Jumat, 31 Maret 2017

Islam dan Rambut Gondrong

KH Masdar Farid Mas’udi dikenal sebagai kyai yang jago dalam halaqoh dan bahtsul masail. Banyak kyai sering kali terbengong-bengong mendengar gagasannya yang cerdas, pendapatnya yang penting, hujahnya yang bening, dan penemuannya yang orisinil.

Pak Masdar, demikian ia dipanggil, menguasai semua bab dalam fiqih, dari politik hingga hukum waris, dari bab kesetaraan jender hingga teologi tanah, dari fiqih haji, fiqih zakat, hingga hubungan antaragama.

Islam dan Rambut Gondrong (Sumber Gambar : Nu Online)
Islam dan Rambut Gondrong (Sumber Gambar : Nu Online)

Islam dan Rambut Gondrong

Menurut riwayat, Pak Masdar ini memang hobi menggelar halaqoh semenjak menjadi santri. Ketika menghadapi persoalan pelik dalam urusan agama atau yang lain, ia selalu bikin halaqoh.

Saat mesantren di Krapyak misalnya, Masdar santri pernah bikin pengurus pondok mengelus dada. Halaqoh dilatarbelakangi karena Masdar selalu ditegur pengurus, lantaran berambut gondrong. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Kang Masdar, rambutmu dipotong ya besok Jumat. Santri tidak boleh gondrong banget,” begitu kira-kira perintah pengurus pondok. Menurut riwayat, Masdar santri tak pernah pusing dengan perintah tersebut. Suatu hari, ia bikin halaqoh. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, waktu yang semestinya untuk potong rambut, Masdar malah pasang spanduk yang menyita perhatian ratusan santri yang sedang duduk-duduk di emperan masjid seusai Jumatan. 

Setelah spanduk terbentang, jelas sekali terlihat gambar seorang lelaki paruh baya, kepala bagian atasnya botak, tapi bagian belakangnya terjuntai rambut hingga pundak. Semua paham, ia adalah potret seorang filsuf, faqih, dan sufi besar bernama Imam al-Ghozali.

Di bawah gambar tersebut, ada kata-kata yang tersusun dengan jelas,”Hadirilah!!! Halaqoh Bertema: Islam dan Rambut Gondrong.” (Hamzah Sahal)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Internasional Ceramah Felix Siauw Lengkap

GP Ansor: Tony Abbot Harus Datang ke Aceh Minta Maaf

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Aceh Samsul B Ibrahim mengecam pernyataan tak terpuji Perdana Menteri Australia Tony Abbot yang mengungkit bantuan kemanusiaan pascamusibah gempa dan tsunami pada 2004 silam. Samsul mendesak Tony Abbot meminta maaf secara langsung kepada seluruh masyarakat Aceh dengan mengunjungi Serambi Mekkah.

Samsul? mengatakan, pihaknya menghargai Australia yang meminta pembatalan hukuman gantung terhadap Andrew Chan dan Myuran Sukumaran karena kasus Narkoba. Bahkan, sikap enam mantan PM Australia yakni Malcolm Fraser, Bob Hawke, Paul Keating, John Howard, Kevin Rudd, dan Julia Gillard yang menyerukan hal serupa, menurut Samsul merupakan sebuah langkah wajar yang dilakukan tokoh-tokoh Australia terhadap warganya.

GP Ansor: Tony Abbot Harus Datang ke Aceh Minta Maaf (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor: Tony Abbot Harus Datang ke Aceh Minta Maaf (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor: Tony Abbot Harus Datang ke Aceh Minta Maaf

“Namun mengungkit bantuan kemanusiaan seperti pernyataan Abbot adalah dosa besar sekaligus mencoreng wajah warga Australia yang mungkin ikhlas membantu Aceh. Dia harus datang ke Aceh untuk meminta maaf secara langsung,” katanya dalam siaran pers, Ahad (22/2).

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Samsul menambahkan, hukuman mati terhadap pelaku kriminalitas tertentu bukanlah hal baru dalam konteks hukuman internasional. Praktik hukuman mati sudah diterapkan di berbagai negara baik itu Malaysia, Iran, China, Libya, Suriah, hingga Amerika Serikat.

“Dalam hal vonis hukuman mati yang diputuskan terhadap Andrew Chan dan Myuran Sukumaran di Indonesia, seharusnya Australia fokus mengumpulkan alat bukti tertentu yang mampu menghindari kesalahan vonis. Faktanya hingga vonis dijatuhkan, kesalahan pidana terkait peredaran Narkoba yang dialamatkan kepada Andrew Chan dan Myuran Sukumaran tak bisa terbantahkan,” tuturnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Karena itu, Tony Abbot sebagai Perdana Menteri Australia harus menghargai putusan hukum tersebut. Kedaulatan hukum Indonesia merupakan komponen yang tak bisa diintervensi oleh siapapun. Lagipula, putusan hukum itu semata-mata dilakukan untuk memberikan peringatan keras terhadap peredaran Narkoba di Indonesia.

“Ini bicara soal hukum dan kedaulatan negara. Sebagai Pemuda Nahdliyin, apa yang diungkit oleh Abbot sungguh perilaku sangat tercela,” kecamnya.

Ancaman Investasi

Di lain hal, Samsul menyebutkan masyarakat Aceh sebenarnya merupakan masyarakat yang cukup bijak dalam menyambut warga manapun. Buktinya, selama ini perusahaan asal Australia sudah beroperasi di Aceh. Beberapa perusahaan asal Australia itu melakukan investasi di sektor energi, pertambangan, hingga perkebunan.

“Sejauh yang kami terlusuri demikian informasinya. Misalnya seperti Triangle Energy (Global) Limited yang mendapatkan hak pengelolaan blok minyak dan gas di Wilayah Pase. Tidak hanya itu, sekitar Desember 2014 lalu, GeRAK bahkan pernah membuat laporan tentang penjualan izin usaha pertambangan kepada perusahaan asing asal Australia baik di Aceh Selatan, maupun di Tamiang. Nah, gimana kalau hal itu kita lempar ke muka Abbot,” tegas Samsul.

Dia berharap, tokoh-tokoh dan seluruh warga Australia tidak membiarkan perilaku tercela Tony Abbot ini merusak hubungan diplomatis kedua negara. Apalagi selama ini, hubungan kedua negara ini selalu memberikan kontribusi yang terukur bagi kedua negara baik di sektor ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan hal-hal lainnya.

“Kami meminta tokoh-tokoh serta warga Australia untuk menyadarkan Tony Abbot. Mereka harus mendesak Abbot meminta maaf kepada seluruh masyarakat Aceh di Aceh, bukan di Canberra. Dia harus berani meminta maaf. Kalau tidak, ini akan menjadi catatan sejarah betapa warga Australia rela dipimpin oleh sosok yang tidak bermoral seperti Abbot,” tutup Samsul. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Budaya Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 28 Maret 2017

Menilik Shalat Jumat di Brunei Darussalam

Bandar Sri Bengawan, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Brunei Dar Essalaam adalah negara kerajaan Islam dengan jumlah penduduk hanya 400 ribu penduduk dengan keragaman agama 67 % Islam, 13% Budha, 10 % Kristen, dan sisanya penganut agama lain . Negara yang dipimpin oleh Sultan Hassanal Bolkiah ini merupakan salah satu negara kaya, dengan cadangan minyak yang melimpah. Tetapi ketergantungan akan produk impor sangat besar mengingat hanya ada segelintir perusahaan yang memproduksi secara langsung di dalam negeri.

Mengulas pelaksanaan sholat Jumat di negara ini sangatlah menarik, khususnya jika dibandingkan dengan pelaksanaannya sholat Jumat di Indonesia. 

Menilik Shalat Jumat di Brunei Darussalam (Sumber Gambar : Nu Online)
Menilik Shalat Jumat di Brunei Darussalam (Sumber Gambar : Nu Online)

Menilik Shalat Jumat di Brunei Darussalam

Hal pertama yang menarik untuk disimak adalah materi khutbah di setiap masjid adalah sama dan dikeluarkan oleh tim khusus (seperti komisi fatwa/MUI). Kedua, materi khutbah tersebut disebarluaskan kepada masyarakat melalui media cetak pada hari berikutnya (hari Sabtu).

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ketiga, pada khutbah kedua selalu mendoakan pemimpin mereka yakni Raja Hassanal Bolkiah beserta keluarga dan aktifitas yang sama juga dilakukan di masjid-masjid Malaysia yang mendoakan Raja mereka. Dan yang terakhir, pada rakaat kedua selalu dilaksanakan Qunut Nazilah demi kemaslahatan negara ini dan juga kaum muslimin pada umumnya.

Khusus mengenai masjid di Brunei, mayoritas pada bagian atas menara masjid dilapisi dengan emas dan inilah yang menambah daya tarik wisatawan, khususnya pada malam hari. Masjid yang paling terkenal adalah Masjid Jami Al Asr Hassanal Bolkiah yang berada di pusat kota Bandar Seri Begawan dan Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin dengan danau dan perahu buatan yang menambah eksotisme sekitarnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor : Ahmad Madani

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Tokoh Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 26 Maret 2017

Ratusan Santri CSSMoRA Deklarasi Antinarkoba

Bandung, Ceramah Felix Siauw Lengkap?

Dengan iringan Shalawat Nariyah, Shalawat Badar, Burdah, dan Syi’ir Tanpa Waton, seratusan mahasiswa yang tergabung dalam Community of Santri Scholars of Minisitry of Religious Affairs (CSSMoRA) UIN Sunan Gunung Djati Bandung merayakan Hari Santri Nasional dengan cara menggelar Kirab Dan Deklarasi Santri Anti Narkoba di kampus setempat, Senin (24/09) sore.

Ratusan Santri CSSMoRA Deklarasi Antinarkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
Ratusan Santri CSSMoRA Deklarasi Antinarkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

Ratusan Santri CSSMoRA Deklarasi Antinarkoba

Para mahasiswa jebolan berbagai pesantren seluruh Indonesia itu mengenakan sarung, peci, krudung dan pakaian batik mengelili area kampus bersama perwakilan beberapa pesantren di Bandung. Usai itu, dilanjutkan deklarasi di depan gedung Rektorat yang dipimpin oleh Dodo Widarda ketua LESBUMI Jawa Barat, lalu disusul dengan pembacaan puisi tentang perjuangan santri.

Ketua panitia Ahmad Salis mengatakan santri merupakan satu komunitas di mana selalu di sorot budi pekertinya, cerminan orang yang mengerti dan mengamalkan ilmu agama, sehingga perlu menjadi otoritas terdepan untuk memberantas narkoba yang sedang menggerogoti tunas bangsa Indonesia.

“Dengan dalil ibda binafsik-lah kita mencoba untuk untuk mengamalkan atbiilhasanata tamhuha, wa kholiqinnasa bikhuluqin hasan, yang termasuk implementasi ajaran agama soleh ritual, soleh sosial,” terang Salis yang juga Koordinator Departemen Pengembangan serta Pemberdayaan Pesantren dan Masyarakat (P3M).

Sementara itu, Ketua CSSMoRA Nasional M Zidni Nafi’ menilai komitmen anti narkoba melalui deklarasi itu cukup penting. Tidak sebatas mempertegas bahwa santri menolak narkoba, tetapi juga mensyiarkan kepada orang lain tentang bahaya narkoba, terutama kalangan generasi muda yang rentan godaannya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Sekarang itu masih tren, orang tahu hukum malah melanggarnya. Mengetahui bahayanya narkoba, namun tidak sedikit yang terjerumus menkonsumsi barang haram tersebut. Makanya, dengan ini kami tegaskan bahwa santri berupaya membantu pemerintah dalam memberantas narkoba,” tegas Zidni pada deklarasi yang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) itu.

Dipenghujung acara, seluruh peserta kirab dan deklarasi tersebut membubuhkan tanda tangan di atas lembaran putih sepanjang 2x6 meter sebagai saksi bahwa para mahasiswa dan santri berkomitmen. (M. Nasruddin/Abdullah Alawi)

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Amalan, Hadits Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sabtu, 25 Maret 2017

IPNU dan IPPNU Banjarharjo Gelar Makesta Raya Perdana

Brebes, Ceramah Felix Siauw Lengkap



Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Banjarharjo, Brebes menerima anggota baru melalui ajang Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) selama tiga hari di MTs Al Falah Cihaur, Jumat-Ahad (5-7/1).

"Ini merupakan Makesta Raya perdana Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Banjarharjo," ujar Ketua PAC IPNU Banjarharjo Lili Romli di sela kegiatan yang diikuti sebanyak 238 peserta dari berbagai ranting. 

IPNU dan IPPNU Banjarharjo Gelar Makesta Raya Perdana (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU dan IPPNU Banjarharjo Gelar Makesta Raya Perdana (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU dan IPPNU Banjarharjo Gelar Makesta Raya Perdana

Sementara Wakil Ketua PC IPNU Kabupapten Brebes Akbar Wibawa meminta agar pengurus IPNU maupun IPPNU terus memupuk silaturahim yang baru terjalin itu. 

Setelah pengkaderan, lanjutnya, PAC IPNU dan IPPNU jangan sampai putus silaturahim, tetapi harus selalu dan terus dipupuk dan dimotivasi. 

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Kita harus selalu bergerak agar  organisasi pelajar ini tidak mandek dan selalu digandrungi generasi muda Muslim,” tandasnya.

Makesta Raya diisi materi antara  lain tentang nasionalisme, patriotisme, kebhinekatunggalikaan dengan nara sumber dari PCNU, PC IPNU dan PC IPPNU, kepolisian dan TNI. 

Sebelumnya, tidak ada kepengurusan IPNU dan IPPNU kecamatan itu. Setelah Lili Romli dilantik beberapa bulan yang lalu, dia dan pengurus lain segera melakukan pengkaderan. (Wasdiun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ulama, Humor Islam Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kamis, 23 Maret 2017

Memantapkan Persiapan Ramadhan di Bulan Syaban

Khutbah I



? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? : ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Memantapkan Persiapan Ramadhan di Bulan Syaban (Sumber Gambar : Nu Online)
Memantapkan Persiapan Ramadhan di Bulan Syaban (Sumber Gambar : Nu Online)

Memantapkan Persiapan Ramadhan di Bulan Syaban

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Waktu terus mengalir dan tak terasa kita menghabiskan hampir separuh bulan Sya’ban. Bulan suci Ramadhan pun kian dekat dan memberikan suasana batin tersendiri bagi masing-masing orang. Ada yang bergembira dengan kehadiran bulan suci ini. Ada pula yang biasa-biasa saja: Sya’ban dan Ramadhan dinilai tak jauh berbeda dari bulan-bulan lainnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sikap kedua ini bermasalah karena menjadi indikasi tentang tidak sensitifnya hati kita kepada kemuliaan-kemuliaan waktu khusus yang tertuang dalam ajaran Islam. Umumnya, suasana “biasa saja” itu bukan karena sikap ingkar melainkan karena terlalu padatnya kehidupan seseorang dengan aktivitas duniawi sehingga menganggap perjalanan bulan Rajab, Sya’ban, dan kemudian Ramadhan tak ubahnya rutinitas belaka.

Islam tidak menganjurkan demikian. Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumid-Din menyebut adanya hari-hari utama (al-ayyam al-fadhilah). Hari- hari utama ini dapat ditemukan pada tiap tahun, tiap bulan, dan tiap minggu. Terkait siklus bulanan, Imam Al-Ghazali memasukkan bulan Sya’ban ke dalam kategori bulan-bulan utama (al-asyhur? al-fadhilah) di samping Rajab, Dzulhijjah, dan Muharram.

Ada hal yang istimewa dalam bulan Sya’ban. Ia menjadi jembatan menuju bulan yang paling diagung-agungkan. Itulah sebabnya mengapa bulan ini dikatakan “sya’ban”. Sya’ban yang berasal dari kata syi’ab bisa dimaknai sebagai jalan setapak menuju puncak. Artinya, bulan Sya’ban adalah bulan persiapan yang disediakan oleh Allah? untuk hambanya dalam menapaki, memantapkan diri, sebagai persiapan menyongsong bulan puncak bernama ‘Ramadhan’.

Jamaah shalat Jum’at hadâkumullah,

Lantas, apa yang mesti dipersiapkan? Sudah lazim kita menyaksikan bahwa Ramadhan sebagai fenomena tahunan memberikan efek ekonomi dan peralihan budaya yang cukup signifikan. Menjelang bulan puasa, kita jumpai pasar-pasar kian ramai, pusat-pusat perbelanjaan semakin menunjukkan gairahnya, hingga televisi pun menyesuaikan sajian tayangan kepada masyarakat yang mulai berubah semakin relijius. Untuk menghadapi ini semua, kita butuh persiapan. Tapi ini persiapan fisik dan material. Karena Ramadhan memang membawa dampak material, juga bulan sesudahnya, yakni lebaran atau Syawal.

Akan tetapi, persiapan yang kita maksud sekarang adalah persiapan secara spiritual. Sebagai “jalan menuju puncak”, seyogianya Sya’ban menjadi momen bagi umat Islam untuk memperkuat mental, menata batin, dan membenahi perilaku untuk menyambut bulan puasa: puasa dari makan dan minum maupun puasa dari sikap untuk selalu menuruti ego pribadi.

? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Bulan itu (Sya‘ban) adalah bulan yang dilupakan manusia, berada di antara Rajab dan Ramadhan. Dan ia adalah bulan diangkatnya amal ibadah kepada Tuhan Pemilik Semesta Alam, maka aku (Nabi Muhammad) suka amal ibadahku diangkat ketika aku berpuasa”. (HR. an-Nasa’i)

Istri Baginda Nabi, ‘Aisyah radliyallahu ‘anha meriwayatkan, “Hanya di bulan Ramadhan Nabi Muhammad berpuasa satu bulan penuh dan saya tidak melihat beliau sering puasa kecuali di bulan Sya’ban,” (HR Al-Bukhari). Dalam riwayat Ahmad disebutkan, “Puasa yang disukai Nabi Muhammad SAW ialah puasa di bulan Sya’ban.”

Ini menandakan bahwa persiapan menyambut bulan Ramadhan yang ditelandankan Rasulullah salah satu bentuknya adalah puasa. Bulan Sya’ban merupakan waktu yang tepat untuk berpuasa guna melatih diri untuk terbiasa puasa satu bulan penuh selama Ramadhan. Orang yang menjalankan puasa Sya’ban termasuk orang yang memuliakan dan menghormati bulan Ramadhan. Rasulullah pernah bersabda, “Puasa? Sya’ban itu untuk menganggungkan Ramadhan,” (HR At-Tirmidzi).

Jamaah shalat Jum’at hadâkumullah,

Bagi kebanyakan umat Islam, mungkin puasa masuk deretan yang terberat di antara ibadah-ibadah lainnya. Puasa menghendaki kita untuk bertahan dalam lapar dan haus sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Meski demikian, dalam puasalah, seorang hamba memperoleh pendidikan ruhani yang luar biasa. Puasa tak sekadar menahan diri dari aktivitas makan dan minum tapi juga aktivitas lain yang menjadi selera hawa nafsu, seperti bohong, menggunjing orang, boros, pamer, suka dipuji, merasa lebih saleh, gemar menilai keimanan orang lain, dan lain-lain. Hal ini terjadi bila kita memaknai puasa dalam dua dimensi sekaligus, yakni jasmani dan ruhani.

Sebelum menapaki bulan seribu berkah, yakni Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk menggembleng diri dengan puasa dan meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah. Bukan semata dengan banyaknya ritual ibadah melainkan pula meningkatnya kesadaran ketuhanan (ilahiyah) yang kemudian menjiwai seluruh gerak-gerik kita.

Khutbah II

? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ! ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Alif Budi Luhur

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Ahlussunnah Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pesantren Sebagai Tempat yang Toleran

Jakarta Ceramah Felix Siauw Lengkap
Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang mengajarkan sikap hidup yang menghargai toleransi antar umat beragama. Dari sekian banyaknya kekerasan yang akhir-akhir ini terjadi, tak satupun yang berkaitan dengan pesantren yang dikelola warga NU.

Demikianlah yang membuat kagum Wakil Menteri Luar Negeri Inggris Mike O’Brien sehingga ingin mengetahui secara langsung kehidupan pesantren.dengan mengadakan kunjungan ke Pesantren Assidiqiyah. Duta Besar Inggris Richard Grozney mengatakan “Mike O’Brian Ingin melihat kesan yang hidup tentang pesantren daripada sekedar laporan-laporan yang dikirimkan ke Inggris”.

O’Brian adalah pejabat Inggris yang bertanggungjawab untuk wilayah Timur Tengah, Asia Tenggara, Asia Selatan, serta Afrika Timur dan Utara. Dalam kunjungannya ke Indonesia yang rencananya berlangsung 3-4 Juni 2003 ia juga akan bertemu dengan presiden Megawati untuk membahas berbagai masalah termasuk isu terorisme global.

Dalam kesempatan kunjungan ke pesantren Assidiqiyah ia memberikan banyak wejangan kepada para santri untuk lebih giat belajar. “Saat ini merupakan saat buat belajar bagi anda kalian semua” ungkap O’Brian. Banyak profesi yang tersedia bagi para generasi muda seperti dokter, pengusaha ataupun politisi

Ia juga menginginkan agar para santri mempelajari agama lain agar bisa saling memahami dan bisa bekerja sama dengan lebih baik sehingga bisa menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih aman.

Pemilihan tempat kunjungan ke pesantren Assidiqiyah yang diasuh oleh KH Nur Iskandar SQ didasarkan pada alasan bahwa pesantren tersebut cukup toleran terhadap agama lain. KH Nur Iskandar dalam pembukaannya mengatakan bahwa pesantrennya telah mengadakan pertukaran pelajar dengan sekolah Katolik sebanyak 50-60 anak untuk saling memahami antar agama, selain kegiatan pesantren anak jalanan yang dikelolanya.

KH Nur Iskandar mengatakan bahwa tujuan kunjungan O’Brian ke pesantren adalah untuk membuktikan bahwa Indonesia bukanlah sarang terorisme. Pesantren merupakan tempat yang menghargai pemeluk agama lain. “Bahkan ketika terjadi kerusuhan dan pembakaran geraja para santri saya perintahkan untuk menjaga geraja” ungkap Nur Iskandar.

Acara tersebut juga merupakan tindak lanjut dari kunjungan PBNU ke Inggris beberapa waktu lalu. PBNU dalam acara tersebut diwakili oleh Abdul Wahid Maktub karena KH Hasyim Muzadi tidak dapat hadir.

Dalam dialog dengan para santri O’Brian menjanjikan akan memberikan buku-buku pelajaran bahasa Inggris karena dalam dialog tersebut terungkap bahwa para santri tidak mengalami kesulitan dalam belajar bahasa Arab tetapi kesulitan belajar bahasa Inggris.(mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pendidikan, Quote Ceramah Felix Siauw Lengkap

Pesantren Sebagai Tempat yang Toleran (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Sebagai Tempat yang Toleran (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Sebagai Tempat yang Toleran

Harlah Muslimat NU di Jombang Digelar di Tengah 71 Tumpeng

Jombang, Ceramah Felix Siauw Lengkap?



Semangat merayakan hari lahir (harlah) ke-71 Muslimat NU ditunjukkan sejumlah kader Muslimat NU di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (13/5), di Alun-alun setempat.

Harlah Muslimat NU di Jombang Digelar di Tengah 71 Tumpeng (Sumber Gambar : Nu Online)
Harlah Muslimat NU di Jombang Digelar di Tengah 71 Tumpeng (Sumber Gambar : Nu Online)

Harlah Muslimat NU di Jombang Digelar di Tengah 71 Tumpeng

Mereka yang berasal dari berbagai daerah di Kota Santri ini berbondong-bondong mendatangi lokasi kegiatan dengan menaiki alat transportasi yang beragam. Sebagian dari mereka memakai sepeda motor sederhana, mobil, pickup, truk, bahkan sebagian yang lain menaiki odong-odong.?

Tak hanya itu, di antara mereka juga ada yang membawa nasi kuning atau yang biasa disebut tumpeng ke lokasi untuk dimakan bersama setelah acara selesai. Tampak di lokasi tumpeng tersebut berjumlah 71 yang memang disesuaikan usia Muslimat NU saat ini. Saat acara dimulai, tumpeng disebar ke beberapa sudut di lokasi guna mempermudah mereka saat mau mengambil tumpeng setelah acara rampung.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Jombang Hj Mundjidah Wahab mengungkapkan, meski mayoritas Pengurus Muslimat NU sudah berusia lanjut, namun semangat dan ghiroh terhadap organisasi terlihat masih muda. Hal itu dibuktikan dengan upaya mereka saat merayakan harlah Muslimat NU kali ini dengan berbagai inovasi di atas. Hal itu juga tanpa disuruh atau dikomando dirinya.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"71 tumpeng kita siapkan sesuai dengan umur Muslimat NU hingga saat ini, ini dari Ibu-ibu Muslimat sendiri agar kita semua terus termotivasi," ungkapnya saat memberikan sambutan singkat kepada ribuan kader Muslimat NU.?

Meski demikian, perayaan resepsi kali ini tampak ada yang kurang dengan batalnya Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara ini. Padahal, kabar Menteri Sosial (Mensos) ini jauh hari telah dipastikan hadir dan ikut memeriahkan resepsi harlah. Kabar ini juga telah dinanti-nanti oleh ribuan kader Muslimat NU di Jombang.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Hal ini disebabkan mertua Khofifah, Djalaluddin Parawansa dikabarkan meninggal dunia di Makassar, Sulawesi Selatan saat ia sedang ingin menuju ke Jombang untuk menghadiri resepsi harlah Muslimat NU.?

"Ibu (Khofifah, red) tidak jadi ke sini (Jombang, red) karena mertuanya beliau wafat di Sulawesi," jelas Nur Hidayah, salah satu Pengurus Muslimat, Sabtu (13/5/2017). (Syamsul Arifin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Warta, Fragmen Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 19 Maret 2017

Dahlan Iskan: Pelajar NU Punya Modal Kuat Pimpin Bangsa

Palembang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengakui adanya potensi besar di dalam diri para pelajar Nahdlatul Ulama. Proses pendidikan yang dijalani mendukung mereka menjadi pemimpin alternatif di masa mendatang.

“IPNU-IPPNU memiliki modal yang sangat kuat untuk menjadi pemimpin masa depan,” tegasnya saat memberi orasi kebangsaan sebelum membuka secara resmi Kogres XVII Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Kongres XVI Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU), di Asrama Haji Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (1/12).

Dahlan Iskan: Pelajar NU Punya Modal Kuat Pimpin Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
Dahlan Iskan: Pelajar NU Punya Modal Kuat Pimpin Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

Dahlan Iskan: Pelajar NU Punya Modal Kuat Pimpin Bangsa

Dahlan mengatakan, pendidikan pesantren atau madrasah yang menekankan nilai akhlaqul karimah (moralitas), tawadhu’ (kerendahan hati), dan istiqamah (komitmen dan konsistensi) sangat kondusif mencetak generasi pemimpin yang diidealkan.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Modal ini, sambung Dahlan, sanggup membentuk pribadi pemimpin yang berintegritas tinggi. Integritas akan selalu menjadi prioritas kebutuhan karena bertumpu pada karakter dan kualitas, bukan popularitas.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Ke depan dan seterusnya, intergritas menjadi syarat nomor satu. Yang lain tidak laku,” ujarnya.

Dahlan juga bercerita, dirinya dulu tidak menyangka akan menjabat sebagai Menteri BUMN. Sebagai orang yang tumbuh dari pendidikan madrasah aliyah dan pesantren, ia mengaku tak menguasai persoalan teknis keinsinyuran. Presiden mempercayakan amanat ini berdasarkan atas pertimbangan mutu kepemimpinan.

CEO Jawa Pos dan Jawa Pos Group ini menyakinkan, kader IPNU dan IPPNU kelak berkesempatan menjadi pemimpin berdasarkan modal pendidikan yang dimiliki selama ini.

Pembukaan Kongres IPNU-IPPNU ditandai dengan pemukulan beduk oleh Dahlan Iskan, didampingi Wakil Ketua Umum PBNU KH As’ad Said Ali, Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa, Ketua Umum IPNU Ahmad Syauqi, dan Ketua Umum IPPNU Margaret Aliyatul M.

Turut hadir dalam esempatan ini Rais Syuriyah PWNU Sumsel KH Mudaris, Asisten Gubernur Sumsel Ahmad Najib, dan sejumlah jajaran pengurus NU dan pejabat daerah setempat, serta sekitar 4000 anggota IPNU-IPPNU se-Indonesia.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis    : Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nahdlatul Ulama, Makam Ceramah Felix Siauw Lengkap

PW Fatayat NU DKI Jakarta dan Seluruh Cabang Dilantik

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Sekretaris Umum PP Fatayat NU Hj Margaret Aliyatul Maimunah membaca surat keputusan pada pelantikan pengurus baru Fatayat NU DKI Jakarta dan pengurus baru enam cabang Fatayat NU se-Jakarta di Balai Agung Gedung Balaikota jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (23/11) sore. Kepada mereka, Margaret berpesan agar mereka menjalankan tugas dengan penuh amanah.

PW Fatayat NU DKI Jakarta dan Seluruh Cabang Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)
PW Fatayat NU DKI Jakarta dan Seluruh Cabang Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)

PW Fatayat NU DKI Jakarta dan Seluruh Cabang Dilantik

“Selamat bertugas dan selamat mengabdi untuk Nahdlatul Ulama,” kata Margaret di hadapan sedikitnya 100 pengurus baru Fatayat NU Jakarta.

Sementara Ketua Fatayat NU DKI Jakarta Hj Rahayu Sri Rahmawati dalam sambutan pelantikannya mengajak para pengurus baru untuk berdoa untuk suami dan orang tua mereka. Menurut Rahayu, suami dan orang tua para aktivis Fatayat NU telah berjasa dalam mendukung mereka aktiv di ruang publik.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Pelantikan ini awal dari perjuangan dan tantangan kita dalam mewujudkan masyarakat sesuai Aswaja Nahdlatul Ulama,” kata Rahayu.

Tampak hadir Ketua PBNU H Marsudi Syuhud dan Kepala Dikmental dan Spiritual Pemrov DKI Jakarta H Ahmad Ghozali.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menurut Ghozali, pihak Pemrov DKI Jakarta mendukung gerakan Fatayat NU DKI Jakarta dan enam cabangnya. “Kita harap pengurus baru susun program realistis dan sesuai dengan pengembangan potensi kepemudaan di DKI Jakarta. Sekurangnya Fatayat NU DKI Jakarta menjadi duta tertib lalu lintas, tertib hunian, tertib demonstrasi, tertib PKL, dan tertib kebersihan,” kata Ghozali.

Enam pengurus cabang di Jakarta meliputi Fatayat NU Jakarta Pusat, Fatayat NU Jakarta Barat, Fatayat NU Jakarta Utara, Fatayat NU Jakarta Timur, Fatayat NU Jakarta Selatan, Fatayat NU Kepulauan Seribu. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Doa Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 15 Maret 2017

DPR Sudah Terima Sikap NU Terkait RUU JPH

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menerima pernyataan sikap NU terkait Rancangan Undang-Undang Jaminan Produk Halal (RUU JPH) dan tinggal mengakomodasinya.

“Beberapa waktu yang lalu NU sudah meluncurkan Badan Halal NU. Sikap NU pun sudah diterima DPR, tinggal diakomodasi saja,” kata anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Khatibul Umam Wiranu kepada Ceramah Felix Siauw Lengkap di Jakarta, Ahad (17/2).

DPR Sudah Terima Sikap NU Terkait RUU JPH (Sumber Gambar : Nu Online)
DPR Sudah Terima Sikap NU Terkait RUU JPH (Sumber Gambar : Nu Online)

DPR Sudah Terima Sikap NU Terkait RUU JPH

Menurut anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat ini, RUU JPH dimaksudkan untuk melindungi warga negara. Keterlibatan organisasi besar seperti NU dalam penerbitan surat sertifikasi halal sangat  menguntungkan pemerintah, pelaku usaha dan konsumen.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Setiap kelompok masyarakat atau organisasi yang punya kompetensi harus dijamin ruang perannya. Kelompok agamawan yang punya kompetensi harus dijamin oleh UU boleh melakukan sertifikasi halal sehingga tidak ada lagi monopoli.

“Era kini menuntut RUU JPH bersifat terbuka dan terukur untuk menjamin partisipasi masyarakat dalam upaya melindungi pelaku usaha dan konsumen,” ungkapnya.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Menurut Umam, RUU JPH yang saat ini sedang dibahas harus mengakomodasi sikap NU dan Muhammadiyah mengingat dua aspek yang dibahas di dalamnya, yakni konsumen dan pelaku usaha yang sebagian besar keluarga NU dan Muhammadiyah.

“NU dan Muhammadiyah harus didengarkan sikapnya dan diakomodasi. Apa jadinya formula UU kita kalau RUU JPH mengabaikan sikap NU,” pungkasnya.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Nahdlatul Ulama Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selasa, 14 Maret 2017

Gabungan OKP di Kalbar Doa dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Kubu Raya, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Gabungan organisasi pemuda dan mahasiswa melakukan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Patria Jaya di Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Meski diguyur gerimis, kegiatan untuk memperingati Hari Pahlawan itu berlangsung khidmat.?

Gabungan organisasi pemuda itu antara lain Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kalbar, PW Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kalbar, Perhimpunan Mahasiswa Khatolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia dan Pemuda Khatolik.?

Gabungan OKP di Kalbar Doa dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan (Sumber Gambar : Nu Online)
Gabungan OKP di Kalbar Doa dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan (Sumber Gambar : Nu Online)

Gabungan OKP di Kalbar Doa dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Ketua PW IPNU Kalbar, Muhammad Amin mengatakan bahwa generasi muda harus mengenang jasa-jasa pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan Republik Indonesia.?

"Tak hanya itu, lewat Tabur Bunga ini, diharapkan generasi muda meresapi atau menghayati bahwa perjuangan untuk merebut kemerdekaan Indonesia oleh pahlawan, dilakukan dengan mengorbankan jiwa dan raga," ungkap Amin.?

Atas dasar itu, generasi muda sebagai pelanjut estafet kepemimpinan bangsa, berkewajiban meneruskan perjuangan yang diperoleh dengan darah juang para pahlawan.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Selain melaksanakan Tabur Bunga ke makam pahlawan, gabungan organisasi pemuda dan mahasiswa juga menggelar Ngobrol Pintar (Ngopi) bertema Mengenang Jasa-jasa Para Pahlawan Demi Menjaga Keutuhan NKRI di Gedung NU di Jalan Paralel, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalbar, Maskendari yang menjadi narasumber Ngopi menyatakan, bergabungnya Organisasi Kepemudaan (OKP) dalam memperingati Hari Pahlawan ini merupakan wujud kebersamaan.?

"Nilai-nilai kebersamaan inilah yang dilakukan para pahlawan kita dahulu. Semangat kebersamaan inilah yang mengantarkan kita dapat merasakan kemerdekaan Indonesia," ungkap Maskendari.?

Maskendari juga mengapresiasi gabungan organisasi pemuda dan mahasiswa yang merayakan Hari Pahlawan dengan berbaur bersama, tidak membedakan agama satu dengan agama yang lain.?

"Yang dilakukan oleh pemuda-pemuda NU menanamkan nilai kebersamaan seperti yang dikatakan oleh KH Said Agil Siroj sebagai Ketua Umum PBNU. Inilah yang disebut dengan Islam Nusantara," jelas Maskendari.?

Sementara Yandi yang juga bertindak sebagai narasumber Ngopi mengatakan, dari sejak dini sampai mahasiswa harus cinta kepada pahlawan.?

"Jadi, tidak hanya mengenang pahlawan, tetapi juga harus cinta. Wujud kecintaan itu ditunjukkan melalui melaksanakan atau meneruskan bentuk-bentuk perjuangan yang dilakukan para pahlawan," kata Yandi.

Korwil GMKI Kalbar, Mundus menambahkan, dirinya berharap kerja sama seperti ini dilakukan secara berkelanjutan.?

"Harapan saya pertemuan antar OKP ini terus dilanjutkan dengan agenda-agenda besar lainnya," pungkas Mundus. (Ahmad Fauzi Muliji/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Bahtsul Masail, Kajian Islam, Nahdlatul Ceramah Felix Siauw Lengkap

Senin, 13 Maret 2017

RSIA Muslimat Beri Keringanan Pemegang Kartanu

Jombang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Muslimat NU Jombang memastikan bahwa para pemegang Kartanu akan mendapat keringanan biaya saat menggunakan fasilitas di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) “Muslimat” Jombang.?

Hal itu disampaikan Ketua PC Muslimat NU Jombang, Ny Hj Aisyah Muhammad pada Ceramah Felix Siauw Lengkap (7/2).?

RSIA Muslimat Beri Keringanan Pemegang Kartanu (Sumber Gambar : Nu Online)
RSIA Muslimat Beri Keringanan Pemegang Kartanu (Sumber Gambar : Nu Online)

RSIA Muslimat Beri Keringanan Pemegang Kartanu

Bu Is, sapaan akrabnya, menandaskan bahwa kemudahan dan keringanan itu sebenarnya telah menjadi komitmen RSIA Muslimat kepada nahdliyin, khususnya warga muslimat.?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Bahkan sejak tahun 2006, rumah sakit ini telah memberikan potongan biaya kepada para pasien yang memiliki Kartu Tanda Anggota Muslimat (Kartamus).?

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kata Bu Is, semua itu dilakukan sebagai tanda terimakasih terhadap kepercayaan warga muslimat kepada rumah sakit yang susah payah didirikan. “Juga agar ada nilai lebih dan manfaat yang akan diterima warga saat mereka bangga sebagai warga muslimat,” kata cucu KH Abdul Wahab Chasbulla ini.

Kalau kemudian NU melakukan sosialisasi terhadap keberadaan warganya dengan menertibkan Kartanu, maka hal itu harus dipandang sebagai bentuk kepedulian jam’iyah ini kepada warga. “Namun kebanggaan sebagai warga yang kemudian berkenan memiliki kartu anggota, hendaknya ditindaklanjuti dengan berbagai kemudahan,” lanjutnya.

Dan yang bisa dioptimalkan manfaatnya adalah dengan memperoleh sejumlah potongan harga saat mereka berobat atau memerlukan layanan kesehatan di sejumlah rumas sakit yang berbasis NU. “PC Muslimat NU Jombang dengan RSIA Muslimat-nya siap memberikan discount kepada pemegang Kartanu,” tandas Bu Is.

Sekretaris Yayasan RSIA Muslimat Jombang ini juga berharap agar momentum Kartanu dapat dijadikan sarana untuk pemutaakhiran data warga dengan segala potensi yang dimiliki.?

Demikian juga warga yang telah berkenan hati mensukseskan kegiatan tersebut untuk bisa menerima manfaat. “Perlu ada ikhtiar dan terobosan yang sungguh-sungguh untuk memberikan manfaat lebih dari warga yang memiliki Kartanu,” harapnya.?

Apa yang selama ini dilakukan PC Muslimat NU Jombang dengan memberikan sejumlah keringanan kepada pemegang Kartamus saat memanfaatkan fasilitas RSIA Muslimat adalah diantara manfaat lebih bagi warganya.?

“Sudah saatnya, pemegang Kartanu juga bisa memperoleh keringanan di sejumlah rumah sakit dan layanan lain yang nyata-nyata didukung kemajuannya oleh warga NU,” katanya.

Redaktur ? ? : Hamzah Sahal

Kontributor : Syaifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap RMI NU, Lomba, Kajian Ceramah Felix Siauw Lengkap

Minggu, 12 Maret 2017

UIM-IPNU Sulsel Gelar Uji Coba UN di Tiga Kota

Makassar, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Dalam rangka menyambut Ujian Nasional tahun ini, Universitas Islam Makassar (UIM) bersama Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sulawesi Selatan malaksanakan uji coba (try out) Ujian Nasional tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat yang ada di Kota Makassar, Maros, dan Gowa.

UIM-IPNU Sulsel Gelar Uji Coba UN di Tiga Kota (Sumber Gambar : Nu Online)
UIM-IPNU Sulsel Gelar Uji Coba UN di Tiga Kota (Sumber Gambar : Nu Online)

UIM-IPNU Sulsel Gelar Uji Coba UN di Tiga Kota

Kegiatan yang dijadwalkan terlaksana pada 23 Maret 2014 ini tidak memungut biaya dari peserta alias gratis. Rencananya, uji coba UN akan berlangsung di kampus Universitas Islam Makassar.

Selasa (18/3), panitia dari IPNU telah mengadakan pertemuan dengan Rektor UIM Dr A Majdah  M Zain, Pembantu Rektor IV UIM Dr Nur Taufiq Sanusi, dan Humas UIM. Ketua Panitia Aswad didampingi Ketua IPNU Makassar Muh Nur, dan. Pertemuan tersebut membahas persiapan panitia dan teknis pelaksanaan acara.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Sosoialisasi Try Out UN di beberapa sekolah di Makassar sudah dilaksanakan. Alhamdulillah banyak sekolah yang sudah konfirmasi untuk  mengutus siswanya hadir pada kegiatan tersebut”, ungkap Aswad. Kegiatan ini merupakan latihan menjawab soal bagi siswa mematangkan persiapan dalam menghadapi Ujian Nasional nanti.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rencananya, kegitan tersebut akan dihadiri Rektor Universitas Islam Makassar, Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulsel, Ketua  Tanfidziah PWNU Sulsel, dan Ketua PW IPNU Sulsel. Peserta ujian juga akan dihibur oleh grup musik “Launun”, serta hiburan-hiburan lainnya. Kegiatan ini bekerja sama dengan Bimbingan belajar JILC dan Staedtler. (Red: Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Pertandingan Ceramah Felix Siauw Lengkap

Rabu, 08 Maret 2017

Aceh Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah Kongres GP Ansor

Jakarta, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Aceh menyatakan kesiapan diri sebagai tuan rumah pelaksanaan Kongres GP Ansor XV pada April 2016 nanti. Kesiapan itu disampaikan Ketua GP Ansor Aceh Samsul B Ibrahim dalam Konferensi Besar GP Ansor ke-XIX di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (14/10/2014).

“Saya pikir ini bisa menjadi momentum istimewa bagi Aceh. Belum pernah dalam sejarah Ansor dan Nahdlatul Ulama, acara-acara besar digelar di Aceh. Padahal secara historis, kependudukan, dan geografis, Aceh merupakan pusat pergerakan Ahlussunah wal Jamaah. Persoalannya belum terorganisir dengan baik,” ujar Samsul dalam siaran pers.

Aceh Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah Kongres GP Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
Aceh Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah Kongres GP Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

Aceh Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah Kongres GP Ansor

“Di lain hal, ini adalah pertaruhan Aceh di kancah nasional karena biasanya Presiden Indonesia ? akan hadir membuka acara tersebut. Dan kesempatan ini juga dapat menjadi momentum untuk mempromosikan Aceh sebagai daerah yang aman baik untuk kunjungan kerja, wisata, maupun investasi. Kami yakin Pemerintah Aceh akan mendukung kegiatan ini,” tambahnya lagi.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Diakui Samsul, proses legitimasi penunjukkan Aceh sebagai tuan rumah memang tidak mudah. Dalam konferensi besar itu sendiri, sedikitnya lima provinsi lain juga ikut menawarkan diri sebagai tuan rumah. Kelima daerah tersebut yakni Yogyakarta, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Papua.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Penunjukkan tuan rumah pastinya ditentukan oleh indikator-indikator tertentu yang akan ditetapkan oleh PP GP Ansor. Indikator tersebut tidak saja berupa kesiapan PW Ansor Aceh dan ke-23 Pengurus Cabang GP Ansor Aceh, melainkan juga dukungan infrastruktur, transportasi, dan yang paling penting adalah dukungan masyarakat dan Pemerintah Aceh sendiri. Ditambahkannya lagi, pelaksanaan Kongres GP Ansor merupakan acara yang sangat besar. Sedikitnya saja, 10.000 warga Nahdliyin bakal terlibat. Artinya jika Aceh ditetapkan sebagai tuan rumah, kunjungan pendatang sebesar itu akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Aceh.?

Tidak hanya itu, Samsul menyebutkan pelaksanaan Kongres GP Ansor selalu dihadiri oleh pejabat Pemerintah Pusat. Kongres GP Ansor selalu dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden. “Bahkan pihak kementerian dan kedutaan besar juga akan hadir. Jadi sangat bagus bagi Aceh. 10.000 pengunjung itu tidak sedikit lho dan mereka akan berada di Aceh selama satu minggu,” jelas Samsul.

Merespon hal itu, Sekretaris Jenderal PP GP Ansor, M Aqil Irham membenarkan pihaknya akan menentukan indicator-indikator tertentu untuk memilih tuan rumah Kongres Ansor pada 2016 nanti. Dalam konferensi besar itu sendiri, beberapa indicator-indikator penentuan tuan rumah sudah dibicarakan. Sebut saja misalnya seperti kesiapan struktur pengurus wilayah hingga level ranting dan anak cabang. “Termasuk dukungan dana dari pemerintah daerah, karena sifat pendanaan kegiatan ini komposisinya 40 persen dari tuan rumah dan 60 persen dari pusat sendiri,” katanya. Dia berharap, para Ketua PW Ansor yang sudah mengusulkan diri sebagai tuan rumah dapat mengajukan proposal pengajuan tuan rumah secara tertulis dalam waktu dekat. “Paling tidak sampai Januari 2015. Nanti akan kita verifikasi kelayakannya,” tukas Aqil.

Dukungan PW Ansor se-Sumatera

Berkaitan dengan tawaran Aceh sebagai tuan rumah, seluruh PW Ansor se-Sumatera dalam Konferensi Besar Ansor di Purwakarta memberikan apresiasi yang tinggi. Ketua PW Ansor Sumatera Barat Rusli Intan Sati menyebutkan tawaran Samsul dinilai sebagai masukan yang konstruktif dalam mengonsolidasi warga Nahdliyin di Sumatera. Selain itu, sejarah Aceh sebagai daerah yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan Indonesia mulai dari era penjajahan hingga reformasi patut menjadi perhatian semua pihak.

“Kami sepakat dengan tawaran itu. Aceh merupakan bagian dari NKRI yang harus dikawal dengan baik. GP Ansor harus mampu menancapkan merah putih di titik nol kilometer Indonesia. Jadi, Kongres Ansor pada April 2016 nanti bakal jadi momentum yang tepat,” ujar Rusli Intan Sati, Ketua PW Ansor Sumatera Barat.

Selain Sumatera Barat, Ketua PW Ansor Kepulauan Riau Baru Rochim juga menyambut baik tawaran Sahabat Samsul. Pelaksanaan Kongres pada 2016 nanti harus menjadi momentum untuk mendukung optimalisasi konsolidasi warga Nahdliyin, khususnya di daerah-daerah di Sumatera. Lagipula di lain hal, dia melihat pasca musibah gempa dan tsunami, proses pembangunan di Aceh menunjukkan trend yang cukup positif. Dari segi infrastruktur, Aceh dinilai mengalami kemajuan yang cukup pesat. Ketersedian transportasi udara berskala internasional, lintasan jalur darat yang memadai dan penginapan yang layak cukup menjadi alasan mengapa Aceh tepat menjadi tuan rumah Kongres Ansor. “Kami mendukung sepenuhnya Aceh sebagai tuan rumah Kongres Ansor pada 2016 nanti,” tandasnya.

Untuk diketahui, Selain Sumatera Barat dan Kepulaian Riau, sejumlah PW Ansor lainnya seperti Riau, Bangka Belitung, dan Bengkulu juga merekomendaskan Aceh sebagai tuan rumah. Mereka berharap PP GP Ansor dapat mengamini aspirasi tersebut. (Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kajian Sunnah, Halaqoh, Warta Ceramah Felix Siauw Lengkap

Jumat, 03 Maret 2017

Gus Yusuf: Serukan Damai Dunia lewat Seni

Magelang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Pengasuh pesantren API Tegalrejo KH M Yusuf Chudlori mengadakan pertemuan bersama tokoh lintas agama dan sejumlah seniman Magelang. Mereka menggelar acara Suran Tegalrejo Jamasan Alam dengan pertunjukan beragam kesenian di halaman studio Fast FM Tegalrejo, Rabu (18/11) malam.

Panitia Penyelenggara Sholahuddin Ahmed  mengatakan, Suran Tegalrejo kali ini merupakan yang ke-7. Pada pertemuan kali ini, sejumlah kesenian ditampilkan seperti Obros dari Salaman Magelang, pementasan grup musik Jodho Kemil, pementasan wayang Gunung, pementasan ketoprak ringkes Tjap Tjonthong, kesenian dari Mantran Ngablak, dan Wonolelo Bandongan Magelang.

Gus Yusuf: Serukan Damai Dunia lewat Seni (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Yusuf: Serukan Damai Dunia lewat Seni (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Yusuf: Serukan Damai Dunia lewat Seni

"Ada yang istimewa, Ketoprak diramaikan oleh pelawak kondang Marwoto Kewer, Den Baguse Ngarso. Untuk orasi budaya oleh oleh presiden lima gunung Sutanto Mendut. Sedangkan doa dan seruan damai oleh Gus Yusuf," papar Udin di sela acara.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Sementara Gus Yusuf mengatakan, hari ini masyarakat sedang bersedih di saat musibah demi musibah terjadi silih berganti baik bencana asap hingga aksi kekerasan termasuk kekerasan di Paris beberapa hari lalu. Meskipun lokasinya jauh, namun bila tidak segera menghentikan, kekerasan tidak menutup kemungkinan juga akan terjadi di antara warga kita.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

“Sebab itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk  seruan dari masyarakat gunung untuk menghentikan aksi kekerasan dan terus-menerus mengampanyekan perdamaian. Kita tidak bosan menyerukan perdamaian, sebagaimana mereka yang tidak pernah bosan untuk melakukan tindak kekerasan," kata Gus Yusuf.

Acara cukup semarak, warga Tegalrejo dan sekitarnya antusias mengikuti acara itu. Tampak hadir Pendeta Lereng Merapi Romo Kirjito, Tokoh Tionghoa Yefta Tandio, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sukirman dan Om Bam. (Ahsan Fauzi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap Kajian Sunnah, Olahraga, Fragmen Ceramah Felix Siauw Lengkap

Kamis, 02 Maret 2017

Nasaruddin Umar: Jihad itu Menghidupkan Manusia, Bukan Membunuh

Pandeglang, Ceramah Felix Siauw Lengkap. Maraknya pemberitaan mengenai radikalisme membuat pemerintah dan ormas Islam moderat terus melakukan langkah-langkah pencegahan secara dini dalam menangkal dan menanggulangi paham radikal-terorisme di Indonesia. Langkah-langkah tersebut termasuk kontra narasi dan sosialisasi secara langsung mengenai pencegahan paham ekstrim.

Nasaruddin Umar: Jihad itu Menghidupkan Manusia, Bukan Membunuh (Sumber Gambar : Nu Online)
Nasaruddin Umar: Jihad itu Menghidupkan Manusia, Bukan Membunuh (Sumber Gambar : Nu Online)

Nasaruddin Umar: Jihad itu Menghidupkan Manusia, Bukan Membunuh

Tepatnya di Pondok Pasantren Nurul Arifin Pandeglang, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Forum Komunikasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Provinsi Banten melakukan dialog pelibatan dai dalam program Islam damai untuk pencegahan paham radikal-terorisme di Kabupaten Pandeglang, Rabu (3/8). Kegiatan ini menghadirkan KH Nasaruddin Umar sebagai narasumber dan dihadiri oleh 200 lebih peserta.

"Jihad itu menghidupkan manusia, ketika ada jihad yang membunuh orang, maka hal itu bukan jihad," ujar Nasaruddin Umar.

Lebih jauh lagi Imam Besar Masjid Istiqlal ini menjelaskan bahwa Islam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, sama seperti ajaran Islam rahmatan lil alamin. “Membunuh diri dan membunuh orang lain tidak pernah saya temukan di kitab-kitab fiqih dan hadits Rasulullah SAW dalam memperjuangkan agama Islam," tegas Rektor PTIQ Jakarta ini.

Mantan Wakil Menteri Agama ini menyampaikan materi dengan sangat lembut, dengan memakai pandangan Islam sebagai agama kasih sayang. Para peserta tampak khidmat dalam mengdengarkan materi dari Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Ceramah Felix Siauw Lengkap

"Islam yang kita perjuangan harus masuk di akal dan masuk dihati, karena Islam yang tidak masuk di akal tidak akan pernah bisa menjadi agama masa depan," tutup Mustasyar PBNU ini. (Muhammad Aras Prabowo/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ceramah Felix Siauw Lengkap

Ceramah Felix Siauw Lengkap Fragmen, RMI NU Ceramah Felix Siauw Lengkap