Demikian disampaikan sejarawan Agus Sunyoto yang juga dewan pakar STAINU Jakarta dihubungi Ceramah Felix Siauw Lengkap, Senin (13/5). Menurutnya, Prof Muh Zein menyampaikan hal itu dalam seminar internasional bertema "Kearifan Lokal: Mengokohkan Islam Nusantara" yang diselenggarakan oleh Forum Direktur Pasca Sarjana di Ternate, Sabtu (27/4) lalu.
| STAINU Jakarta Pelopor Program Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online) |
STAINU Jakarta Pelopor Program Islam Nusantara
“Hal yang sama disampaikan Direktur Pasca STAIN Ternate Dr Samlan Hi. Ahmad M.Pd. Beliau juga berharap Islam Nusantara dapat dibuka di Pascasrjana STAIN Ternate,” kata Agus Sunyoto.Ceramah Felix Siauw Lengkap
Seminar internasional itu menghadirkan pembicara antara lain, Prof Dr Dede Rosyada, MA; Prof Dr Masdar Hilmy,MA; Prof Dr Asaril Muhajir, MA; Prof Dr Rahim Yunus,MA; Dr Gufran A.Ibrahim, MA; Dr Abd Rahman Marasabesy,MA; Syekh Mohammad Ahmad Abbas; serta Agus Sunyoto sendiri.Ceramah Felix Siauw Lengkap
Menurutnya, semua pengelola Pascasarjana PTAI se-Indonesia mendukung lokalitas Islam. “Apalagi Indonesia Timur yang sangat kental asimilasi kulturalnya dan menganggap Wahabi sebagai ancaman,” tambahnya.Dalam kesempatan itu Agus Sunyoto mempresentasikan makalah bertajuk "Eksistensi Islam Nusantara: Sekitar Faham dan Amaliah Keberagamaan NU".
“Semua baru faham bahwa peradaban lslam Nusantara yang diwariskan oleh Walisongo adlah peradaban besar dunia. Syekh Muh Ahmed Abbas waktu itu ingin sekali tahu naskah-naskah kuno tinggalan Walisongo yang penting untuk dikaji secara ilmiah,” demikian Agus Sunyoto.
Penulis: A. Khoirul Anam
Dari Nu Online: nu.or.id
Ceramah Felix Siauw Lengkap Hikmah Ceramah Felix Siauw Lengkap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar