaskan Generasi NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengasuh Pesantren Siap Bantu Ansor Way Kanan Cerdaskan Generasi NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengasuh Pesantren Siap Bantu Ansor Way Kanan Cerdaskan Generasi NU

"Upaya Ansor tersebut bagus sekali. Pada pelaksanaan ke depan, harus lebih banyak lagi diumumkan kepada masyarakat di daerah ini. Warga yang miskin harus didorong untuk bersemangat belajar," kata dia di Pakuan Ratu, Sabtu (2/1).

Sanlat BPUN digelar di Way Kanan pertama kali tahun 2015. Program utama Yayasan Mata Air itu meloloskan lima alumni SMA setempat memasuk PTN idaman mereka dan mendapatkan beasiswa.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Tentu saya siap turun tangan untuk membantu menyampaikan program itu. Selama itu ke depannya memang jelas untuk kemajuan warga NU, masyarakat Islam dan Indonesia, Insyaallah kami akan siap ikut di belakangnya menyampaikan itu, mendakwahkan itu," tegas Ustadz Sholihin.

Ia menambahkan, ? hal tersebut perlu dilakukan agar warga NU dalam pendidikan tidak hanya berkutat pada agama saja. "Karena kita hidup di dunia, tentu harus ada keseimbangan antara dunia dan akhirat, sektor pendidikan jangan ditinggalkan," kata dia.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

PC GP Ansor Way Kanan dipimpin Gatot Arifianto bertekad menggelar Sanlat BPUN pada 2016. Bagi pelajar SMA sederajat kurang mampu namun berprestasi atau rangking 10 besar di Way Kanan, bisa segera mengirimkan foto kopi rapor kelas 10, 11, dan 12 dan mengirimkannya ke jalan Jenderal Sudirman km 1 no 83 Kelurahan dan Kecamatan Blambangan Umpu paling lambat 15 Januari 2016.

Secara garis besar Sanlat BPUN berbicara tentang tiga hal: pendidikan, kepemimpinan dan keberagamaan yang ramah. Informasi via online bisa dilayani di BPUN Waykanan untuk facebook dan @GPANSORWK1 untuk twitter. Atau bisa juga menghubungi nomor 085382008080 untuk penjelasan lebih lanjut. (Syuhud Tsaqafi/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Sejarah, Sunnah, Pemurnian Aqidah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 12 Agustus 2013

Apem Keong Mas Pengging, Awalnya Sebagai Pengusir Hama

Boyolali, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Usai shalat Jum’at (19/12), jalanan di sekitar kompleks Pengging Boyolali terlihat ramai. Dari berbagai penjuru, warga mulai berdatangan mendekati arah panggung, yang akan dijadikan tempat dilangsungkannya tradisi sebar apem. Sementara itu, dua gunungan apem setinggi 1,5 meter sudah disiapkan di Kantor Kecamatan Banyudono Boyolali.

Apem Keong Mas Pengging, Awalnya Sebagai Pengusir Hama (Sumber Gambar : Nu Online)
Apem Keong Mas Pengging, Awalnya Sebagai Pengusir Hama (Sumber Gambar : Nu Online)

Apem Keong Mas Pengging, Awalnya Sebagai Pengusir Hama

Jelang pukul 14.00 WIB, acara pun dimulai. Setelah berbagai sambutan dari pemerintah, dua gunungan apem didoakan oleh ulama setempat untuk kemudian dikirab menuju ke lokasi sebar apem.

Acara kirab, diiringi oleh rombongan berpakaian khas Keraton Surakarta dan beberapa warga yang juga ikut dengan menampilkan potensi budaya lokal. Dua gunungan kemudian berpisah, satu dibawa di depan Pasar Pengging, lainnya diarak menuju arah Masjid Ciptomulyo.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Begitu apem dibawa ke atas panggung, ribuan pengunjung yang sudah menanti, langsung pasang badan untuk bersiap mendapatkan apem.

Apem mulai dilempar. Sembari mendongak ke atas, warga berebut apem yang dilempar ke arahnya. Suasana menjadi sangat riuh. Namun, kemeriahan itu tak berlangsung lama, sebab rintik hujan mulai turun. Tanpa dikomando, mereka langsung mencari tempat berteduh.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pengusir Hama

Tradisi sebar apem di kawasan Pengging ini berawal di zaman pujangga kraton Yosodipuro I, kala itu masyarakat mengeluhkan serangan hama keong mas dan tikus yang mengakibatkan gagal panen.

Oleh Yosodipuro, petani diminta untuk memasak hama keong mas dengan cara dikukus dan dibungkus dengan janur. Sejak saat itu, hama keong mas menghilang dan petani kembali bisa menikmati panen.

“Apem keong mas ini, dulu digunakan untuk mengusir hama,” terang salah satu sesepuh, Sunarto P. Atmojo.

Menurutnya, tradisi ini juga erat kaitannya dengan tradisi sebar apem di daerah Jatinom Klaten. Sunarto juga berpesan, mesti dipercaya mengandung berkah, agar tetap percaya dengan kekuatan Tuhan, bukan apem.

“Meski demikian, kita mesti tetap percaya pada Allah yang memberi kehidupan, bukan kepada apem,” tuturnya. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Budaya, Hadits, Khutbah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 24 Juli 2013

Saksikan Pameran Lukisan Gus Mus, Kang Said: Sangat Dalam Maknanya

Kudus, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pejabat Rais Aam PBNU KH Mustofa Bisri (Gus Mus) kembali menunjukkan kepiawiannya dalam melukis, Beberapa karya lukisnya Sabtu (6/8) kemarin dipamerkan sebagai rangkaian acara “Selametan 70 Tahun Gus Mus” di Balairung Universitas PGRI Semaran, Jawa Tengah.

Lukisannya yang dipamerkan itu antara lain berupa kaligrafi, lukisan nikotin dan tinta di atas amplop, hingga lukisan besar di atas kanvas. Judul-judul karya tersebut, di antaranya Hanya Lafal, Mulut-mulut, Pencitraan, O,Islamku, Potret Diri, Sujud, Tuhan yang Akan Menolongku, Bismillah, Alif, dan lainnya.

Saksikan Pameran Lukisan Gus Mus, Kang Said: Sangat Dalam Maknanya (Sumber Gambar : Nu Online)
Saksikan Pameran Lukisan Gus Mus, Kang Said: Sangat Dalam Maknanya (Sumber Gambar : Nu Online)

Saksikan Pameran Lukisan Gus Mus, Kang Said: Sangat Dalam Maknanya

Beberapa pengunjung pameran mengapresiasi karya kiai yang juga penyair, penulis, dan pelukis itu. Ketua umum PBNU KH Said Agil Siraj yang hadir merasa kagum terhadap Gus Mus yang disebutnya sebagai sosok langka.

?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Karya Gus Mus sangat dalam maknanya karena lukisannya menyikapi berbagai hal terutama keislaman," kata Kang Said yang seketika itu membeli sebuah lukisan Gus Mus yang berlabel O.Islamku..! berukuran 70 x 90 cm.

?

Pegiat tari Sufi Kiai Budi Harjono menilai Gus Mus adalah sosok prasojo (sederhana) tetapi mampu menampilkan pesona. Gus Mus bisa dilihat dari berbagai sudut pandang kekiaian, kapabilitasnya dan kekuatan dirinya sebagai seorang penyair, serta karya lukisnya yang berkarakter sesuai universialitasnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

?

"Terlebih lagi Gus Mus didukung pesantrennya dengan literaturnya yang selalu menjaga kekuatan sastra yang berangkat dari dalil dan nash," katanya kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap.

?

Seorang pengurus Pimpinan Wilayah GP Ansor Yogyakarta, Karsono, juga mengaku kagum dengan ketokohan Gus Mus. "Siapa pun sudah tahu Gus Mus itu lengkap, mulai kiai, penyair dan pelukis. Karyanya sangat menarik penuh makna," katanya singkat.

Pada 28 September-5 Oktober 2013 lalu, Gus Mus juga memamerkan lukisan dan puisi bertajuk "Rukun Lima" di Bandung, Jawa Barat. Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibien Rembang ini memamerkan karyanya bersama empat penyair dan pelukis lain, yaitu Jeihan Sukmantoro, Sapardi Djoko Damono, D. Zawawi Imron, dan Acep Zamzam Noor. (Qomarul Adib/Mahbib)

Foto: Seorang pengunjung menyaksikan salah satu lukisan Gus Mus berjudul "Pencitraan"

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Tokoh, Ahlussunnah, Hikmah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kamis, 11 Juli 2013

Gus Dur is Somebody, Dipuja dan Dibenci

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Gus Dur memang kontraversial, apa yang dikatakan seringkali menimbulkan polemik dikalangan masyarakat. Situasi ini telah menunjukkan keberadaan dan sikap Gus Dur penting untuk ditanggapi, baik atas dukungan dari mereka yang mencintai atau kritikan dari mereka yang membenci.



Gus Dur is Somebody, Dipuja dan Dibenci (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur is Somebody, Dipuja dan Dibenci (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Dur is Somebody, Dipuja dan Dibenci

Rais Syuriyah PBNU KH Masdar F Mas’udi berpendapat Gus Dur adalah Somebody, tak ada orang yang bersikap netral terhadap Gus Dur, semua orang memperhitungkan keberadaannya.

“Gus Dur adalah somebody, langka orang yang mendapat posisi seperti itu, sementara sebagian besar kita adalah nobody, keberadaannya tidak diperhitungkan,” katanya dalam diskusi buku tentang Gus Dur akhir pekan lalu.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Buku yang membahas tentang Gus Dur juga sudah sangat banyak, tapi sebagian besar hanya mengambil satu sisi pemikiran Gus Dur, atau kalau melihatnya secara komprehensif, ya hanya bersifat highlight saja.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Gus Dur adalah manusia ide, gagasan bukan hanya mengartikulasikan gagasan yang ada, tetapi mengemukakan ide yang belum pernah dikemukakan orang lain. Sebagian besar orang kan komentator ide, sekedar mengomentari, ini juga penting, tetapi orisinalitas ide belum tentu dimiliki orang lain,” tambahnya.

Ia menjelaskan, terdapat tiga tahapan dalam pemikiran Gus Dur, yaitu gagasan, aksi dan institusionalisasi. Ia merupakan orang yang sangat kaya dengan ide, gagasannya mengejutkan, aksi politiknya juga luar biasa. Orang yang paling membenci bisa ditaklukkan dalam waktu singkat, seolah-olah tak ada jarak apa-apa,

Sayangnya, yang kurang adalah upaya institusionalisasi dari gagasan yang dimiliki. Ini merupakan ladang garapan yang masih sangat luas. Dilingkungan NU, ia pemimpin yang menandai titik balik khittah 1926, gagasannya luar biasa dan aksi pemihakan pada masyarakat juga luar biasa.

“Tetapi sebagai institusi, NU belum sempat dibangun sebagaimana gagasan menghendakinya. Jadi inventarisasi gagasan kurang, di PKB juga begitu, gagasan, pemikiran, politiknya luar biasa, aksinya juga kita tahu, tapi institusionalisasinya yang kurang,” terangnya. 

Aspek lain adalah Gus Dur merupakan tipe pemimpin yang one man show, semuanya berpusat pada dia. Ini sebenarnya bukan hal yang aneh mengingat dalam masyarakat NU, yang masih menjunjung tinggi kharisma pribadi.

“Masyarakat NU digerakkan oleh kharisma, bukan gagasan. Karena itu sebagian besar kita kalau disuruh berangkat ke utara tidak menanyakan mengapa ke utara, yang terjadi karena beliau menyuruh ke utara. Samikna waatokna, ini  kata-kata luara biasa, tak ada kritik dan internalisasi, perintah ditangkap langsung ke hati, tidak ada proses penalaran,” paparnya.

Ini menurutnya bukan persoalan sederhana kalau mau melakukan transformasi, NU ditangannya secara gagasan semua menyambut gagap gempita, tetapi NU sebagai institusi belum tertata.

Karena itu, kalau mau melanjutkan perjuangan Gus Dur, maka yang dilakukan adalah melakukan interpretasi, memperkaya gagasannya, tetapi yang lebih penting lagi adalah melakukan institusionalisasi dari ide-ide tersebut.

“Kalau institusionalisasi ini berhasil dilakukan, Gus Dur betul-betul masyaallah. Membangun institusi yang kompatible dengan gagasan kebangsaan, keislaman dan kemanusiaan, ini tidak mudah,” tandasnya.

Dijelaskannya, membangun organisasi yang sehat merupakan sesuatu yang berat, ada pengaruh personal yang kuat, kewibawaan masih bersifat personal, kesetiaan pada pemimpin bukan karena idenya, tetapi karena wibawanya, kharismanya. Ketika tidak ada proses transformasi, maka organisasi tidak ada pernah kuat. Organisasi baru kuat kalau seluruh konstituen meleburkan keakuannya kedalam kekitaan.

“Dalam masyarakat tradisional, “akunya” banyak yang gede. Ini menghambat terjadinya penguatan organisasi, NU ini terdiri dari “aku-aku” dan masing-masing independent,” imbuhnya.

Namun demikian, ini bukan hal yang mustahil untuk dirubah, asal dengan keteladanan, ini adalah sebuah revolusi budaya agar bisa berhasil dimasa mendatang, karena kalau tidak organisasi akan selalu dalam posisi lemah diantara individu-individu. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Habib Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sabtu, 25 Mei 2013

GP Ansor Waykanan Umumkan Pemenang Festival Budaya Islam

Waykanan, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pimpinan Cabang GP Ansor Waykanan menetapkan pemenang enam cabang perlombaan yang dibuka dalam Festival Budaya Islam. Dalam festival di pesantren Darul Hikmah, Baradatu Waykanan, Lampung, Rabu-Kamis (29-30/1), GP Ansor Waykanan juga menggelar sunatan massal.

GP Ansor Waykanan Umumkan Pemenang Festival Budaya Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Waykanan Umumkan Pemenang Festival Budaya Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Waykanan Umumkan Pemenang Festival Budaya Islam

Enam cabang lomba yang dilombakan antara lain rebana, Al-Barjanji, deklamasi puisi Gus Mus, Pidato, Adzan, dan Mewarnai Kaligrafi. Enam lomba ini diikuti pelajar dan warga dari sejumlah titik di Lampung seperti Lampung Utara dan Tanggamus.

Ketua panitia festival Gatot Arifianto mengatakan, juara pertama deklamasi puisi Gus Mus diraih Piramida dari MTs Nurul Falah Gunung Tiga Pugung kabupaten Tanggamus. Sri Iyasa pelajar SMK Nurul Falah Gunung Tiga Pugung, Tanggamus menyabet juara kedua. Sedangkan juara ketiga direbut Khoiriyah dari SMAN 1 Pakuanratu Waykanan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ketentuan pemenang diputuskan dewan juri lomba puisi. Mereka antara lain pembina pelatihan mata kuliah drama STKIP Pringsewu Lampung, WD Fatchurrochman Syam, pegiat seni yang menjadi duta mahasiswa Generasi Berencana (GenRe) Nasional 2013 Ponita Dewi, dan pengajar Bahasa Indonesia di SMPN 3 Baradatu, Gunari.

Sedangkan dewan juri lomba rebana Sekretaris PCNU Waykanan Totok Dwi Pambudi, Ketua Rijalul Ansor PAC Bumiagung Hasyim As’ary dan pegiat Komunitas Seni Kampung Lebah Feriyanto memutuskan grup rebana pesantren l Falak Hussaadah Pakuanratu sebagai juara pertama lomba rebana. Juara kedua diraih grup Khairunisa dari Madrasah Aliyah Gupi Banjit. Sementara juara ketiga direbut grup Nurul Iman dari Kampung Tiuh Balak Pasar.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Adapun pemenang pertama lomba pidato ialah Hasrul Husaini pelajar SMPN 1 Bumiagung. Juara kedua Khoiriyah dari SMK Pakuanratu. Juara ketiga Alfina Fauziah pelajar SMK Nurul Falah Gunung Tiga, Tanggamus. Lomba pidato dijurikan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Blambangan Umpu Neneng Rahmadini, Agus Suhardi, dan Yovie Oktorbob.

“Yuli Tri Astuti dari Madrasah Aliyah Negeri Banjarnegara Baradatu sebagai juara harapan satu lomba pidato," sebut Gatot yang juga Wakasatkorcab Banser Waykanan.

Harianto dari Pakuanratu ditetapkan sebagai juara pertama lomba Azan. Juara kedua Azis Ramadhan dari Rebangtangkas. A Toha Karim dari pesantren Nurul Iman menyabet juara ketiga. Sedangkan Abdur Rohman dari Rebangtangkas menerima juara harapan satu. (Heri Amanudin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Tokoh, Pondok Pesantren Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 13 Mei 2013

PBNU Putuskan Idul Fitri 1431 H Jatuh Jumat

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Hasil keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengenai Idul Fitri jatuh pada hari Jum’at 10 September 2010 mengingat tak satupun tim perukyat NU di 21 lokasi yang melihat hilal.

Hal ini sama dengan keputusan Sidang Isbath Idul Fitri 1431 H. Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan bahwa awal Syawal (Hari Raya Idul Fitri) jatuh pada hari Jumat, 10 September 2010 M. Keputusan ini dikarenakan pada tanggal 29 Ramadhan, posisi hilal (bulan baru) masih berada di bawah ufuk, antara minus 2 derajat 31 menit hingga 1 derajat 59 menit.

PBNU Putuskan Idul Fitri 1431 H Jatuh Jumat (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Putuskan Idul Fitri 1431 H Jatuh Jumat (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Putuskan Idul Fitri 1431 H Jatuh Jumat

Keputusan yang diambil juga didukung oleh fakta, bahwa tidak ada satu pun para perukyah di seluruh Indonesia di 29 lokasi, yang melihat hilal. Dengan demikian Sidang Ishbath Kementerian Agama memutuskan untuk istikmal (menggenapkan) hitungan Ramadhan menjadi 30 hari.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dalam sidang Isbath yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Suryadharma Ali di Gedung kemenag, Rabu (8/9) ini, diikuti pula oleh berbagai instansi pemerintah terkait seperti, Mahkamah Agung, LAPAN, Planetarium dan berbagai utusan dari ormas-ormas Islam.

Sidang Isbath ini juga disaksikan oleh para Duta Besar Negara Sahabat.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Surat Keputusan PBNU mengenai awal bulan Syawal 1431 H bisa dilihat atau di download di galeri foto (min/mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ahlussunnah, Sejarah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 24 April 2013

Kang Said: Bagi NU, Urusan Akidah dan Syariah Sudah Selesai

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ketua PBNU KH Said Agil Siradj mengungkapkan bahwa akidah dan syariah yang menjadi keyakinan NU tak perlu dipersoalkan lagi. Yang paling penting saat ini adalah mengembangkan peradaban untuk kalangan nahdliyyin.

“Akidah dan syariah yang dijalankan oleh NU sudah baik, tinggal sekarang bagaimana menambah sisi-sisi yang kurang digarap oleh NU untuk mengembangkan ummatan wasata,” katanya dalam acara Lokakarya yang diselenggarakan Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) di Balaikota Depok, Kamis (29/11).

Diceritakannya pada saat Gus Dur jadi presiden RI, ia kesulitan untuk mencari orang-orang NU untuk ditempatkan dalam berbagai posisi strategis karena selama ini, kebanyakan orang NU masih terkonsentrasi pada ilmu-ilmu agama.

Kang Said: Bagi NU, Urusan Akidah dan Syariah Sudah Selesai (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said: Bagi NU, Urusan Akidah dan Syariah Sudah Selesai (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said: Bagi NU, Urusan Akidah dan Syariah Sudah Selesai

Jadi, ditegaskan oleh lulusan Universitas Ummul Qura Makkah ini bahwa keterbatasan yang dialami oleh NU saat ini bukannya dikarenakan tradisi yang dijalankannya seperti tahlil, mauludan dan lainnya.

Ajaran ahlusunnah wal jamaah yang telah dijalankan oleh NU ini telah telah teruji selama berabad-abad dan tetap bertahan sampai sekarang. Imam Asy’ari, Imam Maturidi dan Imam Ghozali yang telah melahirkan konsep-konsep ajaran yang saat ini digunakan oleh NU sudah dikritik sejak saat mereka masih hidup dan sampai sekarang pun tetap banyak orang yang mengkritiknya, namun konsep-konsep baru yang ditawarkan oleh ulama lainnya kurang laku.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dituturkannya bahwa NU merupakan salah satu kekuatan yang menjadi pilar sosial bangsa ini untuk bisa terus bertahan dan mengembangkan dirinya. “Sekarang tinggal memanage saja, potensi di NU kan luar biasa, semuanya ada,” katanya.

Diingatkannya bahwa upaya pengembangan peradaban tersebut harus dilandasi dengan iman dan ditujukan hanya kepada Allah mengingat kecenderungan manusia yang memiliki nafsu untuk membuat kerusakan dan merusak dirinya.

“Manusia memang diciptakan untuk membangun peradaban, sebagai pelaku sejarah, bukannya jin atau binatang. Tawon sangat pandai bikin sarang, tapi dari dulu ya begitu saja,” katanya memberi contoh.

Keberhasilan pengembangan peradaban ini harus mencontoh nabi yang waktu itu hanya ada 10 orang yang bisa membaca, namun dalam waktu 23 tahun telah berhasil merubah dunia.

Sayangnya, secara umum, umat Islam telah kehilangan sisi panting dalam semangat membangun peradaban, malah saat ini Eropa yang memimpinnya. “Lho perjanjian antara Yasser Arafat dan Israel kok malam ditempatkan di Oslo Swedia, bukannya di Saudi Arabia,” katanya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sementara itu, Walikota Depok Dr. Nur Mahmudi Ismail sepakat bahwa yang menjadi fokus dalam pemerintahan adalah pengembangan peradaban, tentu dengan tidak melupakan aspek penting dalam pemeliharaan ajaran-ajaran agama.

Nur Mahmudi menyatakan kegembiraannya atas peran LKKNU dalam program peningkatan kebersihan bagi siswa MI di Depok dan ia berharap semakin banyak lembaga di lingkungan NU yang bisa ikut berpartisipasi dalam mengembangkan Depok.

Dijelaskannya bahwa selama menjadi walikota, ia telah berusaha mengembangkan program agar semua anggota masyarakat mampu membaca Al Qur’an dan lebih memperhatikan pesantren sebagai institusi pendidikan yang mengajarkan agama. (mkf)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Hikmah, Pemurnian Aqidah, Fragmen Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 17 April 2013

Ini Putusan Bahtsul Masail NU Jatim Soal Status Kewarganegaraan Teroris

Surabaya, Ceramah Felix Siauw Lengkap - Selama dua hari (24-25/9), PWNU Jawa Timur menyelenggarakan Musyawarah Kerja III yang diselenggarakan di Graha Residen Surabaya. Masalah yang dibahas antara lain terkait status kewarganegaraan mereka yang pernah terlibat dalam gerakan teroris di sejumlah negara.

"Seiring maraknya terorisme global, tidak sedikit Warga Negara Indonesia yang menjadi simpatisan maupun aktif sebagai milisinya," kata KH Ahmad Asyhar Shofwan, Senin (25/9).

Ini Putusan Bahtsul Masail NU Jatim Soal Status Kewarganegaraan Teroris (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Putusan Bahtsul Masail NU Jatim Soal Status Kewarganegaraan Teroris (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Putusan Bahtsul Masail NU Jatim Soal Status Kewarganegaraan Teroris

Menurut Ketua Lembaga Bahtsul Masail NU Jatim tersebut, kenyataan ini kemudian memunculkan wacana pelepasan status kewarganegaraan orang-orang Indonesia yang terlibat gerakan teroris di luar negeri.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Sebab, ketika para teroris mendapat kesempatan pulang ke Indonesia, mereka menularkan ideologinya kepada orang lain sehingga ideologi radikal dan ancaman aksi-aksi teror semakin nyata," katanya.

Terkait hal  ini, peserta bahtsul masail dari utusan PCNU se-Jatim memberikan sejumlah catatan."Pertama, pemerintah berkewajiban menjaga stabilitas keamanan negara, ketenteraman warga dan menjaganya dari berbagai hal yang mengancam," ungkapnya.

Oleh sebab itu, pemerintah wajib mengambil kebijakan yang paling maslahat bagi tercapainya tujuan itu, meskipun dengan melepas status kewarganegaraan teroris, lanjutnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ketika ada dugaan kuat dengan berdasar data akurat bahwa seorang warga negara berpotensi besar mengancam stabilitas keamanan negara dan ketentraman warganya, maka pemerintah dapat mencabut status kewarganegaraannya. "Ini sebagai upaya terakhir untuk menghindari gangguan besar yang mungkin ditimbulkan," urainya.

Namun bagaimana kalau didapati  orang yang telah menyatakan diri lepas dari ikatan NKRI dan berbaiat mendukung terorisme, kemudian pulang ke Indonesia dengan alasan kekecewaan terhadap janji palsu kelompok teroris yang dikunjungi?

Terhadap masalah ini maka pemerintah tidak boleh menerimanya kembali sebagai warga negara. "Kecuali sudah dipastikan bahwa keberadaan yang bersangkutan tidak membahayakan stabilitas keamanan negara dan ketenteraman warga," pungkasnya.

Forum yang juga diikuti peserta dari beberapa pesantren di Jatim ini juga membahas masalah investasi PayTren yang tengah marak di masyarakat. Akan tetapi karena pihak PayTren belum bisa dihadirkan, masalah tersebut masih akan dibahas pada bahtsul masail berikutnya. (Ibnu Nawawi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Warta Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 16 April 2013

Pemuda Sumenep Budayakan Shalawat Rijalul Ansor

Sumenep, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Gerakan Pemuda Ansor dan shalawat tak ubahnya dua sisi mata uang. Keduanya nyaris mustahil dipisahkan. Apalagi, sejarah kerasulan juga terpatri dalam namanya.

Hal demikian ditegaskan tokoh pemuda Sumenep, Jawa Timur, Moh Qudsi saat dihubungi Ceramah Felix Siauw Lengkap, Kamis (29/10) malam. Menurutnya, nama GP Ansor bisa digarispadankan dengan spirit hijrahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah 1437 silam.

Pemuda Sumenep Budayakan Shalawat Rijalul Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemuda Sumenep Budayakan Shalawat Rijalul Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemuda Sumenep Budayakan Shalawat Rijalul Ansor

"Dalam hijrah tersebut, Rasulullah disambut dengan shalawat Badar oleh kaum Ansor di Madinah. Kata Ansor, sudah melegenda dalam sejarah Islam," tegas Moh Qudsi yang tak lain merupakan Ketua PAC Ansor Pragaan, Kabupaten Sumenep.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Karena itulah, GP Ansor Pragaan punya program Majelis Zikir dan Shalawat Rijalul Ansor. Kegiatannya berupa shalawat, yasinan, tahlilan, dan pengajian dari MWCNU Pragaan.

"Tempatnya berpindah-pindah; dari masjid ke masjid, dari mushala ke mushala yang ada di kampung. Dilaksanakan tiap setengah bulan," tandasnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sejauh ini, majelis Zikir dan Shalawat Rijalul Ansor GP Ansor Pragaan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bahkan, menjadi inspirasi bagi organisasi kepemudaan lainnya yang terdapat di Kabupaten Sumenep. (Hairul Anam/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Anti Hoax Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 08 April 2013

Doa ketika Mengalami Kram atau Kesemutan

Suatu kali seorang kaki pria di sebelah Ibnu Abbas mengalami kebas (kejang otot, kram, kesemutan). Ibnu Abbas berkata

? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ?

Doa ketika Mengalami Kram atau Kesemutan (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa ketika Mengalami Kram atau Kesemutan (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa ketika Mengalami Kram atau Kesemutan

“Sebutkan nama manusia yang paling mencintaimu! Pria itu lantas mengucapkan ‘Muhammad shallallâhu ‘alaihi wasallam (semoga Allah melimpahkan rahmat dan kesejahteraan kepada beliau)’. Penyakit itu pun lantas hilang.” (Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jadi, salah satu ikhtiar mengatasi kebas selain gerakan-gerakan fisik tertentu adalah dengan membaca shalawat. Redaksinya bisa beragam, seperti allâhumma shalli wa sallim ‘alâ sayyidinâ Muhammad, atau shallallâhu ‘ala sayyidinâ Muhammad, atau yang lebih panjang dari ini. (Mahbib)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kyai Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 25 Maret 2013

Ihwal Islamisasi Nusantara

Oleh Muhammad Iqbal



Historiografi tentang Islamisasi Nusantara pada abad ke-14 sampai 16, biasanya dilakukan oleh para ahli arkeologi dan ahli bahasa–yang meneliti pelbagai macam teks ajaran Islam. Masalah utama yang biasanya dibahas adalah kapan Islam pertama kali memperlihatkan dampaknya. Islam di Jawa menyebar melalui Wali Songo, sembilan tokoh sakti Islam yang menyiarkan agama ini menurut tradisi Jawa. Ada banyak dongeng ihwal keajaiban yang mereka perlihatkan. Di antara Wali Songo, ada yang merupakan tokoh sejarah seperti Sunan Gunung Jati, Sunan Giri, Sunan Ngampel. Namun ada juga yang hanya legenda dan diragukan apakah mereka memang ada.

Ihwal Islamisasi Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Ihwal Islamisasi Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Ihwal Islamisasi Nusantara

Dari dongeng para wali itu selalu muncul kenyataan bahwa agama baru ini, yakni Islam lebih unggul sebagai kekuatan magis daripada agama yang lama (Buddha). Dari naskah agama Islam yang sampai pada kita dari zaman itu terungkap juga bahwa Islam yang menyebar ke Asia Tenggara adalah Islam Sufi yang berorientasi ke mistik. Menurut Michael Laffan, hanya Islam dalam bentuk mistik inilah yang dapat menyebar ke Nusantara (baca: Indonesia), karena cocok dengan alam rohani masyarakatnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

***

Misteri peralihan agama di Nusantara dari abad ke-14 sampai 16 belum terpecahkan. Peralihan ini dapat dikatakan berlangsung singkat dan kokoh, sebab sampai kini agama Islam, bagaimanapun penghayatannya, adalah yang paling dominan di Indonesia. Selain itu, sejak Islam tersebar di Nusantara, agama memainkan peran politik yang lebih penting daripada sebelumnya. Memang dalam Pararaton dikisahkan tentang para brahmana yang meninggalkan Tunggul Ametung untuk mengakui Ken Arok sebagai raja. Namun bandingkan peristiwa tunggal ini dengan masalah yang dihadapi oleh Sultan Agung ketika menghadapi para ulama, atau yang lebih tragis lagi Sunan Amangkurat I, yang dikatakan membunuh ribuan ulama untuk menegakkan kekuasaannya.

Dalam setiap pemberontakan yang dihadapi oleh dinasti Mataram Islam dan ulamanya berperan, seperti dalam pemberontakan Trunojoyo (1678), Perang Diponegoro (1825-1830), gerakan ratu adil seperti di Cilegon (1882), ataupun Sarekat Islam yang menjadi bagian dari pergerakan nasional pada abad ke-20. Dalam kasus Perang Aceh (1872-1912) dan Perang Banjar (1859-1906) misalnya, Islam dan para ulamanya juga berperan besar.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari uraian di atas tampak peralihan agama jelas memiliki arti politis dan sosiologis yang dalam. Mendiang H.J. Benda dari Yale University, seorang sarjana yang ahli perihal Asia Tenggara dan Indonesia, mengajukan hipotesa bahwa perubahan agama di Nusantara dan di Asia Tenggara daratan terjadi pada zaman yang sama. Menurut saya, hipotesa Benda ini patut mendapat perhatian jauh lebih besar daripada kisah ajaib Wali Songo.

H.J. Benda melihat peralihan agama di Asia Tenggara dari Civa-Buddha, atau Buddha menurut istilah Jawa, ke Islam pada abad ke-14-16 tidaklah unik. Di daratan Asia Tenggara, kecuali di Malaysia, terjadi pula peralihan agama ke ajaran Buddha Theravada memiliki ciri yang lebih kerakyatan daripada ajaran agama sebelumnya, yang berkisar pada Brahmanisme, dimana brahmana-nya merupakan golongan pendeta yang bertugas melegitimasi konsep dewa-raja. Dengan kata lain, kaum brahman ini melihat ke atas atau ajaran mereka tidak berakar ke bawah, ke rakyat.

Baik Islam maupun Buddha Theravada memiliki konsep yang egalitarian, semua orang adalah sama di mata Tuhan, apakah ia raja, priyayi, atau rakyat biasa (wong cilik). Para ulama dalam agama Islam dan para biarawan (biksu/pongyi) dalam agama Buddha Theravada merupakan tokoh agama. Berlainan dengan kaum brahman, ulama maupun pongyi mengkritik atau sering menunjukkan sikap lebih kritis terhadap kewenangan raja. Lebih penting dari ini, ulama dan pongyi hidup di tengah rakyat dan menjadi tokoh di sana, sehingga dapat menjadi counter elite terhadap elite politik, yakni para pejabat kerajaan atau golongan priyayi.

Berlainan dengan priyayi yang tinggal di keraton atau di kota kabupaten, hal yang juga dilakukan oleh kaum brahman dahulu, para ulama dang pongyi lebih dapat menjadi saluran bagi keluhan rakyat. Seperti telah disebutkan di atas, banyak pemberontakan dipimpin oleh ulama atau pongyi. Pendek kata, menurut H.J. Benda, peralihan agama di Asia Tenggara pada abad ke-14-16 memberi perubahan struktural yang sangat penting, sebagai akibat dari krisis agama sebelumnya maupun krisis dalam hubungan antara raja dan rakyatnya.

Di daratan Asia Tenggara, krisis dewa-raja terefleksi dari runtuhnya Angkor di Kamboja kini. Di antara monumen peninggalan para dewa-raja di Asia Tenggara, tidak ada yang semegah, seagung, dan semonumental Angkorwat. Angkorwat ini tidak kalah bila dibandingkan dengan monumen sejarah lain, seperti piramida para Firaun di Mesir atau bangunan di Iran. Dengan sendirinya pembangunan Angkorwat ini merupakan beban bagi rakyat. Tetapi kita tidak mendengar apa-apa ihwal keruntuhan Angkorwat. Kemungkinan besar rakyat meninggalkan tempat tersebut karena melarikan diri dari beban penderitaan atau terjadi epidemi.

Tidak ada lagi pusat di Kamboja yang memiliki bangunan semegah Angkorwat pasca Brahmanisme diganti dengan Buddha Theravada. Ankorwat sendiri ditutupi hutan tropis yang lebat selama berabad-abad dan baru “ditemukan” oleh sarjana Prancis pada abad ke-19.

Kalau perubahan agama dari abad ke-14 sampai 16 disebabkan oleh dinamika masyarakat sebagai reaksi terhadap beban dari atas, lantas mengapa bukan agama Buddha Theravada yang menyebar di Nusantara dan kepulauan Asia Tenggara, melainkan Islam? Dalam hal ihwal ini Semenanjung Malaysia harus dilihat pula sebagai bagian dari kepulauan Asia Tenggara yang menganut Islam, yang tersebar sampai ke Luzon (Filipina Utara) dan di sekitar Manila sebelum Spanyol datang.

Masalah ini timbul justru karena struktur Buddha Theravada dan Islam maupun Katolik-Spanyol yang kemudian tersebar di Filipina Utara, menurut Benda, tidak banyak berbeda. Jawabannya adalah faktor geografis dan sejarah. Kepulauan Asia Tenggara sangat penting sebagai daerah perdagangan dan dari abad ke-14 sampai 16 perdagangan Islam adalah yang unggul.

Perdagangan itu berpusat di Gujarat, India, yang jatuh di bawah kekuasaan Islam. Perdagangan Islam ini menyebabkan timbulnya kerajaan Maritim di Sumatera Utara, seperti Piddie, Pasai, dan kemudian Aceh. Malaka, yang sudah merupakan pelabuhan penting sebelum rajanya masuk Islam dan bergelar Sultan Malaka, sengaja menarik perdagangan Islam.

Perlindungan militer dan politis karena ancaman Ayuthia (Siam) maupun Majapahit (Jawa) merupakan faktor dari perubahan agama di Malaka. Sejarawan O.W. Woters menunjukkan alasan konkret mengapa para maharaja Malaka masuk agama Islam, yakni untuk memperkuat kedudukan dagang dan politiknya. Memang, Malaka di bawah para sultannya yang Islam menjadi pelabuhan dan pusat imperium lautan yang terbesar di Asia Tenggara sampai 1512, ketika kerajaan maritim ini jatuh ke tangan Portugis. Sampai masa itu Malaka adalah pengganti Sriwijaya dan pendahulu Singapura di zaman modern.

Penyebaran Islam melalui pedagangan itu, bagi Nusantara, mengungkapkan masalah lain di samping masalah kerajaan dengan Brahmanisme-nya dan dinamika masyarakat, yakni konflik antara negara maritim dan negara agraris-pedalaman. Para sejarawan Belanda, semisal J.C. van Leur dan Bertram Johannes Otto Schrieke, sudah mengajukan pola pertentangan antara kedua struktur politis tersebut. Sriwijaya mewakili pola maritim melawan Mataram I di sekitar abad ke-9 sampai 10. Kerajaan-kerajaan pesisir yang Islam seperti Demak, Kudus, Tuban dan Giri Ngampel mewakili pola maritim. Hal yang sama juga terjadi antara pesisir utara melawan Mataram II (Senopati Sultan Agung) pada abad ke-16.

***

Singkat kata, penyebaran agama Islam ke Nusantara harus dilihat tidak saja karena konflik sosial antara kerajaan Brahman dan masyarakat, tetapi juga dari sudut persaingan antara pesisir dan pedalaman-agraris, antara kosmopolitanisme dan isolasionisme. Melalui pola pertentangan ini para sejarawan mencoba mendedahkan perubahan sosial, politik ataupun ekonomi yang terjadi.

Bagaimana dengan dongeng ihwal Wali Songo yang berperan dalam penyebaran agama Islam? Zaman peralihan agama di mana pun juga selalu kacau, baik itu peralihan agama ke Islam, ke Katolik, atau ke Protestan. Perubahan itu selalu terkait dengan kisah-kisah ajaib. Yang terakhir ini adalah untuk memperkokoh kepercayaan dan penghayatan agama.

Dalam agama Kristen yang tersebar di Eropa, ada banyak cerita tentang kaum penyebar agama, orang suci, misalnya St. Patrick di Irlandia, St. George di Inggris yang membunuh naga, St. Wilibrodus di Belanda, St. Nicolas, atau St. Elizabeth yang melakukan hal-hal ajaib. Banyak di antara orang-orang suci itu, dalam usaha merasionalisasikan agama, kini mulai dikeluarkan dan tidak diakui oleh Gereja Katolik-Roma. Kendati demikian, usaha ini menimbulkan banyak protes dari umat Katolik, hal yang menunjukkan bahwa di Barat pun terdapat kesukaran untuk menyesuaikan rasio/ilmu dan kepercayaan dan penghayatan. Jadi, tidaklah mengherankan bila dalam penyebaran agama Islam di Jawa, ada pula kisah-kisah keajaiban Wali Songo.

Ketika menulis teorinya ihwal peralihan agama di Asia Tenggara, H.J. Benda mengambil contoh peran para biksu dalam melawan pemerintahan Ngo Dien Dhiem di Vietnam Selatan, peran para pongyi dalam pemberontakan Saya Sen di Myanmar pada 1930-an, dan peran para ulama dalam pemberontakan Cilegon (1882) di Nusantara. Para pemberontak dalam karya H.J. Benda itu gagal melawan negara.

Arkian, di masa kontemporer ini, agama sebagai jawaban masyarakat terhadap penindasan negara lebih relevan lagi, sebab kasus revolusi yang dipimpin oleh Ayatollah Khomeini terbukti dapat menggoncangkan negara totaliter modern Iran di bawah Syah Iran. Selama ini, ada kesan bahwa penindasan oleh negara dan perluasan campur tangan aparat dalam kehidupan masyarakat tanpa persetujuan masyarakat, yang merupakan gejala khas Dunia Ketiga, akan dijawab oleh masyarakat dengan revolusi liberal, sosialis, bahkan komunis. Padahal dari dahulu sampai kini jawaban masyarakat bisa juga melalui agama. Dengan kata lain, baik pada zaman kolonial maupun nasional, agama dapat menjadi unsur politis.



Penulis adalah alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta


Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Makam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 22 Maret 2013

Ini Keutamaan dan Hikmah Shalat Dhuha

Shalat dhuha termasuk salah satu dari shalat sunah yang dianjurkan. Terdapat banyak dalil, baik dari Al-Qur’an maupun hadits yang menegaskan keutamaan shalat dhuha. Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam Fathul Mu’in menjelaskan sebagai berikut.

? ? ? ? "? ? ?" ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? : ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?..

Ini Keutamaan dan Hikmah Shalat Dhuha (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Keutamaan dan Hikmah Shalat Dhuha (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Keutamaan dan Hikmah Shalat Dhuha

Artinya, “Shalat dhuha disunahkan berdasarkan firman Allah SWT, ‘Bertasbih bersama dia di waktu petang dan pagi.’ Ibnu Abbas menafsirkan shalat isyraq adalah shalat dhuha. Bukhari-Muslim juga meriwayatkan hadits dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa ‘Rasulullah pernah berwasiat tiga hal kepadaku: puasa tiga hari dalam setiap bulan, shalat dhuha dua raka’at, dan witir sebelum tidur.’”

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Wasiat Nabi tersebut tidak hanya khusus bagi Abu Hurairah, tetapi berlaku untuk seluruh umat Nabi Muhammad SAW karena di dalam hadits lain disebutkan shalat dhuha memiliki banyak keutamaan dan hikmah. Di antara hikmah shalat dhuha ialah sebagai berikut.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ampunan Dosa

Dalam hadits riwayat At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dijelaskan bahwa orang yang membiasakan shalat dhuha dosanya akan diampuni oleh Allah SWT, meskipun dosa tersebut sebanyak buih di lautan. Rasulullah bersabda sebagai berikut.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Siapa yang membiasakan (menjaga) shalat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan,” (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Tidak Dianggap Orang Lalai

Setiap orang tentu tidak ingin dianggap sebagai orang lengah ataupun lalai dalam hal mencari rahmat Tuhan. Salah satu cara agar terhindar dari sifat lalai adalah mengerjakan shalat dhuha. Rasulullah bersabda sebagai berikut.

? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Orang yang mengerjakan shalat dhuha tidak termasuk orang lalai,” (HR Al-Baihaqi dan An-Nasa’i).

Dhuha sebagai Sedekah

Rasulullah bersabda sebagai berikut.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Setiap pagi, ruas anggota tubuh kalian harus dikeluarkan sedekahnya. Amar ma’ruf adalah sedekah, nahi mungkar adalah sedekah, dan semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua raka’at,” (HR Muslim).

Selain tiga hikmah di atas, masih banyak hikmah shalat dhuha yang disebutkan dalam hadits Nabi. Shalat Dhuha biasanya dikerjakan ketika matahari sudah mulai naik seukuran tombak, atau kisaran jam 7 pagi, sampai tergelincirnya matahari. Minimal raka’at shalat dhuha adalah dua raka’at dan lebih utama dikerjakan sebanyak delapan raka’at. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Berita, Kajian, Nasional Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kamis, 07 Maret 2013

Penderitaan Istri Firaun dalam Mempertahankan Kebenaran

Katakan yang benar meskipun itu pahit. Sabda Rasulullah SAW ini menjiwai ketegaran Asiyah, istri Fir’aun, sejak ribuan tahun silam ketika suaminya yang angkuh itu memaksannya menanggalkan kebenaran.

Dalam ‘Uqudul Lujjain, Syekh Nawawi al-Bantani menceritakan hikayat awal keimanan Asiyah dari kesuksesan Nabi Musa AS mengalahkan tukang sihir suruhan Fir’aun. Penguasa otoriter yang mendaku dirinya sebagai Tuhan ini menantang Nabi Musa adu kebenaran dengan saling “unjuk kebolehan”.

Penderitaan Istri Firaun dalam Mempertahankan Kebenaran (Sumber Gambar : Nu Online)
Penderitaan Istri Firaun dalam Mempertahankan Kebenaran (Sumber Gambar : Nu Online)

Penderitaan Istri Firaun dalam Mempertahankan Kebenaran

Asiyah yang menyaksikan peristiwa tersebut akhirnya jatuh cinta pada ajaran Nabi Musa. Mukjizat telah terbentang, dan kebatilan terbukti gugur di hadapan kebenaran tauhid. Istri Fir’aun ini pun mantab menyatakan beriman.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Fir’aun betul-betul tidak terima dengan keputusan istrinya. Ia mengikat kedua tangan dan kaki Asiyah pada empat buah tiang. Tubuhnya dipaksa menatap sengatan matahari. Fir’aun dan pengikutnya lantas meninggalkan Asiyah begitu saja bak bangkai kadal yang terkapar di atas pasir.

Penderitaan perempuan malang ini belum berakhir. Karena beberapa saat kemudian, Fir’aun memerintahkan anak buahnya melemparinya dengan batu besar. Dalam perih, Asiyah berutur, “Wahai Tuhanku, dirikanlah rumah untukku di sisimu di dalam surga.”

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Seketika itu ia melihat sebuah rumah yang terbuat dari marmer putih. Lalu nyawanya dicabut, sebelum tubuhnya ditimpa batu besar hingga ia tidak merasakan sakit.

Fir’aun dalam kisah ini memperlihatkan kezaliman yang tiada batas. Ia tak segan-segan  menyiksa, bahkan membunuh, setiap orang yang berseberangan dengan dirinya, tak terkecuali istrinya sendiri.

Perilaku Fir’aun ini juga menandai  adanya struktur kekuasaan yang hegemonik dalam kehidupan bernegara sehingga akses kritik atau berpendapat secara bebas menjadi buntu. Dalam konteks kehidupan rumah tangga, Fir’aun sedang memamerkan dominasi laki-laki atas perempuan yang menjadi faktor ketidakharmonisan dan kekerasan dalam sebuah keluarga.

Sebaliknya, Asiyah mengajarkan kepada kita semua tentang kesabaran dalam menghadapi cobaan berat. Siksaan hebat dari Fir’aun tak menggoyangkan pilihannya terhadap ajaran tauhid. Berkat ketabahan dan keteguhannya menggenggam prinsip ini, Asiyah justru mendapat perlindungan dan kemuliaan. (Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap News Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 05 Februari 2013

Pergantian Tahun, Momen Ansor Pematangsiantar Galakkan Kaderisasi

Pematangsiantar, Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara berkomitmen menjadikan momen pergantian tahun untuk mengintensifkan kaderisasi. Pengaderan dinilai penting untuk menjamin keberlanjutan organisasi NU dan paham Ahlussunnah wal Jama’ah dalam kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia.

Ketua PC GP Ansor Kota Pematangsiantar Arjuna menyebutkan, pihaknya bertekad untuk membentuk kader yang memiliki kecakapan mengelola organisasi dan profesional dalam bidang-bidang tertentu, di samping membentuk kader yang berkarakter, berdedikasi, dan berintegritas tinggi.

Pergantian Tahun, Momen Ansor Pematangsiantar Galakkan Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergantian Tahun, Momen Ansor Pematangsiantar Galakkan Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergantian Tahun, Momen Ansor Pematangsiantar Galakkan Kaderisasi

Setelah menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) angkatan ke-2 pada Oktober 2016, selanjutnya GP Ansor Kota Pematangsiantar akan menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) angkatan ke-2 pada Januari 2016 di kota setempat.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Ini merupakan program di akhir awal tahun 2017. Mulai petengahan tanggal 15 Desember 2016 sampai 10 Januari 2017 dibuka pendaftaran masa penerimaan anggota,” ujar Arjuna, Rabu (28/12).

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Wakil Sekretaris PC GP Ansor Kota Pematangsiantar Erwin yang juga sekretaris Lembaga Kaderisasi menyatakan bahwa PKD adalah pendidikan dan pelatihan kader jenjang awal dalam sistem kaderisasi GP Ansor yang dimaksudkan untuk mencetak kader pemimpin organisasi dan masyarakat di tingkatan Pimpinan Ranting atau desa/kelurahan dan Pimpinan Anak Cabang atau kecamatan. Setelah dibuka pendaftaran selama seminggu, sudah ada 25 orang mendaftar yang sesuai persyaratan dan peserta akan dibatasi maksimal hanya 120 peserta.

Ustadz Nurherman selaku panitia pelaksana PKD menyatakan, dalam kegiatan PKD peserta atau calon anggota Ansor akan diberikan materi-materi oleh Tim Instruktur Nasional, Wilayah maupun Cabang. Materi pokok pada PKD terdiri dari Ahlussunnah wal Jama’ah I, Keindonesiaan dan Kebangsaan, Ke-Nahdlatul Ulama-an I, Ke-GP Ansor-an I, Amaliyah dan Tradisi Keagamaan NU, dan Pengantar Dasar Keorganisasian.

Selain materi pokok juga ada materi tambahan seperti ceramah dari Instansi terkait (Dinas Pemuda dan Olahraga, BNN, Polres, Kementerian Agama) dan praktek FGD, RIHLAH, GAME. Pembukaan PKD akan dirangkai dengan Seminar Anti Narkoba.? Pelaksanaan PKD paad tanggal 27-29 Januari 2017 di Balai Diklat Kehutanan Pematangsiantar yang akan dibuka langsung oleh Ketua Umum PP GP Ansor.

Arjuna menambahkan, pada rapat panitia PKD PAC, sesuai arahan Pimpinan Pusat GP Ansor, kaderisasi dilakukan dari bawah, yaitu dari Pimpinan Anak Cabang Kecamatan, untuk PKD Angkatan ke II ini di dilakukan di PAC GP Ansor Kecamatan Siantar Martoba dengan peserta dari 8 kelurahan yang masing-masing 15 orang per Kelurahan, setelah di PKD peserta akan menjadi pengurus Pimpinan Ranting GP Ansor Kelurahan masing-masing. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap IMNU, Pondok Pesantren Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kamis, 24 Januari 2013

Pesantren Annuqayah Manfaatkan IT Untuk Pembelajaran

Sumenep, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Jajaran kiai, pengurus, staf pengajar dan santri pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep menggelar pelatihan pemanfaatan teknologi informasi terutama aplikasi internet dan perangkat lainnya selama dua hari, Sabtu-Ahad (17-18/5). Pelatihan ini dipandu Dekan Fakultas Teknik Informatika Dr H Agus Zainal Arifin dari Institut Teknologi Surabaya.

Pesantren Annuqayah Manfaatkan IT Untuk Pembelajaran (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Annuqayah Manfaatkan IT Untuk Pembelajaran (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Annuqayah Manfaatkan IT Untuk Pembelajaran

Materi pelatihan selama dua hari berisi peningkatan kompetensi bagi penyusunan perangkat pembelajaran berbasis IT. Para peserta dibekali materi pembelajaran efektif. “Yang juga tidak kalah penting adalah e-learning, yakni pembelajaran yang dirancang agar lebih efektif,” terang Kepala MA 1 Putri Annuqayah Mohammad Afif kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap, Senin (19/5).

Pelatihan ini, sambung Afif, memudahkan para guru dalam menyelesaikan sejumlah permasalahan teknis yang ada berhubungan dengan perangkatan pembelajaran. Dalam waktu tidak lama, para tenaga pengajar nantinya dapat dengan cepat membuat soal, melakukan koreksi sekaligus memberikan nilai kepada siswa, bahkan dalam membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Padahal, di sejumlah tempat pembuatan RPP merupakan pekerjaan yang menyita waktu dan tenaga.

“Bahkan banyak ditemukan pembuatan RPP yang copy paste, sedangkan yang bersangkutan tidak memahami hakikat dari yang dikerjakan,” kata Afif.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Hasil pelatihan ini tidak semata untuk para guru, tetapi juga dirasakan para siswi sekolah ini. Diupayakan pada tahun ajaran baru mendatang, para siswi MA 1 Putri Annuqayah akan dibekali pemahaman dan pengetahuan bagi pengguanaan perangkat smartphone berjenis ipad dan tablet.

“Dengan menggunakan jaringan internet dan piranti pendukung, maka sejumlah pihak akan termotivasi untuk belajar tanpa mengenal waktu seperti pesan agama,” pungkas Afif. (Saifulah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap RMI NU, Kyai Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 23 Januari 2013

Wayang Wolak-walik, Satu Layar Dua Dalang

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap

Semula saya mengira, wayang wolak-walik adalah karena cerita yang ditampilkan menggambarkan suasana ‘wolak-waliking’ zaman. Sempat pula saya menduga mungkin yang dimaksud wayang wolak-walik adalah selama pertunjukan, wayang-wayang akan sering dibuat berloncat-loncatan, sehingga bagian kepala wayang akan diletakkan di bawah, dan sesekali kakinya berada di atas.

Wayang Wolak-walik, Satu Layar Dua Dalang (Sumber Gambar : Nu Online)
Wayang Wolak-walik, Satu Layar Dua Dalang (Sumber Gambar : Nu Online)

Wayang Wolak-walik, Satu Layar Dua Dalang

Namun, dua perkiraan itu keliru. Dinamakan wayang wolak-walik ternyata adalah karena satu kelir—layar sebagai media tempat wayang dipertunjukkan—dipakai oleh dua dalang.

Soal pencahayaan, pada kedua bagian layar itu tetap terkena cahaya lampu menyesuaikan bagian layar yang mana yang sedang dijadikan area berkisah.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selain keunikan tadi, karena dimainkan dua dalang secara bergantian, mereka pun membawakan cerita yang seakan-akan berbeda, namun sebenarnya berhubungan.

Pun soal cerita dan para tokoh. Bila pada pertunjukan wayang purwa membawakan kisah Ramayana dan Mahabarata, wayang wolak-walik tidak ada tokoh baku yang ditampilkan. Tokoh bisa lebih kekinian, menyesuaikan kondisi atau tren saat ini.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pada peringatan harlah NU di Gedung PBNU, akhir Januari lalu, misalnya, Dalang Azis dan Dalang Jumali, membawakan cerita seorang anak kecil yang di kampungnya terkena banjir. Anak kecil itu lalu meminta pertolongan kepada kiai.

Tetapi yang ada saat itu bukanlah kiai. Anak itu tidak mau menerima pertolongan orang lain. Sampai sang anak mengalami kesusahan dan tenggelam terbawa arus banjir. Padahal orang lain yang menolong itu, datang atas permintaan sang kiai.

Cerita tersebut membawa makna bahwa cara Tuhan untuk menolong sangat banyak. Kita dituntut berhati-hati untuk dapat menemukan kekuatan ilahi. Cerita juga menyimpan pelajaran bahwa keyakinan harus kita jaga, jangan mudah tergoyahkan. Apa yang menjadi tujuan harus kita pegang.

Lik Jum dan Ki Azis menampilkan cerita itu dengan gaya yang cair. Sesekali mereka memasukkan ungkapan ‘Om tolelot om’, ‘update status Facebook’, dan ‘buka pesan WathsApp’.

Kedua dalang memang membebaskan cerita, tidak ada aturan baku seperti misalnya dalam wayang purwa. Namun begitu, ada hal-hal yang pantas untuk direnungkan dari ungkapan-ungkapan yang mereka lontarkan.

Karenanya, dalam menyiapkan cerita kedua dalang menyesuaikan dengan momentum atau karakteristik tempat dan pihak yang mementaskan. Termasuk pada malam itu, kedua dalang membawakan semangat Islam Nusantara.

Musik pada pertunjukan wayang wolak-walik, juga berbeda dengan wayang purwa. Gola, pemain musik yang malam itu mengiringi kedua dalang, menerapkan konsep musik harus sama dengan isi cerita.

Ilustrasi musik, menurut Gola, berangkat dari logika bukan untuk ‘membagus-baguskan’, namun agar selaras dengan cerita. Bebunyian yang terbatas, membawa kondisi dan suasana jiwa yang diperankan wayang. (Kendi Setiawan/Abdullah Alawi)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Sholawat Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 22 Januari 2013

Di Antara Rukun Islam, Zakat Paling Menyedihkan

Pati, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Potensi zakat di Indonesia mencapai lebih dari Rp 217 triliun per tahun atau setara dengan 3,4 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Hasil riset Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama IPB pada awal 2011 menyebutkan, potensi dana zakat Jateng-DI Yogyakarta mencapai Rp 13,28 triliun per tahun.

Di Antara Rukun Islam, Zakat Paling Menyedihkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Di Antara Rukun Islam, Zakat Paling Menyedihkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Di Antara Rukun Islam, Zakat Paling Menyedihkan

Demikian disampaikan Dr Jamal Ma’mur, Ketua Program Studi Zakat dan Wakaf Sekolah Tinggi Agama Islam Mathali’ul Falah (Staimafa) Pati, Jawa Tengah, dalam silaturahim dan sosialisasi Prodi Zakat dan Wakaf di Auditorium Staimafa Selasa (15/9) kemarin. Ia juga menyayangkan, di Kabupaten Pati potensi zakat yang sangat besar belum tergarap, sehingga agenda kesejahteraan dan keadilan sosial terbengkalai.

Menurut Ketua Staimafa, KH Abdul Ghaffar Razien, kelas menengah di Indonesia sedang naik pesat, sehingga potensi zakat akan terus berkembang. Dibutuhkan profesionalitas amil zakat dengan manajemen yang akuntabel untuk mengoptimalkan potensi zakat.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Realitasnya, di antara rukun Islam, zakat paling menyedihkan. Haji sebagai penutup rukun Islam saja mengalami kemajuan pesat, bahkan sampai sekarang sudah harus menunggu sampai 19 tahun,” ujarnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ketua Baznas Pati H Imam Zarkasi menambahkan, dalam konteks ini, dibutuhkan pemahaman yang benar tentang zakat untuk membangun kesadaran berzakat bagi mereka yang sudah wajib mengeluarkannya (muzakki). Perguruan tinggi diharapkan menjadi lembaga yang serius mengkaji zakat secara utuh dan luas agar mampu menjawab tantangan zaman yang berjalan secara dinamis dan kompetitif.

KH M Aniq Muhammadun, Rais Syuriyah PCNU Pati menjelaskan, zakat diwajibkan pada delapan hal yang diberikan kepada delapan macam golongan. Salah satunya adalah zakat perdagangan (tijarah). Tijarah adalah mengolah harta dengan tujuan memperoleh keuntungan.

“Semua kegiatan usaha dengan orientasi keuntungan termasuk kategori tijarah yang wajib dizakati. Harta bisa bermakna barang dan bisa bermakna manfaat atau jasa. Maka, zakat profesi sangat ditekankan dalam Islam. Zakat profesi termasuk ijarah an-nafsi, artinya menyewakan kemampuan diri untuk melakukan suatu pekerjaan dengan imbalan materi,” paparnya.

Kiai Aniq, sapaan akrabnya, mendorong optimalisasi pengumpulan zakat dan pendayagunaannya untuk kemaslahatan umat.

Dalam kesempatan ini, Prodi Zakat dan Wakaf Staimafa siap membekali kemampuan yang mendalam tentang fiqih zakat dan wakaf dan aplikasi manajemen zakat dan wakaf yang transparan, akuntabel, dan professional kepada para mahasiswa baru. Prodi ini bekerja sama dengan lembaga keuangan syariah, para pakar, dan lembaga-lembaga yang relevan untuk pengembangan zakat, seperti Baznas dan Lazis. Kader-kader yang didik di Prodi Zakat dan Wakaf diharapkan menjadi kader-kader terbaik yang mampu menggali potensi zakat dan wakaf di daerah masing-masing untuk keadilan dan kesejahteraan masyarakat dan bangsa. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Bahtsul Masail, Meme Islam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 18 Januari 2013

Pertama dalam Sejarah, Arab Saudi Izinkan Ada Mufti Perempuan

Riyadh, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Langkah Arab Saudi untuk melakukan reformasi kebijakan dan menerabas konservatisme terus bergulir. Yang terbaru, perempuan di negara monarki ini diizinkan mengeluarkan fatwa.

Pertama dalam Sejarah, Arab Saudi Izinkan Ada Mufti Perempuan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pertama dalam Sejarah, Arab Saudi Izinkan Ada Mufti Perempuan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pertama dalam Sejarah, Arab Saudi Izinkan Ada Mufti Perempuan

Keputusan bersejarah tersebut merupakan hasil pemungutan suara di Dewan Syura atau badan penasihat resmi Arab Saudi. Sebanyak 107 suara mendukung adanya mufti perempuan.

Dengan demikian, aspirasi ini mengakhiri monopoli mufti laki-laki yang bertahan selama 45 tahun. Seperti dipaparkan Arab News, Jumat (29/9), para mufti perempuan dipilih oleh dekret Kerajaan.

Aspirasi tersebut semula muncul dari salah satu anggota Dewan Syura dalam pertemuan ke-49, yang meminta Presidensi Umum Penelitian Ilmiah dan Pemberian Fatwa, untuk membuka bagian independen untuk perempuan.

Presidensi Umum Penelitian Ilmiah dan Pemberian Fatwa merupakan satu-satunya badan pemerintah yang berwenang menerbitkan fatwa di Kerajaan Arab Saudi.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ini bukan kali pertama Arab Saudi mulai terbuka bagi perempuan. Sebelumnya, Raja Salam bin Abdul Aziz mengeluarkan dektrit langka dengan memperbolehkan perempuan menyetir. Keputusan tersebut secara resmi berlaku pada Juni 2018.

Pada perayaan hari nasional 23 September 2017, pemerintah Arab Saudi juga secara perdana memperbolehkan perempuan memasuki stadion lalu menikmati kemeriahan konser musik dan tarian tradional. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kajian Islam, Kajian Sunnah Ceramah Felix Siauw Lengkap