Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dede Sudrajat bersama Ketua NU Kota Tasikmalaya KH Didi Hudaya turut melepas kepergian tim ekspedisi ini. Pelepasan ini ditandai dengan penyerahan plakat kenang-kenangan dari tim ekspedisi dan NU Kota Tasikmalaya.
| Musik Tradisional Sunda Iringi Pelepasan Tim Ekspedisi Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online) |
Musik Tradisional Sunda Iringi Pelepasan Tim Ekspedisi Islam Nusantara
Ketua tim ekspedisi Imam Pituduh merasa berkesan selama dua hari di Tasikmalaya. Ia menilai Tasikmalaya tempat konsolidasinya perjuangan para wali. Ekspedisi Islam Nusantara di Tasikmalaya, kata Imam, begitu bermakna. Pertama kali disambut beluk, karinding, dan lais sebagai kesenian khas milik warga Sunda yang harus dilestarikan."Paling berkesan itu karinding. Bikin saya merinding," ujarnya.
Ceramah Felix Siauw Lengkap
Begitu juga saat akan meninggalkan Tasikmalaya. NU Kota Tasikmalaya mengantar kami dengan alunan musik perpaduan tradisional calung dan kontemporer milik Lesbumi NU Kota Tasikmalaya, kata Imam.Ceramah Felix Siauw Lengkap
Imam berpesan agar kesenian Sunda harus terus dihidupkan sebagai tradisi kekayaan Tasikmalaya."Saya ungkapkan pula, PBNU sedang melakukan digitalisasi kitab kuno. Dari 14 ribu, sudah 4 ribu kitab yang diselamatkan. Termasuk kitab karya Syeh Abdul Muhyi akan kita digitalisasikan ditambah 19 situs dalam Goa Safarwadi Pamijahan," ujar Imam. (Nurjani/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ceramah Felix Siauw Lengkap Pesantren, Nasional, RMI NU Ceramah Felix Siauw Lengkap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar